Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Metode Bina Marga Dalam Analisis Biaya Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) Pada Ruas Jalan Takalala - Pacongkang Yunus, Ilham; Annisa, Humairah; Arif, Arfan; Jayadi, Agus
Jurnal Teknik Sipil Universitas Lamappapoleonro Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil Universitas Lamappapoleonro
Publisher : Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan salah satu infrastruktur vital yang menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Ruas jalan Takalala–Pacongkang di Kabupaten Soppeng mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan berat, sehingga diperlukan solusi perkerasan yang lebih kuat dan tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume dan estimasi biaya konstruksi perkerasan kaku menggunakan Metode Bina Marga. Metodologi penelitian meliputi studi literatur, survei lapangan untuk mendapatkan data primer seperti kondisi jalan dan harga material, serta pengolahan data sekunder seperti standar teknis dan spesifikasi Bina Marga. Berdasarkan hasil perhitungan volume sesuai dengan gambar rencana, maka diperoleh Lapis pondasi agregat kelas A 880 m³, Lapis pondasi bawah beton kurus (Concrete Vibrator) 440 m³, Perkerasan beton semen 960 m³ serta Estimasi total biaya konstruksi perkerasan kaku (Rigid Pavement) sepanjang 1 km adalah Rp 3.892.141.761,00. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan proyek jalan yang menggunakan metode perkerasan kaku, serta referensi bagi penelitian sejenis di masa mendatang
Digital Literacy Development Strategy in Higher Education Institutions Jayadi, Agus; Ikawati, Hastuti Diah; Abdurrahman, Abdurrahman; Irawan, M. Ary
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 10 No. 1 (2025): Januari
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v10i1.13882

Abstract

This study aims to analyze the digital literacy development strategy in higher education institutions with a focus on three main aspects: (1) the digital literacy development strategy implemented, (2) the challenges faced in implementing the digital literacy program, and (3) the effectiveness of the program in improving students' ability to use technology critically and ethically. The research method used is a qualitative approach with a case study at a university in West Nusa Tenggara. Data were obtained through interviews with students, lecturers, and digital literacy program managers as well as analysis of relevant policy documents. The results of the study indicate that the strategies implemented include the integration of digital literacy into the curriculum, training for lecturers and students, and the development of technology infrastructure. However, the main challenges faced include limited infrastructure, lecturers' resistance to technology, and students' lack of critical and ethical understanding of using technology. The digital literacy program has proven effective in improving students' technical skills, but needs strengthening in the aspects of information evaluation and digital ethics. This study suggests the need for increased continuous training for lecturers, strengthening of technological infrastructure, and increasing student awareness of the importance of digital literacy holistically.
PEMANFAATAN APLIKASI SPSS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA MENGOLAH DATA STATISTIKA Jayadi, Agus; Anwar, Zul
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v2i2.726

Abstract

Perkembangan Teknologi dan Informasi berjalan begitu pesat.Teknologi tersebut tidakhanya ditujukan untuk memudahkan pekerjaan manusia tapi juga ditujukan untuk memudahkanmanusia dalam belajar-mengajara. Salah satu teknologi yang banyak dimanfaatkan untuk membantumemudahkan pekerjaan manusia khususnya bidang statistik adalah aplikasi SPSS (statistical programfor social science). Pemanfaatan aplikasi ini dalam pembelajaran matakuliah statistik mutlakdiperlukan guna membantu memudahkan mahasiswa dalam mengolah data pada saat penyelesaiantugas akhir. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi seluruh mahasiswa yangmengontrak matakuliah statistik. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diperoleh angka 3,08> 2,024 (nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel). Berdasarkan hasil analisis tersebut makaditarikhipotesis (Ha) diterima dan hipotesis (Ho) ditolak. Karena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel makahasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh memanfaatan aplikasi SPSS terhadappeningkatan keterampilan mahasiswa dalam mengolah data statistik.Kata Kunci: Aplikasi SPSS dan Statistik
Analisis Kualitas Tes dan Butir Soal Sejarah di SMAN 1 Praya Timur Diah Ikawati, Hastuti; Jayadi, Agus; Hermansyah, Hermansyah
Jendela Pendidikan : Jurnal Ilmiah Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): Jendela Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jp.v11i2.1911

Abstract

Kualitas tes sangat mempengarhui akurasi tes itu sendiri. Oleh karenanya analisis kualitas tes merupakan suatu tahap yang harus ditempuh untuk mengetahui derajat kualitas suatu tes, baik tes secara keseluruhan maupun butir soal yang menjadi bagian dari tes. Dalam penilaian hasil belajar, tes diharapkan dapat menggambarkan sampel prilaku dan menghasilkan nilai yang objektif serta akurat. Tes yang digunakan guru harus memiliki kualitas yang baik dilihat dari berbagai segi. Tes hendaknya disusun sesuai dengan prinsip dan prosedur penyusunan tes, setelah digunakan perlu diketahui apakah tes tersebut berkualitas baik atau kurang baik. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif denganmetode eksperimen semu. Untuk memperoleh data tentunya diperlukan suatu alat atau instrumen. Instrumen yangdigunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk memperolehdata melalui wawancara, peneliti menggunakan patokan wawancara yang dalamnya terdapat pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh partisipan. Kemudian untuk mengumpulkan data melalui observasi, peneliti menggunakan pedoman observasi. Dari hasil analisis menggunakan program ITEMAN, butir soal yang dikelompokkan baik berdasarkan tingkat kesukaran adalah butir 21 butir. Dari hasil analisis menggunakan program ITEMAN, butir soal yang dikategorikan sangat bagus dari segi daya pembeda adalah sebanyak 17 butit, sedangkan yang dikategorikan cukup bagus tidak perlu perbaikan adalah sebanyak 7 butir, yang diketegorikan kurang bagus dan perlu perbaikan adalah sebanyak 3 butir, dan yang dikategorikan jelek adalah sebanyak 2 butir. Berdasarkan hasil analasis menggunakan program ITEMAN, ada satu butir soal yang menunjukkan kemampuan peserta tes tersebut rendah, yaitu terdapat pada butir ke 26. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan output item and Test Analysis program ITEMAN Version 3.0 MicroCAT Testing System, uji reliabilitas memperoleh hasil 0,467.
Transformasi Pendidikan di Era Digital Tantangan dan Peluang Bagi Guru dan Siswa di SMAN 1 SURALAGA Rosyid, Ahmad Hasby; Ningsih, Nila Rahma; Wardani, Cinta; Jayadi, Agus; Rapii, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital telah menjadi fenomena global yang tak terelakkan. Kemajuan teknologi telah mengubah cara guru mengajar dan siswa belajar, menciptakan sistem pembelajaran yang lebih terbuka, fleksibel, dan kolaboratif. Kemunculan platform digital, kecerdasan buatan (AI), dan media pembelajaran interaktif telah membuka akses ke sumber pengetahuan yang tak terbatas. Namun, pergeseran ini juga menghadirkan tantangan baru, seperti ketimpangan digital antarwilayah, keterbatasan infrastruktur, dan rendahnya literasi teknologi di kalangan pendidik dan peserta didik. Dalam konteks ini, guru dituntut tidak hanya menguasai teknologi tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan etika digital kepada peserta didiknya. Sementara itu, peserta didik harus mengembangkan kebiasaan belajar mandiri dan keterampilan berpikir kritis agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan transformasi digital dalam pendidikan tetap inklusif dan berkelanjutan. Era digital jangan dipandang sebagai ancaman bagi pendidikan, melainkan sebagai peluang besar untuk membentuk generasi pembelajar yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing global. Pendidikan harus mampu memadukan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan agar tujuan utamanya—mencerahkan dan memberdayakan masyarakat—tetap utuh di tengah perubahan zaman.