Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENURUNAN PARTISIPASI ANAK USIA DINI PADA TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN Jumiatmoko Jumiatmoko
Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Wahan Akademika
Publisher : Kopertais Wilayah X Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wa.v5i1.2561

Abstract

AbstractThis study aims to describe the factors causing the decrease of early child participation in Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda and its interaction. This research uses qualitative approach with case study method. This research was conducted at TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. The sample of this study was 11 children. Data collection was conducted with in-depth interviews and participant observation. Data were analyzed with interactive model analysis. The results of this research include 1) Factors causing the decline of early childhood participation in TPA Al Huda that is a) They have received Islamic learning in kindergarten, b) They do not get special attention from parents, c) Their siblings do not participate, and ) They get Influence from more mature friends, e) They have different sects, and f) They participate in the new mosque dumping. 2) The interaction of factors causing the decline of early childhood participation in the TPA Al Huda shows that the majority of children are affected by more than one factor. Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan penuruan partisipasi anak usia dini di Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Al Huda beserta interaksinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada TPA Al Huda Dukuh Tanggung Desa Menjing. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 11 anak. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara mendalam dan observasi terlibat. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian ini meliputi 1) Faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda meliputi a) Telah mendapat pembelajaran agama Islam di TK, b) Tidak memperoleh perhatian khusus dari orang tua, c) Kakak kandung tidak berpartisipasi di TPA, d) Pengaruh teman yang lebih dewasa, e) Berbeda aliran/mazhab, dan f) Berpindah ke TPA masjid baru. 2) Interaksi faktor penyebab penuruan partisipasi anak usia dini di TPA Al Huda, menunjukkan bahwa mayoritas anak terdampak lebih dari satu faktor.
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Era Digital Fitrianingtyas, Anjar; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v4i2.193

Abstract

Era digital memberikan dampak positif dan negatif terhadap perkembangan nilai karakter anak usia dini. Pembinaan budi pekerti, akhlak termuat dalam UUD Republik Indonesia. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk mengembangkan kemampuan dan potensi peserta didik dalam memelihara nilai-nilai yang baik. Oleh karena itu perlu dilakukan sosialisasi pentingnya pendidikan karakter bagi anak usia dini di era digital. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyosialisasikan pentingnya Pendidikan karakteranak usia dini di era digital. Sosialisasi dilakukan dengan mengundang masyarakat Kelurahan Tipes Surakarta. Metode pengabdian yang dipergunakan yaitu Service Learning dengan cara ceramah dan tanya jawab. Prosesnya dilakukan dengan pemetaan masalah, persiapan, implementasi, dan evaluasi. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Hasil yang diperoleh pada sosialisasi bahwa pengetahuan orang tua baik sebesar 90,4 poin. Orang tua memahami peran yang dapat dimainkan dalam keluarga untuk mengembangkan pendidikan karakter pada anak usia dini. Sosialisasi ini diharapkan orangtua memiliki kebaruan pengetahuan mengenai Pendidikan karakter untuk anak usia dini, khususnya ikut terlibat dalam penanaman Pendidikan  karakter pada anak di rumah, karena selama ini gurulah yang dituntut dalam mengajarkan Pendidikan karakter di sekolah.
Persepsi Pedagogi Kreatif Guru: Studi Naratif Praktik Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Prasekolah Eka Nurjanah, Novita; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Fitrianingtyas, Anjar; Shofiatin Zuhro, Nurul; Jumiatmoko, Jumiatmoko
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.690

Abstract

Pembelajaran kreatif tidak dapat diterapkan pada Lembaga Pendidikan anak prasekolah di Indonesia hanya dengan menerbitkan dokumen kebijakan yang termuat di dalam kurikulum merdeka saja. Upaya dalam mendukung keterlaksanaan pembelajaran yang kreatif diperlukan peran penting guru dalam menafsirkan dan melaksanakan praktik baik kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah.  Keyakinan guru dalam melaksanakan praktik baik ini merupakan faktor penting keterlaksanaan kebijakan yang ada.  Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melihat persepsi pedagogi kreatif guru dalam melaksanakan kebijakan kurikulum merdeka dalam konteks pendidikan anak prasekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan strategy approach naratif. Tematik analisis digunakan dalam analisis data penelitian ini. Hasilnya menunjukkan bahwa guru memiliki keyakinan bahwa pedagogi kreatif ini diperlukan dalam implementasi kebijakan kurikulum merdeka. Upaya guru dalam meningkatkan keyakinan kreatif ini dilakukan dengan mengikuti berbagai seminar ataupun pendidikan dan latihan yang disediakan oleh pemerintah melalui laman Platform Merdeka Mengajar atau PMM ataupun lembaga non-profit. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keyakinan positif guru terkait pedagogi kreatif memiliki dampak terhadap kualitas pembelajaran khususnya stimulasi kreativitas yang diimplementasikan oleh guru dalam kebijakan kurikulum merdeka. Guru pada anak prasekolah yang memiliki pedagogi kreatif tinggi akan memberikan pembelajaran yang kreatif sehingga dapat mestimulasi kreativitas anak secara optimal.
Sosialisasi Kualitas Manajemen Lembaga PAUD dalam Upaya Pemantapan Target Kurikulum Merdeka Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Eka Nurjanah, Novita; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Fitrianingtyas, Anjar; Shofiatin Zuhro, Nurul; Kristiani Wahyu Widiastuti, Yuanita; Agustina, Putri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.910

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen di kalangan pengelola PAUD guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Sosialisasi ini mencakup pengenalan konsep Kurikulum Merdeka, strategi manajemen yang efektif, serta teknik evaluasi dan pengawasan yang sistematis. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research), yang melibatkan partisipasi aktif dari komunitas atau kelompok sasaran dalam seluruh proses penelitian, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan hingga evaluasi. Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, kegiatan ini berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada para guru dan pengelola PAUD, sehingga mereka lebih siap dalam melaksanakan dan mensukseskan Kurikulum Merdeka. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas manajemen dan kesiapan institusi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di wilayah Surakarta. Selain itu, pelaksanaan program ini diharapkan juga dapat membangun jaringan kerjasama yang lebih solid antara guru, pengelola PAUD, dan masyarakat sekitar untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
Intoleransi Sebagai Dampak Inkonsistensi antara Konsep dan Praktik Bermain pada Anak Usia Dini Jumiatmoko, Jumiatmoko; Syamsudin, Amir
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 6 No 1 (2024): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v6i1.2783

Abstract

Intolerance often occurs in early childhood. This is in line with a shift in playing practices. The purposes of this study were to identify the construction of the concept of play related to the development of tolerance and the implementation of play which has the potential to influence intolerance in early childhood. A literature review with stages of scoping, selecting, searching, analyzing, synthesizing, and reporting was used to examine the formulation of playing concepts from 12 relevant expert. As a result, there is a mismatch between the concept and practice of play which has the potential to develop intolerance in early childhood.
Disiplin Positif Kurikulum Merdeka: Strategi dan Implementasi Nilai-nilai Karakter di Sekolah Penggerak Shofiatin Zuhro, Nurul; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Fitrianingtyas, Anjar; Eka Nurjanah, Novita; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Winarji, Bambang
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1002

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus pada strategi dan implementasi nilai-nilai karakter melalui penerapan Disiplin Positif dari warga sekolah di Sekolah berdasarkan pengalaman praktik yang sudah dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sebanyak 31 responden diwawancarai secara mendalam pada penelitian ini. Data hasil wawancara selanjutnya dibuat transkrip untuk mengetahui konsep utama sehingga dapat dilakukan koding dan klasifikasi tema. Responden merupakan pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru Komite Pembelajaran (Guru KP) yang berasal dari 7 Sekolah Penggerak yang tersebar di Kota Surakarta dan Kabupaten Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak guru di Sekolah Penggerak yang sudah memahami makna disiplin positif, masih terdapat guru yang belum memahami karena tidak belajar secara mandiri atau Guru KP belum melakukan diseminasi. Nilai-nilai karakter yang muncul pada peserta didik dalam implementasi Disiplin Positif seperti sikap religius, mandiri, tanggung jawab, kerja sama, peduli, rasa hormat, toleransi, gotong royong dan santun. Peneneman nilai karakter melalui Disiplin Positif dilakukan melalui pemberian contoh, pembiasaan dan afirmasi melalui lagu-lagu kesukaan anak.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Fitrianingtyas, Anjar; Wahyuningsih, Siti; Elok Endang Rasmani, Upik; Winarji, Bambang; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Eka Nurjanah, Novita; Shofiatin Zuhro, Nurul
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1003

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Kurikulum merupakan suatu hal yang dibutuhkan dalam menggapai tujuan pembelajaran Nasional. Perkembangan Pendidikan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan adanya pembaruan kurikulum. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki waktu yang cukup untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Lembaga PAUD menyambut hangat dengan hadirnya kurikulum Merdeka dan mulai mengimplementasikan bagi sekolah penggerak. Dalam implementasikan kurikulum Merdeka diperlukan adanya suatu evaluasi untuk melihat kesesuaian implementasi kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD. Metode penelitian ini yaitu penelitian  evaluasi dengan CIPP (context, input, process, dan product). Teknik pengambilan  data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan bersama dengan Kepala Sekolah dan 3 orang guru di sebuah Lembaga PAUD kota Surakarta. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian yaitu bahwa lembaga PAUD telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan baik dan tepat baik dari evaluasi context, input, process, maupun product sehingga diharapkan dapat dilakukan pengimbasan kepada Lembaga lain yang baru mulai mengimplementasikan kurikulum Merdeka.
Implementasi Manajemen Kurikulum pada Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Rasmani, Upik Elok Endang; Rahmawati, Anayanti; Palupi, Warananingtyas; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
International Journal of Community Service Learning Vol. 5 No. 3 (2021): August 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.127 KB) | DOI: 10.23887/ijcsl.v5i3.38216

Abstract

Kualitas layanan program pendidikan anak usia dini (PAUD) menunjang keberhasilan peserta didik. Kurangnya pemahaman pendidik mengenai pengelolaan manajemen PAUD terutama manajemen kurikulum menjadi hambatan dalam peningkatan kualitas layanan PAUD. Pengabdian dilakukan dengan tujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD khususnya di TK. Manajemen kurikulum sangatlah penting karena manajemen ini menentukan bahan ajar yang disesuaikan dengan aspek perkembangan anak dalam rangka mencapai tumbuh kembang yang optimal dengan pembelajaran yang efektif dan efisien. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD agar lebih terarah dan berkembang lebih optimal di lembaga PAUD. Sampel pengabdian adalah TK. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berjalan dengan baik meskipun terkendala oleh pandemi, guru TK lebih memahami pengelolaan dan penataan manajemen kurikulum PAUD sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan lebih otpimal secara efektif dan efisien. Luaran kegiatan pengabdian ini ialah adanya peningkatan pemahaman dan pelaksanaan manajemen kurikulum PAUD lebih terarah dan berkembang optimal.
Qualitative Study: Comparison of Implementation of Independent Curriculum in Early Childhood Institutions in Sukoharjo District Winarji, Bambang; Rasmani, Upik Elok Endang; Wahyuningsih, Siti; Nurjanah, Novita Eka; Jumiatmoko, Jumiatmoko; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.6158

Abstract

This study aims to compare the implementation of the independent curriculum of two institutions in Sukoharjo District, namely TK Teladan and RA STIBA AZKIYAA. The study used a descriptive research approach to analyze the implementation of the independent curriculum at Teladan Kindergarten. Data was collected through observation, interview, and documentation techniques. This research was conducted for 3 months and used the principal and accompanying teacher of class B2 of Teladan Kindergarten and RA STIBA AZKIYA as research informants. The differences researchers found in implementing the independent curriculum in TK Teladan show the full utilization of the independent curriculum. In contrast, RA Stiba Azkiya is still in the process of fully implementing the curriculum. The findings suggest that Teladan Kindergarten's approach, which supports active learning, is highly effective in allowing children to explore and develop discipline and responsibility. However, RA Stiba Azkiya needs further time and support to implement the independent curriculum fully. Evaluations differ, with TK Teladan evaluating after each lesson and RA Stiba Azkiya reporting every 3 to 6 months. Both institutions recommended providing more intensive training and support to teachers to improve the implementation of the self-directed curriculum.
Digital Pedagogy in Early Childhood Education: Exploring Teacher and Parent Knowledge, Expectations, and Problems Jumiatmoko, Jumiatmoko; Rasmani, Upik Elok Endang; Winarji, Bambang; Zuhro, Nurul Shofiatin; Fitrianingtyas, Anjar; Nurjanah, Novita Eka
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i2.pp1391-1414

Abstract

Digital Pedagogy in Early Childhood Education: Exploring Teacher and Parent knowledge, expectations, and problems. Objectives: This study identifies teachers’ and parents’ knowledge, expectations, and problems related to the implementation of digital pedagogy in ECE. Methods: A mixed-methods approach was used to present quantitative and qualitative data in an explanatory design. The main respondents in this study were teachers. Data related to parents were obtained from teachers’ answers, which were also filled in the questionnaire. There were 196 respondents of ECE teachers from 5 provinces in Indonesia. Quantitative data analysis with SPSS version 25 software was used to examine perceptions, abilities, and correlations between both. Qualitative data using thematic analysis to identify expectations and problems related to digital pedagogy implementation. Findings: Teachers have positive perceptions but low digital pedagogy implementation capabilities. The quantitative data findings regarding low teacher capabilities (average score <3.0) are confirmed by the qualitative data findings regarding challenges to the implementation of digital pedagogy in the teacher training needs and infrastructure limitations as the most significant potential factors. Several expectations were found related to improving teacher competency and technical understanding of the use of digital devices. Other challenges to implementing digital pedagogy include a lack of parental support and several issues related to children’s physical, social, and psychological health. Conclusion: Teachers’ knowledge of digital pedagogy confirms paradoxical interactions. Positive perceptions are not yet in line with teachers’ abilities in implementing digital pedagogy. Play-based Digital Pedagogy (PBDP) and Domestication theory have excellent potential to be considered in this context. This theory is able to provide clear guidelines to improve teachers’ abilities in implementing digital pedagogy ideally. Furthermore, the phases recommended by domestication theory are expected to be able to meet expectations and resolve obstacles to the implementation of digital pedagogy. Keywords: pedagogy, digital, early childhood, teacher competency, domestication theory.