Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sosialisasi Keamanan Pangan Kaitannya Dengan Teknologi Pengolahan Daging Pada Siswa SMKN 6 Kendal Gunantar, Devy Angga; Iswoyo, Iswoyo; Wibowo, Cornelius Hari
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.8839

Abstract

Pengetahuan tentang keamanan pangan kaitannya dengan teknologi pengolahan daging sangat penting diketahui oleh masyarakat umum dan para pelaku industri pangan termasuk para siswa SMK N 6 Kendal sebagai bekal nantinya pada saat terjun pada usaha yang terkait dengan industri pangan, termasuk untuk memberikan perlindungan pada masyarakat dengan tujuan meningkatkan food safety, mutu dan mencegah terjadinya kerugian ekonomi. Sosialisasi tentang keamanan pangan kaitannya dengn teknologi pengolahan daging sangat tepat dilakukan untuk menambah wawasan bagi siswa-siswi SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal, karena salah satu tujuan SMK adalah menyiapkan lulusan yang  terampil dan siap kerja dibidang keahliannya. SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal merupakan SMK yang mempunyai bidang keahlian teknologi hasil pertanian, yang mana industri pangan merupakan sejalur dengan bidang kerja para lulusannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi berupa sosialisasi  untuk meningkatkan pemahaman perihal keamanan pangana kaitannya dengan teknologi pengolahn daging bagi siswa SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal. Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi penjelasan tentang keamanan pangan dan teknologi pengolahan daging beserta contoh-contoh pengolahan daging. Luaran kegiatan ini adalah publikasi pada jurnal PKM dan media massa.
PENINGKATAN PEMAHAMAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN YANG AMAN BAGI SISWA KELAS XI JURUSAN APHP SMK NEGERI H. MOENADI UNGARAN Kunarto, Bambang; Iswoyo, Iswoyo; Gunantar, Devy Angga
TEMATIK Vol. 2 No. 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i1.4602

Abstract

 abstrakPenyuluhan tentang keamanan bahan tambahan pangan (BTP) sangat tepat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman bagi siswa-siswi SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang, karena salah satu tujuan SMK adalah menyiapkan lulusan yang   trampil dan siap kerja dibidang keahliannya. SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang merupakan SMK yang mempunyai jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), yang mana industri pangan merupakan sejalur dengan bidang kerja para lulusannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi berupa penyuluhan  untuk meningkatkan pemahaman bahan tambahan pangan yang aman bagi siswa SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Kabupaten Semarang. Kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan hari Kamis 28 oktober 2021 diikuti oleh 27 siswa-siswi SMK negeri H. Moenadi kelas XI   dengan 4 topik, yaitu   BTP dan aspek keamanan terkait regulasi, dan takaran (numerik, CPPB, ADI), aplikasi dan fungsi BTP, pemahaman BTP impor terutama makna dan pronunciation serta praktek identifikasi senyawa boraks pada produk daging (bakso). Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan   ini dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi  jurusan APHP-SMK Negeri H. Moenadi tentang bahan tambahan pangan yang aman sesuai regulasi.  Kata kunci: Bahan tambahan pangan, boraks, keamanan pangan, SMK N. H. Moenadi.
PENINGKATAN PEMAHAMAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE BAGI SISWA SMK NEGERI H. MOENADI UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Kunarto, Bambang; Iswoyo, Iswoyo; Putri, Aldila Sagitaning; Putri, Soraya Kusuma
TEMATIK Vol. 1 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v1i2.3019

Abstract

ABSTRACT  Knowledge of good manufacturing practice is very important to be known by food industry players to provide protection to the community with the aim of improving food safety, quality and preventing economic losses. Counseling on good manufacturing practice is very appropriate to add insight to students of SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Semarang Regency, because one of the competency standards for SMK graduates is that students have the ability to carry out their expertise by applying the principles of safety, health and environmental security. SMK Negeri H. Moenadi Ungaran Semarang Regency is a Vocational High School that has expertise in agribusiness processing of agricultural products (APHP), where the food industry is in line with the fields of work of its graduates. This activity aims to provide information in the form of counseling to improve understanding of good manufacturing practices for students of SMK Negeri H. Moenadi Ungaran, Semarang Regency. The activities carried out include an explanation of food safety, good manufacturing practices, chemical contamination in food and the application of good manufacturing practices in meat processing. Based on the activities that have been carried out, it can be concluded that this extension activity can improve students' understanding of and good manufacturing practices  Keywords:  food safety, good manufacturing practice, SMK Negeri H. Moenadi
PENINGKATAN PEMAHAMAN KEAMANAN PANGAN DAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN YANG AMAN BAGI SISWA SMK NEGERI 6 KENDAL Iswoyo, Iswoyo; Kunarto, Bambang
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.5669

Abstract

Sosialisasi tentang keamanan pangan dan bahan tambahan pangan (BTP) sangat tepat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman bagi siswa-siswi SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal karena salah satu tujuan SMK Negeri 6 Kendal adalah menyiapkan lulusan yang trampil dan siap kerja dibidang keahliannya. SMK Negeri 6 Kendal Kabupaten Kendal merupakan SMK yang mempunyai jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP), dimana industri pangan merupakan bidang yang sejalur dengan bidang kerja para lulusannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi berupa sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan keamanan pangan bahan tambahan pangan yang aman bagi siswa SMK Negeri 6 kendal Kabupaten Kendal,Jawa Tengah. Kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan hari Senin 25 April 2022 diikuti oleh 31 siswa-siswi SMK Negeri 6 Kendal dengan 3 topik, yaitu Keamanan Pangan, Bahan Tambahan Pangan (BTP) dan aspek keamanan terkait regulasi, dan takaran (numerik, CPPB, ADI), aplikasi dan fungsi BTP, pemahaman BTP impor terutama makna dan pronunciation serta praktek identifikasi senyawa boraks pada produk daging (bakso). Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi jurusan APHP-SMK Negeri Negeri 6 Kendal tentang keamanan pangan dan bahan tambahan pangan yang aman sesuai regulasi.
Chemical Composition and Organoleptic Properties of Emulsion-Type Lamb Meat Sausage with Different Fat Levels Iswoyo Iswoyo; Juni Sumarmono; Triana Setyawardani; Adi Sampurno; Cornelius Hari Wibowo
ANIMAL PRODUCTION Vol. 24 No. 2 (2022)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2022.24.2.134

Abstract

Various lamb-based processed products have become popular in many countries, including Indonesia that are well known for lamb satay, lamb curry, grilled lamb, and others. Processing lamb meat into sausages is a potential alternative to diversify lamb-based processed food. This study aims to develop a lamb-based processed product in form of emulsion sausage. We used mixed lamb meat and fat of Batur lamb (0, 5, 10, 15, 20 and 25%) that was coarsely ground and added with 2.0% salt, 0.5% dextrose, 0.5% garlic powder, 0.5% pepper powder, 0.3% paprika powder and 0.5% chili powder. Meat, fat, and other ingredients are mixed evenly and then put into collagen casings and measured 10-cm long. Next, the sausage was steamed for +45 minutes, then cooled and drained. We used an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) assigning 6 treatments and 4 replicates. The treatments included T0: Lamb sausage without fat; T1 : Lamb sausage + 5% fat; T2 : Lamb sausage + 10% fat; T3 : Lamb sausage + 15% fat; T4 : Lamb sausage + 20% fat and T5 : Lamb sausage + 25% fat. The observed characteristics of sausages were chemical content (moisture, protein, fat, and ash content) and organoleptic properties (preferred colour, aroma, texture, taste, and acceptability). F test (anova) results showed that the treatment had a significant effect (P<0.05) on the moisture, protein, fat, and ash content of lamb sausage, as well as on preference for colour, aroma, texture, taste, and acceptance of lamb sausage. The results showed that the addition of 10% lamb fat produced emulsion-type lamb sausage with the most optimal characteristics, containing 63.290% water, 15.245% protein, 12.518% fat and 2.536% ash. The preferred colour, aroma, texture, taste and acceptance have satisfied the neutral criteria.
Sifat Fisikokimia Sosis Daging Domba dengan Variasi Metode Pemasakan Cornelius Hari Wibowo; Iswoyo Iswoyo; Adi Sampurno; Maria Sudjatinah
JURNAL TRITON Vol 15 No 2 (2024): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v15i2.819

Abstract

Penelitian ini bertujuan secara umum untuk menghasilkan produk olahan daging domba dalam bentuk sosis tipe emulsi, dengan fokus khusus pada pemeriksaan sifat fisik dan kimia sosis domba jenis emulsi tersebut dengan menggunakan berbagai teknik memasak. Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan sosis adalah daging domba bebas lemak, lemak domba, hidrokoloid tepung tapioka, dan bumbu. Studi eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan (P1=metode oven, P2=metode air fryer, P3=metode kukus) diulang sebanyak tujuh kali untuk mendapatkan hasil yang akurat. Variabel yang diamati meliputi pH, kandungan air, kandungan lemak, kandungan protein, dan tingkat susut masak. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa variasi metode memasak memberikan dampak yang signifikan terhadap rata-rata kandungan air, lemak, dan protein pada sosis. Kadar air tertinggi terjadi pada sosis yang dimasak dengan metode kukus (P3), mencapai 63,63%, sementara kadar lemak tertinggi terdapat pada sosis yang dimasak dengan metode oven (P1), yakni 13,49%. Metode kukus juga menghasilkan sosis dengan kadar protein tertinggi, yaitu 15,22%. Namun, kadar pH rata-rata dan susut masak tidak terpengaruh secara signifikan oleh cara memasak. Metode kukus efektif meningkatkan kadar air dan protein serta menurunkan kadar lemak. Sebaliknya, metode oven cenderung memecahkan emulsi antara air dan lemak. Temuan ini dapat menjadi panduan dalam memilih cara memasak yang sesuai untuk menjaga nilai gizi sosis. Oleh karena itu, pemilihan metode pemasakan yang tepat sangat penting untuk mencapai sifat organoleptik dan nilai gizi yang diinginkan pada sosis daging domba tipe emulsi. Berdasarkan penelitian ini, metode terbaik untuk mendapatkan sifat fisikokimia yang seimbang adalah metode oven.
Implementation of Smart Agrologistics in Fish Wrapped in a Banana Leaf Business to Increase the Income of Freshwater Fishermen Post-Covid19 Rindra Yusianto; Iswoyo; Amalia; Herwin Suprijono
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i3.4818

Abstract

Fish wrapped in a banana leaf is one of the processed fish commodities caught by superior fishermen from Wadaslintang, Central Java. After COVID-19, several obstacles emerged at the Wadaslintang Fish Craftsmen, namely the procurement of raw materials for red tilapia (Oreochromis niloticus) and the marketing of the products. Its activity aims to apply innovative agrologistic technology with a spatial database. Activities were carried out for eight months for 15 KUB members. The method of implementing the activity is interviews and implementation of segregation and georeferencing digitization of the distribution of quality raw material providers, potential market segments, and optimization of marketing area coverage. The results of the implementation of activities show that this technology can be applied well to build a productive fishing community civilization. The number of new business ventures increased from 15 to 20 members, marketing reach expanded to Semarang, and production increased from 60kg/day to 150kg/day.
Sosialisasi Pembuatan Abon Dan Petis Ikan di Smkn 4 Kendal Maria Sudjatinah; Iswoyo; Cornelius Hari Wibowo; cahyanti, antonia nani
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12101

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK N 4 Kendal yang terletak di Jl, Raya Soekarno Hatta, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Mitra dipilih, cocok dalam kegiatan pengabdian karena mempunyai beberapa program keahlian salah satunya Tata Boga, dan kegiatan ini relevan dengan tujuannya untuk meningkatkan softskill dan hardskill para siswa di sekolah tersebut. Dipilih pengolahan ikan lele menjadi abon dan petis lele untuk memberikan wawasan dalam meningkatkan nilai tambah lele segar dengan menggunakan peralatan yang sederhana namun menerapkan teknologi pengolahan pangan hasil perikanan dalam memperpanjang daya simpan ikan yang akan berdampak terhadap nilai ekonomi dan efisiensi pemanfaatan hasil perikanan. Hasil kegiatan ini adalah sebagian siswa yang awalnya belum memahami dan belum pernah membuat abon dan petis ikan lele menjadi lebih memahami dan menjadi memiliki gambaran dalam pembuatan produk tersebut. Inovasi berikut teknologi pembuatan yang disampaikan memberikanmotivasi bagi siswa untuk membuat dan mengembangkan pengolahan ikan lele khususnya
PELATIHAN ANEKA PENGOLAHAN DAGING UNTUK SISWA SMAN 1 PATEAN, KABUPATEN KENDAL SEBAGAI BEKAL KEWIRAUSAHAAN Fitriana, Ika; Gunantar, Devy Angga; Iswoyo, Iswoyo
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12142

Abstract

Daging merupakan sumber protein hewani yang sangat penting bagi masyarakat. Namun, penanganan dan pengolahan yang tidak tepat dapat menyebabkan penurunan kualitas, kerusakan, serta kontaminasi mikroba yang membahayakan kesehatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa jurusan Kewirausahaan dalam pelatihan pengolahan daging yang benar. Selain itu, siswa juga mendapatkan pelatihan tentang sanitasi, teknik pemotongan, serta metode pengawetan daging yang dapat meningkatkan daya tahan dan nilai jual produk. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 70% siswa memiliki pemahaman yang rendah tentang pengolahan daging dan teknik pascapanen tanaman. Namun, setelah pelatihan, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 85% siswa mencapai skor di atas 75. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterampilan dalam praktik pemotongan dan pengolahan daging, serta pemahaman terhadap pentingnya penyimpanan hasil panen yang baik untuk mendukung usaha kuliner dan industri pangan. Selain aspek teknis, siswa juga diberikan penyuluhan mengenai istilah bahasa Inggris yang berkaitan dengan industri daging dan hasil pertanian, guna meningkatkan daya saing mereka dalam dunia usaha. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai manajemen pascapanen dan pengolahan daging serta mendorong minat mereka dalam berwirausaha di bidang pangan. Kata Kunci : Pengabdian masyarakat, pengolahan daging, teknik pascapanen, penyuluhan
TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT, PH, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KESUKAAN SOYGURT NANGKA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK REMPAH Cahyanti, Antonia Nani; Nofiyanto, Erwin; Sampurno, Adi; Sudjatinah, Sudjatinah; Iswoyo, Iswoyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soygurt sinbiotik dengan komponen fungsionalnya dapat memenuhi kebutuhan berbagai macam pangan nabati bagi konsumen yang menerapkan pola makan nabati untuk meningkatkan imunitas, kesehatan dan pengendalian penyakit. Nilai akseptabilitas dapat ditingkatkan dengan menggunakan ekstrak rempah-rempah. Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan ekstrak rempah-rempah pada soygurt nangka melalui fermentasi laktat mikrobal menggunakan kultur backslope yang mengandung probiotik, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak rempah-rempah (campuran jahe-kayu manis-cengkeh) terhadap total bakteri asam laktat, pH, aktivitas antioksidan dan sifat sensoris (rasa dan aroma). Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor digunakan, dengan perlakuan konsentrasi ekstrak rempah-rempah (jahe-kayu manis-cengkeh) 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan diulang sebanyak 4 kali. Data dianalisis secara statistik dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Peningkatan konsentrasi campuran ekstrak rempah tidak berpengaruh nyata terhadap total bakteri asam laktat dan skor preferensi aroma pada soygurt nangka. Namun, hal tersebut menurunkan pH secara signifikan, serta meningkatkan aktivitas antioksidan dan skor preferensi rasa secara signifikan. Data variabel pengamatan yang diperoleh adalah total bakteri asam laktat (log CFU/ml) 8,24-8,45; pH 3,71-3,80; aktivitas antioksidan (%DPPH) 15,75-31,63; skor preferensi aroma 2,56-3,30 dan skor preferensi rasa 2,36-3,33.