Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Ekonomi Daerah melalui Sektor Unggulan Kota Surabaya dalam Masa Pandemi Covid-19 Yusuf Hariyoko; Anggraeny Puspaningtyas; Eureka Ratna Nirmala; Nabilla Larasati
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 6 No. 2 (2022): May 2022
Publisher : Department of Public Administration, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe regional economic development through leading sectors in the city of Surabaya during the Covid-19 pandemic. During the Covid-19 pandemic, the regional economy received quite severe impacts, including reduced working hours, decreased wages, and a more serious problem was increasing unemployment and the inability to absorb new workers. The research uses a qualitative descriptive method with a research focus on four main components of regional economic development, namely the development of the economic base, institutions, human resource development, and technology development – technology adaptation. Data collection techniques were carried out by interview and document study. Sources of data come from Bappeda, the City Cooperatives and Micro Enterprises Service and the Surabaya City Manpower Service. The results of the study show that locality development by the Surabaya City government in the midst of the COVID-19 pandemic is carried out both physically in the form of facilities and infrastructure and non-physical development by conducting training needed by the community. In general, the institutional aspects are adequate, but their participation is still not as desired. In the aspect of human resource development, the development program is carried out by providing briefings to the community both related to honing skills or briefing on the rights they should get as workers. Aspects of technology adaptation are carried out through the development of the Ecobis System such as the MSME product marketplace. However, improvements also need to be made to overcome some of the weaknesses in each of these components.
INOVASI PENINGKATAN KINERJA MELALUI GOVERNANSI DIGITAL PADA BAGIAN INFORMASI DAN PROTOKOL SEKRETARIAT DPRD KOTA SURABAYA Putri Yulinarwati; Agus Sukristyanto; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 04 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan kinerja maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan, bahwa Kota Surabaya kini sudah menerapkan e-government yang dimana tertuang dalam Peraturan Walikota Surabaya Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Kebijakan yang dibuat ini memiliki tujuan untuk dapat meningkatkan pemerintahan yang bersih, transparan, mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif serta sebagai sarana untuk perbaikan organisasi, sistem manajemen dan proses kerja pemerintahan. Sama halnya, bahwa saat ini pada lingkungan Sekretariat DPRD Kota Surabaya terutama bagian Humas dan Protokol menerapkan inovasi yang dibuat oleh Pemerintah Kota dengan beragam jenis Web, maupun aplikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif yang dimana menggunakan Teori Karakteristik Inovasi dari Everett M. Rogers dan Teori Kinerja dari Agus Dwiyanto. Dengan adanya inovasi governansi digital pada bagian Informasi dan Protokol Sekretariat DPRD Kota Surabaya sudah dinilai baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya inovasi yang berbasis aplikasi yaitu E-Performance dan E-SDM bisa meningkatkan performa kinerja, tanggung jawab, kualitas kinerja serta keuntungan yang relatif. Kelebihan dari adanya aplikasi/website E-Performance dan E-SDM ini bisa memberikan suatu penghargaan yang diakumulasikan menjadi uang tunjangan kinerja kepada pegawai pada bagian Informasi dan Protokol Sekretariat DPRD Kota Surabaya yang berasal dari skor pelaporan yang ada pada aplikasi tersebut. Namun, terdapat Kelemahan yang bisa menjadi penghambat yaitu pada aplikasi E-Wadul/Sapawarga yang tujuannya untuk bisa melaporkan aduan/penyaluran aspirasi masyarakat masih belum bisa efektif kepada masyarakat karena aplikasi tersebut masih sering Erorr, masih dirasa masyarakat belum banyak yang mengetahui, dan petugas dalam menanggapi masih dinilai kurang tanggap. Sehingga Saran yang diberikan oleh penulis yaitu Memberikan sosialisasi aplikasi E-Wadul/Sapawarga kepada masyarakat, Memberi Evaluasi kembali petugas dalam memberikan waktu tanggapan/dalam merespon pada aplikasi serta selalu melakukan perbaikan pada aplikasi governansi digital ini agar tidak mengalami Erorr saat digunakan.
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI BAGIAN RAPAT DAN PERUNDANG-UNDANGAN KANTOR SEKRETARIAT DPRD KOTA SURABAYA Sulistiya Hayyu Pujaningsih; Endang Indartuti; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 04 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia adalah faktor penting sebagai penentu keberhasilan sebuah instansi. Manusia salah satu sumber daya yang dapat menentukan keberhasilan dalam menjalankan kegiatan instansinya, sumber daya manusia dalam suatu instansi merupakan sekumpulan orang yang bekerja dan mempunyai karsa, cita dan rasa yang berbeda-beda begitupun setiap instansi memiliki sumber daya manusia yang lebih. Mutu sumber daya manusia berhubungan dengan budaya organisai dan motivasi setiap individu, dengan adanya budaya organisasi yang baik dan motivasi maka akan menghasilkan sebuah performa kinerja yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja pegawai, dengan begitu dapat menumbuhkan budaya organisasi yang baik serta didukung dengan motivasi mampu memberikan hasil yang baik dan memuaskan bagi Bagian Rapat dan Perundangan-undangan Kantor Sekretariat DPRD Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya budaya organisasi dan motivasi dalam meningkatkan kinerja pegawai Bagian Rapat dan Perundang-undangan sudah baik. Dapat dibuktikan dengan salah satu instansi Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Surabaya yang bekerjasama bahwa kinerja pegawai sudah baik. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah Bagian Rapat dan perundang-undangan bekerja sesuai SOP, adanya pemberian reward pada pegawai yang kinerjanya baik dan karena bekerja sesuai SOP maka kualitas kinerja pegawai sudah baik dan saran yang dapat diberikan peneliti adalah tetap mempertahankan atau bisa lebih ditingkatkan lagi budaya organisasi serta motivasi yang telah dilaksanakan agar supaya performa kinerja pegawai lebih baik lagi.
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT OLEH PUSKESMAS DI KABUPATEN MANGGARAI Yusuf Hariyoko; Yanuarius Dolfianto Jehaut; Adi Susiantoro
Jurnal Good Governance Vol 17, No 2 (2021): September
Publisher : Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32834/gg.v17i2.346

Abstract

Puskesmas adalah organisasi pemberi layanan keseshatan yang ada di semua daerah. Peran Puskesmas sangat penting untuk memberikan layanan kesehatan, dengan memberikan penanganan pada pasien dan sosialisasi untuk masyarakat. Efektifitas dalam mencapai tujuan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek yang penting dan merupakan sebuah proses. Penelitian ini bersifat kualitatif yang berusaha untuk melihat masalah dengan mendalam. Hasil dan temuan dari penelitian ini dilihat dalam sudut pandang proses dalam sistem layanan kesehatan terdiri dari tahapan input sudah berjalan dengan baik, segi proses masih perlu perbaikan dalam sosialisasi, output masih perlu ditingkatkan, dan produktifitas masih rendah dan memiliki catatan perbaiki. Selain hal tersebut ada faktor sarana dan prasarana masih belum memuaskan pengguna layanan serta kinerja pegawai masih kurang dilihat dari minimnya motivasi dan kurangnya integritas.Kata Kunci: efektifitas, layanan kesehatan, Puskesmas
Evaluasi Kebijakan Pembangunan Wisata Religi di Kabupaten Gresik (Studi Wisata Makam Sunan Giri dan Situs Giri Kedaton) Yusuf Hariyoko; Adi Soesiantoro; Revi Pravira Pangestuti
Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2021): Pemikiran Administrasi Negara-1
Publisher : Department of Public Administration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpan.v13i1.11745

Abstract

The tourism sector provides positive benefits for growing the community's economic sector if it is managed properly. Gresik Regency already has the Gresik Regency Regional Tourism Development Master Plan 2013-2025 as the basis for developing the tourism sector. This research uses descriptive qualitative research type. Data collection data in research using interview techniques, observation, and documentation. To evaluate or assess the success of this religious tourism development policy using several theories from Stufflebeam: context evaluation, input evaluation, process evaluation, product evaluation. The results of this study notes that the success of religious tourism development policies in Gresik Regency, especially in the Sunan Giri Tomb and Giri Kedaton Site has not been fully successful optimally because of differences in visits and tourism interests between the Sunan Giri Tomband Kedaton Giri Site due to the lack of promotion of Giri Site tourism Kedaton. One solution that can be recommended by researchers at the Gresik Regency's Office of Tourism and Culture is to increase efforts to promote the Giri Kedaton Site as an attractive destination in Gresik Regency
Pola Koordinasi Pembangunan Kawasan Strategis Jembatan Suramadu dalam Konsep Pembangunan Berkelanjutan (Studi di Pemerintah Kabupaten Bangkalan) Yusuf Haryoko
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol 15 No 1 (2017): KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.38 KB) | DOI: 10.30996/dia.v15i1.1825

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan melihat Keberadaan Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu potensi yang dapat digunakan sebagai senjata dalam pengembangan daerah. Keberadaan KSN di Kabupaten Bangkalan tersebut ternyata masih belum mampu mendongkrak kondisi pembangunan sesuai yang diharapkan dan berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat pola koordinasi dalam pengembangan kawasan jembatan suramadu serta pelaksanaan pembangunan berkelanjutannya. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kualitatif yang berguna untuk menguraikan masalah secara komprehensif. Hasil dari penelitian adalah 1. Pola koordinasi pengembangan kawasan jembatan suramadu terdiri dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan, pemerintah provinsi Jawa Timur, dan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS). Sedangkan koordinasi antar aktor masih belum terlaksana dengan baik. 2. Pembangunan berkelanjutan jembatan suramadu pada aspek ekonomi masih belum dirasakan oleh masyarakat, sisi sosial, masih belum menunjukkan dampak yang signifikan, dan sektor lingkungan, masih belum ditunjukkan dengan nyata.
Peran Penyedia Barang Langsung Dan Jasa oleh Dinas Pangan dan Pertanian Dalam Meningkatkan Produksi Padi di Kabupaten Sidoarjo Rahmadani, Rafdiah Iftisyah; Mursyidah, Lailul; Hariyoko, Yusuf
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Administrasi Publik (JPAP)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpap.v8i2.6636

Abstract

Etymologically, the role means someone who performs an action where the action is expected by other people. This means that every action that each individual has has an important meaning for some people. The agency has several programs to increase rice production, starting from carrying out activities to control OPT (Plant Destruction Organisms), providing pesticide assistance, coordinating with related parties for irrigation arrangements and optimizing the use of water pumps. However, in carrying out its role, the Food and Agriculture Service has several obstacles encountered in the field, including the Service has not been able to ensure the availability of fertilizers, limitations in human resources and budgets that have caused rice production in Sidoarjo Regency to decline. This study used descriptive qualitative methods. The data were obtained through observation, documentation, and interviews with the Head of Facilities and Infrastructure, the Head of Planning, and a combination of farmer groups. Data analysis techniques in this study are data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that the government's role as a direct provision of goods and services cannot be carried out optimally by the Food and Agriculture Service, especially in providing fertilizer according to the request of the farmers because the subsidized fertilizer stock provided by the Service is still incomplete. In addition, the Department of Food and Agriculture has not been able to provide a complete machine tool for farmer groups in Sidoarjo Regency.
STRATEGI MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK: Studi Kasus Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Sawahan Niko Dwi Laksono Narmadi; Adi Soesiantoro; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 01 (2022): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan rendahnya kepatuhan wajib pajak dalam melakukan kewajiban perpajakan. Di KPP Pratama Surabaya Sawahan khususnya masih terdapat wajib pajak yang tidak melaporkan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) Tahunan. Hal tersebut berdasarkan data yang peneliti peroleh dari Seksi Pengolahan Data dan Informasi di KPP Pratama Surabaya Sawahan. Masih cukup jauh dari jumlah seluruh wajib pajak yang terdaftar. Dalam kurun waktu lima tahun kebelakang jumlah wajib pajak memang terlihat selalu naik setiap tahunnya tetapi yang patuh dalam melakukan kewajiban perpajakannya masih belum mencapai separuh dari jumlah keseluruhan wajib pajak. Maka dari itu tujuan penelitian ini yaitu peneliti ingin mengetahui dan merumuskan strategi untuk meningkat kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Sawahan. Hasil dari penelitian ini dengan berdasarkan metode analisis SWOT, yang mengahsilkan dua strategi yang cukup strategis.
Optimization of Population Administration Services with the Use of Klampid New Generation in Pacarkembang Village Rini Kusumawati; Dida Rahmadanik; Yusuf Hariyoko
Formosa Journal of Social Sciences (FJSS) Vol. 1 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjss.v1i4.2273

Abstract

Public service is one of the essential things in human life. Until now, public services in Indonesia still have many deficiencies, and this situation has also caused Indonesian public services to receive a lot of criticism from the public. Therefore, the Surabaya City Government decided to reform the population and registration system called the New Generation Klampid (KNG). The purpose of this research is to describe the New Generation of Klampid (KNG) in optimizing the quality of service in Surabaya and taking place in the Boyfriend Village. This research uses qualitative method and descriptive type. The selected informants in this study consisted of structural officials and residents. Data collection was carried out through in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the New Generation Klampid (KNG) program to improve service optimization in Surabaya is running quite well. This is demonstrated by the existence of innovations that bring more benefits to people who wish to register for population administration and civil registration. Even though the lack of socialization still causes some people not to know about technology
Analysis of Administrative Services through Online Submission of the Surabaya KNG (Klampid New Generation) Application Tita Dwi Agustin; Yusuf Hariyoko
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 1 No. 7 (2022): December 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v1i7.2350

Abstract

Public services are services provided by the government to the community starting from population administration services, health services, and educational services in accordance with the 1945 Constitution regulations regarding matters to meet the basic needs of every citizen. Public services are listed in Article 1 Paragraph (1) of Law Number 25 of 2009 concerning Public Services which are activities or series in the framework of fulfilling service needs in accordance with statutory regulations for every citizen and population of goods and services that must be fulfilled by administrative state. For this reason, the government continues to develop new innovations, especially population administration so that people can easily take care of all administrative management, especially their population. Klampid New Generation) issued by the Surabaya City Population and Civil Registration Service can be an easier independent online service innovation by utilizing currently developing technology