Articles
KAJIAN TEORI GROWTH POLES DARI FRANCOIS PERROUX DAN RELEVANSINYA UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI REGIONAL TANGERANG SELATAN
JUMINO, JUMINO
EDUKA : Jurnal Pendidikan, Hukum, Dan Bisnis Vol 5, No 1 (2019): JURNAL EDUKA
Publisher : Faculty of training and education, Pamulang university
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.278 KB)
|
DOI: 10.32493/eduka.v5i1.3161
ABSTRAKPenelitian ini menggambarkan dan menganalisa teori growth poles dalam kerangka kajian ekonomi regional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap landasan pemikiran Francois Perroux dalam konsep growth poles. Lebih lanjut akan dibahas bagaimana strategi growth poles bisa digunakan dalam meningkatkan perekonomian regional dan ketimpangan antara pusat dan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, yakni mencari literatur berupa buku atau artikel jurnal dalam database sumber penelitian baik sumber daring maupun perpustakaan. Teknik analisis data menggunakan analisis konten. Kajian ini menunjukkan bahwa teori growth poles adalah usaha untuk membangun kutub-kutub perkembangan perekonomian yang tidak terpusat, namun bersifat menyebar. Tujuan teori ini adalah untuk mengembangkan ekonomi wilayah dengan cara memberikan enforcement pada usaha dominan sehingga bisa memberikan stimulus gerak aktivitas perekonomian yang luas dan sistemik. Konsep growth poles sesuai diimplementasikan di Kota Tangerang Selatan yang berdekatan dengan pusat perekonomian Ibu Kota Jakarta. Pengembangan kota Tangerang Selatan diusahakan dengan memberi dukungan pada sektor utama berupa jasa dan konstruksi yang bisa memberikan efek pendorong perekonomian.Kata Kunci : Ekonomi Regional, Growth Poles, Pemerataan
PEMAKNAAN BEBERAPA SIMBOL DARI PENOKOHAN SANTIAGO DALAM NOVEL THE OLD MAN AND THE SEA KARYA ERNEST HEMINGWAY
Jumino, Jumino
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 11, No 1: 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.585 KB)
|
DOI: 10.14710/sabda.11.1.89-97
For some people, life means struggle and hard work to achieve their goals. This is experienced by Santiago, the main character of Ersnest Hemingway’s novel translated into Indonesaan entitled The Old Man and the Sea. The way of life seems to be the motto of American people pursuing American dream. However, the spirit is not only the main factor, there are also some factors influencing their acomplishement, such as nature and fate. This reality can be seen from the struggle of Santiago representing American dream to search his fortune.
PERSEPSI BERKEHIDUPAN BERMASYARAKAT MENURUT PUISI “MENDING WALL†KARYA ROBERT FROST: SUATU TINJAUAN STILISTIKA
Jumino, Jumino
HUMANIKA Vol 20, No 2: DESEMBER 2014
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (530.155 KB)
|
DOI: 10.14710/humanika.20.2.103-116
Human beings are one the best living creatures God created in the world. While living, as their existence, they have duties to do as individual creature, as social creature, and as God creature. Each existence has its consequences. Through his poem “Mending Wallâ€, Robert Frost views human existence as social creature that needs relations to the others surrounding. One of human relations happens is described by two opposing characters on human beings within the poem. To make the poem more interested and challenging, Frost applied stylistic writing by choosing good diction and image of words used packed in some figurative language. The figurative language involves personification, metaphor, and symbol. In this article, the writer analyzes the elements of stylistics used by Frost in the poem “Mending Wallâ€.
PEMANFAATAN REPOSITORI INSTITUSIONAL DALAM MENDUKUNG SKRIPSI MAHASISWA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA (UKSW) SALATIGA
Puspitasari, Natalia;
Jumino, Jumino;
Prasetyawan, Yanuar Yoga
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul “Pemanfaatan Repositori Institusional dalam Mendukung Skripsi Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.†Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan Repositori Institusional UKSW dalam mendukung skripsi mahasiswa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang dalam tahap penulisan skripsi dan menggunakan Repositori Institusional UKSW. Informan yang diambil sejumlah 7 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan wawancara. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, analisis Miles and Huberman. Keabsahan data yang digunakan melalui triangulasi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pemanfaatan Repositori Institusional UKSW dapat mendukung skripsi mahasiswa UKSW. Alasannya yaitu, karena koleksi Repositori Institusional UKSW dapat menjadi bahan referensi dan sumber informasi sekunder, sebagai panduan penulisan skripsi, sebagai bahan acuan dan inspirasi dalam menentukan judul skripsi yang akan ditulis oleh mahasiswa UKSW, serta sebagai bahan penelitian sebelumnya.Â
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI MAHASISWA ILMU NON PENDIDIKAN DAN ILMU PENDIDIKAN DI LAYANAN REFERENSI UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG MENURUT ASSOCIATION OF COLLEGE AND RESEARCH LIBRARIES
Kusumaningtiyas, Tiara;
Jumino, Jumino;
Rohmiyati, Yuli
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 3, No 4 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan literasi informasi mahasiswa ilmu non pendidikan dan ilmu pendidikan di layanan referensi UPT Perpustakaan Universitas Negeri Semarang menurut Association of College and Research Libraries.     Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling, informan berjumlah 10 orang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu 5 orang informan mahasiswa ilmu non pendidikan dan 5 orang mahasiswa ilmu pendidikan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis Miles dan Huberman.     Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa: kemampuan mahasiswa ilmu non pendidikan dan mahasiswa ilmu pendidikan dalam hal menentukan jenis dan sifat informasi masih kurang baik. Kemampuan menentukan jenis dan bentuk sumber informasi yang digunakan masih kurang baik. Kemampuan untuk mengevaluasi sumber-sumber informasi yang mereka gunakan sudah baik. Kemampuan mahasiswa dalam mengomunikasikan kembali informasi dan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain cukup baik. Pada standar kelima semua mahasiswa menyatakan bahwa mereka selalu mencatat dan mencantumkan sumber informasi yang mereka gunakan.     Secara keseluruhan kemampuan literasi informasi mahasiswa ilmu non pendidikan dan ilmu pendidikan Universitas Negeri Semarang masih kurang baik. Diantara kemampuan literasi informasi mahasiswa ilmu non pendidikan dan mahasiswa ilmu pendidikan, kemampuan literasi informasi mahasiswa ilmu non pendidikan lebih baik daripada mahasiswa ilmu pendidikan.
EFEKTIVITAS APLIKASI IPUSNAS SEBAGAI SARANA TEMU BALIK INFORMASI ELEKTRONIK PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
Prastiwi, Mutia Ajeng;
Jumino, Jumino
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.793 KB)
Penelitian ini membahas tentang efektifitas aplikasi iPusnas sebagai sarana temu balik informasielektronik di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikeberhasilan aplikasi iPusnas sebagai sarana temu kebali informasi elektronik. Penelitian ini menggunakanteori D&M information system success model oleh De Lone dan Mc Lean. Pada penelitian ini terdapatenam indikator yaitu kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, intensi pengguna, kepuasanpengguna dan manfaat bersih. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif.Pdalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan 100 kuisioner kepada penggunaaplikasi iPusnasyang berada di lingkungan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penentuan sampelmenggunakan rumus Slovin karena jumlah pengguna aplikasi iPusnas sebanyak 145202 pengguna. Hasildari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi iPusnas sebagai sarana temu kembali informasi elektronikmemiliki hasil sangat efektif. Hal ini berdasarkan hasil analisis indikator olahan data yang meliputiindikator kualitas sistem yang miliki efektivitas sebesar 87,7%. Indikator kualitas informasi menyatakanbahwa presentase jawaban yaitu 84%. Selanjutnya indikator kualitas layanan yang memiliki presentaseefektivitas sebanyak 84,32%. Indikator Intensi pengguna dari hasil data olahan tersebut dapat dilihatbahwa presentase efektivitas sebesar 85,36% Selanjutnya indikator tentang kepuasan pengguna memilikipresentase efektivitas sebesar 86%. Yang terakhir mengenai manfaat bersih memiliki presentase sebesar86%.
Penyelamatan Arsip Organisasi Perangkat Daerah di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah Pasca Penggabungan Instansi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Adlina, Nur Safirah;
Jumino, Jumino
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 9, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelamatan arsip OPD di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah pasca penggabungan Instansi Pemerintah di Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ialah kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi untuk memperoleh data primer. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan 3 tema yaitu persiapan penyelamatan arsip, proses penyelamatan arsip, serta kendala dan upaya penyelamatan arsip. Tema pertama adalah persiapan penyelamatan arsip untuk melakukan hal-hal sebelum dilaksanakan kegiatan penyelamatan arsip. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam persiapan penyelamatan arsip dengan menyediakan atau memiliki prosedur yang sesuai, mengumpulkan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), membentuk tim dari dinas kearsipan, melakukan survey, serta menggunakan format formulir yang disesuaikan dengan Perka ANRI. Tema kedua adalah proses penyelamatan arsip. Pada tahapan ini dilakukan pendataan arsip, melakukan verifikasi dan penilaian arsip, penyerahan arsip, waktu penyelamatan arsip, sarana dan prasarana serta dokumen yang diselamatkan. Tema ketiga adalah kendala dan upaya penyelamatan arsip.
IMPLEMENTASI PENATAAN TATALAKSANA DALAM PENERAPAN MANAJEMEN SUMBER DAYA GUNA MEWUJUDKAN REFORMASI BIROKRASI DI LINGKUNGAN TNI ANGKATAN LAUT
Supriyadi, Ahmad;
Setyoko, Budi;
Jumino, Jumino
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 8, No 2 (2021): JMBI UNSRAT Volume 8 Nomor 2
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/jmbi.v8i2.34296
Abstract: Bureaucratic reform is one of the government's efforts to achieve good governance, reform and fundamental changes to the system of government administration, especially regarding aspects of the institution (organization), management and human resources of the apparatus. Through bureaucratic reform, an effective and efficient government administration system is organized. Bureaucratic reform is the backbone in changing the life of the nation and state. Abstrak: Reformasi birokrasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai good governance, melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan dan sumber daya manusia aparatur. Melalui reformasi birokrasi, dilakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien. Reformasi birokrasi menjadi tulang punggung dalam perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Keyword: Management,  Bureaucratic Reform, Indonesian Navy
Penyuluhan Motivasi Minat Siswa Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi - SMK FAJAR Ciseeng Bogor
Edi Mulyanto;
Jumino Jumino
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Jurnal Loyalitas Sosial Vol. 3 No. 2 September 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/JLS.v3i2.p62-76
Dari hasil investigasi lapangan di SMK FAJAR – Ciseeng Bogor, diketahui sebagian besar siswa yang berada di SMK Kelas 12 (yang akan lulus di tahun 2021), mereka belum memiliki wacana atau alternatif untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Hal ini terdapat beberapa faktor, : kondisi ekonomi orang tua dan lingkungan. Faktor lingkungan dan pergaulan teman sebaya merupakan faktor yang dominan, karena setelah lulus SLTA langsung bekerjagai Supermarket, Pertokoan dan Restauran yang tersebar di wilayah Bogor dan sekitarnya, jika fenomena ini dibiarkan akan menjadi tradisi yang turun temurun. PKM ( Pengabdian Kepada Masyarakat ) ini bertujuan untuk merubah paradigma pada siswa dengan memberikan motivasi dan dobrakan perubahan, diharapkan dimasa yang akan datang khususnya di wilayah Ciseeng – Bogor tidak hanya lulus SLTA namun dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi, dengan metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan berdiskusi dengan para peserta. Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat tanggapan positif dari Pimpinan SMK FAJAR dan terlihat bahwa siswa-siswi mengikuti dengan baik dan mereka nampak begitu antausias. Kegiatan ini dapat menjadi informasi berharga bagi siswa-siswi yang ternyata selama ini belum mereka dapatkan. Diharapkan kegiatan ini akan dapat merangsang mereka setelah lulus, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi
Analisis Semiotika pada Desain Bangunan Microlibrary Warak Kayu Semarang terhadap Kenyamanan Pemustaka
Aryuni Mona Lestari;
Jumino Jumino
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.7.1.80-96
Sebuah bangunan yang unik akan menarik perhatian publik, apalagi ketika bangunan tersebut didesain agar pengunjung merasa nyaman. Oleh karena hal tersebut, peneliti membahas tentang “Analisis Semiotika pada Desain Bangunan Microlibrary Warak Kayu Semarang terhadap Kenyamanan Pemustaka”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan representasi makna desain bangunan Microlibrary Warak Kayu Semarang dan kaitannya dengan kenyamanan pemustaka. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan semiotika teori Roland Barthes. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara untuk selanjutnya dianalisis sesuai peta tiga tanda Roland Barthes yaitu tanda denotatif, tanda konotatif, dan tanda mitos. Microlibrary dianalisis berdasarkan unsur pembangunnya dan tata ruangnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna desain Microlibrary Warak Kayu Semarang dilihat dari tanda denotatif yaitu bangunan didesain dengan menunjukkan keunikan dan ciri khas Microlibrary Warak Kayu dengan menggunakan kayu sebagai material utama pembangun bangunan dan nama Warak Kayu yang menjadi ikon Kota Semarang. Tanda konotatif menunjukkan penggunaan bahan kayu dipilih dan diposisikan di tempat yang sesuai agar menjaga keawetan bangunan supaya bertahan lama. Tanda mitos yang terkandung yaitu dengan memperhatikan keawetan dan ketahanan bangunan serta penempatan setiap bagian bangunan dapat memberikan kenyamanan bagi pemustaka baik yang datang untuk membaca buku, mengerjakan tugas, maupun bersantai.