Claim Missing Document
Check
Articles

3D Tude Movie Series : “KARTU UCAPAN RAHASIA” Haryantara, I Nyoman; Nyoman Crisnapati, Padma; Mahendra Darmawiguna, I Gede; Antara Kesiman, Made Windu
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol 2, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v2i6.19718

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin berkembang pesat sehingga dapat memudahkan manusia dalam mendukung dan memaksimalkan kreativitas di bidangnya. Salah satu perkembangan teknologi multimedia dalam pembuatan film yaitu film animasi 2D dan 3D yang banyak disenangi penonton baik dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Namun, di Indonesia khususnya di Universitas Pendidikan Ganesha sendiri hanya berkembang film animasi 2 dimensi. Dengan semakin berkembangnya software komputer pengolah animasi 3 dimensi peneliti tertarik mengembangkan sebuah film animasi 3 dimensi yang berjudul “Kartu Ucapan Rahasia”. Film ini memberikan amanat bahwa kita harus disiplin, tidak boleh malas, ingat dengan kewajiban, dan belajar berpikir kritis. Metode penelitian atau perancangan film animasi 3 dimensi “Kartu Ucapan Rahasia” menggunakan Block diagram. Block Diagram ini menjelaskan tentang tahap-tahapan pembuatan film animasi 3 dimensi dari awal sampai selesai. Dalam tahapan block diagram terbagi menjadi 3 (tiga) tahapan utama yaitu 1) Pra Produksi (Ide Cerita, Penulisan Naskah/Sipnosis, Menetapkan Format Output, Perancangan Karakter, Perancangan Gambar Pendukung, dan Pembuatan Storyboard), 2) Produksi (Modelling, Texturing, Ringging, Skining, Acting/Animation, Lighting, dan Rendering), 3) Pasca Produksi ( Perekaman dan Proses Penggabungan).
Pengembangan Game RPG 2D Legenda Desa Trunyan Sujaya, Made Agus Panji; Darmawiguna, I Gede Mahendra; Kesiman, Made Windu Antara
INSERT : Information System and Emerging Technology Journal Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Sistem Informasi, FTK, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/insert.v2i2.40691

Abstract

Cerita rakyat Legenda Desa Trunyan kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bali, ini terjadi karena masyarakat Bali hanya mengenal cerita rakyat yang terkenal saja. Jika dibiarkan maka cerita rakyat Legenda Desa Trunyan akan dilupakan dan meruntuhkan semua potensi ada padanya. Gim Trunyan dikembangkan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan cerita rakyat Legenda Desa Trunyan menggunakan media gim yang melibatkan interaksi pemain di dalamnya dan mengenali respon masyarakat terhadap hasil pengembangan dari gim Trunyan. Game RPG 2D Legenda Desa Trunyan dikembangkan dengan metode Penelitian dan Pengembangan, dengan model Game Development Life Cycle yang terdiri atas Initiation, pre-production, production, testing, beta, dan release. Gim ini diharapkan dapat memperkenalkan cerita rakyat Legenda Desa Trunyan kepada masyarakat luas sehingga kelestariannya tetap terjaga. Terdapat 4 kali pengujian, yakni pengujian blackbox, pengujian ahli isi, pengujian ahli media, dan pengujian respon pengguna. Hasil pengujian blackbox menunjukkan semua mechanics yang dirumuskan berfungsi dengan baik, diikuti oleh pengujian ahli isi yang menunjukkan gim Trunyan memiliki tingkat validasi sangat tinggi dengan koefisien validitas sebesar 1.00, kemudian diuji oleh ahli media dengan hasil tingkat validasi sangat tinggi dengan koefisien validitas sebesar 1.00, yang terakhir pengujian respon pengguna dengan persentase 93% yang termasuk dalam kategori "Sangat Baik".
Penerapan Secret Sharing Scheme pada Joint Ownership Watermarking untuk Citra Digital Made Windu Antara Kesiman; Rinaldi Munir
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital watermarking merupakan metode untuk menyisipkan suatu informasi, yangbiasanya disebut sebagai watermark, pada suatu data digital penampung. Masalah yangdihadapi pada metode digital watermarking saat ini adalah semua metode yang telah adahanya mampu menangani perlindungan hak cipta dari satu pemilik saja. Solusi yangkemudian ditawarkan untuk menangani masalah kepemilikan bersama suatu citra digitaladalah dengan menerapkan secret sharing scheme pada digital image watermarking.Makalah ini membahas tentang penerapan secret sharing scheme pada joint ownershipwatermarking yang meliputi protokol-protokol dan metode-metode untuk proses penyisipan(embedding) watermark serta protokol-protokol untuk proses pendeteksian kepemilikan(detection) watermark. Robustness watermark diuji dengan melakukan beberapa prosesmanipulasi terhadap citra digital yang telah mengandung watermark, kemudian dilakukanproses pendeteksian kepemilikan watermark terhadap citra digital tersebut. Hasil ujimenunjukkan, watermark cukup robust terhadap beberapa proses manipulasi citra digital,seperti perubahan brightness, kontras, scaling, flipping, rotasi, printscreen, serta kompresiJPEG 2000. Namun watermark masih rentan terhadap proses cropping dan penyisipanwatermark ganda pada citra digital.Kata Kunci: hak cipta, secret sharing scheme, joint ownership watermarking, citra digital,robustness
Segmentasi Area Teks Aksara Bali pada Citra Lontar Kuno Bali Berdasarkan Peta Nilai Lacunarity Made Windu Antara Kesiman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Area teks pada citra seringkali menjadi region of interest (ROI) pada pengolahan citra, khususnya pada citra dokumen atau manuskrip kuno. Untuk itulah, pada tahap pra proses dari pengolahan citra dokumen, dibutuhkan metode untuk mendeteksi dan mensegmentasi area teks yang akan diproses lebih lanjut, misalnya untuk binarisasi teks pada citra dokumen, serta untuk pengenalan karakter dan teks. Artikel ini memaparkan tentang metode segmentasi area teks aksara bali pada citra lontar kuno bali dengan menggunakan pemetaan nilai-nilai lacunarity. Metode baru yang diusulkan dalam artikel ini memanfaatkan konsep pemetaan nilai-nilai lacunarity untuk memisahkan area teks aksara bali dalam citra lontar kuno bali. Hasil uji coba menunjukkan bahwa pemetaan nilai-nilai lacunarity dapat digunakan untuk melakukan deteksi area teks aksara bali pada citra lontar kuno bali. Fitur tekstur yang diekstraksi melalui nilai lacunarity pada citra sangat membantu dalam mendeteksi dan mensegmentasi area teks aksara bali, khususnya pada citra lontar yang memiliki warna background citra yang tidak seragam dan ber-noise dan hampir sama dengan warna foreground untuk area teks.
SEGMENTASI CITRA TULISAN TANGAN AKSARA BALI BERBASIS PROYEKSI VERTIKAL DAN HORISONTAL I Made Gede Sunarya; Made Windu Antara Kesiman; Ida Ayu Putu Purnami
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.212 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2039

Abstract

Salah satu kekayaan budaya kita yang hampir punah adalah aksara Bali.Keadaannya memang sangat sulit.Penggunanya semakin jarang dan lingkup pemakaiannya semakin sempit.Pada tingkatan dasar, pengenalan aksara Bali dalam kurikulum sekolah merupakan pondasi bagi pelestariannya. Dunia pendidikan memerlukan alat bantu dalam penerbitan literatur yang bermutu. Pada tingkat selanjutnya, para pakar budaya dan bahasa memerlukan alat bantu untuk mengkomunikasikan hasil kajiannya. Semakin canggih alat bantunya, semakin terjamin kelancaran dan keruntutan roda pendidikan dan pendalaman budaya Bali ke masa depan. Alat bantu yang dimaksud adalah komputer dan dengan komputer bisa dilakukan analisis terhadap aksara Bali. Tujuan penelitian pada tahap ini adalah melakukan segmentasi pada citra dokumen tulisan tangan aksara Bali.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan perangkat lunak SDLC (System Development Life Cycle) pendekatan Waterfall. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses segmentasi telah berhasil melakukan segmentasi terhadap citra dokumen tulisan aksara Bali. Hasil berupa karakter-karakter (compound character) penyusun dokumen citra aksara Bali. Kata Kunci  : Segmentasi, Dokumen citra aksara Bali, Proyeksi vertikal dan horisontal
Penerapan Manajemen Bandwidth Menggunakan Metode Hierarchical Token Bucket Pada Layanan Hotspot Mikrotik Undiksha Ketut Gede Widia Pratama Putra; Gede Saindra Santyadiputra; Made Windu Antara Kesiman
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 5, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.758 KB) | DOI: 10.24114/cess.v5i1.14959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan manajemen bandwidth menggunakan metode Hierarchical Token Bucket (HTB) pada layanan hotspot mikrotik Undiksha. (2) Hasil pengujian kualitas layanan internet dari parameter Quality of Service (QoS) yang sudah diterapkan menggunakan metode Hierarchical Token Bucket (HTB).Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan Network Development Life Cycle (NDLC), dengan melalui beberapa tahapan yaitu analisis, desain, simulasi, implementasi, monitoring, dan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan (1) Penerapan manajemen bandwidth HTBpada router mikrotik dengan menggabungkan layanan hotspot mikrotik, sudah berjalan dengan baik, yang dibuktikan dengan fungsi dari metode HTB bisa berjalan dengan baik. (2) Hasil pengukuran dengan menggunakan 2 metode manajemen bandwidth, diperoleh hasil rata-rata download dan upload dari metode HTB lebih besar dibandingkan dengan metode simple queue. Dan parameter packet loss, throughput, delay  dan  jitter yang dilakukan uji menggunakan aplikasi wireshark menerangkan bahwa metode HTB mendapatkan nilai rata-rata yang lebih baik dibandingkan dengan metode simple queue.
Frequency Band and PCA Feature Comparison for EEG Signal Classification I Wayan Pio Pratama; Made Windu Antara Kesiman; I Gede Aris Gunadi
Lontar Komputer : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12 No 1 (2021): Vol. 12, No. 01 April 2021
Publisher : Institute for Research and Community Services, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/LKJITI.2021.v12.i01.p01

Abstract

The frequency band method is popular in signal processing; this method separates EEG signals into five bands of frequency. Besides the frequency band, the recent research show PCA method gives a good result to classify digits number from EEG signal. Even PCA give a good accuracy to classify digit number from EEG signal, but there are no research shows which one yielded better accuracy between PCA and frequency band to classify digit number from EEG signals. This paper presents the comparison between those methods using secondary data from MindBigData (MDB). The result shows that the frequency band and PCA achieve 9% and 12,5% on average accuracy with the EPOC dataset. The paired Wilcoxon test produces a significant difference in accuracy between methods in the digit classification problem. Experiment with Muse dataset provides 31% accuracy with frequency band method and 24,8% with PCA method. The result is competitive compared to other experiments to classify digit numbers from EEG signals. In conclusion, there is no winner between the two methods since no method fits both datasets used in this research.
PENGEMBANGAN APLIKASI AUGMENTED REALITY BOOK PENGENALAN TATA LETAK BANGUNAN PURA GOA LAWAH DAN PURA GOA GAJA Ni Komang Oktari Permata Sari; Padma Nyoman Crisnapati; Made Windu Antara Kesiman; I Made Gede Sunarya
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1803.009 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v11i2.4082

Abstract

Goa Lawah and Goa Gajah Temple is two examples of temples in Bali, which have their own uniqueness. Goa Lawah Temple is located in Klungkung regency, especially inPasinggahan village in Dawan sub-district. One of its uniqueness is that the natural cave without human made, and it is a home for thousand bats. And then Goa Gajah Temple islocated in Bedulu village, in Blahbatuh district, Gianyar regency. This place is built in an ancient area. The cave in this place is different from Goa Lawah Temple. The cave in thisplace is built by human being. People believe that the T cave was built for meditation of theKings. Both of its temple is a part of cultural heritage wills we must to learn and preserve.There are so many methods to keep our culture. One of them is use Augmented Reality Technology.The purpose of this research is developing Augmented Reality applications an introduction the building layout of Goa Lawah and Goa Gajah Temple. In developing thisapplication, use Blender, Unity 3D and Vuforia Library to show 3 dimensional building inreality environment. This research using the waterfall model. The result of this research is a book that contains information and images related to Goa Lawah and Goa Gajah Temple andalso functioned as a marker of Book-based Augmented Reality applications android whichcapable of displaying objects of Goa Lawah and Goa Gajah Temple buildings in 3- dimensional form just above the marker complete with voice narration explanation. Thisapplication can be used as a medium to learn, introduce, at the same time preserving the GoaLawah and Goa Gajah Temple.
PENGEMBANGAN APLIKASI AUGMENTED REALITY BOOK PENGENALAN OBJEK WISATA TAMAN UJUNG SOEKASADA DAN TAMAN AR TIRTA GANGGA DI KABUPATEN KARANGASEM Putu Angga Sudyatmika; Padma Nyoman Crisnapati; I Gede Mahendra Darmawiguna; Made Windu Antara Kesiman
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2847.74 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v11i2.4083

Abstract

Taman Ujung Soekasada and Tirta Gangga is a famous tourist attraction inKarangasem regency. Taman Ujung is located at the village of Tumbu, district of Karangasem. The park was built in 1919 by the king of Karangasem, namely I Gusti BagusJelantik with the purpose to entertain important guests who visitied the region of Karangasem.Tirta Gangga was rebuilt in 1948 on the initiative of The King of Karangasem namely AnakAgung Anglurah Ketut Karangasem. Situated in Ababi Village, 6 kilometers northern Taman Ujung Soekasada. This water park built as a place for bathing the King and his family.This research is aims to develop an android-based application that can be used as a medium for learning and preserving Taman Ujung Soekasada and Tirta Gangga. The researchmethod used was research and development by using the model of the waterfall. Thisapplication uses the vuforia library to display 3 dimensional building objects into a real environment by using the book and the android smartphone.The end of result is a book that contains about information and images related toTaman Ujung Soekasada and Tirta Gangga that functioned as a marker as well as android based on Augmented Rality application that is capable of displaying the object of Taman Ujung and Tirta Gangga buildings in 3 dimensional above the marker complete with thenarrative sound explanation
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN SIM ONLINE DILINGKUP PELAYANAN POLRESTA DENPASAR MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) Alfin Nur; I Made Ardwi Pradnyana; Made Windu Antara Kesiman
KARMAPATI (Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/karmapati.v8i2.18108

Abstract

SIM Online atau Surat Izin Mengemudi Online adalah layanan untuk mempermudahkan masyarakat dalam melakukan pembuatan atau perpanjangan SIM secara Online.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerimaan pengguna terhadap SIM Online sehingga pengembangan sistem layak dilaksanakan. Salah satu pendekatan teori penerimaan dan penggunaan terhadap suatu teknologi yaitu Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology (UTAUT). UTAUT merupakan salah satu model penerimaan teknologi yang dikembangkan oleh Vankates et al. (2003). UTAUT memiliki empat konstruk utama yaitu Ekspektasi Kinerja, Ekspektasi Usaha, Pengaruh Sosial, Kondisi Yang Memfasilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ekspektasi  kinerja,ekpektasi usaha, pengaruh sosial positif  terhadap  minat  pemanfaatan  SIM Online (2) Faktor kondisi yang memfasilitasi dan minat pemanfaatan berpengaruh positif terhadap perilaku pengguna (3) Variabel moderator jenis kelamin memperkuat hubungan ekspektasi kinerja, ekspektasi usaha, pengaruh sosial terhadap minat pemanfaatan SIM Online (4) Variabel moderator umur memperlemah hubungan ekspektasi kinerja sedangkan variabel umur memperkuat hubungan ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi terhadap minat pemanfaatan SIM Online (5) Variabel moderator pengalaman memperkuat hubungan ekspektasi usaha, pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi terhadap minat pemanfaatan SIM Online.
Co-Authors A. A. Istri Ita Paramitha Adhi Suarjana, I Kadek Adi Saputra Yasa, I Gede Adi Yoga Dewantara, I Made Adnyana, I Putu Wandra Agung Istri Ariningrat, I Gusti Agus Eka Wilantara, Putu Agus Jayadi Putra, Kadek Agus Kamiana Agus Kristiawan, I Gde Made Agus Nyoman Reditya Ary Prasetya Agus Sutrisna, I Kadek Ajeng Wulandari Pratama Ajiwerdhi, Anak Agung Gde Putra Alfin Nur Anak Agung Gde Putra Ajiwerdhi Ananta Satriadi, Kadek Andika, I Gede Andreana, I Made Dwi Anggara, I Made Dika Ardipa, Gede Sukra Ari Kamelia Dewi, Ni Made Ari Mahendra, I Komang Ari Putra, Ida Bagus Gede Arimbawa, I Gusti Ngurah Putra Arisma Dewi, Komang Ayu Ary Wahyuningsih, Ni Made Ayu Ary Widayanti, Putu Aryasih, Putu Putri Asmara, I Wayan Dana Astuti, Ni Putu Pasek Wida Ayu Nirma Lestari, Gusti Bagus Maha Putra, I Gusti Bunga Anindya, Made Candra Adi Pranata, Gede Chrisnapati, Padma Nyoman Chrisnapati, Padma Nyoman Cipta, I Putu Agus Eka Yatna David Setiawan David Setiawan, David Dessy Seri Wahyuni Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewa Putu Doniawan Dewi, Made Sulatri Dewi, Ni Putu Dita Ariani Sukma Dewi, Ni Putu Sri Indra Padma Doniawan, Dewa Putu Dwi Purniyati, Gusti Ayu Dwi Suparyanta, Kadek Eka Saptaridevi, Ni Luh Endra Wiartika P, I Made Evi Wellyastini, Kadek Fikri Haikal Gd Tuning Somara Putra Gde Angga Putra Sutanjaya Gede Aditra Pradnyana Gede Agus Putra Yasa Gede Candra Adi Pranata Gede Indrawan Gede Saindra Santyadiputra Gede Saindra Santyadiputra, Gede Saindra Gede Sukra Ardipa Gede Widiartana Yasa Gusti Ayu Dwi Purniyati Gusti Ayu Nirma Lestari Hady Permana S, Putu Trisna Haryantara, I Nyoman I DEWA AYU MADE SARTINI I Gde Made Agus Kristiawan I Gede Adi Saputra Yasa I Gede Adi Saputra Yasa I Gede Agus Pebriana I Gede Aris Gunadi I Gede Arya Sudarmayana I Gede Bendesa Subawa I Gede Bintang Arya Budaya I Gede Hendrayana I Gede Mahendra Darmawiguna I Gede Rusdy Mahayana Putra I Gede Sastra Kurniawan I Gede Sudirta I Gede Sudirta, I Gede I Gede Sudirtha I Gusti Agung Istri Ariningrat I Gusti Ayu Agung Diatri Indradewi I Gusti Bagus Maha Putra I Gusti Ngurah Bagus Putra Asmara I Kadek Adhi Suarjana I Kadek Agus Sutrisna I Kadek Yostab Mariyantoni I Ketut Resika Arthana I km. Lanang Oka Wiryawan I Komang Ari Mahendra I Komang Hendra Trinium Jaya I Made Adi Yoga Dewantara I Made Agus Wirahadi Putra I Made Angga Darma Putra I Made Ardwi Pradnyana I Made Arya Riananda Putra I Made Dika Anggara I Made Dwi Andreana I Made Endra Wiartika P I Made Gede Sunarya I Made Putrama I Made Restu Arta Jaya I Made Yoga Yudisthira Sandra I Md. Dendi Maysanjaya I Nyoman Haryantara I Putu Agus Eka Yatna Cipta I Putu Gede Karwina Styawan I Putu Sujana Atmaja I PUTU WANDRA ADNYANA I Putu Wira Adnyana I Wayan Dana Asmara I Wayan Pandu Wibawa S I Wayan Pio Pratama Ida Ayu Putu Purnami Ida Ayu Widiyanthi Ida Bagus Gede Ari Putra Ida Bagus Redy Santiawan Ida Purnamasari, Putu Ika Hendriana, Komang Indradewi, Gusti Ayu Agung Diatri Intan Pebriyanti Jaya, I Made Restu Arta Juliawan, Komang Gede Satria Kaban, Ekinnisura Kadek Agus Jayadi Putra Kadek Ananta Satriadi Kadek Dwi Suparyanta Kadek Evi Wellyastini Kadek Wikan Paramasila Kadek Yota Ernanda Aryanto Kamiana, Agus Karwina Styawan, I Putu Gede Ketut Agustini Ketut Gede Widia Pratama Putra Ketut Satria Ketut Tri Sutrisna Oka Ketut Widiantara Komang Ayu Arisma Dewi Komang Gede Satria Juliawan Komang Ika Hendriana Komang Jepri Kusuma Jaya Komang Setemen Komang Sudana Yasa Pande Komang Sudana Yasa Pande Kurniansyah, Adrian Lanang Nugraha, Made Luh Putu Eka Damayanthi Luh Putu Eka Damayanthi Luh Sri Darmaningsih M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Bunga Anindya Made Lanang Nugraha Made Sulatri Dewi Mahendri Pramadewi, Pande Made Mariyantoni, I Kadek Yostab Maryati, Ni Made Rai Maryati, Ni Made Rai Mika Karmila, Ni Komang Natih, I Dewa Gede Agung Wibhisana Ni Kadek Pande Dwika Liona Ni Komang Mika Karmila Ni Komang Oktari Permata Sari Ni Komang Sriasih Ni Luh Kadek Tristiana Pratiwi Ni Luh Nita Sari Ni Luh Putu Kurniawati Ni Made Ari Kamelia Dewi Ni Made Ayu Ary Wahyuningsih Ni Made Rai Maryati Ni Made Yeni Dwi Rahayu Ni Nyoman Sugihartini Ni Putu Bali Pratiwi Ni Putu Pasek Wida Astuti Nining Rahayuningsih Niti, Made Ayu Asri Nugrahini, Ni Putu Prita Nur, Alfin Nyoman C, Padma Nyoman C, Padma Nyoman Chrisnapati, Padma Nyoman Juli Budiartawan Oka Wiryawan, I km. Lanang Oky Sanjaya, Kadek P. WAYAN ARTA SUYASA Padama Nyoman Crisnapati Padma Nyoman C Padma Nyoman Chrisnapati Padma Nyoman Crisnapati Padma Nyoman Crisnapati Pande Dwika Liona, Ni Kadek Pande Made Mahendri Pramadewi Pandu Wibawa S, I Wayan Pebriana, I Gede Agus Pebriyanti, Intan Permana S, Putu Trisna Hady Pramadewi, Pande Made Mahendri Pratama, Putu Gilang Pratiwi, Ni Putu Bali Prianka Vedanty, Putu Pusparani, Diah Ayu Putra Yasa, Gede Agus Putra, Gd Tuning Somara Putra, Kadek Agus Jayadi Putu Agus Eka Wilantara Putu Angga Sudyatmika Putu Ary Widayanti Putu Ayu Puspitawati Putu Hendra Suputra Putu Ida Purnamasari Putu Putri Aryasih Putu Soni Ermawati Putu Trisna Hady Permana S Putu Yuditia Riani Putu Yuli Krisnawati Rahayuningsih, Nining rahmi, rugayatur Reditya Ary Prasetya, Agus Nyoman Redy Santiawan, Ida Bagus Rinaldi Munir rugayatur rahmi Saputri, Tesya Saragih, Andi Siaputra Sari, Ni Luh Nita Sariyasa . Sartini, I Dewa Ayu Made Sastra Kurniawan, I Gede Satria Juliawan, Komang Gede Satria, Ketut Sindu, I Gede Partha Soni Ermawati, Putu Sri Darmaningsih, Luh Sriasih, Ni Komang Sudarmayana, I Gede Arya Sujaya, Made Agus Panji Sulatri Dewi, Made Sumantara, I Gusti Lanang Trisna Suputra, I Komang Hery Abdi Surya Diputra, I Gusti Nyoman Anton Sutanjaya, Gde Angga Putra Sutrisna Oka, Ketut Tri Taufik Ismail Taufik Ismail Tristiana Pratiwi, Ni Luh Kadek Wiartika P, I Made Endra Widiantara, Ketut Widiantara, Ketut Widiyanthi, Ida Ayu Wikan Paramasila, Kadek Winaya, Ayu Nyoman Waisantini Wira Adnyana, I Putu Wismawan, Komang Hendra Wulandari Pratama, Ajeng Yasa, Gede Widiartana Yoga Yudisthira Sandra, I Made Yogi Aditya Yostab Mariyantoni, I Kadek Yuditia Riani, Putu Yuli Krisnawati, Putu