Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Aplikasi Pemberian Active Lower Range of Motion (ROM) Untuk Meningkatkan Nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Sirkulasi Darah Klien Diabetes Melitus Tipe 2 Nabila, Syilma Nafla; Hidayah, Nurul; Kamal, Sodiq
Borobudur Nursing Review Vol 4 No 1 (2024): Borobudur Nursing Review Vol 4 No 1 (January-June 2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bnur.11235

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja sekresi insulin. Pada penderita Diabetes Melitus dampak komplikasi jangka panjangnya melibatkan pembuluh darah besar yang diawali oleh arterosklorosis dan manifestasinya, seperti penyakit Peripheral Artery Disease (PAD). PAD merupakan salah satu komplikasi makrovaskuler dari Diabetes Melitus yang dapat dicegah dengan pemberian active lower Range of Motion (ROM). Active lower ROM adalah latihan pergerakan sendi atau bisa juga disebut dengan latihan isotonik yang dilakukan untuk memobilisasi semua sendi lewat pergerakan. Active lower ROM dapat meningkatkan sirkulasi darah, tonus otot, massa, kekuatan otot serta mempertahankan fleksibilitas sendi. Tujuan dari studi kasus adalah untuk menyusun resume asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 dan untuk mengidentifikasi penerapan active lower ROM untuk meningkatkan nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan sirkulasi darah pasien Diabetes Melitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain studi kasus melalui proses asuhan keperawatan yaitu pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Instrumen studi kasus ini menggunakan format pengkajian keperawatan, format observasi, lembar persetujuan tindakan, stetoskop, sphygmomanometer, thermometer, glukometer, kamera, dan vascular doppler. Hasil penerapan active lower ROM diberikan kepada 2 (dua) orang pasien Diabetes Melitus tipe 2 yang dilakukan 2 kali perhari (pagi dan sore) selama 6 hari dalam waktu seminggu gerakan yang dilakukan sebanyak sepuluh kali. Kesimpulannya dengan pemberian active lower ROM ini terbukti dapat meningkatkan nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan sirkulasi darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2.
Formulasi Dan Optimasi Sediaan Salep Luka Akut Berbasis Daun Wungu Graptophyllum Pictum L. Griff Dan Madu Klanceng Tiwi Oktaviyani; Ratna Wijayatri; Eka Sakti Wahyuningtyas; Estrin Handayani; Sodiq Kamal
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfionline.v17i2.409

Abstract

Abstract: Acute wounds require quick and appropriate treatment to prevent complications such as infection and scar tissue formation. This study aims to develop and optimize an ointment formula based on Graptophyllum pictum L. Griff wungu leaf extract and klanceng honey, which is intended to prepare for the healing of acute wounds. Graptophyllum pictum L Griff leaves are known to have anti-inflammatory and antimicrobial properties, while klanceng honey is famous for its ability to accelerate tissue regeneration. The research process included the determination of Graptophyllum pictum L Griff leaves to ensure the authenticity of the ingredients, extraction using the maceration method with 96% ethanol and the manufacture of Graptophyllum pictum L Griff leaves ointment with concentrations of F1 10%, F2 7.5% and F3 5%. Evaluation of physical properties through a series of preparation tests to assess organoleptic, homogeneity, pH, dispersibility, adhesion, and stability. The optimization of the ointment preparation of the combination of Graptophyllum pictum L Griff leaves and klanceng honey showed that the ointment met all quality criteria as an ointment preparation intended for acute wounds, the preparation also had excellent stability. This research is expected to be the basis for the development of natural products for the treatment of acute wounds that are more effective, and safe to use.