Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search
Journal : Rotasi

ANALISA RUNNING-IN RODA GIGI TRANSMISI PRODUK USAHA KECIL MENENGAH Hidayat, Taufiq; Supriyana, Nana; Londa, Petrus; Jamari, Jamari; Setiawan, Joga Dharma
ROTASI Vol 15, No 2 (2013): VOLUME 15, NOMOR 2, APRIL 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.903 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.15.2.12-17

Abstract

Saat ini kecenderungan industri roda gigi adalah fokus pada peningkatan efisiensi roda gigi transmisi. Efisiensi roda gigi transmisi menurun dikarenakan kontak load dan unload, seals, pelumas, dan bantalan. Salah satu cara untuk meminimalkan kerugian tersebut adalah dengan menurunkan viskositas pelumas. Cara ini akan menurunkan kecepatan kerugian. Tetapi kerugian karena beban akan meningkat. Untuk menghindari ini, rasio antara ketebalan lapisan pelumas dan kekasaran permukaan harus dijaga, dimana dapat dipenuhi dengan membuat permukaan roda gigi lebih halus. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa proses running-in roda gigi produk lokal UKM. Sebagai pembanding dilakukan running-in roda gigi produk OEM. Pengujian yang dilakukan adalah uji kekerasan dan kekasaran permukaan awal dan selama proses running-in. Eksperimen dilakukan pada roda gigi AHM dan UKM. Proses running-in berjalan pada 600 rpm dan beban tetap 10 kg. Roda gigi yang memiliki nilai kekasaran permukaan yang tinggi akan menimbulkan koefisien gesek yang tinggi pula. Roda gigi AHM memiliki kekasaran permukaan antara 0,5-0,8 μm. Kekasaran roda gigi produk UKM antara 0,8-1,2 μm. Roda gigi produk AHM memiliki koefisien gesek 0,41, sedangkan roda gigi produk UKM memiliki koefisien gesek 0,43. Roda gigi produk AHM mempunyai waktu running-in sampai tercapai keadaan steady state selama 45 menit. Sedangkan roda gigi produk UKM mempunyai waktu running-in 40 menit. Dapat disimpulkan bahwa roda gigi produk UKM mempunyai kekasaran permukaan yang lebih tinggi dibanding produk AHM, sehingga koefisien geseknya lebih tinggi pula. Tetapi dari segi waktu runnning-in lebih cepat dikarenakan kekerasan permukaan lebih rendah dibanding produk AHM.
STUDI PENGARUH MATERIAL DAN KETEBALAN TERHADAP PARAMETER-PARAMETER KONTAK PADA SISTEM ARTFICIAL HIP JOINT Sugiyanto, Sugiyanto; Jamari, Jamari
ROTASI Volume 12, Nomor 3, Juli 2010
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.891 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.12.3.1-5

Abstract

Penggantian dengan sendi tulang pinggul buatan (artificial hip joint) dilakukan apabila terjadi kerusakan permanen pada sendi tersebut. Pemilihan sifat material dan dimensi artificial hip joint perlu dilakukan secara cermat untuk mendapatkan kemampuan maskimal sambungan tulang pinggul buatan. Sistem artificial hip joint ini terdiri dari tiga bagian utama: femoral head, acetabular cup, dan cement. Paper ini mengkaji pengaruh variasi ketebalan acetabular cup dan material penyusunnya terhadap parameter-parameter kontak seperti tekanan kontak, dan radius kontak. Material penyusun yang dipilih adalah Co-Cr, UHMWPE, dan PMMA. Dua material terakhir memiliki sifat viscoelastic. Pemodelan sistem kontak dengan sistem layer dilakukan dengan analisa numerik metode elemen hingga. Dari hasil yang diperoleh diketahui bahwa ketebalan acetabular cup tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap parameter kontak untuk pasangan metal-non metal, namun untuk pasangan metal-metal perbedaannya cukup signifikan.
WEAR PREDICTION USING GIWM (GLOBAL INCREMENTAL WEAR MODEL) METHOD Jamari, Jamari
ROTASI Volume 11, Nomor 4, Oktober 2009
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.015 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.11.4.1-4

Abstract

Wear is very important parameter in an engineering design. A model for predicting the wear behaviour is presented in this paper. The model, which is called global incremental wear model (GIWM), is build upon an iterative procedure. This study considers the pin-on-disc sliding contact system. The model for computing wear on pin is based on the idea of successively computing the contact radius and thus the contact area due to the flattening of the spherical tipped pin. In order to verify the developed model, the results are plotted together with the published results. There are two publisher results, numerically and experimentally. Results show that the developed GIWM model predicts the wear behavior very well.
PERANCANGAN ABOVE KNEE PROSTHETIC UNTUK PASIEN AMPUTASI KAKI DI ATAS LUTUT Jamari, Jamari; Ismawan, A R
ROTASI Vol 17, No 2 (2015): VOLUME 17, NOMOR 2, APRIL 2015
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.304 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.17.2.93-97

Abstract

Prostetis (prosthetic) merupakan perlengkapan artifisial yang menggantikan bagian tubuh yang hilang akibat trauma, penyakit, cacat bawaan, dan lain-lain. Kaki palsu atas lutut (above knee prosthetic) merupakan alat pengganti kaki untuk orang dengan amputasi kaki di atas lutut. Paper ini bertujuan untuk merancang sebuah kaki palsu atas lutut yang praktis, fleksibel, dan ergonomis, yang tidak terlalu mahal yang bekerja dengan prinsip-prinsip mekanika. Perancangan konsep produk menggunakan metode morfologi untuk menghasilkan alternatif-alternatif konsep. Dihasilkan lima buah konsep produk kaki palsu dengan spesifikasi yang berbeda-beda. Konsep produk terbaik ditentukan melalui matrik pengambilan keputusan
ANALISA KONTAK ANTAR HEMISPHERES PADA DAERAH ELASTIS-PLASTIS MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Yusra, Arda; Haryanto, Ismoyo; Jamari, Jamari
ROTASI Volume 10, Nomor 2, April 2008
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5760.201 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.10.2.1-5

Abstract

Analisa kontak antar hemispheres (bentuyk setengah bola) pada daerah elastis-plastis menggunakan metode elemen hingga akan dipresentasikan pada paper ini. Permukaan kontak yang dianalisa diasumsikan sebagai kontak tanpa gesekan (frictionless contact). Hubungan antara beban kontak, tekanan kontak rata-rata dan luas permukaan kontak rata-rata adalah beberapa parameter yang akan ditunjukkan pada analisa kontak elastis-plastis antar hemispheres tersebut. Hasil dari analisa ini akan dibandingkan dengan teori kontak elastis-plastis dari model-model yang telah dipublikasikan pada jurnal-jurnal internasional.
PERANCANGAN HUG MACHINE WRAP UNTUK ALAT TERAPI AUTISME Suryo, Sumar Hadi; Raswan, Awan; Jamari, Jamari; Haryanto, Ismoyo
ROTASI Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.823 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.15.3.25-29

Abstract

Today children born with the syndrome of autism is increasing. People with autism have a greater sensitivity to stimulation motor. This will cause them to feel discomfort when making physical contact with another person. Autism therapy can use the device as a media aide. Media autism therapies to be developed is the hug machine wrap. This media uses the principle of doing deep pressure therapy. At the hug machine made from fabric following the body shape of the user. The fabric binding of the user's body from shoulders to toes. Ballon added as a producer of pressure. Balloon filled with air pressure and the pressure can be regulated. Hug machine wrap designed to create deep pressure by inflating a balloon on inside, fabric pattern design that can cover the shoulder down to the legs will give equal emphasis. Therapeutic application of deep pressure on children with autism are expected to assist in receiving physical contact to the social environment and increase peace of children with autism
KAJI EKSPERIMENTAL RUNNING-IN PADA KONTAK ROLLING-SLIDING PASANGAN MATERIAL ALUMINIUM DENGAN BAJA S45C Supriyana, Nana; Londa, Petrus; Hidayat, Taufiq; Jamari, Jamari; Nugroho, Sri
ROTASI Vol 15, No 2 (2013): VOLUME 15, NOMOR 2, APRIL 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.498 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.15.2.18-23

Abstract

Keausan yang terjadi pada komponen di sistem permesinan dapat mengakibatkan penurunan kemampuan kerja komponen tersebut (kegagalan kerja komponen). Banyak penyebab yang menimbulkan terjadinya keausan diantaranya adalah kualitas material, kondisi pelumasan, perlakuan pengoperasian komponen terutama pada saat pertama kali komponen permesinan berkontak (running-in) dan lain sebagainnya. Berbagai cara untuk mendeteksi fenomena keausan yang terjadi pada komponen terutama yang berkontak dan bergerak, salah satunya adalah melalui eksperimen. Salah satu parameter untuk mendeteksi adanya gejala keausan adalah perubahan nilai koefisien gesek yang terjadi ketika komponen berkontak dan bergerak. Penelitian ini membahas pengaruh penerapan nilai sr yang berbeda terhadap perubahan nilai koefisien gesek pada fase running-in pada material aluminium dan baja S45C. Peralatan yang digunakan dalam eksperimen ini menggunakan alat uji two disc tribometer. kondisi standar eksperimen nilai slip-roll ratio (sr) 0%, 40%,80% dan 100%, beban tekan 4 kg serta kondisi pelumasan menggunakan minyak pelumas dengan SAE 15W-40. Dimensi benda uji masing-masing disc berdiameter 50 mm, benda uji dengan material aluminium permukaan singgungnya dibuat rata dan pada spesimen dengan material baja S45C dibuat radius dengan jari-jari 5 mm, sedangkan waktu eksperimen adalah selama 60 detik dan setiap 10 detik dilakukan pengukuran kekasaran permukaan pada spesimen yang rata. Hasil eksperimen memperlihatkan perubahan nilai koefisien gesek mempunyai tren menurun seiring waktu running-in yang terus berjalan, perubahan ini diakibatkan beberapa puncak asperiti mulai terpangkas dan jumlah asperiti yang terdeformasi mulai berkurang, kemudian nilai koefisien gesek mulai bergerak turun dan mencapai kondisi rata inilah kondisi steady state karena pada kondisi ini energi yang dikeluarkan untuk melawan gaya gesek yang terjadi relatif lebih sedikit dibanding diawal gerakan dan berkontak. Nilai kekasaran permukaan spesimen juga mengalami perubahan dan hampir semua penurunan nilai kekasaran terjadi pada setiap penerapan nilai sr yang berbeda dan perubahannya menurun sampai kondisi steady state tercapai.
Investigasi Efisiensi Propeler Kapal Ikan Tradisional Mulyana, Deni; Jamari, Jamari; Ismail, Rifky
ROTASI Vol 16, No 4 (2014): VOLUME 16, NOMOR 4, OKTOBER 2014
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.226 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.16.4.28-34

Abstract

Kapal ikan tradisional biasanya dibuat dari kayu dan dengan pola kapal yang diperoleh secara empiris sebagai warisan turun-temurun tanpa diketahui nilai hambatan kapalnya. Adapun sistem propulsi kapal ikan tradisional saat ini biasanya menggunakan propeler sebagai pendorong kapal. Pemilihan propeler biasanya hanya berdasarkan kesediaan di pasaran dan kecocokan dengan shaft kapal yang dipakai, tanpa memperhatikan faktor hambatan kapal sebagai pertimbangan pemilihan propeler. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi nilai hambatan kapal ikan tradisional serta mengetahui kinerja propeler yang terpasang sehingga dapat diketahui apakah pemilihan propeler kapal yang terpasang di kapal sudah baik atau tidak. Jenis kapal ikan yang diteliti adalah kapal ikan jenis purse seine di perairan Tegal. Pengambilan data mencakup ukuran utama kapal serta ukuran utama propeler yang terpasang. Kemudian dilakukan pemodelan kapal, estimasi hambatan kapal, dan estimasi efisiensi propeler yang terpasang pada kapal dengan mengasumsikan bahwa propeler kapal merupakan tipe B-series. Efisiensi open water propeler terpasang akan dibandingkan dengan efisiensi open water propeler yang dirancang dengan menggunakan perangkat lunak. Dari pengolahan data didapatkan bahwa nilai hambatan kapal diprediksi sebesar 3.08 kN pada kecepatan kapal 7 knot. Efisiensi open water propeler terpasang sebesar 0.478 sedangkan propeler hasil perhitungan perangkat lunak mempunyai efisiensi open water sebesar 0.546. Ini menunjukkan bahwa pemilihan propeler yang terpasang pada kapal ikan tradisional yang diteliti masih kurang baik
ANALISA KONTAK ELASTIS ANTAR HEMISPHERES MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Yusra, Arda; Haryanto, Ismoyo; Jamari, Jamari
ROTASI Volume 10, Nomor 1, Januari 2008
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.917 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.10.1.1-5

Abstract

Pada paper ini akan dipresentasikan analisa kontak antar hemispheres (bentuk setengah bola) pada daerah elastis menggunakan metode elemen hingga. Analisa dilakukan dengan mengasumsikan permukaan kontak tanpa gesekan (frictionless contact). Hubungan antara beban kontak, tekanan kontak rata-rata dan luas permukaan kontak rata-rata adalah beberapa parameter yang akan ditunjukkan pada analisa kontak elastic antar hemispheres. Hasil dari analisa ini akan dibandingkan dengan teori kontak elastic Hertz atau yang lebih dikenal dengan kontak Hertz (Hertzian contact) yang menganalisa kontak secara analitik.
PERANCANGAN MESIN REMAS (SQUEEZE MACHINE) UNTUK TERAPI AUTISME Raswan, Awan; Suryo, Sumar Hadi; Jamari, Jamari; Haryanto, Ismoyo
ROTASI Vol 15, No 3 (2013): VOLUME 15, NOMOR 3, JULI 2013
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.939 KB) | DOI: 10.14710/rotasi.15.3.1-7

Abstract

The last two decades, in the world of autism increased dramatically. In 1990 obtained 4 from 10000 births (1: 2500). In 2000 to 2008 be 1: 88, increased nearly 30 fold. Deep pressure therapy is a method of providing the pressure and the amount of time on the outside of the body most deeply and evenly. Deep pressure generated by stress relieving device, such as squeeze machine. Squeeze machine can give the effect of calmness to the people hypersensitive to sensory stimulation, such as autism. In Indonesia, squeeze machine is still rare because the price is quite expensive. As needed, it should be designed at an affordable price without compromising quality. Phase of the design process, namely: (1) project definition, project planning, and preparation of technical specifications of the product, (2) the design concept of the product, (3) designing embodiment product, and (4) preparation of documents for the manufacture of products. Squeeze machine model design concept originated from the use of the prone position, deep pressure of a V shaped wall. Squeeze machine design usage position supine position, deep pressure of the three arms, namely: (1) hand and body, (2) the hip and thigh, and (3) the lower leg. For ages under 8 - 9 years, deep pressure 30 - 40 psi within 15 - 45 minutes. At the end of the design process gained some documents as the basis for the manufacture of prototypes, namely: (1) layout drawing, (2) arrangement drawing (assembly), (3) detail element drawing, and (4) the bill of materials.
Co-Authors . Ismoyo . Qomaruddin . Sugiyanto . Sugiyanto A R Ismawan A.P. Bayuseno A.V. Yolanda AA Sudharmawan, AA Aan Burhanudin Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Syakur Achmad Widodo Afif, Ilham Yustar Agung Warsito Ammarullah, Muhammad Imam Andri Setiyawan Andromeda, Trias Anwar, Yusran Aqil, Ubaidillah Arda Yusra Arif, Iqbal Nur Atanasius Priharyoto Bayuseno Audy Audy Awan Raswan Awan Raswan B.S. Hardjuno Bambang S. Hardjuno Bayuseno, A. P. Bayuseno, Athanasius P Berkah F.T.K. Briantoro, Oktova Yusuf Budi Setiyana Budi Setiyana Budi Setiyana C. Ansori Candratama, Aditya D.J. Schipper D.J. Schipper D.J. Schipper Deni Mulyana Deni Mulyana Dian Prabowo Dian Prabowo Didi Dwi Krisnandi DikJoe Schipper Dody Bactiar E. Saputra Eko Armanto Eko Saputra Eko Saputra Emile van der Heide Fajar Hari Priyoga, Fajar Hari Farid Rizayana Fiki Firdaus Fiki Firdaus Gilang Ramadhan Giritama Wibowo, Hendi Gostsa Khusnun Naufal Gostsa Khusnun Naufal H Hadiyanto Hasan Basri Heide, Emile van der Hermawan, M. Reza Husaini, Farhan Ali I Syafa’at I. Haryanto I. Syafa’at I. Syafa’at Imam Syafaat Ismoyo Hariyanto Ismoyo Haryanto Iwan Budiwan Iwan Budiwan Anwar J.D. Setiawan J.D. Setiawan Joga D. Setiawan Joga Dharma Setiawan K. R. Widodo K. R. Widodo Kristianto, Henry Kriswanto Kriswanto, Kriswanto Kwintarini, Widiyanti L.Urip Widodo, Yohandrik Novel Karaman Lamura, M. Danny Pratama M. Tauviqirrachman M. Taviqirrahman M.D. Surindra M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Mohamad Izzur Maula Mohammad Tauviqirrahman Muchammad Muchammad Muh. Amin Muhamad Bilal Muhammad Khafidh Muhammad Subri Munadi Munadi Mursyd, Ariq Imam Nana Supriyana Petrus Londa Pramudtya, Reza Pribadyo Pribadyo Priyanto, Kaleb R. Ismail R. Ismail R. Ismail R. Ismail R. Ismail R. Ismail R. Ismail R. Winarso Rafli, Muhammad Rama, Leonardo Jalusius Rifky Ismail Rizqi Fitri Naryanto S. Muryanto S.A. Widyanto S.A. Widyanto Saad, Amir Putra Md Saefudin, Slamet Schipper D. J. Sinarpaska, Steven Yordan Sri Nugroho Sugiyanto - Sugiyanto Sugiyanto Sugiyanto Sulardjaka Sulardjaka Sumar Hadi Suryo Suprianti, Lilik Susilo Adi Widyanto Syafa’at, Imam Syahrom, Ardiyansyah Syaiful . Syaiful Anwar Tri Indah Winarni Wahyudi, A. Imam Wicaksono, Hasyid Ahmad Wiji Mangestiyono Wiwik Handayani Yuris Setyoadi