Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Program Magrib Mengaji dalam Membentuk Karakter Religius Anak di Desa Tambangan Jae Kecamatan Tambangan Abul Haris Hasibuan; Muhammar Fuadi; Desi Safitri; Siti Marwah; Nur Aliyah; Cindy Aulia; Hasnawiyah; Sri Wahyuni; Alwi Bisri; Ainun Mardia Harahap
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1 No. 3 (2025): JUNI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0rvav695

Abstract

The cultivation of religious character from an early age plays a crucial role in faith-based education. The Magrib Mengaji program serves as a strategic initiative to instill Islamic values while strengthening children’s Qur’anic literacy. This study seeks to describe the implementation of the Magrib Mengaji program in Tambangan Jae Village and examine its contribution to the development of children’s religious character. Using a qualitative approach, data were gathered through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The results reveal that the program is conducted regularly with strong support from parents, Qur’an teachers, and community leaders. Children demonstrated notable progress in Qur’an reading, memorization of prayers, and daily worship practices, along with the development of discipline, responsibility, and cooperation. Despite challenges such as limited teaching staff and the influence of digital devices, the Magrib Mengaji program has proven effective in nurturing the religious character of young generations. Sustained efforts through better facilities, teacher training, and parental involvement are essential to ensure the continuity and impact of this program in shaping a devout and well-mannered generation.
Edukasi Pencegahan Terjadinya Pernikahan Dini Bagi Peserta Didik SMAN 01 Koto Balingka Fuad Hasan; Ira Hairani; Ainun Atikah; Fauziah Rapipah; Nurul Mawaddah; Nur Alfiyah; Erma; Ranto Suhyardy; Ali Wahnan; Ainun Mardiah Harahap
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi November
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang berdampak signifikan terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pencegahan pernikahan dini yang dilaksanakan di SMAN 01 Koto Balingka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan berbagai program sosialisasi dan edukasi mengenai dampak negatif pernikahan dini. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi seminar kesehatan reproduksi, konseling, serta kerja sama dengan pihak luar seperti puskesmas dan tokoh masyarakat. Selain itu, ditemukan bahwa keterlibatan orang tua dan peningkatan kesadaran siswa berperan penting dalam mencegah pernikahan dini. Program pencegahan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pendidikan dan menunda pernikahan hingga usia yang lebih matang. Pengabdian ini merekomendasikan agar program tersebut terus ditingkatkan dan diperluas cakupannya untuk mencegah pernikahan dini secara efektif.
Dampak Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Kemampuan Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri Kota Padangsidimpuan Harahap, Ainun Mardia; Yusron, Ali; Abdul Majid, Ikhwanuddin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1355

Abstract

Kurikulum merdeka memberikan kemerdekaan berpikir kepada peserta didik agar peserta didik mempunyai kesempatan untuk berkembang. Penerapan kurikulum merdeka adalah suatu tantangan baru untuk pendidik dan satuan pendidikan karena perubahan kurikulum sebelumnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti ingin menggambarkan apa yang sesungguhnya terjadi atau apa adanya. Subjek dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah, guru-guru dan peserta didik. Metode pegumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini mengacu pada konsep Miles dan Huberman yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan/verifikasi. Kurikulum merdeka memiliki dampak yang signifikan terhadap pengembangan potensi peserta didik. Dampak tersebut mencakup beberapa aspek penting, seperti menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik di MAN Kota Padangsidimpuan. Hasil penelitian di dapatkan bahwa kurikulum merdeka memberikan kebebasan belajar sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam kurikulum merdeka adalah pendekatan pembelajaran berbasis proyek, peserta didik dapat menerapkan pengetahuan yang telah dipelajari ke dalam konteks nyata dengan menghasilkan sebuah produk. Kurikulum merdeka mengutamakan adanya penguatan karakter, literasi, dan keterampilan menjadi landasan kokoh dalam pengembangan peserta didik. Namun, pendekatan ini membutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik dari guru dan orang tua dalam mengoptimalkan dampak yang dihasilkan oleh kurikulum merdeka.
School Efforts to Address Bullying Behavior Among Students Azis, Lasman; Harahap, Ainun Mardia; Budio, Sesra; Husen, Amir; Islahuddin
Al-Kahfi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 1 (2024): January
Publisher : STAI YAPTIP Simpang Empat Pasaman Barat Indonesia in collaboration with International Islamic Studies Development and Research Center (IISDRC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/al-kahfi.v10i1.358

Abstract

The role of the school is very strategic in determining the good or bad atmosphere of student socialization in the school environment, one of the things that damages socialization among students is the emergence of bullying behavior, therefore bullying behavior must be clean from the school environment. Therefore, the school is the main actor in overcoming the problem of bullying so that bullying does not become a culture among students. This study aims to analyze how the role of the school in overcoming bullying behavior that occurs among students of Islamic educational institutions. This study uses a qualitative method with a case study approach, data sources are taken through individual interviews with four informants consisting of the principal and vice principal of student affairs and infrastructure and the teacher council. All informants were selected using purposive sampling techniques. The author also collected data through direct observation and document analysis. All data were analyzed using interactive techniques of miles and huberman. The research findings indicate four school efforts to address bullying among students: i) increasing communication between teachers and students, ii) providing education about the dangers of bullying, iii) evaluating programs specifically addressing bullying, and iv) providing guidance to both perpetrators and victims of bullying. These findings can serve as examples for other schools on how to address bullying among students, ensuring that bullying does not become a part of the school culture.