Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG ANAK NEGERI KOTA SURABAYA: (Studi Pada UPTD Kampung Anak Wonorejo) Anisah Anisah Puteri Djatmiko; Yusuf Hariyoko; Adi Soesiantoro
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Surabaya city government cares about the welfare of street children. In 2009 the Surabaya City Public Children's Village program was designed by the Social Service and then 3 UPTD offices were formed which included the UPTD Kampung, Kalijudan State Children's Village UPTD, Griya Werdha Home. Government communication with the perpetrators who are responsible for screening Street Children who live in the city of Surabaya. The role of the community in reducing the number of street children directly reduces poverty for the families to be accommodated. This study aims to look at the implementation of the State Children's Village Program at UPTD Wonorejo State Children's Village. The research method that the writer uses is descriptive qualitative research. And the successful implementation of the Surabaya City State Children's Village program was analyzed by the author using 4 indicators derived from Edward III's theory. 4 indicators which include Communication, Resources, Disposition, Bureaucratic structure. The results of the research analysis revealed that all assisted residents at UPTD Kampung Anak Negeri Wonorejo carry out coaching activities and activities to increase interest in talent. The emergence of problems with street children makes the authors provide suggestions for improvements to the personality of street children for the better.Abstract is the essence of the article content. It contains the summary of the whole text without taking too much detail on each part of the text.Avoid writing any acronym except it is widely known or has been stated before.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PELAYANAN ADMINISTRASI BERBASIS APLIKASI BERKAS MLAKU DEWE (BMW) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN SUKODONO KABUPATEN SIDOARJO Lailatul Nur Firdaus; Arief Darmawan; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan Implementasi kebijakan pada aplikasi BMW (Berkas Mlaku Dewe) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Dalam proses pelayanan yang terjadi di Kecamatan Sukodono yang muncul karenan keluhan masyarakat tentang pelayanan administrasi yang dinilai kurang efektif dan efisien dikarenakan memerlukan waktu lama dan banyak tenaga yang dikeluarkan karena harus bolak-balik ke Kantor Kecamatan. Selanjutnya untuk melihat implementasi kebijakan proses pelayanan BMW (Berkas Mlaku Dhewe) di Kantor Kecamatan Sukodono digunakan analisis yang sesuai dengan teori yang digunakan oleh peneliti yaitu Implementasi Kebijakan menurut Van Meter dan Van Horn (1975). BMW (Berkas Mlaku Dhewe) merupakan aplikasi yang menghubungkan pemerintahan desa dan kecamatan untuk menyederhanakan, memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, aplikasi BMW merupakan aplikasi berbasis web yang bisa diakses melalui intranet maupun internet. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripstif. Fokus penelitian ini adalah Implementasi Kebijakan Aplikasi Berkas Mlaku Dewe (BMW) di Kecamatan Sukodono. Data yang digunakan adalah kata-kata dengan metode wawancara terhadap informan dengan cara bertatap muka, dan sumber tertulis melalui dokumen. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer sumber data sekunder. Teknik penentuan informan yang digunakan adalah purposive. Data yang telah didapatkan kemudian dicek keabsahannya kemudian disajikan dan dianalisis dengan penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah masyarakat telah puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Kecamatan Sukodono, terbukti dengan tidak adanya keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan, pelaksanaan pelayanan di Kecamatan Sukodono karena telah memenuhi komponen-komponen yang meliputi waktu penyelesaian proses layanan menjadi semakin cepat, kemudahan dalam mengakses pelayanan melalui kebebasan memilih waktu oleh pemohon sebagai wujud dari keadilan pelayanan dalam melayani seluruh lapisan masyarakat dan proses kerja yang efektif karena telah memenuhi sasaran masalah yang terjadi.
PENGARUH PENERAPAN LAYANAN E-HEALTH TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS GUNUNG ANYAR KOTA SURABAYA: ADMINISTRAS PUBLIK Fanesa Nahdlatul Ulvia; Arif Darmawan; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia untuk bidang kesehatan kini sedang gencar menerapkan penggunaan teknologi dan sistem informasi rumah sakit seluruh yang ada di Indonesia. Penerapan teknologi berbasis informasi ini namakan elektronik Kesehatan (e-health). Puskesmas Gunung Anyar menerapkan e-health. Dengan e-health ini pasien yang berobat tidak perlu lagi datang ke puskesmas untuk antri mendaftar, sehingga tidak antridan juga bisa daftar dari rumah dan tidak perlu mengambil nomor antrian di puskesmas. Tujuan penelitian ini untuk menegetahui bagaimana pengaruh penerapan layanan E-Health terhadap kepuasan masyarakat di Puskesmas Gunung Anyar Kota Surabaya. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode asosiatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian atau hasil penelitian melalui data atau sampel, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran kuisioner (angket). Berdasarkan penelitian mengenai “Pengaruh Penerapan Layanan E-Health Terhadap Kepuasan Masyarakat di Puskesmas Gunung Anyar Kota Surabaya” yang telah dilaksanakan, maka dapat ditarik kesimpulan dari hasil uji linier sederhana atau uji T sebesar 11,818 > T tabel 1,998 dengan taraf signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Variabel Penerapan Layanan E-Health (X) memiliki pengaruh yang nyata terhadap Kepuasan Masyarakat (Y). Berdasarkan uji koefisien korelasi (R) dengan jumlah 0,834 dan koefisien determinasi (R Square) 0,696. Jadi, berdasarkan nilai tersebut terdapat pengaruh antara Penerapan Layanan E-Health (X) terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) dengan jumlah 0,691.
PENGELOLAAN DANA DESA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA WATESWINANGUN KECAMATAN SAMBENG KABUPATEN LAMONGAN Ahmad Adhi Suprayitno; Yusuf Hariyoko; M. Kendry Widiyanto
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Pengelolaan Dana Desa di desa wateswinangun. Salah satu desa di Jawa Timur yang telah menerapkan Siskeudes dan sistem berbasis Website yaitu Desa Wateswinangun dengan tujuan agar dapat lebih mudah dalam proses peneglolaan dana desa terkhusus untuk pemberdayaan masyarakat. Desa Wateswinangun telah menjalankan proses perencanaan, pengelolaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban dalam mengelola keuangan desa dengan melibatkan lembaga BPD serta perwakilan tiap kelompok masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti ingin memecahkan masalah dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan objek peneliti pada sekarang berdasarkan fakta- fakta yang ada dan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata dan Bahasa yang diperoleh dari observasi, wawancara serta dokumen. Hasilnya adalah (1) Pemerintah desa dalam proses perencanaan membuat rancangan terlebih dahulu baru kemudian dimusyawarahkan bersama masyarakat (2) Pengelolaan dana desa saat ini diketahui berfikus pada program prioritas sebagaimana visi dari pemerintahan Jokowi, (3) Penatausahaan dilakukan oleh pemerintah desa dengan mencatat segala keuangan baik pemasukan maupun pengeluaran, (4) Pelaporan dilakukan secara rutin untuk pemerintah daerah, hal ini dilakukan juga melalui Siskeudes dan lebih sering sjjecara manual dan (5) Pertanggungjawaban dilakukan secara terbuka mengundang masyarakat perwakilan untuk disampiakn pertanggungjawaban kinerja pemeirntah desa selama satu periode diseratai dengan bukti pendukung.
KINERJA PELAYANAN PUBLIK APLIKASI KNG (KLAMPID NEW GENERATION) DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SURABAYA Faizal Ardiansyah; Arif Darmawan; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meluncurkan transformasi baru dari web E-Lampid berubah menjadi aplikasi KNG (Klampid New Generation) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara cepat dan mudah. Dalam penerapan aplikasi KNG (Klampid New Generation) di Surabaya perlu diperhatikan tentang bagaimana kinerja pelayanan  penerapan KNG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pelayanan pada penerapan aplikasi KNG di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang dijadikan sebagai informan didalam penelitian ini sebanyak 4 orang. Hasil penelitian ini menggunakan teori Kinerja Pelayanan (Lenvinne), yaitu: 1). Responsivitas yaitu mengukur daya tanggap pembuat terhadap harapan, keinginan, dan aspirasi serta tuntuan pengguna 2). Responsibilitas yaitu suatu ukuran yang mennunjukkan seberapa jauh proses pemberian pelayanan public itu dilakukan. 3). Akuntabilitas yaitu suatu ukuran yang menunjukkan seberapa besar tingkat kesesuaian antara penyelenggara pelayanan
PENERAPAN PROGRAM INOVASI “PELAYANAN ADMINISTRASI PADA MALAM MINGGU” SEBAGAI UPAYA PEMBERIAN PELAYANAN PRIMA KEPADA MASYARAKAT SUMBERWUDI Muhammad Nadhif Firmansyah; Agus Sukristyanto; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PeneIitian ini guna untuk mengetahui dan menganaIisis apakah pemerintah desa mampu meningkatkan pelayanan administrasi terhadap masyarakat dengan penerapan program inovasi pelayanan administrasi pada malam minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara, observasi dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses inovasi pelayanan melalui program pelayanan administrasi pada malam minggu sebagai upaya pemberian pelayanan prima kepada masyarakat desa sumberwudi. Hasil dari penelitian ini yaitu program baru yang di buat oleh pemerintah desa sumberwudi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah cukup baik dengan adanya program baru pelayanan administrasi pada malam minggu menui tanggapan yang sangat postif dan masyarakat sangat terbantu dengan adanya program baru tersebut, apabila di temukan beberapa elemen pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pelayanan publik prima di kantor kelurahan Desa Sumberwudi Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan akhirnya butuh dikembangkan.
IMPLEMENTASI PROGRAM E-FILING DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI: (Studi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng) Fhany Indria Kusuma; Agus Sukristyanto; Yusuf Hariyoko
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam implementasii kebijakan publik adalah salah satu langkah yang dilakukan yang bertujuan agar tercapainya suatu target pengambilan keputusan. Sesuai dengan ,e-filling merupakan metode pengiriman Surat Pemberitahuan Tahunan secara elektronik yang dilaksanakan dengan daring dan secara langsung menggunakan jaringan online, melalui situs web Directorat Jendral Pajak atau penyediaa layanan aplikas.i . Tujuan peneliti.an ini ialah untuk menganalisis implementasi program e-Filing dalaam upaya meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak pada studi Kantor Pelayanan Publik Pajjak Pratama Surabaya Gubeng dan mengetahui seberapa banyak penggunaan e-Filing di masyakarakat pada Kantor Pelayanan Publik Pajak Pratama Surabaya Gubeng. Menggunakan kualitatif dalam pendekatan deskrip.tif, untuk pengumpulan informasi dalam konteks ini dilakukan melalui pengamatan, interaksi tatap muka, serta penyusunan dokumen.
Analisa Pengembangan Ekonomi Lokal Desa Mojomalang Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban Yusuf Hariyoko
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 16 No 2 (2021): Jurnal Kebijakan Pembangunan
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v16i2.180

Abstract

Based on Law Number 6 of 2014 concerning The Village, village development has to utilize the local economic resources. Mojomolang Village, as one of the developing villages based on the Building Village Index (BVI), does not yet have a local economy to develop. This study aims to analyze local economic development in Mojomolang Village. This research is qualitative with a case study approach. The data were collected through interviews and observations. Aspects of local economic development used as research parameters are locality, economic base, job opportunities, community resources, knowledge, and communication. The results of the study indicate that local economic development has not been well implemented in Mojomalang Village. The local potential has not been used optimally; local economy-based jobs are not yet available for village communities; the knowledge of human resources is still low, seen from the lack of utilization of innovation and technology. Based on this, the village government needs to develop local potential based on the economic sector of the majority of the community and take advantage of BUMDes to move the village community's economy. Abstrak Pembangunan desa menjadi ujung tombak setelah adanya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Indeks Desa Membangun (IDM) yang mengadopsi pendekatan pembangunan berkelanjutan mengharuskan adanya pemanfaatan sumber daya ekonomi lokal dalam rangka pembangunan desa yang inklusif. Desa Mojomolang, sebagai salah satu desa berstatus membangun berdasarkan IDM, belum memiliki pengembangan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan ekonomi lokal di Desa Mojomolang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Aspek pengembangan ekonomi lokal yang digunakan sebagai fokus penelitian adalah lokalitas, basis ekonomi, kesempatan kerja, sumberdaya komunitas, pengetahuan, dan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi lokal di Desa Mojomalang masih belum terlaksana. Lokalitas dan basis ekonomi sesuai potensi lokal masih belum tergarap dengan baik; kesempatan dan lapangan kerja dari ekonomi lokal belum tersedia untuk masyarakat desa; aspek pengetahuan yang dimiliki SDM masih minim dilihat dari kurangnya pemanfaatan inovasi dan teknologi. Berdasarkan hal ini, maka pemerintah desa perlu mengembangkan potensi lokal yang berbasis pada sektor ekonomi mayoritas masyarakat atau sektor ekonomi buatan serta menggunakan BUMDes sebagai entitas baru dalam menggerakkan perekonomian masyarakat desa.
Kajian Literatur Sistematis Pembangunan Desa Berkelanjutan: Analisis Pada Basis Data Scopus Penelitian Tahun 2018 Sampai 2021 Yusuf Hariyoko
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 17 No 2 (2022): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOLUME 17 NOMOR 2 DESEMBER 2022
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v17i2.264

Abstract

The trend of issues regarding sustainable development is getting hotter discussed because of the growing discourse on climate change that is starting to be felt. Awareness of the importance of protecting the environment is why various countries emphasize their development by adopting sustainable development. The implementation of sustainable development in Indonesia has entered the village stage with the implementation of the village SDGs, which direct sustainable village development. This study aims to gain an understanding of the process of sustainable village development, which is becoming a trend throughout the world. Many studies have been conducted and published on a global scope that uses villages as research targets, but there still needs to be a research map that describes the potential for future research with existing trends. This research was conducted using the literature review method by reviewing articles in the previous study from 2018 to 2021 to provide an overview of sustainable village development trends. The data was used using research sources from the Scopus database of 1799 research results which were then processed and analyzed using the VOSviewer application. The results showed the relationship between themes, dominant research themes, relationships between researchers, and opportunities for sustainable village development research themes. Global research shows dominant themes of collective action, decentralization, gender, governance, inequality, intersectionality, participation, social capital, urban villages, and women related to sustainable village development. The dominant theme creates a relationship between the themes mostly connected to that theme. Meanwhile, the research was dominated by Yansui Liu, who wrote many articles in line with the dominant theme. Further research can be carried out by conducting research with the same theme as the Indonesian context and publishing in journals in Indonesia. Tren isu tentang pembangunan berkelanjutan semakin hangat dibahas karena berkembangnya wacana tentang perubahan iklim yang mulai dirasakan. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan menjadi alasan dari berbagai negara untuk menekankan pembangunannya mengadopsi pembangunan berkelanjutan. Penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia sudah masuk pada tahap desa dengan penerapan SDGs desa yang mengarahkan pembangunan desa berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman tentang proses pembangunan desa yang berkelanjutan dan sedang menjadi tren di seluruh dunia. Sudah banyak penelitian dilakukan dan diterbitkan dalam lingkup global yang menggunakan desa sebagai sasaran penelitian, namun masih belum ada peta penelitian yang menggambarkan potensi penelitian ke depan dengan tren yang sudah ada. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur dengan mengkaji artikel-artikel pada penelitian sebelumnya pada tahun 2018 sampai dengan 2021 sehingga dapat memberikan gambaran tentang bagaimana tren pembangunan desa berkelanjutan. Data penelitian yang digunakan menggunakan sumber penelitian dari basis data scopus sejumlah 1799 hasil penelitian yang kemudian diproses dan dianalisis menggunakan aplikasi VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antar tema, tema dominan penelitian, hubungan antar peneliti, dan peluang tema penelitian pembangunan desa berkelanjutan. Penelitian global menunjukkan bahwa ada dominasi tema aksi kolektif, desentralisasi, gender, governance, inequality, intersectionality, partisipasi, modal sosial, desa perkotaan, dan wanita yang berhubungan dengan pembangunan desa berkelanjutan. Tema dominan tersebut menciptakan hubungan antar tema yang mayoritas terhubung pada tema tersebut. Sedangkan, penelitian didominasi oleh Yansui Liu yang punya banyak tema tulisan sejalan dengan tema dominan. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan melakukan penelitian dengan tema yang sama dengan konteks indonesia dan diterbitkan dalam jurnal yang ada di Indonesia.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN USAHA PADA BUMDES GAJAH MADA DESA KEBONTUNGGUL Dida Rahmadanik; Yusuf Hariyoko; Dinda Amalia Arrahma; Lintang Laxita Chandra Dewi
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 1 No. 2 (2023): July - December 2023
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ez-sci-bin.v1i2.55

Abstract

Kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pedesaan melalui BUMDes diharap menjadi model bisnis yang membantu pengembangan wilayah desa. Bahan yang menjadi poin utama pelatihan pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan penggunaan Business Model Canvas untuk pengembangan BUMDes dan unit usahanya dengan meningkatkan partisipasi dari masyarakat. Melalui pendekatan partisipatif, kami melibatkan secara aktif pengurus BUMDes dalam perencanaan dan pelaksanaan program Pelatihan Dan Pendampingan pada Pengembangan Usaha BUMDes Gajah Mada Desa Kebontunggul Kabupaten Mojokerto. Pendataan dan evaluasi berkala dilakukan oleh Dosen pelaksana program untuk memantau perkembangan peserta dan proses kemajuan, baik dari segi peningkatan pendapatan maupun pengelolaan potensi dan sumber daya alam. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan anggota BUMDes Kebontunggul serta peningkatan kemajuan inovasi dan keberlanjutan dalam praktik menjalankan unit usaha BUMDes. Dukungan yang kuat dari komunitas setempat dan minat yang terus tumbuh dari peserta menyokong potensi program ini untuk memperluas dampaknya di banyak wilayah desa sasaran. Kesimpulannya, proyek ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pihak perguruan tinggi, anggota pengurus BUMDes, dan masyarakat dalam memberdayakan potensi daerah. Melalui pendekatan partisipatif yang berkelanjutan, program ini membantu meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian BUMDes serta unit usahanya dalam kehidupan masyarakat pedesaan.