Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Studi Literatur: Depresi dan Konflik Selama Kehamilan Dikaitkan dengan Meningkatnya Peluang Terjadinya Stunting Hardiyati Hardiyati; Supratti Supratti
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 7 No Khusus (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v7iKhusus.502

Abstract

According to the United Nations Children's Fund, it is estimated that worldwide around 165 million children were stunted in 2012. West Sulawesi currently has the highest prevalence of stunting (41.6 per cent), behind the WHO standard, which is below 20 per cent. Currently, the efforts that can be made by the Government of Indonesia are to target nutrition improvement in sustainable development (SDGs). This literature study aims to provide an overview of how depression and other problems during pregnancy can be associated with stunting. Literature from ProQuest, Science Direct and Google Scholar databases. The results showed that the 13 articles reviewed stated that depression and conflict during pregnancy were associated with an increase in stunting rates. An illustration of how depression and other problems during pregnancy can be used as a reference in implementing more diverse and appropriate interventions, especially in the region of one of the provinces in Indonesia, namely West Sulawesi, which has a high prevalence of stunting.
UPAYA MENGOPTIMALKAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA REMAJA MELALUI POS RESILIENSI Hardiyati, Hardiyati; Ahmad, Masnaeni
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2499

Abstract

Perubahan yang terjadi karena pandemi COVID-19 dan bencana menjadikan semua aktivitas sehari-hari dapat menimbulkan stres pada seseorang. Adanya bencana menyebabkan SMP 2 hampir rata dengan tanah, tingginya angka pelaku kejahatan usia remaja serta pernikahan dini di Mamuju menjadi alasan kami memilih topik ini. Remaja merupakan populasi yang berisiko. Permasalahan remaja jika tidak ditangani akan menghambat kemajuan karena remaja yang sehat secara holistik akan melahirkan calon generasi yang sehat. Dengan demikian, diperlukan sebuah kegiatan upaya mengoptimalkan layananan kesehatan remaja melalui pos resiliensi. Kemampuan atau kompetensi dalam menyikapi masalah dan tantangan hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Mamuju. Kegiatan ini dilaksanakan untuk siswa/wi smp berjumlah 21 orang dengan kriteria siswa yang kami kader adalah siswa aktif dalam organisasi sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 tahun sesuai sk pengabdian tahun 2022. Kegiatannya terdiri dari tiga tahap antara lain, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi dilanjutkan dengan pos resiliensi melalui grup whats up. Hasilnya, terbentuk kader yaitu siswa yang ikut dalam kegiatan ini serta siswa termotivasi, semangat dan antusias dalam setiap sesi kegiatan ini yang berlangsung lama, Pengetahuan tentang resiliensi  siswa berubah, dan semua sesi dilaksanakan dan dikerjakan dengan tertib dan sabar. Berkat adanya upaya dalam mengoptimalkan kesehatan jiwa remaja ini bermanfaat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah, membangun affirmasi positif serta sportif dalam mengakui kesalahan dan siap untuk berubah. Luaran kegiatan ini berupa jurnal dan liflet akan tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual yang terlindungi melalui terbitnya sertifikat Hak Cipta