Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Kepentingan Nasional Indonesia Menolak Ratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) Agus Subagyo; Henike Primawanti
Global Political Studies Journal Vol 6 No 2 (2022): Global Political Studies Journal
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/gpsjournal.v6i2.7925

Abstract

Salah satu perjanjian internasional dibawah WHO yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat adalah FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) yang bertujuan melindungi umat manusia di dunia dari ancaman dampak dari konsumsi rokok dan implikasi paparan asap rokok. Sampai dengan saat ini, Indonesia merupakan satu-satunya negara di Benua Asia yang belum meratifikasi FCTC. Penelitian ini ingin mencari jawaban atas pertanyaan mengapa Indonesia menolak ratifikasi FCTC? Dalam menjawab pertanyaan ini maka dipergunakan landasan teori politik luar negeri James S Rosenau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia menolak ratifikasi FCTC disebabkan oleh faktor sistemik (berupa FCTC dipandang sebagai rezim global Barat yang akan menguasai pasar tembakau Indonesia), faktor governmental (berupa penolakan Kementerian Industri dan Perdagangan karena FCTC merugikan ekonomi nasional), faktor societal (berupa tekanan dari kelompok petani tembakau terhadap FCTC), dan faktor idiosinkretik (nilai, pengalaman, dan relasi anggota parlemen dengan petani tembakau). Novelty yang ditemukan adalah pemerintah Indonesia lebih memilih kepentingan ekonomi (economic interest), dibandingkan dengan kepentingan kesehatan publik (publik health interest). Kata Kunci: Kepentingan Nasional, Ratifikasi, FCTC.
REFORMASI SISTEM REKRUTMEN PEGAWAI NEGERI DI KOREA SELATAN Agus Subagyo
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 3 No 2 November (2009): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.492 KB)

Abstract

This paper need to descript the system of civil service recruitment that implemented by South Korea for latest 10 years so success to made high quality and performance beureucracy on the frame to endorse economic growth and national development. The system of civil service recruitment that transparent, accountable, and professional success to made a high work culture, power of competitor, and performance so positioning this ginseng’s state as world economic power. The Pillar of government beureucracy that clean, without corruption, colution, and nepotism, endorsed a high discipline and loyality based the meritocracy system is key success South Korea’s economic development. Indonesia must to take learning from the success of South Korea in to managed and pursuit of beureucracy reformacy, especially reformacy of civil service system that based on meritocracy system.Key words: reformacy, recruitment, meritocracy, and performance.