Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pendalaman Literasi Kritis Berbasis Digital Bagi Guru Bahasa Indonesia SMA di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Jumadi; Noortyani, Rusma; Alfianti, Dewi; Kamal, Sirajuddin; Ngalimun; Mubarak, Husni; Yahya, Andi Muhammad; Fitriana, Arina
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i3.1374

Abstract

Literasi kritis merupakan kemampuan berpikir analitis dan reflektif yang sangat penting dimiliki oleh pendidik, terutama di tengah arus informasi digital yang cepat dan kompleks. Guru Bahasa Indonesia sebagai pengampu mata pelajaran berbasis teks memiliki peran strategis dalam menanamkan kemampuan literasi kritis kepada siswa. Namun, berdasarkan identifikasi lapangan, masih banyak guru yang belum memahami secara utuh konsep literasi kritis dan penerapannya dalam pembelajaran berbasis digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendalaman materi literasi kritis berbasis digital kepada guru-guru Bahasa Indonesia SMA se-Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran yang berlangsung pada tanggal 21 April 2025 dan diikuti oleh 25 guru dari berbagai SMA. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep literasi kritis, serta kemampuan mereka dalam menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas guru dalam membentuk generasi pembelajar yang kritis, adaptif, dan cakap digital.
Pelatihan Pembelajaran Berbasis Self-Regulated Learning bagi Guru Bahasa Inggris SMPN Kota Banjarmasin: Training on Self-Regulated Learning-Based Instruction for Junior High School English Teachers in Banjarmasin Sutiono, Cayandrawati; Triana, Novita; Arapah, Elvina; Kamal, Sirajuddin; Muth'im, Abdul; Jumariati, Jumariati
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.10679

Abstract

English language learning as a foreign language in Indonesia is often hindered by students' low motivation to learn independently. The concept of self-regulated learning (SRL), which emphasizes students' ability to manage their own learning, can be a potential solution to overcome this problem. However, teachers' understanding of the SRL concept is still minimal. This community service activity in the form of training aims to improve the knowledge and skills of English teachers in Banjarmasin city related to SRL. The community service activity was conducted by the PDWA Team of the English Education Study Program, FKIP, Lambung Mangkurat University. It was conducted over two days, covering the exposition of SRL concepts and strategies, as well as the design of SRL-based learning plans. The participants were 35 teachers from 35 SMPN in Banjarmasin who are members of MGMP Bahasa Inggris. The results showed a high level of interest and awareness among participants in developing SRL-based English language learning to increase students' motivation and active participation in the learning process. Thus, it can improve students' English proficiency. Several follow-up suggestions are proposed, including forming an SRL practitioner community, developing SRL-based learning materials, providing follow-up training, and collaborating with relevant parties.
Noble Values In The Culture Of "Angngaru” Oral Traditions Of Makassar Surjasni, Surjasni; Kamal, Sirajuddin
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 9 No. 1 (2026): MARCH
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/els-jish.v9i1.50048

Abstract

This article explores the noble values embedded within the "Angngaru" oral tradition of the Makassar culture, which serves as an important element of the region's intangible cultural heritage. "Angngaru" is a traditional form of oral expression practiced in Makassar society, characterized by poetic recitations that convey principles of honor, bravery, loyalty, and social harmony. Through a cultural and anthropological approach, this study aims to elucidate the symbolic meanings and philosophical insights that “Angngaru” imparts, reflecting the deeply rooted values of Makassar’s collective identity. The findings demonstrate that “Angngaru” not only strengthens communal bonds but also functions as a medium for transmitting ethical teachings and local wisdom across generations. By preserving “Angngaru”, Makassar society maintains a cultural foundation that supports moral integrity and resilience amid modernity's challenges. This study contributes to a deeper understanding of how oral traditions serve as vehicles for moral and ethical teachings in Indonesian cultural landscapes, specifically within the context of Makassar.