Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KEPRIBADIAN GANDA TOKOH DR HENRY JEKYLL DALAM NOVEL Dr JEKYLL AND Mr HYDE KARYA R.L. STEVENSON Jumino Jumino
KAJIAN SASTRA Vol 34, No 2 (2010)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.885 KB)

Abstract

No person in the world is perfect. He/She has both good and bad sides of personality, which should be balanced and cannot be separated. However, Dr Henry Jeckyll, the main character of RL Stevenson’s Dr Jeckyll and Mr. Hyde, tries to seperate his good and bad sides of personality. As Dr Jeckyll with good personality, he enjoys honorable and respectful life. Meanwhile, as Mr Hyde, he enjoys wicked and evil life. To do this he uses special potion as the result of his experiment. This second life, however, is gradually getting stronger, so he needs more and more potion to transform him back to Dr Jeckyll. Finally his potion does not work any longer, and this leads to his horrible death.
Pengaruh Desain Interior terhadap Persepsi Pemustaka di Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Pasca Renovasi Alfharezi, M. Salman; Jumino, Jumino
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/lenpust.v10i1.62299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa signifikan pengaruh antara desain interior terhadap persepsi pemustaka di Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro pasca renovasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan statistik deskriptif yang melibatkan 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara desain interior terhadap persepsi pemustaka di Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro pasca renovasi dilihat dari hasil uji regresi linear sederhana yang menunjukkan nilai F hitung sebesar 235.316 dengan tingkat signifikansi 0,000 dan korelasi sebesar 0,840 dengan nilai koefisien yang positif menunjukkan hubungan searah yang sangat kuat antara desain interior dengan persepsi pemustaka sebesar 84%. Selain itu, hasil analisis variasi nilai rata-rata untuk 10 indikator dalam variabel desain interior menunjukan indikator suhu udara memperoleh nilai tertinggi, sementara indikator area personal mendapat nilai terendah dan analisis terhadap 3 indikator dalam variabel persepsi pemustaka menunjukan indikator penilaian individu terhadap objek menunjukkan nilai tertinggi.
Mempersiapkan Pendidik Profesional di Era Society 5.0 bagi Guru SMK BISTEK Gunungsindur Mulyanto, Edi; Jumino, Jumino; Srijatmiko, Tutug
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABTRAKUntuk menghadapi era society 5.0 ini satuan Pendidikan sangat  dibutuhkan adanya perubahan paradigma Pendidikan, yaitu diantaranya pendidik meminimalkan peran sebagai learning material provider, pendidik menjadi penginspirasi bagi tumbuhnya kreativitas peserta didik. Pendidik berperan sebagai fasilitator, tutor, penginspirasi dan pembelajar sejati yang memotivasi peserta didik untuk “Merdeka Belajar. Perkembangan teknologi dan informasi yang cepat dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam bidang pendidikan merupakan suatu upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa datang dengan jalan memperkenalkan pembaharuan-pembaharuan yang cenderung mengejar efesiensi dan efektivitas. lembaga pendidikan harus mempu mengantisipasi perkembangan tersebut dengan terus menerus mengupayakan suatu program yang sesuai dengan perkembangan  anak, perkembangan zaman, situasi dan kebutuhan peserta didik.Kata kunci: Pendidik Profesional, Era Society 5.0, Teknologi  
Sosialisasi Program Merdeka Belajar Bagi Guru Pada SMK Bistek Gunungsindur - Bogor Jumino, Jumino; Mulyanto, Edi; Srijatmiko, Tutug
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman dasar kepada Kepala Sekolah dan Guru tentang program belajar mandiri. kurikulum belajar mandiri dan program merdeka belajar.Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan workshop.Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah: 1) Kepala Sekolah dan Guru memahami kebijakan pemerintah mengenai Merdeka Belajar mandiri, 2) Kepala Sekolah dan Guru memahami hakikat belajar mandiri dalam program Merdeka Belajar, 3) Kepala Sekolah dan Guru mampu menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi , 4) Kepala Sekolah dan Guru mampu melaksanakan proyek profil siswa Pancasila, 5) Kepala Sekolah dan Guru memahami tentang pembuatan modul pengajaran.
Penyuluhan Manajemen Waktu Melatih Kedisiplinan Anak-Anak Didik Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Tangerang Selatan jumino, jumino
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v2i1.p37-46

Abstract

Kedisiplinan merupakan sikap yang penting untuk dibiasakan sejak  dini. Namun permasalahannya ketika anak-anak menginjak masa remaja kedisiplinan diri sudah mulai berkurang, padahal kediplinan bagian dari penanaman nilai-nilai karakter sehingga anak dapat mengatur dirinya sendiri. Oleh karena itu diperlukan  perubahan paradigma anak-anak untuk mau bergerak dan mempunyai niat  melakukan perubahan diri kearah yang lebih baik, maka dari itu diperlukan penyuluhan tentang manajemen waktu. Tujuan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa agar dapat menumbuhkan sikap disiplin yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengabdian ini berupaya penyuluhan kepada anak-anak di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah berjumlah 50 peserta.  Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap kedisiplinan diri, hal itu dapat dibuktikan dengan adanya perubahan dalam keseharian siswa setelah adanya kegiatan ini. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini, hal ini dapat dilihat dari implementasi pengabdian masyarakat ini siswa dapat membuat jadwal untuk membiasakan disiplin, dan dengan kediplinan siswa termotivasi untuk dapat meraih kesuksesan dimasa depan.  
Penyuluhan Motivasi Minat Siswa Untuk Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi - SMK FAJAR Ciseeng Bogor Mulyanto, Edi; Jumino, Jumino
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v3i2.p62-76

Abstract

Dari hasil investigasi lapangan di SMK FAJAR – Ciseeng Bogor, diketahui sebagian besar siswa yang berada di SMK Kelas 12 (yang akan lulus di tahun 2021),  mereka belum memiliki wacana atau alternatif untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Hal ini terdapat beberapa faktor,   : kondisi ekonomi orang tua dan  lingkungan. Faktor lingkungan dan pergaulan teman sebaya merupakan faktor yang dominan, karena setelah lulus SLTA langsung bekerjagai Supermarket,  Pertokoan dan Restauran  yang tersebar di wilayah Bogor  dan sekitarnya,  jika fenomena ini  dibiarkan  akan menjadi  tradisi  yang turun temurun.  PKM ( Pengabdian Kepada Masyarakat )  ini bertujuan untuk merubah paradigma  pada siswa  dengan  memberikan motivasi  dan dobrakan perubahan, diharapkan   dimasa yang akan datang  khususnya di wilayah Ciseeng – Bogor tidak  hanya lulus SLTA namun dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi, dengan  metode yang digunakan  yaitu penyuluhan  dan   berdiskusi  dengan para peserta. Kegiatan berjalan  dengan lancar dan mendapat tanggapan  positif dari Pimpinan SMK FAJAR dan terlihat bahwa siswa-siswi mengikuti dengan baik dan mereka nampak begitu antausias. Kegiatan ini dapat menjadi informasi berharga bagi siswa-siswi yang ternyata selama ini belum mereka dapatkan. Diharapkan kegiatan ini akan dapat merangsang mereka setelah lulus, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi
Persepsi Pemustaka pada Layanan Penelusuran Koleksi melalui Online Public Access Catalog (OPAC) dalam Sistem Informasi KOHA di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta Puspanjali, Galuh Raras; Jumino, Jumino
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.2.201-214

Abstract

Penerapan teknologi informasi dalam perpustakaan tidak lepas dari penilaian pemustaka sebagai pengguna. Melalui persepsi pemustaka akan membuat perpustakaan memperbaiki kualitas pelayanananya untuk memenuhi harapan pemustaka, sehingga penting layanan penelusuran koleksi melalui OPAC dalam sistem informasi KOHA di nilai oleh pemustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana Persepsi Pemustaka terhadap Penelusuran Koleksi melalui OPAC dalam Sistem Informasi KOHA di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara semi terstruktur. Informan dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 8 pemustaka. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan Thematic Analysis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemustaka memiliki persepsi yang baik pada OPAC dalam sistem informasi KOHA di Perpustakaan UMS, sebagaimana pemustaka memperoleh pengetahuan terkait OPAC dari pustakawan Perpustakaan UMS yang kemudian memunculkan motif untuk memanfaatkan OPAC terlebih dahulu sebelum pada rak koleksi. Hal ini menjadikan pemustaka memiliki perilaku penelusuran yang efektif dengan memanfaatkan OPAC melalui website Perpustakaan UMS, sehingga pemustaka memiliki kesan baik pada layanan penelusuran koleksi melalui OPAC di Perpustakaan UMS.
Efektivitas Infografis sebagai Media Penyebaran Informasi Bidang Perpustakaan pada Akun Instagram @literatif.id Saputri, Kinanthi Wahyu; Jumino, Jumino
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.1.41-54

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai efektivitas infografis sebagai media penyebaran informasi bidang perpustakaan pada akun Instagram @literatif.id. Tujuan penelitian ini adalahiuntuk mengukur seberapa besar tingkat efektivitas infografisnsebagai media penyebaran informasi bidangiperpustakaan pada akun Instagram @literatif.id. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 229 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain infografis merupakan media yang efektif sebagai media penyebaran informasi bidang perpustakaan pada akun Instagram @literatif.id dengan persentase efektivitas sebesar 84,65%. Uji hipotesis dilakukan dengan menganalisis hasil uji koefisien korelasi Pearson Product-Moment antara variabel infografis (X) dengan variabel penyebaran informasi bidang perpustakaan (Y). Hasil pengujian menunjukkan tingkat hubungan kuat yang positif sebesar 0,646 dengan nilai signifikansi sebesar < 0,001 di mana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa infografis efektif sebagai media penyebaran informasi bidang perpustakaan pada akun instagram @literatif.id.
Kritikan-kritikan Sosial melalu Tokoh dan Penokohan dalam Cerpen Seekor Burung yang Bodoh Karya Rabindranath Tagore Jumino, Jumino
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.3.547-558

Abstract

Fungsi utama dari para pejabat, seperti di sebuah kerajaan atau pemerintahan, adalah untuk mengatur dan membuat kehidupan warganya menjadi lebih baik. Namun demikian, apabila para pejabat pemerintahan tidak mempunyai moral yang baik dan dan kehidupan mereka hanya semata-mata mengejar kekayaan, mereka cenderung menjadi korup dan menjalankan tugas tidak sesuai aturan yang ada. Demi kepentingan pribadi, mereka selalu berusaha membuat atasan mereka senang dan seolah olah puas dengan laporan-laporan yang dibuat-buat. Mereka mungkin mengajukan dan menangani berbagai projek yang sebenarnya tidak penting tetapi dengan anggaran yang selangit demi mengejar keuntungan pribadi. Para anggota keluarga dan sanak saudara mereka dilibatkan dalam berbagai projek sekalipun merka tidak mempunyai kecakapan untuk itu. Sebagai akibatnya projek-projek yang boros uang tidak bisa bermanfaat, dan warga menjadi korban baik dalam bentuk harta ataupun keadilan.
MODEL PENGAJARAN “ENGLISH FOR TOURISM’ BAGI ANGGOTA POLRI DI POLRESTABES SEMARANG Subiyanto, Agus; Jumino, Jumino; Resnitriwati, Christine; Allien, Astri Adriani
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.278 KB) | DOI: 10.14710/hm.1.1.%p

Abstract

ABSTRAK Sebagai salah satu bahasa Internasional, bahasa Inggris memiliki peranan sangat penting dalam pengembangan pariwisata.Pentingnya bahasa Inggris ini dirasakan tidak hanya oleh para pelaku pariwisata, tetapi juga oleh para anggota kepolisian di Polrestabes Semarang yang bertugas di bidang pariwisata (tourism police) atau di bidang yang menangani persoalan terkait dengan wisatawan asing. Tulisan ini membahas model pengajaran bahasa Inggris pariwisata kepada para anggota kepolisian di Polrestabes Semarang. Untuk melaksanakan kegiatan ini dlakukan beberapa tahapan, yakni pemberian pre-testdan kuesioner, untuk menjaring data terkait dengan kebutuhan peserta dan tingkat kemampuan bahasa Inggris mereka, pelaksanaan pelatihan dengan tiga metode pengajaran, yakni metode ceramah, diskusi kelompok kecil, dan role play, serta pemberian post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penggabungan metode ceramah, diskusi kelompok kecil, dan role play cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lisan para peserta pelatihan. Hal ini dibuktikan melalui rerata peningkatan nilai post test dibanding dengan nilai pre-test sebesar 20 persen. Kata kunci: model pengajaran, tourism English, kepolisian  ABSTRACTAs one of the International languages, English has a very important role in the development of tourism. The importance of English is not only experienced by those involved in the tourism sector, but also by police members at the police office of Semarang city(Polrestabes Semarang)who serveas tourism office,or who often handle the issues related to foreign tourists. This paper discusses the model of teaching English for tourism to members of Polrestabes Semarang. There are three steps of doing the English training. First, the participants were given a pre-test and a questioner, which is aimed to get the data related to their English needs and competence. Next, the participants were given an English training, using 3 teaching methods: lecture, small group discussion, and role play. Next, the participants were given a post-test. The results of the analysis show that combining lecture methods, small group discussions, and role plays is effective in improving the spoken English skills of the trainees. This is evidenced through the average increase in the post-test score compared with the pre-test score of 20 percent.Keywords: teaching model, tourism, English, police.