Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Literatur Riview : Efektivitas Program Mentorship Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Keterampilan dan Kompetensi Perawat Nur Ainun; Erika Erika; Sri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.39932

Abstract

Asuhan keperawatan merupakan bagian dari pelayanan kesehatan dituntut untuk terus menerus meningkatkan mutu dalam pemberian asuhan keperawatan yang professional. Sehingga perawat diharapkan dapat terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensinya dalam memberikan asuhan keperawatan yang berkualitas yang sesuai dengan harapan pasien dan keluarga. Program mentorship menjadi salah satu metode yang dapat dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi perawat. Mentorship merupakan proses transfer ilmu, keterampilan dan sikap dari seorang mentor kepada mentee. Diharapkan setelah dilakukan program mentorship perawat yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu, yang tidak mau menjadi mau dan yang tidak mampu menjadi mampu. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan program mentorship terhadap pengetahuan, keterampilan dan kompetensi perawat. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Artikel yang diambil dari tahun 2019 sampai tahun 2024 untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan program mentorship terhadap pengetahuan, keterampilan dan kompetensi perawat. Ketika mencari jurnal digunakan kata kunci “mentorship, mentoring, perawat, pengetahuan, keterampilan dan kompetensi”. Selain itu digunakan juga kata kunci bantu (AND, OR,) agar pencarian yang dilakukan menghasilkan artikel yang lebih spesifik. Kriteria yang menjadi pemilihan artikel adalah artikel yang fulltext yang menyertakan kata kunci yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil : Jumlah artikel yang sesuai kriteria sebanyak 6 artikel berasal dari Google Scholar, 2 artikel dari Portal Garuda Jurnal Indonesia, 2 artikel dari Pubmed dan 2 artikel dari Science Direct. Berdasarkan literatur yang telah dianalisa program mentorship salah satu metode yang dapat dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi perawat. Kesimpulan : Pelaksanaan program mentorship dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi perawat.
Literature Review: Kualitas Hidup Remaja Talasemia Dini Sisware Yulia; Sri Wahyuni; Yufitriana Amir
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42242

Abstract

Talasemia merupakan penyakit hemolitik herediter yang disebabkan oleh gangguan sintesis hemoglobin yang menyebabkan anemia dan terapi seumur hidup. Tujuan: Literatur review ini bertujuan untuk meninjau penelitian sebelumnya terkait gambaran remaja penderita thalassemia sebagai referensi dalam menentukan intervensi yang sesuai. Metode: Literatur review ini menggunakan databased pencarian ilmiah untuk menemukan jurnal terkait seperti Google Schoolar, Pubmed, dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan adalah “Quality of Life” AND “Adolescent” AND “Thalassemia”. Penelitian terkait berada dalam rentang publikasi 5 tahun terakhir (2018 – 2023) dalam bahasa indonesia dan inggris. Hasil: Terdapat 8 literatur yang sesuai, kemudian dianalisis dan didapatkan hasil bahwa kualitas hidup remaja dengan thalassemia menurun pada 4 aspek yaitu aspek fisik, psikologis, sosial dan lingkungan atau sekolah. Kesimpulan: Kualitas hidup remaja dengan thalassemia cendrung rendah dalam berbagai aspek. Proses penyakit dan intervensinya sering kali menghambat perkembangan remaja dalam mencapai kemadirian dan interaksi sosial Kata Kunci: thalassemia, kualitas hidup, remaja. Thalassemia is a hereditary hemolytic disorder caused by impaired hemoglobin synthesis and cause anemia though-out life. Objective: This study aim to review previous research regarding individual descriptions of adolescents with thalassemia to determining appropriate interventions. Method: This study uses a scientific database to find related papers such as Google Scholar, Pubmed, and Science Direct. The keywords used are "Quality of Life" AND "Adolescent" AND "Thalassemia". Related research is at least within the last 5 years of publication (2018 – 2023) in Indonesian and English. Results: 8 pieces of literature was analyzed, results showed that the quality of life of teenagers with thalassemia decreased in 4 aspects, namely physical, psychological, social, and environmental or school aspects. Conclusions : The quality of life of adolescents with thalassemia tends to be low.The disease process and its interventions often hinder the development of adolescents in achieving their independence, social development Keywords: thalassemia, quality of life, adolescent.
Pengaruh Discharge Planning Terhadap Kesiapan Pulang pada Pasien diabetes Melitus: A Literatur Review: - Sulastri Sulastri; Wan Nishfa Dewi; Sri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45451

Abstract

Perencanaan pulang mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kesiapan pulang pasien, termasuk pasien Diabetes Melitus. Perencanaan pulang diberikan untuk mengoptimalkan perawatan diri dan mencegah kekambuhan. Studi tinjauan pustaka ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan pulang terhadap kesiapan pulang pasien DM. Penelusuran pustaka dilakukan melalui basis data elektronik seperti Science Direct, Google Scholar, Garuda Portal, dan PubMed dengan kata kunci “discharge planning”, “discharge plan”, “discharge readiness”, dan “diabetes mellitus”. Dari 313 artikel yang ditemukan, seleksi dilakukan dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh 8 artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perencanaan pulang yang terstruktur dan berbasis edukasi dapat meningkatkan kesiapan pulang, keterampilan manajemen perawatan diri, kepatuhan pengobatan, dan stabilitas gula darah. Model perencanaan pulang seperti Model LIMA dan program berbasis web telah memberikan dampak positif terhadap kesiapan pasien untuk perawatan diri di rumah. Oleh karena itu, penerapan perencanaan pulang yang optimal dengan melibatkan tenaga kesehatan dan keluarga sangat dianjurkan dalam sistem pelayanan kesehatan pasien DM guna menurunkan angka rawat inap kembali dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata kunci: perencanaan pulang, diabetes melitus, kesiapan pulang
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Antiretroviral (Arv) pada Pasien Hiv-Aids: Literature Review Zulkarnain Zulkarnain; Nurul Huda; Sri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46135

Abstract

Introduction: HIV-AIDS is a disease for which a definitive cure has not yet been discovered. However, antiretroviral (ARV) therapy has proven to be highly effective in delaying the progression of HIV to AIDS by stimulating antibody production and triggering pro-inflammatory agents that suppress the viral load in the bloodstream, thereby significantly slowing down immune system deterioration. Objective: To identify the factors that influence adherence to antiretroviral (ARV) medication among patients living with HIV-AIDS. Methods: The literature search was conducted using databases such as Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, ResearchGate, and Elsevier. The keywords used were “medication adherence,” “antiretroviral (ARV),” and “HIV-AIDS.” A total of seven relevant articles were identified. The selection process applied the PICO elements and the CRAAP evaluation method. Results: The findings indicate that factors influencing ARV medication adherence among HIV-AIDS patients include gender, age, education level, socioeconomic status, alcohol consumption and drug use habits, accessibility and trust in healthcare facilities, stigma, marital status, and family support. Conclusion: This study is expected to provide a significant contribution to understanding the factors affecting ARV medication adherence among HIV-AIDS patients and to support the development of nursing science.
Efektivitas Online Multimedia Edukasi Berbasis Whatsapp Terhadap Koping Pada Pasien Kanker Stadium Lanjut Riga Opri Sandrelly; Nurul Huda; Erika Erika; Sri Wahyuni; Reni Zulfitri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46690

Abstract

Advanced cancer patients have more complex problems. Education is one approach to support the care of advanced cancer patients. In the digital era, communication technology such as WhatsApp can be utilized as an effective means of education, given its ability to be accessed by various groups. The purpose of this study was to determine the effectiveness of WhatsApp-based online multimedia education on coping in advanced cancer patients. This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group research design. Sampling this study using purposive sampling with a total of 66 people consisting of 33 interventions and 33 controls. The intervention group received a WhatsApp-based educational intervention in the form of a module and was equipped with a telephone call from the researchers for follow-up conducted for 10 days. The measuring instrument used in this study was the Brief Cope questionnaire to measure coping. This study used dependent t-test as data analysis. Result showed a significant difference in mean coping PFC and EFC before and after intervention (p value = <0.001) in the experimental group, while for the control group there was no significant difference in the mean coping of PFC (p value = 0.317) and EFC (p value = 0.305). This study suggests that WhatsApp-based education can enhance coping in patients with advanced cancer. The importance of developing educational materials tailored to the needs of advanced cancer patients.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN HANDOVER PASIEN DI RUMAH SAKIT Ali Ali; Yufitriana Amir; Sri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47786

Abstract

Pendahuluan: Handover pasien yang tidak optimal dapat menyebabkan kelalaian informasi, keterlambatan perawatan, dan menurunkan kepuasan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan handover pasien di rumah sakit swasta. Metode: Desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional pada 400 responden menggunakan total sampling. Instrumen kuesioner telah diuji validitas (0,3–>0,9) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,748–0,943). Hasil: Analisis regresi logistik menunjukkan supervisi kepala ruangan (p=0,001), fasilitas (p=0,018), standar prosedur operasional (p=0,002), dan komunikasi (p=0,001) berhubungan signifikan dengan pelaksanaan handover. Pengetahuan dan dukungan teman sejawat tidak signifikan. Kesimpulan: keberhasilan handover ditentukan oleh supervisi, fasilitas, SPO, dan komunikasi. Peningkatan mutu handover perlu difokuskan pada penguatan kepemimpinan, fasilitas, penerapan SPO, dan komunikasi efektif. Kata Kunci : Handover, Supervisi kepala ruangan, fasilitas, Standar Prosedur Operasional (SPO), Komunikasi
Pengaruh Pelatihan Deteksi Dini pada Kader Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Pelaporan Jumlah Kasus Gangguan Jiwa: Literatur Review Amin Suliah; Sri Wahyuni; Bayhakki Bayhakki
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48881

Abstract

Mental health is a condition in which an individual is physically, mentally, spiritually, and socially capable, thus being aware of their ability to cope with stress, be productive at work, and contribute positively to society. Knowledge among community health workers (kaders) is essential for reporting the number of mental disorder cases. This study uses a systematic literature review approach aimed at examining the effect of early detection training for kaders on improving their knowledge regarding the reporting of mental disorder cases. Literature was collected from several widely used and publicly accessible scientific databases, including PubMed and Google Scholar. The keywords used in the search included: “Early Detection Training,”,“Improving Kader Knowledge”,“Mental Disorder Cases” and “Mental Disorder Case Reporting.” From 137 articles identified, a selection process was conducted based on inclusion and exclusion criteria, resulting in 5 articles that were analyzed in depth. The findings indicate that early detection training has a positive impact on increasing kader knowledge about mental disorder cases. Through proper training, kaders gain a better understanding of the early signs and symptoms of mental disorders, risk factors, and the importance of early referral and intervention. Keywords: Early Detection Training, Improving Kader Knowledge, Mental Disorder Cases, Mental Disorder Case Reporting.
A Continuity of Care In Post–Coronary Artery Bypass Grafting (Cabg) Patients: A Literature Review Irman Tabroni; Wan Nishfa Dewi; Sri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51506

Abstract

Latar belakang: Penyakit kardiovaskular, terutama morbiditas dan mortalitas global. Operasi Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) dilakukan untuk memulihkan aliran darah miokardium dan fungsi jantung, namun pasien pasca-CABG akan menghadapi keterbatasan mobilitas, kelelahan, nyeri, dan masalah psikososial, sehingga memerlukan Continuity of Care (CoC) setelah pulang dari Rumah Sakit. Tujuan: Memetakan penerapan CoC pasca-CABG, menilai dampaknya terhadap hasil kesehatan dan praktik keperawatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode: Literature review mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur di PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar (2015–2025) menghasilkan 6.429 artikel, dari mana 7 artikel penelitian asli disertakan. Data diekstraksi mencakup karakteristik studi, bentuk intervensi CoC, dan hasil utama. Analisis tematik digunakan, sementara kualitas studi dinilai dengan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Tools. Hasil: Tiga tema utama muncul: 1) Ragam bentuk implementasi CoC (rujukan otomatis, rehabilitasi rawat jalan, tele-rehabilitasi, discharge planning, yoga-based), 2) Dampak terhadap pemulihan klinis, kualitas hidup, dan kemandirian pasien, serta 3) Faktor yang memengaruhi efektivitas (usia, komorbiditas, kesiapan fisik, dukungan keluarga, akses teknologi). Kesimpulan: CoC pasca-CABG efektif mendukung pemulihan klinis, kualitas hidup, dan kemandirian pasien melalui pendekatan multidisiplin, edukasi, dukungan sosial, dan pemanfaatan teknologi.
Pengalaman dsn Beban Pengasuhan Pada Orangtua Dengan Anak Akut Limfoblastik Leukemia Yang Menjalani Kemoterapi : Literature Review Dwi Wahyuni; Sri Wahyuni; Nurul Huda
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51896

Abstract

ALL merupakan kanker anak yang membutuhkan pengobatan jangka panjang melalui kemoterapi. Kondisi ini menempatkan orang tua dengan tuntutan perawatan fisik, emosional, sosial, dan ekonomi yang tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan beban pengasuhan yang signifikan. Beban pengasuhan yang tidak terkelola dengan baik berdampak pada kesejahteraan orang tua serta kualitas perawatan dan kepatuhan pengobatan anak. Literatur review ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkait beban pengasuhan pada orangtua dengan anak ALL yang menjalani kemoterapi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pedoman PRISMA 2020. Yang dilakukan melalui lima basis data daring, yaitu PubMed, ProQuest, Google Scholar, ClinicalKey, dan Wiley Online Library. Kriteria inklusi: artikel tahun 2019–2024 yang membahas beban pengasuhan orang tua anak dengan ALL atau kanker anak yang relevan secara konseptual, berbahasa Inggris atau Indonesia, dan tersedia dalam teks lengkap. Hasil review dari 10 artikel menunjukkan bahwa orang tua anak dengan ALL mengalami beban pengasuhan pada tingkat sedang hingga tinggi, terutama pada aspek psikologis berupa kecemasan, stres, dan kelelahan emosional. Faktor-faktor yang memengaruhi beban pengasuhan meliputi karakteristik orang tua, kondisi klinis anak, durasi dan intensitas pengobatan, tekanan ekonomi, serta ketersediaan dukungan sosial. Kesimpulan: Beban pengasuhan pada orang tua anak dengan ALL bersifat multidimensional dan memerlukan perhatian khusus dalam praktik keperawatan.