Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Alat Praktikum Konduktivitas Termal Zat Cair pada Geometri Silinder Berbasis Sensor Suhu Sabana Asmi; Sukirman Sukirman; Supriyadi Supriyadi; Sulhadi Sulhadi
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 6, No 1 (2021): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.347 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v6i1.32384

Abstract

Praktikum untuk menentukan nilai konduktivitas termal zat cair pada geometri silinder masih jarang dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu merancang alat praktikum konduktivitas termal zat cair pada geometri silinder berbasis sensor suhu. Alat praktikum yang dirancang terdiri dari (1) tabung isolator berbentuk silinder, (2) elemen pemanas berbentuk silinder, (3) sumber tegangan AC, (4) sensor suhu digital, dan (5) material cair yang akan diukur nilai konduktivitas termalnya. Data profil distribusi temperatur yang diperoleh kemudian digunakan untuk menghitung nilai konduktivitas termal zat cair. Adapun nilai konduktivitas termal air pada suhu ruang 31°C diukur menggunakan alat praktikum yang dikembangkan yaitu 0.60 Wm-1K-1. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa alat praktikum konduktivitas termal zat cair pada geometri silinder yang dikembangkan tidak dapat secara langsung mengukur nilai konduktivitas termal zat cair. Namun, alat praktikum yang dikembangkan dapat mengukur secara langsung profil distribusi temperatur zat cair pada geometri silinder. Kata kunci : geometri silinder, konduktivitas termal, praktikum, sensor suhu, zat cair ABSTRACT Practicum to determine the value of  thermal conductivity of liquid in cylinder geometry is still rarely done. The purpose of this research is to design a liquid thermal conductivity practicum instrument on a temperature sensor-based cylinder geometry. The practicum instrument that is designed consists of (1) a cylindrical insulator tube, (2) a cylindrical heating element, (3) an AC voltage source, (4) a digital temperature sensor, and (5) a liquid material for which the thermal conductivity value will be measured. The temperature distribution profile data obtained are then used to calculate the value of the thermal conductivity of the liquid. The value of the thermal conductivity of water at room temperature of 31°C was measured using the developed practicum instrument is 0.60 Wm-1K-1. Based on the research results, it can be concluded that the liquid thermal conductivity practicum instrument in the cylinder geometry that was developed cannot directly measure the value of the thermal conductivity of the liquid. However, the developed practicum instrument can directly measure the temperature distribution profile of the liquid in the cylinder geometry.  Kata kunci : cylinder geometry, liquid, practicum, temperature sensor, thermal conductivity
Pengembangan Alat Praktikum Digital Gerak Jatuh Bebas Sebagai Media Pembelajaran Fisika Nofrina Maulani; Didik Setiawan; Supriyadi Supriyadi; Sulhadi Sulhadi
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 6, No 1 (2021): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.536 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v6i1.32454

Abstract

Untuk menjadikan pembelajaran fisika dengan konsep abstrak menjadi konkrit diperlukan sebuah teknologi. Perkembangan teknologi pada abad 21 berkembang sangat pesat. Perkembangan teknologi modern yang bersifat praktis dengan adanya alat praktikum yang mendorong minat siswa untuk melakukan praktikum gerak jatuh bebas. Pengembangan alat praktikum yang disusun dari persamaan matematis gerak jatuh bebas mempermudah siswa untuk melakukan praktikum. Adanya alat praktikum digital gerak jatuh bebas ini, siswa dapat mengamati dan melakukan praktikum pada obyek yang sedang dipelajari. Alat praktikum menampilkan hasil percobaan secara otomatis dan data percepatan gravitasi diolah secara digital. Pengolahan secara digital setelah menekan tombol “Mulai” pada alat praktikum gerak jatuh bebas menggunakan aplikasi Delphi XE. Hasil pengolahan data praktikum menentukan nilai percepatan gravitasi di tempat praktikum. Variasi yang digunakan yaitu variasi massa benda uji dan variasi ketinggian benda. Hasil nilai percepatan gravitasi di tempat praktikum yang diperoleh sesuai dengan teori yaitu sebesar 9,8 ms-2. Kata kunci : alat praktikum, digital, gerak jatuh bebas  ABSTRACT Make physics learning with abstract concepts into concrete, technology is needed. The development of technology in the 21st century is growing very rapidly. The development of modern technology that is practical with the existence of practical tools that encourage students' interest in practicing free fall motion. The development of practicum tools which are composed of mathematical equations of free fall motion makes it easier for students to do practicum. With this free fall motion digital practicum tool, students can observe and do practicum on the object being studied. The practicum tool displays the results of the experiment automatically and the gravitational acceleration data is processed digitally. Digital processing after pressing the "Start" button on the free fall motion lab tool using the Delphi XE application. The results of practicum data processing determine the value of gravitational acceleration at the practicum. The variations used are variations in the mass of the test object and variations in the height of the object.The results of the value of gravitational acceleration at the practicum obtained in accordance with the theory is 9.8ms-2.  Keywords : digital, free fall motion, practicum tools
The Growth of Vocational High School Students' 4C Skills on the Use of PjBL STEM-Based Physics Digital Module Mugi Lestari; Supriyadi Supriyadi; Sulhadi Sulhadi
Physics Communication Vol 7, No 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/physcomm.v7i2.38403

Abstract

The Partnership for 21st Century Learning (P21) developed the Framework for 21st Century Learning to help education practitioners integrate skills into lesson teaching. This framework describes the skills, knowledge, and expertise that students must master in order to succeed in work and life. One of the skills that must be mastered by students in facing the 21st century is the 4C skill which consists of critical thinking, communication, collaboration, and creativity skills. This study aims to analyze the growth of the 4C skills of SMK students as the effect of implementing the use of PjBL STEM-based digital physics modules. This research is an experimental study with the before-after method, which compares the conditions before and after the implementation of learning activities. Data was collected by filling out a questionnaire with a Likert scale by students. The results showed that the 4C skills of vocational high school students grew significantly.
Efektivitas Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Kinemaster Bermuatan STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Suhu dan Kalor Ema Chintya Permatasari; Arif Hermawan; Supriyadi Supriyadi; Masturi Masturi; Suharto Linuwih
UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 12 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada analisis kebutuhan media pembelajaran yang masih sangat minim dan ketersediaaan media interaktif dalam membantu meningkatkan kemmampuan berpikir krtis yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu efektivitas media pembejaran audio visual berbasis kinemaster bermuatan STEM terdapat kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi suhu dan kalor. Penelitain ini menggunakan jenis penelitian Quasi Eksperiment dengan desain One Grup Pretest Posttest dengan pengambilan sampel dengan cara Random Sampling dengan sampel penelitian yang digunakan adalah siswa Kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Jatibarang. Hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis pada setiap indikator dengan besar ketercapaian kemampuan berpikir kritis pada rerata persentase pretest sebesar 47,80 % masuk pada kategori rendah dan mengalami peningkatan secara signifikan pada persentase posttest sebesar 76,90 %. masuk pada kategori tinggi. Efektivitas media berdasarkan uji t didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0.05 sehingga dinyatakan berpengaruh dan signifikan N-gain sebesar 0,563 menyatakan tingkat efektivitas media pembelajarn audio visual berbasis kinemaster bermuatan STEM masuk pada kategori cukup efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Peningkatan Kemampuan Guru SD di Kecamatan Gajah Mungkur dalam Menyusun Soal HOTS setelah Mengikuti Pelatihan Supriyadi Supriyadi; Ani Rusilowati; Wiwi Isnaeni; Rizki Winarsih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kemampuan guru sekolah dasar dalam menyusun soal HOTS melalui pelatihan bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh guru sekolah dasar yang ada di kecamatan Gajah Mungkur, kota Semarang. Keterbatasan pengetahuan guru sekolah dasar mengenai perbedaan soal HOTS dan soal LOTS, ciri-ciri soal HOTS, serta cara penyusunan dan pengembangan soal HOTS menjadi masalah utama yang dibahas. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan pelatihan secara langsung kepada guru sekolah dasar mengenai prosedur penyusunan dan pengembangan soal HOTS. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 September 2019 di gedung aula C401 Pascasarjana Universitas Negeri Semarang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan dan pelaksanaan. Hasil yang didapatkan dari pelatihan ini yaitu terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai perbedaan soal HOTS dan LOTS, ciri-ciri soal HOTS, serta cara penyusunan dan pengembangan soal HOTS sebesar 0,04 dengan kategori rendah.
Pendekatan Nilai Profetik pada Assesment Karakter Peserta Didik (Studi Kasus Nilai Humanisasi) Azam Hanif Adin; Supriyadi Supriyadi; Joko Sutarto; Wahyu Lestari
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendidikan Karakter menjadi sebuah wacana dan perhatian berbagai pihak selama beberapa dekade. Termasuk salah satunya Presiden Joko Widodo yang membawa revolusi mental. Gagasan Pendidikan Karakter membuka luas diskursus tentang bagaimana menanamkan moral value kepada peserta didik. Pandemi Covid 19 dan digitalisasi membawa kondisi proses belajar berubah 180 derajat. Kajian pendidikan modern mengarah kepada perspektif baru, sebuah wacana pendidikan karakter melalui pendekatan profetik. Humanisasi, liberasi, dan transendensi menjadi tafsiran kuntowijoyo akan frasa Nilai Profetik. Manusia yang diciptakan sesuai dengan khodrat Yang Maha Esa untuk mengurus bumi dan menyembah kepada Tuhannya. Konsep penilaian karakter yang sederhana dan berkonsep kuat menjadi sebuah dambaan dari pelaksana pendidikan dan orang tua. Nilai Profetik menjadi sebuah gagasan transformasi nilai sosial khas Indonesia. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka dengan pendekatan uji sample. Data yamg diperoleh dari studi pustaka akan dideskripsikan dengan data lainnya. Merangkai sebuah model penilaian karakter dengan pendekatan Nilai Profetik Kuntowijoyo. Peran tenaga kependidikan tidak hanya memberikan pembelajaran saja, namun kekuatan emosional dan keteladanannya mampu mempengaruhi proses pendidikan peserta didik secara kolektif. Humanisasi dipandang perlu untuk muncul ditengah masyarakat yang saat ini mengalami dehumanisasi, agresif, dan penyendiri. Sehingga Kuntowijoyo mengajukan manusia humanis yang berorientasi kepada Tuhan dengan mengangkat martabat manusia. Penilaian pendidikan bisa didefinisikan sebagai sebuah sistem kolektif untuk mengumpulkan informasi mengenai kualitas dan perkembangan peserta didik. Konsep Penilaian pendidikan karakter berdasarkan nilai profetik kuntowijoyo menjadi salah satu gagasan yang menarik untuk terus dikembangkan. Selain karena sederhana tetapi juga diharapkan mampu untuk menjebatani definisi dari pendidikan karakter itu sendiri di lingkungan kependidikan Abstract. Character education has become a discourse and attention of various parties for decades. Including one of them, President Joko Widodo, who brought a mental revolution. The idea of ​​Character Education opens a wide discourse on how to instill moral values ​​in students. The Covid-19 pandemic and digitalization have brought the conditions of the learning process to a 180 degree turn. Modern education studies lead to a new perspective, a discourse on character education through a prophetic approach. Humanization, liberation, and transcendence are Kuntowijoyo's interpretation of the phrase Prophetic Values. Humans were created in accordance with the nature of the Almighty to take care of the earth and worship their Lord. The concept of character assessment which is simple and has a strong concept has become a dream of educators and parents. The Prophetic Value became an idea for the transformation of Indonesian social values. The research method used is a literature study with a sample test approach. The data obtained from the literature study will be described with other data. Assemble a character assessment model with Kuntowijoyo's Prophetic Values ​​approach. The role of education personnel is not only to provide learning, but their emotional strength and example are able to influence the collective education process of students. Humanization is deemed necessary to emerge in the midst of a society that is currently experiencing dehumanization, aggression, and aloofness. So Kuntowijoyo proposes a humanist human being oriented to God by elevating human dignity. Educational assessment can be defined as a collective system for gathering information about the quality and development of learners. The concept of character education assessment based on Kuntowijoyo's prophetic values ​​is an interesting idea to continue to develop. Apart from being simple, it is also expected to be able to bridge the definition of character education itself in the educational environment.
Tanggapan Mahasiswa terhadap Penggunaan Google Classroom dalam Program Tutorial Bahasa Inggris di Perguruan Tinggi Asa Bani Putria; Supriyadi Supriyadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Perkembangan teknologi yang sangat pesat memudahkan para instruktur bahasa Inggris untuk menggunakan berbagai macam media dalam proses belajar mengajar. Instruktur dapat memanfaatkan sistem ruang kelas virtual tidak berbayar dan juga internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan mahasiswa terhadap pembelajaran program Tutorial Bahasa Inggris menggunakan ruang kelas virtual. Penelitian ini menggunakan sistem Google Classroom. Sampel penelitian ini adalah 53 mahasiswa semester 3 angkatan 2019 dari program studi yang berbeda di salah satu Perguruan Tinggi Islam swasta di Semarang. Mahasiswa-mahasiswa tersebut mengikuti program Tutorial Bahasa Inggris dengan total 14 pertemuan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan penelitian survey dan kuesioner sebagai instrumennya. Hasil kuesioner menyatakan bahwa pembelajaran menggunakan Google Classroom dapat berjalan baik dengan persentase 73% untuk indikator performa Google Classroom dan 74% untuk indikator kemudahan pengoperasian Google Classroom. Ada beberapa kendala yang mahasiswa temui selama penggunaan Google Classroom. Salah satunya adalah terlambatnya pemberitahuan yang masuk di email. Penelitian ini juga memberikan saran kepada pengguna Google Classroom lainnya untuk meminimalisir kendala yang dialami oleh mahasiswa, contohnya dengan mengintegrasikan sistem ini dengan aplikasi lainnya Abstract. The rapid development of technology makes it easier for English instructors to use various media in their teaching and learning process. Instructors can take advantages from free virtual classroom systems as well as the internet. This study aims to find out how students respond to the teaching and learning process of the English Tutorial Program using virtual classrooms. This study uses the Google Classroom system. The samples of this study are 53 3rd semester students’ class of 2019 from different study programs at an Islamic Private University in Semarang. The students attend an English Tutorial Program with a total of 14 meetings. The research method of this study is quantitative which uses survey research and questionnaire as the instrument. The results of the questionnaire state that the teaching and learning process using Google Classroom can run well with a percentage of 73% for Google Classroom performance indicator and 74% for the ease of operating Google Classroom indicator. There are several obstacles that students encounter while using Google Classroom. One of them is the late notification they get in their email. This study also provides suggestions to other Google Classroom users to minimize the obstacles experienced by students, for example by integrating this system with other applications.
Strategi Guru dalam Melaksanakan Penilaian Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kelas Tinggi Sekolah Dasar Parwati Dewi Jatiningtyas; Supriyadi Supriyadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi guru dalam melakukan penilaian kelas selama pandemi covid 19 di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Baler Bale Agung dari Mei hingga Juni 2021. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, selanjutnya dilakukan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru memiliki strategi untuk menerapkan pelajaran matematika untuk memberikan gambaran yang realistis tentang kemampuan siswa, karena pendidikan hanya berfokus pada penilaian kemampuan kognitif siswa selama pandemi COVID-19. Strategi pengajaran yang digunakan oleh guru adalah pengajaran tatap muka; penilaian berdasarkan tugas harian siswa; penilaian berdasarkan pengalaman siswa; merujuk pada transkrip nilai semester sebelumnya. Karena guru memiliki kebebasan untuk terlibat dengan siswa selama pandemi Covid19, guru membutuhkan strategi pengajaran yang dapat membantu guru melakukan penilaian holistik yang mencerminkan kemampuan dunia nyata siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru untuk mencapai hasil belajar di masa pandemi saat ini efektif ketika mengetahui kapasitas siswa yang sebenarnya, dengan syarat siswa tidak harus mengerjakan tugas yang diberikan guru melalui bentuk jarak, tetapi juga dapat dilakukan oleh siswa. Abstract. This study aims to explain teacher strategies in conducting classroom assessments during the Covid 19 pandemic in elementary schools. This research was conducted at SD Negeri 1 Baler Bale Agung from May to June 2021. Data collection for this study was carried out through observation, interviews, and documentation. After the data is collected, qualitative analysis is then carried out. The results of this study indicate that teachers have strategies to apply mathematics lessons to provide a realistic picture of students' abilities, because education only focuses on assessing students' cognitive abilities during the COVID-19 pandemic. The teaching strategy used by the teacher is face-to-face teaching; assessment based on students' daily assignments; assessment based on student experience; refer to the transcript of the previous semester. Because teachers have the freedom to engage with students during the Covid19 pandemic, teachers need teaching strategies that can help teachers conduct holistic assessments that reflect students' real-world abilities. which is actually on the condition that students do not have to do the tasks given by the teacher through the form of distance but can also be done by students.
Pengembangan Media Multi Interaktif Flash Player pada Pembelajaran Zakat untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Muhammad Reza; Supriyadi Supriyadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Era globalisasi kemajuan keilmuan dan teknologi menghadirkan manfaat guru dalam proses belajar mengajar. Zakat merupakan pembelajaran yang membutuhkan metode khusus agar dapat memberikan pemahaman kepada siswa. Artikel ini membahas pengembangan media interaktif flash player untuk mendeteksi pemahaman siswa pada pelajaran zakat. Hasil akhir dari artikel ini adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif flash player pada pembelajaran zakat valid dalam meningkatkan pemahaman siswa. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan menggunakan model penelitian ADDIE dengan tahapan Analyze (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementasi dan Evaluation (Evaluasi). Teknik analisis data dengan menggunakan kuantitatif dan deskriptif kualitatif melalui angket dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi dan lembar angket respon dan format wawancara. Subjek penelitian adalah 3 tim ahli, 1 guru dan 12 siswa kelas VII sekolah menengah pertama. Data yang diperoleh merupakan data kualitatif kemudian diubah menjadi data kuantitatif dengan menggunakan teknik Method of Summated Ratings. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan layak dengan persentase N-gian 3,94, segi kepraktisan media interaktif flash player mendapat nilai N-gian 4,3 dan segi efektifan memperoleh N-gian . Kesimpulan akhir menunjukan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman dengan N-gian 0,67 yang dikategorikan dalam kategori sedang setelah pembelajaran menggunakan media interaktif flash player. Abstract. The era of globalization of scientific and technological progress presents the benefits of teachers in the teaching and learning process. Zakat is learning that requires special methods in order to provide understanding to students. This article discusses the development of interactive media flash player to detect students' understanding of zakat lessons. The final result of this article is to produce an interactive flash player learning media on zakat learning that is valid in improving students' understanding. This type of research is Research and Development using the ADDIE research model with the stages of Analyze (Analysis), Design (Design), Development (Development), Implementation and Evaluation (Evaluation). Data analysis techniques using quantitative and qualitative descriptive through questionnaires and interviews. The instruments used are validation sheets and questionnaire responses and interview formats. The research subjects were 3 expert teams, 1 teacher and 12 grade VII junior high school students. The data obtained is qualitative data and then converted into quantitative data using the Method of Summated Ratings technique. The results showed that the developed media was declared feasible with an N-gian percentage of 3.94, in terms of practicality of interactive flash player media, it got an N-gian value of 4.3 and in terms of effectiveness it obtained an N-gian. The final conclusion shows that students experience an increase in understanding with an N-gian of 0.67 which is categorized in the moderate category after learning using the interactive flash player media.
An Ethnoastronomy Learning Progression (eALP): Scientific Literacy Skills As The Progress Dimensions Muslimah Susilayati; Wahyu Hardyanto; Supriyadi Supriyadi; Arif Widiyatmoko
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Astronomy which studies natural phenomena related to the motion of celestial bodies is one of the study materials that undergraduates in science education need to master. In this digital era, to study the relative motion of celestial bodies observed from the earth, various skills are needed and supported by the right technology. The author proposes scientific literacy skills as a dimension of progress in the ethnoastronomy learning progression of the earth's seasons for the science program undergraduate program. Scientific literacy skills have three dimensions, namely scientific concepts, scientific process, and scientific context. Scientific concepts are needed to understand the phenomenon of changing seasons on earth with the support of the Stellarium application. Scientific processes are centered on the ability to obtain, interpret, and act on evidence of the phenomenon of changing seasons on earth in five scientific processes, namely recognizing scientific questions, identifying evidence, drawing conclusions, communicating conclusions, and demonstrating scientific understanding. Scientific context can be bridged through ethnoastronomy related to seasonal changes by studying the regional calendar/student residence, for example, Pranatamangsa. Students' astronomical learning progress can be defined by the increasing sophistication of their scientific literacy skills. An ethnoastronomical learning progression (eALP) framework has been developed and discussed in this paper.