Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI Aulia Fadhilah Indarwan; Elia Hestiningrum; Isfahani Fadia Nur Afifah; Ruli Hafidah; Novita Eka Nurjanah; Jumiatmoko Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 4, No 1 (2022): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.096 KB) | DOI: 10.20961/ecedj.v4i1.52387

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan basis pembentukan karakter moral manusia, sehingga terbentuk perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tahap perkembangannya. Untuk itu ddiperlukan penanaman nilai nilai moral untuk anak usia dini. Tetapi dalam masa sekarang ini banyak anak usia dini yang sudah memainkan gadget, entah itu gadgetnya sendiri ataupun milik dari orang terdekatnya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak dalam penggunaan gadget terhadap perkembangan moral anak usia dini, dimana pada usia itu usia dimana sel sel otak anak berkembang secara luar biasa. Yang menjadi garis besar permasalahannya yaitu penggunaan gadget lebih banyak menimbulkan dampak negative daripada dampak positive jika digunakan oleh anak usia dini apalagi tanpa pengawasan dari orang dewasa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu studi pustaka atau literature review. Peneliti sudah menjabarkan bebrapa pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan gadged yang dilakukan anak usia dini terutama pada perkembangan moral atau karakter anak itu sendiri. Sehingga dalam hal ini orang dewasa dalam artian orang terdekat anak harus selalu mendampingi anak anaknya agar bisa mencapai perkembangan sesuai tahapnya.
Pelatihan Manajemen Pemasaran Lembaga PAUD berbasis Web di TK Surakarta Siti Wahyuningsih; Upik Elok Endang Rasmani; Novita Eka Nurjanah; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Bambang Winarji
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 1 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i1.64926

Abstract

Early Childhood Education is an essential foundation to support further education. In reality, many institutions provide services to early childhood, both from the private sector and the government. However, only some of these institutions can compete amid competition for PAUD services in the digital era. Many institutions had to be merged and even closed because they did not have students, especially with the impact of covid 19, which made parents reluctant to send their students to PAUD. One of these phenomena experienced by institutions at LKMD Marsudisiwi Kindergarten in Surakarta and Aisyiah 20 Pajang Kindergarten in Surakarta is that it is undeniable that the impact of the COVID-19 pandemic and the lack of digital-based promotional management has reduced students entering the institution. Based on the results of the initial FGD between the service team and the TK LKMD Marsudisiwi Surakarta and TK Aisyiah 20 Pajang Surakarta, it was decided to hold a training in optimizing marketing management for web-based.
Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Guru PAUD Upik Elok Endang Rasmani; Siti Wahyuningsih; Novita Eka Nurjanah; Jumiatmoko Jumiatmoko; Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti; Putri Agustina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3480

Abstract

Melalui multimedia pembelajaran interaktif proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini menjadi lebih bermakna, menyenangkan dan menarik sehingga anak menjadi lebih luas dalam memahami, merasakan seperti kenyataan aslinya, menumbuhkan perhatian atau antusiasme terhadap materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dikelas.  Fakta di lapangan didapatkan kelemahan dalam menerapkan multimedia pembelajaran interaktif hal tersebut dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam penguasaan teknologi dalam melaksanakan pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media interaktif pada pembelajaran di PAUD. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder. Partisipan yang terlibat sebanyak 15 orang yang dipilih dengan Teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif sangat diperlukan bagi pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan kompetensi guru dan suasana nyaman, menyenangkan dikelas
PROSES KREATIF GURU PAUD DALAM MERANCANG MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL Nurul Ma'rifah; Warananingtyas Palupi; Jumiatmoko Jumiatmoko
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i1.59790

Abstract

Proses kreatif yaitu proses dalam menciptakan suatu karya, guru dalam menciptakan media pembelajaran harus melewati proses kreatif terlebih dahulu. Melewati tahapan proses kreatif menjadikan media yang dibuat guru lebih maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: (1) proses kreatif guru PAUD dalam merancang media pembelajaran visual, (2) kendala dalam merancang media pembelajaran visual. Penelitian ini dilaksanakan di TK Al Huda Kerten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif metode studi kasus, dengan menggunakan teknik pengambilan berupa wawancara semiterstruktur, observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sumber data pada penelitian ini adalah guru kelas B2. Penelitian ini menggunakan indikator proses kreatif dari Wallas yang terdiri dari 4 tahapan diantaranya tahap persiapan, tahap inkubasi, tahap iluminasi, tahap verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sudah melalui empat tahap proses kreatif dari Wallas sesuai dengan indikator tahapan proses kreatif. Hasil proses kreatif yang dilakukan guru kelas B2 dalam merancang media pembelajaran visual terdiri dari tahap persiapan, guru mengamati masalah yang akan diselesaikan dan mengumpulkan referensi media pembelajaran, tahap inkubasi guru melakukan pertimbangan media visual yang akan digunakan dan mempersiapkan bahan juga melakukan modifikasi ide, tahap illuminasi guru melakukan modifikasi media yang telah dirancang dan melakukan proses menciptakan produk, Tahap verifikasi guru melakukan pengujian media kepada siswa dan mendapat respon positif. Kendala guru dalam merancang media beragam sesuai tingkat kesulitan media, waktu, dan kemampuan guru. adapun solusi dalam menghadapi kendala tersebut beragam sesuai dengan media yang dibuat.
Manajemen Pembelajaran Proyek pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD Upik Elok Endang Rasmani; Siti Wahyuningsih; Bambang Winarji; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Putri Agustina; Yuanita Kristiani Wahyu Widyastuti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4633

Abstract

Kurikulum merdeka telah diterapkan pada sebagian lembaga PAUD. Salah satu pilar utama dalam kurikulum merdeka yaitu pembelajaran yang dilaksanakan adalah Project Based Learning atau Pembelajaran Berbasis Proyek. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi komponen manajemen Project Based Learning dalam kurikulum merdeka di PAUD. Adapun metode penelitian dalam penelitian ini berupa penelitian deskripitif kualitatif. Langkah penelitian diawali dengan studi literature tentang kualitas lembaga PAUD yaitu terkait bagaimana Manajemen Pembelajaran Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka. Selanjutnya, akan dilaksanakan analisis data berupa identifikasi manajemen Project Based Learning dengan analisis pada komponen yang diharapkan diperoleh karakteristik secara alamiah dan mendalam serta masalah terkait manajemen Project Based Learning pada implementasi Project Based Learning. Kurikulum merdeka yang dikemas dalam metode Project Based Learning telah dilaksanakan dengan baik dan terstruktur di TK Al Khoir Surakarta baik dari perencanaan hingga pelaksanaan. Keterlibatan orang tua dan pendidikan karakter menjadi keunggulan dalam pelaksanaan project P5 di TK Al Khoir Surakarta
Konflik Moral Guru dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek di PAUD Jumiatmoko Jumiatmoko; Upik Elok Endang Rasmani; Siti Wahyuningsih; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Novita Eka Nurjanah; Bambang Winarji
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4625

Abstract

Konflik moral terjadi pada guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Hal tersebut menghambat tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen dan proporsi konflik moral dalam implementasi pembelajaran berbasis proyek. Konflik moral ini diidentifikasi dari guru PAUD yang telah melaksanakan pembelajaran berbasis proyek (N=31), dengan masa kerja 5-18 tahun (Mmasa kerja= 9,04 Tahun). Data dikumpulkan dengan Google Form selamat 7 (tujuh) hari. Data dianalisis dengan kualitatif Content Analysis dan kuantitatif deskriptif. Sesuai urutannya, hasil kategorisasi tema konflik moral ditemukan 4 (Empat) komponen yaitu: 1) terkait dengan Anak, 2) terkait dengan guru, 3) terkait dengan teknis, 4) terkait dengan orang tua. Setiap temuan dibahas secara teoretis terkait latar belakang guru berupa status guru penggerak, guru bersertifikasi, masa kerja, dan asal lembaga. Temuan ini mendorong advokasi secara moral dan material bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek pada konteks PAUD.
Penerapan KSE dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Sekolah Penggerak di Kota Surakarta Nurul Shofiatin Zuhro; Upik Elok Endang Rasmani; Siti Wahyuningsih; Anjar Fitrianingtyas; Novita Eka Nurjanah; Jumiatmoko Jumiatmoko; Bambang Winarji
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4991

Abstract

Pengembangan kompetensi sosial emosional (KSE) anak sejak usia dini dapat diintegrasikan pada kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah penelitian melalui pembelajaran yang berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kompetensi sosia emosional anak dalam menumbuhkan karakter positif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memberikan deskripsi praktik pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi dengan KSE melalui metode pembelajaran berbasis proyek pada kegiatan P5. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari adalah guru kelas di sekolah sejumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan data bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada sekolah-sekolah penggerak di Kota Surakarta dapat dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis proyek pada kegiatan P5 yang diintegrasikan dengan  kompetensi sosial emosional peserta didik. Penelitian ini memberikan konstribusi penting dalam bidang pendidikan anak usia dini, khususnya bagi orang tua dan pendidik dalam mengembangkan kompetensi sosial emosional.
Aksesibilitas Anak untuk Berpartisipasi dalam Program PAUD dengan Pembelajaran Berbasis Proyek di Kabupaten Karanganyar Bambang Winarji; Upik Elok Endang Rasmani; Siti Wahyuningsih; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi komprehensif tentang akses anak-anak terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pada pembelajaran berbasis proyek di Kabupaten Karanganyar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.  Penelitian ini dilakukan dengan dilaksanakannya observasi dan wawancara kepada kepala sekolah dan guru di lima lembaga PAUD di Kabupaten Karanganyar. Instrument observasi dan wawancara telah dikonsultasikan dan divalidasi oleh pihak ahli sehingga dihasilkan instrument yang dapat digunakan secara relevan. Metode validasi data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari data yang diperoleh dari observasi dan wawnacara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah secara aktif mendukung akses anak-anak ke PAUD melalui inisiatif seperti Program Wajib PAUD Satu Tahun, dukungan anggaran untuk sekolah, dan program pelatihan. Faktor-faktor yang memfasilitasi akses meliputi lembaga PAUD yang terakreditasi, bantuan peningkatan infrastruktur, pemahaman guru tentang pentingnya Pembelajaran Berbasis Proyek, dan keterlibatan orang tua. Meskipun terdapat kemajuan, beberapa sekolah menghadapi kesulitan dalam mengoptimalkan sumber daya. Implementasi konsisten program pengembangan dan kurikulum terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek sangat penting untuk perkembangan optimal anak-anak di Kabupaten Karanganyar.
Pembelajaran Metode Proyek Kurikulum Merdeka Sebagai Strategi Pembentukan Kemandirian Anak Siti Wahyuningsih; Upik Elok Endang Rasmani; Bambang Winarji; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4785

Abstract

Kemandirian merupakan kondisi dimana seorang individu dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Sikap ini perlu ditanamkan kepada semua orang tak terkecuali anak usia dini. Masa ini merupakan masa pondasi anak untuk menerima stimulasi dari luar sebagai bekal menghadapi kesulitan dimasa mendatang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk membentuk perilaku kemandirian anak sesuai dengan kurikulum merdeka yaitu melalui kegiatan metode proyek. Fakta dilapangan didapat kurangnya kemampuan kemandirian anak didalam kelas ditunjukkan dengan anak belum berani dalam mengungkapkan pendapat maupun melakukan perintah guru pada saat pembelajaran didalam kelas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran metode proyek dapat menjadi salah satu strategi dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode proyek menjadi strategi yang mudah dilaksanakan bagi guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang kreatif, dan menyenangkan bagi anak didalam kelas.
PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DITINJAU DARI STATUS PEKERJAAN ORANG TUA Sri Umi Ayu wahyuni; Adriani Rahma Pudyaningtyas; Jumiatmoko Jumiatmoko
Kumara Cendekia Vol 11, No 2 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i2.59791

Abstract

Kemandirian pada anak yaitu keterampilan anak untuk memiliki inisiatif dalam merencanakan dan mengatur perilaku dalam melakukan kegiatan sehari-hari sesuai dengan perkembangannya.  Anak yang mandiri dapat membantu dirinya untuk tidak banyak bergantung dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kemandirian anak usia 4-5 tahun ditinjau dari status pekerjaan orang tua. Status pekerjaan orang tua diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemandirian anak. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian komparasi. Peneliti membatasi masalah pada perbedaan kemandiriian anak usia 4-5 tahun ditinjau dari status pekerjaan orang tua. Kategori orang yang bekerja sendiri yaitu melakukan pekerjaan selama 1 jam berturut-turut selama satu minggu untuk memperoleh pendapatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random sampling. Sebanyak 40 anak dengan ayah dan ibu bekerja serta 52 anak dengan ayah bekerja dan ibu tidak bekerja sehingga total sampel yang digunakan sebanyak 92 anak. Data yang sudah terkumpul selanjutnya dilakukan uji prasyarat analisis. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov  dan uji homogenitas menggunakan Levene test. Perhitungan uji tersebut dilakukan dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil hipostesis menunjukkan bahwa nilai signifikan menunjukkan angka 0,034. Nilai signifikan 0,034 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak sehingga terdapat perbedaan kemandirian anak usia 4-5 tahun ditinjau dari status pekerjaan orang tua.