Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt (Team Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mengikuti Pembelajaran Passing Atas Bola Voli di Sekolah Menengah Atas Mubaroq, Al; Hadinata, Reza; Setiawan, Iwan Budi
Journal Score Vol 5 No 2 (2025): Score
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/sc.v5i2.35535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada materi passing atas dalam permainan bola voli di SMAN PN Batang Kibul. Penelitian dilaksanakan pada Februari hingga Maret 2024 dengan subjek 15 siswa kelas XII, terdiri dari 10 siswi perempuan dan 5 siswa laki-laki. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan campuran deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes keterampilan passing atas. Data kualitatif diperoleh dari hasil tes belajar siswa, sedangkan data kuantitatif berasal dari lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Informasi yang dikumpulkan mencakup kondisi awal siswa, kemampuan dasar dalam teknik passing atas, serta perkembangan keterampilan selama dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) berjumlah 8 orang atau 53%, sedangkan 7 siswa atau 46% belum mencapai ketuntasan. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran dan penerapan model TGT secara lebih optimal pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan. Pada siklus II, jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 13 orang atau 86%, sementara 2 siswa atau 13% belum tuntas. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terbukti efektif meningkatkan hasil belajar passing atas bola voli, serta mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.
Integrating the Traditional Game Bentengan into Physical Education Learning to Enhance Students’ Cooperative Skills at SMAN 2 Tanjung Jabung Barat Yuniamanda, Firna; Munar, Hendri; Bayu Norito, Tri; Hadinata, Reza
Athena: Physical Education and Sports Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sport
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/athena.v4i1.87

Abstract

The present study investigates the implementation of the traditional game Bentengan in physical education learning and its influence on students’ cooperative skills. The research applied a quantitative descriptive approach involving 24 twelfth-grade students of SMAN 2 Tanjung Jabung Barat selected through purposive sampling. Data were collected through a cooperation questionnaire and an observation sheet covering five main indicators: active participation, communication, group responsibility, mutual respect, and mutual assistance. The data were analyzed descriptively using percentage calculations and classified into four levels: very good, good, fair, and poor. The results showed that the integration of Bentengan effectively enhanced students’ cooperation in PJOK learning, as seen through their increased participation, communication, and responsibility within the group. Furthermore, traditional game–based learning fosters mutual cooperation, sportsmanship, and a more interactive and meaningful learning atmosphere.
Persepsi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan (JPOK) Terhadap UKM Cricket Universitas Jambi Ary Ardiyansyah Pratama; Reza Hadinata; Bangkit Yudho Prabowo
Journal Olahraga Rekat (Rekreasi Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kepelatihan (JPOK) angkatan 2023 Universitas Jambi terhadap ukm cricket Universitas Jambi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan survey. Penelitian deskriptif survey dilakukan untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling yang dilakukan secara acak menggunakan undian, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20% x 218%=56 responden, karena hasil o perasi berupa bilangan decimal, maka dilakukan pembulatan ke atas, jadi jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 56 mahasiswa angkatan 2023 Jurusan pendidikan olahraga dan kepelatihan. Berdasarkan analisis data yang diperoleh sebagai berikut Persepsi mahasiswa jurusan Pendidikan olahraga dan Kepelatihan (JPOK) Angkatan 2023 terhadap UKM Cricket Universitas Jambi pada dimensi internal termasuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 78%. Persepsi mahasiswa jurusan Pendidikan olahraga dan Kepelatihan (JPOK) Angkatan 2023 terhadap UKM Cricket Universitas Jambi pada dim ensi eksternal termasuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 78%. Persepsi mahasiswa jurusan Pendidikan olahraga dan Kepelatihan (JPOK) Angkatan 2023 terhadap UKM Cricket Universitas Jambi pada dimensi eksternal termasuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 78%. Dapat di simpulkan bahwa Persepsi mahasiswa jurusan Pendidikan olahraga dan Kepelatihan (JPOK) Angkatan 2023 terhadap UKM Cricket Universitas Jambi pada dimensi eksternal termasuk dalam kategori sedang yaitu sebesar 78%. Kata kunci ; Persepsi, Mahasiswa, Minat, Cricket.
PERAN O2SN TERHADAP PERKEMBANGAN MINAT SISWA MENGIKUTI OLAHRAGA DI SDN SEKECAMATAN DANAU TELUK Satria Aprianto Sipahutar; Reza Hadinata; Fitri Diana
Journal Olahraga Rekat (Rekreasi Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak keikutsertaan siswa dalam kegiatan O2SN terhadap peningkatan minat siswa dalam menjalanin gaya hidup aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan olahraga diluar O2SN di SDN Sekecamatan Danau Teluk tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan di SDN Sekecamatan Danau Teluk pada Februari 2024. Data penelitian diperoleh dengan cara menyebarkan angket kepada siswa (sebagai data utama) dan wawancara dengan guru bidang studi Olahraga serta siswa (sebagai data penunjang). Setelah angket dikembalikan, data dianalisis secara kuantitatif dengan statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti O2SN cenderung lebih mempunyai minat yang baik untuk ikut serta dalam kegiatan olahraga yang ada di sekolah maupun diluar sekolah. Adapun hasil analisis deskriptif dari angket yang telah di sebarkan sebelumnya menghasilkan mean sebesar 4,63 yang memiliki kategori sangat baik.
PEMAHAMAN LITERASI JASMANI TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Ningsih, Sindy; Ilham, Ilham; Oktadinata, Alek; Saputra, Endarman; A, Palmizal; Hadinata, Reza
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.32525

Abstract

Literasi jasmani merupakan salah satu fondasi penting dalam pembelajaran pendidikan jasmani karena berkaitan dengan kemampuan, pemahaman, dan motivasi individu untuk aktif bergerak sepanjang hayat, sementara kebugaran jasmani menjadi indikator utama kondisi fisik siswa dalam mendukung aktivitas belajar sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman literasi jasmani dan kebugaran jasmani siswa kelas X Sekolah Menengah Atas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 116 siswa kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kota Jambi yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan instrumen Adolescent Physical Literacy Questionnaire (APLQ) untuk mengukur literasi jasmani dan Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) untuk mengukur kebugaran jasmani, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi jasmani dan kebugaran jasmani dengan nilai koefisien korelasi r = 0,278 dan signifikansi p 0,01 yang berada pada kategori hubungan rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi jasmani memiliki keterkaitan dengan tingkat kebugaran jasmani siswa meskipun kontribusinya relatif kecil, sehingga hasil penelitian ini mengimplikasikan pentingnya penguatan pembelajaran pendidikan jasmani yang tidak hanya menekankan aspek aktivitas fisik, tetapi juga pengembangan pemahaman, sikap, dan motivasi siswa terhadap aktivitas jasmani guna mendukung peningkatan kebugaran jasmani secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Jumarin, M. Al. Buraida; Munar, Hendri; Hadinata, Reza; Suardika, I Kadek
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.32461

Abstract

Penilaian pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) masih didominasi pengukuran kemampuan tingkat rendah, sehingga belum optimal dalam melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 Muaro Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan 100 peserta didik kelas VIII, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, validasi ahli, uji coba lapangan, serta angket respon guru dan siswa. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli materi memperoleh kelayakan sebesar 93,33% dan ahli evaluasi sebesar 91,66% dengan kategori sangat layak. Uji empiris menunjukkan seluruh 50 butir soal valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,833, serta memiliki tingkat kesukaran dan daya pembeda yang proporsional. Respon guru dan peserta didik menunjukkan penerimaan positif terhadap keterpakaian instrumen dalam pembelajaran PJOK. Instrumen penilaian berbasis HOTS yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif evaluasi pembelajaran untuk mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif peserta didik.
STRATEGIES OF PHYSICAL EDUCATION TEACHERS IN INTEGRATING TRADITIONAL GAMES INTO PHYSICAL EDUCATION AND HEALTH LEARNING IN ELEMENTARY SCHOOLS Sri Wahyuni Br Silitonga; Sukendro; Ugi Nugraha; Ilham; Reza Hadinata; Hendri Munar; Nabil Afiqra Febriza
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14734

Abstract

The integration of traditional games into Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning can strengthen student engagement, develop motor skills, and instill cultural values. However, the success of integration is largely determined by the teacher’s strategy in planning, implementing, and contextually evaluating learning. This study aims to describe PJOK teachers’ strategies in integrating traditional games into PJOK learning in elementary schools. The study uses a qualitative case study design. Data were collected through semi-structured interviews with PJOK teachers, participatory observation of the implementation of learning, and a study of teaching materials. Data analysis followed an interactive analysis model combined with thematic analysis to produce the main strategy themes. The results of the study show that teachers’ strategies are grouped into six themes: (1) mapping movement objectives and time allocation; (2) selecting games based on competence and environmental context; (3) modifying rules, tools, and space for safety and inclusiveness; (4) classroom management based on small groups, stations, and control signals; (5) internalization of cultural values through reflection and value language; and (6) process-outcome evaluation using rubrics, checklists, journals, and video-based reflection. The findings confirm that traditional games are effective vehicles for holistic learning when structured activities are aligned with learning outcomes and student needs.