Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : SASINDO

Penggunaan Gaya Bahasa pada Novel Imperfect Karya Meira Anastasia sebagai Alternatif Pembelajaran SMA Kelas XI Ayu Yunita Sari; Ngatmini Ngatmini; R. Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa yang digunakan dalam novel Imperfect karya Meira Anastasia dan penggunaan gaya bahasa sebagai alternatif pembelajaran SMA Kelas XI. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sumber data yaitu novel Imperfect karya Meira. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 8 gaya bahasa, yaitu hiperbola, sinisme, simile, repetisi, eufemisme, pleonasme, metafora, dan personifikasi, dengan temuan masing-masing: hiperbola 30 kutipan, sinisme 30 kutipan, simile 14 kutipan, repetisi 9 kutipan, eufemisme 8 kutipan, pleonasme 5 kutipan, metafora 2 kutipan, dan personifikasi 2 kutipan. Novel Imperfect karya Meira Anastasia dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran dalam unsur intrinsik, salah satunya gaya bahasa dalam novel yang terdapat di SMA Kelas XI Semester 1 Kurikulum 2013, dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning.
Penggunaan Preposisi dalam Teks Deskripsi pada Jawa Pos dan Kompas sebagai Alternatif Bahan Ajar Kelas VII di SMP Puji Lestari; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna penggunaan preposisi dalam teks deskripsi pada Jawa Pos dan Kompas serta mendeskripsikan alternatif bahan ajar preposisi dalam teks deskripsi pada Jawa Pos dan Kompas kelas VII di SMP. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini 1) terdapat bentuk penggunaan preposisi tunggal yang terdiri atas preposisi dasar, preposisi berprefiks serta preposisi berprefiks dan bersufiks, serta terdapat bentuk penggunaan preposisi gabungan yang terdiri atas preposisi berdampingan dan preposisi berkorelasi, 2) terdapat makna penggunaan preposisi, 3) ketidaktepatan penggunaan preposisi di dan pemborosan kata, dan 4) kesesuaian koran Jawa Pos dan Kompas dalam teks deskripsi dengan empat aspek kriteria pemilihan bahan ajar, yaitu aspek kurikulum, aspek bahasa, aspek kepentingan peserta didik, dan aspek grafika.
Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).
Penerapan Metode Partisipatori dalam Pembelajaran Menganalisis Nilai Moral Puisi “Baju Bulan” Karya Joko Pinurbo pada Peserta Didik Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022 Nadila Aprillia; Ngatmini Ngatmini; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16070

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of participatory methods in learning to analyze the moral value of the poem Baju Bulan by Joko Pinurbo in class XI students of SMA Negeri 1 Comal in the academic year 2021/2022. The method used in this research is descriptive qualitative with test and non-test data collection techniques in the form of observation, questionnaires and documentation. There are 5 stages in applying the participatory method, (1) the teacher opens the lesson, (2) the teacher conveys about the material, asks the students' problems, fosters intimacy and does take and give, (3) the teacher gives motivation to the students (4) the teacher provide learning materials to students, (5) The teacher closes the lesson. After the participatory method was applied, the students were more active, curious and enthusiastic about learning, before the participatory method was applied, the average student score was 43 from the KKM 75, after the implementation of the participatory method the average score was 89 from the KKM 75. In addition to the data The test also contains non-test data, the results of student observations after being given the participatory method look more happy to follow the learning and more actively ask about the material, the results of the questionnaire data almost all students understand better how to analyze the “Baju Bulan” poem using the participatory method. Thus, it can be concluded that the application of the Participatory Method can be applied in learning to analyze the moral value of the poem “Baju Bulan” by Joko Pinurbo for class XI students of SMA Negeri 1 Comal Pemalang in the 2021/2022 academic yearABTRSAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekskripsikan penerapan metode partisipatori dalam pembelajaran menganalisis nilai moral puisi Baju Bulan karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI SMA Bahasa Negeri 1 Comal Tahun Pembelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data tes dan nontes yang berupa observasi, angket dan dokumentasi. Terdapat 5 beberapa tahap dalam menerapkan metode partisipatori, (1) Guru membuka pembelajaran, (2) Guru menyampaikan seputar materi, menanyakan kendala peserta didik, membina keakraban dan melakukan take and give, (3) Guru memberikan motivasi pada peserta didik (4) Guru memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik, (5) Guru menutup pembelajaran. Setelah diterapkan metode partisipatori peserta didik lebih aktif, rasa ingin tahu dan antusias belajar yang tinggi, sebelum diterapkan metode partisipatori rata-rata nilai peserta didik 43 dari KKM 75, setelah penerapan metode patisipatori rata-rata nilai peserta didik 89 dari KKM 75. Selain data tes terdapat pula data hasil nontes, hasil observasi peserta didik setelah diberikan metode partisipatori terlihat lebih senang mengikuti pembelajaran dan lebih aktif bertanya mengenai materi, hasil data angket hampir seluruh peserta didik lebih memahami cara menganalisis puisi “Baju Bulan” menggunakan metode partisipatori. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Partisipatori dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis nilai Moral puisi “Baju Bulan” karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Peristiwa Tutur Kompetisi Memasak Masterchef Indonesia Season 8 Ines Kaindi Astuti; Ngatmini Ngatmini; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16161

Abstract

The purpose of this study is to describe the types of code switching in the speech event of the Masterchef Indonesia cooking competition season 8, describe the types of code mixing in the speech event of the Masterchef Indonesia cooking competition season 8, and describe the factors that cause code switching and code mixing in the speech event of the Masterchef Indonesia season 8 cooking competition. The research method used is descriptive qualitative. The source of the data used in this study is speech events that occur in cooking competition shows on the Youtube channel MasterChef Indonesia and the data in this study are speeches from the jury and cooking participants of Masterchef Indonesia season 8. Data collection techniques in this study are watch techniques and note-taking techniques. The instrument in this research is the observation instrument. Data analysis techniques using insert and insert techniques. Presentation of the results of data analysis is done informally. Based on the results of the research conducted, found 44 speech data which are 6 internal code switching speech data, 13 external code switching speech data, 5 inner code mixing speech data, 18 outer code mixing speech data, and 2 hybrid code mixing speech data. The types of code switching is the form of a transition from Indonesian to a regional language or vice versa, from Indonesian to a foreign language, while the type of code mixing is the insertion of Indonesian, regional or foreign languages. ABSTRAK        Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis alih kode dalam peristiwa tutur kompetisi memasak Masterchef Indonesia season 8, mendeskripsikan jenis campur kode dalam peristiwa tutur kompetisi memasak Masterchef Indonesia season 8 dan  mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam peristiwa tutur kompetisi memasak Masterchef Indonesia season 8. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah peristiwa tutur yang terjadi dalam tayangan kompetisi memasak pada saluran youtube MasterChef Indonesia dan data pada penelitian ini adalah tuturan dari dewan juri dan peserta memasak Masterchef Indonesia season 8. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik simak dan teknik catat. Instrument penelitian dalam penelitian ini yaitu instrument observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik lesap dan sisip. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 44 data tuturan yang merupakan 6 data tuturan alih kode intern, 13 data tuturan alih kode ekstern, 5 data tuturan campur kode ke dalam, 18 data tuturan campur kode ke luar dan 2 data tuturan campur kode campuran. Jenis alih kode berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa daerah atau sebaliknya, dari bahasa Indonesia ke bahasa asing sedangkan jenis campur kode berupa penyisipan bahasa Indonesia, bahasa daerah atau bahasa asing.
Daya Pragmatik Tuturan Food-Vlogger Bara Ilham pada Saluran Youtube Tanboy Kun Karisma Sari Wulandari; Ngatmini Ngatmini; Hadi Riwayati Utami
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16149

Abstract

The purpose of this research is to describe the form of food-vlogger Bara Ilham's speech on Tanboy Kun's youtube channel and to describe the pragmatic power of Bara Ilham's food-vlogger's speech on Tanboy Kun's youtube channel. The research method used is descriptive qualitative research. The source of the data used in this study is the impressions on the Tanboy Kun youtube channel. The data collection in this research is the listening method and note-taking technique. Data analysis used descriptive analysis by describing the pragmatic power of food-vlogger Bara Ilham's speech on Tanboy Kun's youtube channel. The presentation of the results of data analysis is done informally. Based on the results of the research conducted, it was found that 42 speech data were 4 locutionary utterances, 37 illocutionary utterances, and 1 perlocutionary utterance. Locutionary utterances are spoken in three modes of speech, namely declarative, interrogative, and imperative. Illocutionary utterances are spoken with speech activities, and perlocutionary utterances are uttered by giving effect to the speech partner to perform an action. Of the three types of speech, it is dominated by the use of expressive utterances as many as 10 utterances and 12 assertive utterances. Each speech contains pragmatic power, namely asking, suggesting, inviting, telling, stating, praising, insinuating, deciding, complaining, reminding. The pragmatic power that often appears is the expressive speech category of praise and there is an influence that is included in the type of perlocutionary speech which is characterized by a response accompanied by action.ABSTRAKTujuan dan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud tuturan food-vlogger Bara Ilham pada saluran youtube Tanboy Kun dan mendeskripsikan daya pragmatik tuturan food-vlogger Bara Ilham pada saluran youtube Tanboy Kun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tayangan pada saluran youtube Tanboy Kun. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metode simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan mendeskripsikan daya pragmatik tuturan food-vlogger Bara Ilham pada saluran youtube Tanboy Kun. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 42 data tuturan yang merupakan 4 tuturan lokusi, 37 tuturan ilokusi, dan 1 tuturan perlokusi. Tuturan lokusi diucapkan dengan tiga modus tuturan, yakni deklaratif, interogatif, dan imperatif. Tuturan ilokusi diucapkan dengan aktivitas tuturan, serta tuturan perlokusi diucapkan dengan memberikan efek pengaruh kepada mitra tutur untuk melakukan suatu tindakan. Dari ketiga jenis tuturan tersebut, didominasi dengan penggunaan tuturan ekspresif sebanyak 10 tuturan dan 12 tuturan asertif. Dalam masing-masing tuturan terkandung daya pragmatik, yaitu meminta, menyarankan, mengajak, memberitahu, menyatakan, memuji, menyindir, memutuskan, mengeluh, mengingatkan. Daya pragmatik yang sering muncul adalah tuturan ekspresif kategori memuji serta terdapat daya pengaruh yang termasuk ke dalam jenis tuturan perlokusi yang ditandai dengan adanya respon disertai tindakan.