Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran Desain Grafis Percetakan di Kelas XI Multimedia SMK Negeri 1 Tompasobaru Runtuwene, Sevenlee Oscar; Manoppo, Christine Takarina Meitty; Rianto, Indra
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 6 (2025): EduTIK : Desember 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran Desain Grafis Percetakan bagi siswa kelas XI Multimedia di SMK Negeri 1 Tompasobaru, serta menguji kelayakan media tersebut sebagai alat bantu belajar. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi karena kurangnya variasi metode penyampaian, ketidakmampuan memanfaatkan sumber belajar daring secara efektif, dan belum tersedianya media pembelajaran yang sederhana dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Model MDLC terdiri dari enam tahap: Konsep, Desain, Pengumpulan Materi, Perakitan (Assembly), Pengujian (Testing), dan Distribusi. Produk akhir yang dikembangkan berupa aplikasi pembelajaran interaktif berbasis Android yang dibangun menggunakan perangkat lunak Articulate Storyline 3. Aplikasi ini mencakup materi dan tutorial tentang Photoshop. Hasil pengujian kelayakan menunjukkan bahwa media pembelajaran ini berada dalam kategori “Sangat Layak”. Penilaian dari ahli media memperoleh rata-rata 84,21% , sementara ahli materi memberikan penilaian sebesar 95,29%. Uji coba pengguna (usability testing) yang melibatkan 25 siswa kelas XI menghasilkan persentase kelayakan sebesar 82,6%. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa aplikasi media pembelajaran interaktif ini layak, dapat diterima, dan efektif digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran Desain Grafis Percetakan di era digital.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif pada Pelajaran Informatika terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMK Cokroaminoto Kotamobagu Podomi, Endriartono; Manoppo, Christine Takarina Meitty; Pajung, Kebri Kein Moudy
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 6 (2025): EduTIK : Desember 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di kelas X SMK Cokroaminoto Kotamobagu. Permasalahan awal yang ditemukan adalah terbatasnya penggunaan media pembelajaran, dominannya metode ceramah, serta kurangnya variasi media interaktif, sehingga siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran interaktif dan kelas kontrol yang menggunakan video pembelajaran. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,50 dan kelas kontrol sebesar 68,62. Berdasarkan uji Mann-Whitney diperoleh Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05 sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika.
Penerapan Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pemrograman Dasar Siswa Kelas X TJKT di SMK Negeri 1 Bitung Noor Sella Destiyanti; Christine Takarina Meitty Manoppo; Kebri Kein Moudy Pajung
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.333

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X TJKT SMK Negeri 1 Bitung pada mata pelajaran Pemrograman Dasar. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas X TJKT SMK Negeri 1 Bitung. Dalam penelitian ini peneliti melaksanakan observasi, wawancara, tes, dan juga dokumentasi. Dari hasil post-test pada siklus pertama, jumlah siswa yang memenuhi KKM adalah 15 orang siswa atau 50% dan yang tidak memenuhi KKM sebanyak 15 orang siswa atau 50% dari jumlah keseluruhan siswa. Pada siklus kedua jumlah siswa yang memenuhi KKM meningkat yaitu 27 orang siswa atau 90% dan yang tidak memenuhi KKM adalah 3 orang siswa atau 10% dari total keseluruhan siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan  model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar pemrograman dasar siswa kelas x TJKT di SMK Negeri 1 Bitung.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar TIK Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Kabawo, Kabupaten Muna Andi Fadjil; Hiskia Kamang Manggopa; Christine Takarina Meitty Manoppo
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.357

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran TIK kelas 10c SMA Negeri 1 Kabawo tahun pelajaran 2026/2027. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa, terdiri dari 7 perempuan dan 20 laki-laki. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas empat pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi, kehadiran siswa meningkat dari 88,89% pada siklus I menjadi 91,67% pada siklus II. Keaktifan siswa dalam bertanya, menjawab, dan mengemukakan pendapat meningkat dari 32,10% menjadi 38,27%. Persentase siswa yang mengerjakan LKPD meningkat dari 85,19% menjadi 91,36%, sedangkan keterlibatan kerja kelompok meningkat dari 43,21% menjadi 70,37%. Aktivitas di luar pembelajaran menurun dari 37,04% menjadi 29,63%. Analisis kuantitatif menunjukkan ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 11,1% pada tes awal menjadi 44,4% pada siklus I dan mencapai 96,3% pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pembelajaran TIK.
Pengembangan Aplikasi Media Pembelajaran Bahasa Banggai–Indonesia Berbasis Web untuk Mendukung Pembelajaran Muatan Lokal di SMA Negeri 1 Banggai Hervandi A. Sipada; Christine Takarina Meitty Manoppo; Merriam Modeong
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.440

Abstract

ABSTRAK Bahasa Banggai merupakan bahasa daerah yang tergolong terancam punah dengan tingkat pemertahanan di ranah pendidikan yang hanya mencapai 6,11%, yang turut dipengaruhi oleh keterbatasan media pembelajaran interaktif dan alat bantu referensi yang memadai di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi media pembelajaran Bahasa Banggai–Indonesia berbasis web sebagai sarana pendukung pembelajaran muatan lokal di SMA Negeri 1 Banggai. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Prototyping yang bersifat iteratif dan berpusat pada pengguna, yang dilaksanakan melalui tiga siklus iterasi meliputi analisis kebutuhan, desain cepat, pembangunan purwarupa, evaluasi pengguna, dan penyempurnaan. Produk yang dihasilkan adalah aplikasi bernama Pandoi Banggai yang mengintegrasikan fitur kamus digital dua arah, modul materi, kuis interaktif berbasis gamifikasi, penerjemah kalimat, pelafalan audio (Text-to-Speech), papan peringkat, sistem kontribusi kosakata, serta panel manajemen multi-peran. Pengujian fungsionalitas menggunakan Black Box Testing terhadap 49 skenario menunjukkan tingkat keberhasilan 100%. Sebagai data pendukung kelayakan, validasi ahli bahasa memperoleh persentase sebesar 80% (Layak), validasi ahli media sebesar 93,8% (Sangat Layak), dan uji kepraktisan oleh 23 pengguna akhir memperoleh persentase 85,7% (Sangat Layak). Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa aplikasi Pandoi Banggai layak, fungsional, dan sangat praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran dalam upaya pelestarian Bahasa Banggai di lingkungan sekolah. ABSTRACT  The Banggai language is classified as an endangered regional language, with a retention rate in the educational sphere of only 6.11%, which is influenced by the lack of interactive learning media and adequate reference tools in schools. This research aims to develop a web-based Banggai-Indonesian language learning media application as a supporting tool for local content learning at SMA Negeri 1 Banggai. This study employs Research and Development (R&D) using an iterative and user-centric Prototyping model, implemented through three iteration cycles including needs analysis, quick design, prototype construction, user evaluation, and refinement. The resulting product is an application named Pandoi Banggai, which integrates a two-way digital dictionary, learning modules, gamified interactive quizzes, sentence translator, audio pronunciation (Text-to-Speech), leaderboard, vocabulary crowdsourcing system, and a multi-role management panel. Functionality testing using Black Box Testing on 49 scenarios showed a 100% success rate. As supporting feasibility data, language expert validation obtained a percentage of 80% (Feasible), media expert validation of 93.8% (Highly Feasible), and the practicality test by 23 end-users yielded 85.7% (Highly Feasible). Based on these results, it is concluded that the Pandoi Banggai application is feasible, functional, and highly practical to be used as a learning medium for the preservation of the Banggai language in the school environment.
Pengembangan Sistem Presensi Siswa Berbasis Web di SMK Bina Karya Tobelo Remon Pangkalangi; Christine Takarina Meitty Manoppo; Kebri Kein Mopudy Pajung
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): EduTIK : April 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i2.443

Abstract

ABSTRAK  Proses presensi siswa di SMK Bina Karya Tobelo masih dilakukan secara manual sehingga menyebabkan proses pencatatan kehadiran memerlukan waktu yang lama, rentan kesalahan, dan sulit dipantau oleh pihak sekolah maupun orang tua. Selain itu, penyampaian informasi ketidakhadiran siswa kepada orang tua belum dilakukan secara cepat dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem presensi siswa berbasis web menggunakan QR Code dinamis, validasi lokasi GPS, validasi perangkat, dan notifikasi WhatsApp kepada orang tua agar proses presensi menjadi lebih efektif dan terpantau. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Prototyping yang meliputi pengumpulan kebutuhan, perancangan prototipe, pengkodean, pengujian, evaluasi, dan implementasi sistem. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan fitur QR Code dinamis, validasi lokasi GPS, validasi perangkat, dan notifikasi WhatsApp kepada orang tua. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing dan menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik. Evaluasi ahli sistem memperoleh persentase 100,00% dengan kategori sangat layak, ahli media memperoleh 100,00% dengan kategori sangat layak, dan evaluasi pengguna memperoleh 96,49% dengan kategori sangat layak. Hasil wawancara orang tua/wali menunjukkan bahwa notifikasi WhatsApp mudah dipahami, tepat waktu, dan membantu memantau kehadiran siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sistem presensi siswa berbasis web yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan dapat digunakan untuk mendukung proses presensi siswa di SMK Bina Karya Tobelo. ABSTRACT  The student attendance process at SMK Bina Karya Tobelo is still conducted manually, causing the attendance recording process to require a long time, be prone to errors, and be difficult to monitor by the school and parents. In addition, the delivery of information regarding student absences to parents has not been carried out quickly and systematically. This study aims to develop a web-based student attendance system using dynamic QR Codes, GPS location validation, device validation, and WhatsApp notifications to parents so that the attendance process becomes more effective and monitored. The research uses the Research and Development (R&D) method with the Prototyping model, which includes requirements gathering, prototype design, coding, testing, evaluation, and system implementation. The system was developed using the Laravel framework with dynamic QR Code features, GPS location validation, device validation, and WhatsApp notifications to parents. System testing was carried out using Black Box Testing and showed that all system functions ran well. The system expert evaluation obtained a percentage of 100.00% with a very feasible category, the media expert evaluation obtained 100.00% with a very feasible category, and the user evaluation obtained 96.49% with a very feasible category. The results of interviews with parents/guardians showed that WhatsApp notifications were easy to understand, timely, and helped monitor student attendance. Thus, it can be concluded that the developed web-based student attendance system is declared very feasible and can be used to support the student attendance process at SMK Bina Karya Tobelo.