Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Identifikasi Keberadaan Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Elfa Nur Aildasari; Supriyadi Supriyadi; Taufik Nur Fitrianto
Wahana Fisika Vol 7, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wafi.v7i2.50827

Abstract

Keberadaan air tanah berada di kedalaman yang berbeda-beda tergantung pada kondisi lingkungan setempat sehingga proses pencarian sumber air tanah harus memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, artinya dampak yang ditimbulkan selama proses penelitian harus seminimal mungkin. Tujuan dari penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis keberadaan air tanah yang berada di Kecamatan Buayan terkait dengan kedalaman dan nilai resistivitas akuifer menggunakan permodelan 2D dengan software yang digunakan adalah software progress dan software rockwork, metode yang digunakan adalah konfigurasi Schlumberger. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa lapisan batu pasir ini diidentifikasi adanya keberadaan akuifer di jenis lapisan tanah dan ditemukan berada di semua titik datum yang mempunyai interval nilai tahanan jenis antara 2,37 – 10,09 ohm meter, lapisan pasir ini diidentifikasi adanya keberadaan akuifer di jenis lapisan tanah dan ditemukan berada di titik datum 2, titik datum 3 dan titik datum 5 yang mempunyai interval nilai tahanan jenis antara 20,09 – 21,74 ohm meter. Titik datum 1 dan 4 terdapat satu lapisan akuifer. Sedangkan untuk titik datum 2, 3 dan 5 terdapat dua lapisan akuifer. Persebaran air tanah dapat ditemukan di setiap lintasan titik lokasi penelitian di Kecamatan Buayan.
Program Pengabdian Masyarakat Unnes: Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmennya Bagi Guru SD Supriyadi Supriyadi; Roudloh Muna Lia; Ani Rusilowati; Wiwi Isnaeni; Endang Susilaningsih; Suraji Suraji; Robi Agape Barus; Ulin Nuha Sun’an; Muhamad Rapi; Rina Fardiana; Supyan Husain
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.98

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi adalah bentuk implementasi kurikulum merdeka. Peserta didik tidak dipaksa mengikuti pembelajaran yang memberatkan melainkan pembelajaran yang sesuai dengan kesiapan, karakter dan kebutuhannya. Guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi beserta penilaian menggunakan tes diagnostik membutuhkan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. Pengabdian kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru agar dapat menyusun dan melakukan penilaian menggunakan tes diagnostik hingga tindaklanjutnya dengan pelatihan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Metode pengabdian yang diterapkan adalah ceramah, diskusi, dan pelatihan secara luring di Indonesia dan daring di Malaysia. Pesertanya Guru-guru di beberapa sekolah di Malaysia dan 72 guru sekolah dasar dari 12 sekolah dasar negeri se-Korwil Cam Bancak Kabupaten Semarang. Langkah pelaksanaan pengabdian meliputi penyamaan persepsi melalui tutorial, penugasan kelompok, dilanjutkan presentasi, simulasi kelompok pembelajaran berdiferensiasi dilanjutkan evaluasi. Hasil pretest menunjukkan bahwa pemahaman terhadap pembelajaran berdiferensiasi belum dikuasai oleh peserta workshop. Proporsi yang butuh bimbingan lebih dari 60 %. Hal ini menunjukkan bahwa peserta memang belum menguasai kompetensi tentang pembelajaran berdiferensiasi dan asesmennya. Hasil pengabdian tentang pembelajaran berdiferensiasi adalah sejumlah 62% dari guru yang telah melakukan simulasi berkelompok telah dapat mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Simulasi mengajar berdiferensiasi tersebut dinilai oleh 3 pakar dosen Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Unnes. Berdasarkan refleksi guru yang mengikuti pengabdian dapat disimpulkan bahwa pengabdian ini memberikan manfaat yang berkelanjutan sesuai dengan tujuan pendidikan.