Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Manajemen Rantai Pasok dan Usahatani Bayam Hijau Organik pada Komunitas Tani Organik Brenjonk di Desa Penanggungan Trawas Mojokerto Deby Chyntia Wahyu Febriani; Jani Januar; Joni Murti Mulyo Aji
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.831 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.03.8

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui 1) tingkat efisiensi biaya produksi pada usahatani bayam hijau organik, 2) alur aliran rantai pasok bayam hijau organik dari petani hingga ke konsumen akhir, 3) nilai tambah pada proses pengemasan bayam hijau organik. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Method) di Dusun Penanggungan Desa Penanggungan Kabupaten Mojokerto. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analitik. Metode pengambilan contoh yang digunakan adalah total sampling dan metode snowball sampling. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis R/C ratio, analisis deskriptif dan metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) nilai rata-rata R/C ratio pada usahatani bayam hijau organik yang dilakukan sudah efisien, 2) terdapat 3 aliran dalam rantai pasok bayam hijau organik di Komunitas Tani Organik Brenjonk yaitu aliran produk, aliran keuangan dan aliran informasi yang berjalan secara optimal, 3) perhitungan nilai tambah pada pengemasan bayam hijau organik menjadi bayam hijau organik kemas memiliki nilai yang tinggi sebesar 64,02% grade A, 61,49% grade B dan 71,86 grade C.
Analisis Nilai Tambah dan Perkembangan Usaha Agroindustri Asap Air Tempurung Kelapa pada CV Prima Rosandries di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember Subchan Dwi Arisandy; Jani Januar; Joni Murti Mulyo Aji
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.981 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan usaha agroindustri asap cair tempurung kelapa pada CV Prima Rosandries di Kabupaten Jember. (2) besarnya nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan tempurung kelapa menjadi asap cair; dan  (3) Perkembangan usaha asap cair (ditinjau dari volume penjualan asap cair). Penentuan daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode secara sengaja (purposive sampling). Alat analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan, nilai tambah dengan Metode Hayami, dan tren dengan metode kuadrat terkecil (least square method). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Usaha Argoindustri asap cair tempurung kelapa yang dilakukan CV Prima Rosandries memberikan keuntungan. 2) Asap cair tempurung kelapa yang dihasilkan CV Prima Rosandries memberikan nilai tambah positif. 3) Usaha agroindustri asap cair tempurung kelapa yang dilakukan CV Prima Rosandries ditinjau dari volume penjualan sejak Bulan Januari 2014 hingga Februari 2018 mengalami peningkatan.
Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Minuman Rempah Instan Sehat Berbasis Tanaman Pekarangan di Desa Mundurejo Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember Nidya Shara Mahardika; Andi Eko Wiyono; Jani Januar; Retha Talia Shasabilah; Rifqoh Anggarani Mulyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa Vol. 1 No. 2 (2022): Juni, 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.433 KB) | DOI: 10.55927/jpmf.v1i2.390

Abstract

The community in Mundurejo village, Umbulsari sub-district, which is an area where there are many natural resources that are not utilized optimally in the form of spice plants that can be used as basic ingredients for making drinks that are useful for increasing body immunity. These spice plants contain curcuminoid compounds that function as immunostimulators in boosting the immune system. In addition, spices such as ginger, temulawak, turmeric, and lemongrass contain high enough antioxidants so that they can ward off free radicals in our bodies. This service activity is also carried out in order to provide education and training to the community regarding the processing of spice plants. The purpose of this service is to provide information about processing spices into traditional drinks that can increase body immunity. Devotion is done by providing an explanation of the stages of the manufacturing process, then followed by direct practice. The results of this community service are expected to increase knowledge and in processing spices, especially for recitation mothers and PKK mothers in Mundurejo Village, Umbulsari District. The results of this service are expected to be applied in industry, be it a household scale industry so that it can increase the selling or economic value of spice plants in the village of Mundurejo, Umbulsari District. This service program is carried out by introducing how to make instant spice drinks.
COMMUNITY SERVICE IN CATTLEMANS GROUP BY MAKING FERMENTED ANIMAL FEED (SILAGE) IN SIDOREJO, UMBULSARI, JEMBER DISTRICT Nidya Shara Mahardika; Andi Eko Wiyono; Jani Januar
UNEJ e-Proceeding 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Periode II Tahun 2022
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sidorejo Village, Umbulsari District, has the potential for animal husbandry. Villagers on average have cattle and goats which can be developed as a driving force for the village economy. The biggest need in the development of animal husbandry is the adequacy of animal feed. Therefore, based on the results of field observations and discussions, the problem faced by breeders is a lack of knowledge and understanding of breeders about good farming practices. The second problem is the low skill of breeders in making fermented animal feed. Therefore it is necessary to empower breeders group in collaboration with related institutions to overcome various existing problems. This solution is expected to be able to develop the potential of existing breeders in Sidorejo Village through the "One Lecturer One Village" community service program. The results achieved from this activity were: 1) 80 percent of breeders have understood the training material on making fermented animal feed, 2) The ability of breeders to utilize agricultural and plantation waste has developed, 3). There was a strengthening of the group which had an impact on the creation of an agribusiness area for goat and cattle farming. The achieved targets are then grouped into increasing farmer knowledge in raising cattle and goats intensively. Keywords: Sidorejo, breeders, Umbulsari, Cattle, Goat
SOSIALISASI PRE-TREATMENT PADA KANDANG DAN KOTORAN TERNAK YANG RAMAH LINGKUNGAN DENGAN BIOAKTIVATOR DI DESA GUNUNGSARI KECAMATAN UMBULSARI Dewi Ayu Savitri; Andi Eko Wiyono; Jani Januar; Siti Aisah; Nidya Shara Mahardika
Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Jember Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Jember
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpmunej.v1i1.32

Abstract

Desa Gunungsari merupakan salah satu desa yang hampir masyarakatnya memiliki hewan  ternak yang digunakan sebagai sumber penghasilan sampingan dan utama. Namun keberadaan  hewan ternak ini selain memiliki dampak positif, juga menimbulkan dampak negatif. Adapun  dampak negatif yang ditimbulkan ialah adanya penumpukan kotoran ternak. Hal ini menyebabkan  timbulnya aroma tidak sedap dan masalah kesehatan. Untuk menanggulangi hal ini dilakukan  pengabdian melalui pendampingan pemanfaatan kotoran ternak dengan menggunakan EM4. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sehingga masyarakat mitra dapat  mengetahui cara untuk memanfaatkan kotoran ternak yang menumpuk secara mandiri. Pada pengabdian ini dilakukan dengan melakukan demonstrasi langsung pembuatan pupuk menggunakan  EM4 dan kotoran ternak. Selain itu dilakukan pula sesi sharing dengan perwakilan mitra sasaran. Dengan adanya hal ini menyebabkan penambahan pengetahuan sehingga masyarakat mitra yang  lain dapat menerapkannya.