Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PERANCANGAN BOOK CENTRE DI KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Chintya Sumendong; Kalih Trumansyahjaya; Nurnaningsih Nico Abdul
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.20759

Abstract

ABSTRACT. In general, the province of Gorontalo is classified as an area with a low level of reading interest, as observed from the data of the reading literacy activity index. It occupied 10th out of the 25 provinces with the lowest ranks. The lack of visitors at the events organized by the Sahabat Pulau Gorontalo community, which offers around 200 books, indicates a low reading interest among the people of Gorontalo, with a maximum of only 30 visitors. In addition, to improve their reading interest, there is a need for a platform that facilitates book reading, purchasing, borrowing, and book discussions. This design aims to create a Book Centre that aligns with the community's lifestyle as book users and promotes reading enjoyment while maintaining scholarly ethics. This encourages people to read not only out of necessity but also for pleasure. This study employed deductive analysis, which involves identifying the main problem and examining specific aspects of the Book Centre. The research resulted in the creation of a Book Centre building that accommodates and provides facilities for reading, purchasing, and borrowing books. The design follows a modern architectural approach, with a unique and dynamic shape inspired by someone reading a book while relaxing. This asymmetrical structure aims to attract the interest of readers in the community. The interior layout is both educational and recreational, catering to the lifestyle of all users. Keywords: Gorontalo, Book Centre, Modern Architecture. ABSTRAK.  Provinsi Gorontalo secara umum tergolong dalam wilayah yang memiliki tingkat minat baca dalam kategori rendah dilihat dari data indeks aktifitas literasi membaca, dari 25 provinsi terendah, provinsi Gorontalo berada pada urutan ke 10 dari 25 p rovinsi terendah. Minat baca masyarakat Gorontalo dapat dilihat dari kurangnya pengunjung pada kegiatan yang diadakan oleh komunitas Sahabat Pulau Gorontalo, komunitas ini menyediakan sekitar 200 buah buku, dan pengujung yang ada berjumlah paling banyak 30 pengunjung, untuk meningkatkan minat baca masyarakat Gorontalo diperlukannya suatu yang mewadahi kegiatan membaca buku, membeli buku, meminjam buku maupun bedah buku.Perancangan ini bertujuan untuk membuat suatu wadah yaitu Book Centre dengan menunjang gaya hidup masyarakat sebagai pengguna objek dan dengan tetap menjunjung tinggi etika keilmuan yang menjadi kerangka utama kegiatannya, sehingga masyarakat tidak hanya membaca buku ketika membutuhkan sesuatu, tetapi juga ditunjang dengan kesenangan membaca buku. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah metode analisa deduktif, yaitu metode penelusuran pokok masalah yang kemudian dijabarkan pada hal-hal spesifik yang berkaitan dengan Book Centre.Hasil penelitian ini berupa bangunan Book Centre yang mewadahi serta menyediakan fasilitas bagi masyarakat dalam membaca, membeli, dan meminjam buku dengan menggunakan pendekatan Arsitektur modern, dimana desain Book Center mengutamakan tampilan bangunan yang mengadaptasi bentuk seseorang yang sedang membaca buku seraya duduk santai, adaptasi bentuk ini merupakan bentuk tak beraturan yang menghasilkan bangunan berbentuk asimetris dan dinamis  sehingga dapat menarik minat baca masyartakat, selain itu  penataaan yang edukatif dan rekreatif yang dipadukan untuk menunjang gaya hidup semua kalangan sebagai pengguna. Kata kunci: Gorontalo, Book Centre, Arsitektur Modern.
PELABUHAN PENGUMPAN REGIONAL DI KWANDANG PROVINSI GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR MODERN Brilyan Alintuka; Kalih Trumansyahjaya; Berni Idji
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.20649

Abstract

Dengan besarnya luas wilayah perairan tersebut mengakibatkan sektor kelautan merupakan pendukung utama pertumbuhan ekonomi, salah satu provinsi pengembangan ekonomi berbasis kelautan yaitu Provinsi Gorontalo. Provinsi Gorontalo merupakan Provinsi yang berada di Kawasan Timur Indonesia dan juga sebagai poros maritim Kawasan Timur Indonesia, arah kebijakan pembangunan Provinsi Gorontalo diantaranya pembangunan infrastruktur yang merata. Banyaknya Aktivitas di Pelabuhan Kwandang sehingga perlu adanya fasilitas pelabuhan, operasional pelabuhan serta fungsi dan pelabuhan Khusus untuk infrastruktur perhubungan laut yang ada di Provinsi Gorontalo salah satunya adalah Pelabuhan. Salah satu jenis pelabuhan yang mendukung kegiatan yang di maksud adalah Pelabuhan Pengumpan Regional. Pelabuhan Kwandang merupakan salah satu pelabuhan pengumpan regional di Provinsi Gorontalo, dengan banyaknya aktivitas di pelabuhan tersebut, perlu adanya fasilitas dan ketersediaan infrastruktur yang memenuhi standar pelabuhan yang berlaku. Arsitektur Modern merupakan solusi desain dalam bentuk modern yang disampaikan secara minimalis, sederhana dan efisien, bebas dalam prinsip.   dengan fokus pada "Pelabuhan Pengumpan Regional di Kwandang Provinsi Gorontalo dengan Pendekatan Arsitektur Modern" dan memperhatikan standar fasilitas pelabuhan dan operasional pelabuhan berdasarkan peraturan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang Pelabuhan Kwandang sebagai Pelabuhan Pengumpan Regional di Provinsi Gorontalo dan menciptakan kenyamanan bagi pengguna pelabuhan serta membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut. Kata kunci: Pelabuhan Kwandang, Terminal, Dermaga, Arsitektur Modern
Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Rekayasa Dengan Tema Modern Padali, Rebuchi Lilian Andjani; Arifin, Sri Sutarni; Trumansyahjaya, Kalih
JAMBURA Journal of Architecture Vol 4, No 2 (2022): JJoA : Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v4i2.15832

Abstract

Keberadaan lemaga pendidikan di Indonesia terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan disegala bidang. Salah satu Lembaga Pendidikan yang diharapkan menghasilkan manusia yang berkualitas adalah Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Rekayasa (SMKTR). Provinsi Gorontalo tercatat memiliki 58 SMK yang tersebar di seluruh wilayah, namun belum ada SMK dengan fokus utama pada teknologi rekayasa khususnya dalam konstruksi dan properti dengan menerapkan sistem sekolah ber-asrama. Perencanaan Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Rekayasa (SMKTR) yang menerapkan sistem Boarding School dan menitikberatkan pada arsitekur modern diharapkan dapat memaksimalkan sistem pendidikan SMK di Provinsi Gorontalo. Arsitektur modern merupakan istilah yang diberikan kepada sejumlah bangunan dengan ciri khas yang mengutamakan kesederhanaan bentuk dan menghilangkan segala macam ornamen. Keunggulan arsitektur modern adalah pelaksaaan konstruksi yang cepat dengan menghasilkan gaya arsitektur yang praktis (Inez, 2014). Oleh karena itu, bentuk arsitektur harus mengikuti fungsinya. Penekanan desain arsitektur modern adalah pada ruang, sehingga desainnya polos, sederhana dan memiliki area kaca yang luas. Arsitektur modern memiliki prinsip fungsionalitas dan efisiensi.Dalam perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Rekayasa (SMKTR) ditemukan bahwa konsep perencanaan makro sudah sesuai dengan ketentuan yang ada dan mencakup seluruh kegiatan di sekolah yang bersangkutan, namun dengan beberapa kekurangan. Kekurangan ini ditanggulangi dari hasil analisa orientasi matahari, arah angin, kesibingan dan vegetasi. Perubahan perencanaan yang dapat memaksimalkan fungsi dari setiap bagian bangunan yang akan dibangun dimasa yang akan dating. Selain itu, analisis denah juga direkomendasikan untuk digunakan sebagai dasar perencanaan bangunan yang akan dibangun dengan menggunakan pendekatan arsitektur modern.
PENERAPAN SMART FUTURISTIC PADA PERANCANGAN APARTEMEN DI KOTA GORONTALO Jasmine, Karenina Sarah; Mokodongan, Elvie Fatmah; Trumansyahjaya, Kalih
JAMBURA Journal of Architecture Vol 6, No 1 (2024): JJoA : Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v6i1.23832

Abstract

Angka urbanisasi yang kian bertambah menjadi salah satu alasan perubahan atas salah satu aspek yakni aspek demografi, yang terjadi dampak meningkatnya jumlah penduduk di suatu kota. Hal tersebut menyebabkan semakin banyaknya kebutuhan akan tempat tinggal yang sangat penting bagi setiap orang. Dampak urbanisasi juga berpengaruh pada lahan di suatu kota. Kota Gorontalo kini menjadi pusat perekonomian di provinsi Gorontalo, membuat banyak migrasi yang datang ke kota ini untuk mencari pekerjaan/berdagang dan membuat kota ini mengalami peningkatan infrastruktur yang menyebabkan lahan semakin sedikit. Pembangunan hunian vertikal seperti apartemen, dengan mengoptimalkan lahan yang semakin terbatas menjadi salah satu solusi untuk masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang nyaman serta efisien. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan sebuah hunian apartemen dengan bangunan bertingkat sedang yang mencapai kurang lebih 6-8 lantai yang memformulasikan bangunan pintar dengan menggunakan teknologi dan berkelanjutan mengikuti era modern disetiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data deskriptif dan analisis faktor. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui cara pemilihan lahan yang cocok untuk membangun apartemen dan untuk mengetahui penerapan teknologi canggih di sebuah bangunan, sedangkan analisis faktor digunakan untuk mencari faktor apa saja yang mempengaruhi kecocokannya lahan untuk dibangun apartemen, penggunaan teknologi canggih yang dipilih dalam suatu apartemen. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan/desain hunian apartemen dengan pendekatan smart futuristic, dengan penggunaan teknologi canggih pada bangunan pintar serta model bangunan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan zaman. Angka urbanisasi yang kian bertambah menjadi salah satu alasan perubahan atas salah satu aspek yakni aspek demografi, yang terjadi dampak meningkatnya jumlah penduduk di suatu kota. Hal tersebut menyebabkan semakin banyaknya kebutuhan akan tempat tinggal yang sangat penting bagi setiap orang. Dampak urbanisasi juga berpengaruh pada lahan di suatu kota. Kota Gorontalo kini menjadi pusat perekonomian di provinsi Gorontalo, membuat banyak migrasi yang datang ke kota ini untuk mencari pekerjaan/berdagang dan membuat kota ini mengalami peningkatan infrastruktur yang menyebabkan lahan semakin sedikit. Pembangunan hunian vertikal seperti apartemen, dengan mengoptimalkan lahan yang semakin terbatas menjadi salah satu solusi untuk masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang nyaman serta efisien. Tujuan perancangan ini adalah menghasilkan sebuah hunian apartemen dengan bangunan bertingkat sedang yang mencapai kurang lebih 6-8 lantai yang memformulasikan bangunan pintar dengan menggunakan teknologi dan berkelanjutan mengikuti era modern disetiap tahunnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data deskriptif dan analisis faktor. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui cara pemilihan lahan yang cocok untuk membangun apartemen dan untuk mengetahui penerapan teknologi canggih di sebuah bangunan, sedangkan analisis faktor digunakan untuk mencari faktor apa saja yang mempengaruhi kecocokannya lahan untuk dibangun apartemen, penggunaan teknologi canggih yang dipilih dalam suatu apartemen. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan/desain hunian apartemen dengan pendekatan smart futuristic, dengan penggunaan teknologi canggih pada bangunan pintar serta model bangunan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan zaman.
PENERAPAN ARSITEKTUR HI-TECH PADA APARTEMEN MAHASISWA DI GORONTALO Arnold, Zulkifli; Trumansyahjaya, Kalih; Mokodongan, Elvie Fatmah
JAMBURA Journal of Architecture Vol 4, No 2 (2022): JJoA : Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v4i2.15680

Abstract

Lembaga perguruan tinggi yang terus bertambah, membuat jumlah mahasiswa yang ada di Provinsi Gorontalo terus meningkat, khususnya Mahasiswa yang berasal dari luar Provinsi Gorontalo. Pada tahun 2017-2020 tercatat mahasiswa pendatang yang berasal dari luar Provinsi Gorontalo berjumlah 26.017 mahasiswa. Hal ini menyebabkan naiknya permintaan hunian sementara untuk mahasiswa berupa rumah kontrakkan atau kost. Dari permasalahan tersebut muncul ide untuk membuat tipe hunian yang baru bagi para mahasiswa, yaitu Apartemen Mahasiswa. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah dengan melakukan observasi lapangan, yaitu dengan meninjau langsung kondisi lapangan dan mengumpulkan data dengan cara mewawancarai pihak terkait, kemudian mengidentifikasi aspek-aspek yang dapat diterapkan dalam perancangan yang menyangkut aspek teknis, aspek desain yang sesuai dengan kriteria perancangan yang akan dicapai. Dari permasalahan yang diperoleh selanjutnya dianalisis sehingga menghasilkan konsep perancangan dengan tema Arsitektur Hi-Tech. sebagai hasil desain yaitu dapat merancang apartemen mahasiswa dengan fasilitas pendukung yang lengkap terhadap penghuni apartemen. Hasil laporan berupa konsep perancangan dan penerapan pada objek rancangan sebagai pedoman untuk melanjutkan perancangan apartemen mahasiswa di Provinsi Gorontalo. Kata kunci: Apartemen, Mahasiswa, Arsitektur Hi-Tech
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERANCANGAN SIRKUIT BALAP MOTOR NASIONAL DI GORONTALO Podungge, Moh Reza; Trumansyahjaya, Kalih; Tatura, Lydia Surijani
JAMBURA Journal of Architecture Vol 6, No 1 (2024): JJoA : Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v6i1.21535

Abstract

A circuit is an enclosed space far from regular traffic and human activities. The circuit comprises permanent and temporary structures, with a track for motorcycle racing that goes from the starting line to the finish line at the same point designed for motorcycle racing events. The circuit will serve as a place to nurture the community's interests and talents in the automotive field. Gorontalo province possesses a strong interest in automotive sports, which is proven by the existence of 21 motorcycle communities divided into hobbies and achievements. Motorcycle racing events in Gorontalo are typically held at the Sang Profesor Circuit in Kota Limboto and several districts across the province. However, the facilities at these circuits are minimal, providing only tracks, and access to the circuit is also limited due to inadequate infrastructure. This circuit will also be designed using modern architectural theories while following the national and international circuit standards set by the Ikatan (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM), and Federation Internationale de'Automobile (FIA). "This study's objective was to provide a circuit facility that meets both national and international standards, following the regulations set by the Ikatan (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM), and Federation Internationale de'Automobile (FIA). Sirkuit adalah suatu tempat tertutup dimana jauh dari kendaraan umum dan aktivitas manusia sirkuit itu sendiri memiliki bangunan permanen dan tidak permanen, sirkuit memiliki lintasan yang dimulai dari garis start ke garis finish pada titik yang sama yang di khususkan untuk ajang balap sepeda motor. Sirkuit akan menjadi tempat untuk menampung hobi dan bakat masyarakat dalam bidang otomotif. Mengingat Provinsi Gorontalo peminat olahraga otomotif sudah cukup meluas dengan adanya komunitas-komunitas motor yang berbasis di Provinsi Gorontalo yaitu sebanyak 21 komunitas motor yang terbagi atas hobi dan prestasi. Event balap motor di Gorontalo biasanya diadakan di Sirkuit Sang Profesor yang berada di Kota Limboto dan dibeberapa kabupaten yang berada di Provinsi Gorontalo. Namun fasilitas-fasilitas di sirkuit tersebut masih sangat minim yang hanya menyediakan jalur lintasan saja dan akses menuju sirkuit tersebut masih kurang baik. Sirkuit ini juga akan di rancang dengan menggunakan teori-teori arsitektur modern, serta tidak menyampingkan aturan-aturan standar sirkuit nasional maupun internasional yang telah di tetapkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM) dan Federation Internationale de’Automobile (FIA). Tujuan dari penelitian ini menyediakan fasilitas-fasilitas sirkuit berstandar nasional maupun internasional menurut aturan-aturan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM) dan Federation Internationale de’Automobile (FIA).
PENERAPAN ARSITEKTUR MODEREN PADA PERPUSTAKAAN DAERAH PROVINSI GORONTALO Arsyad, Khaeruddyn Abdul Gani; Mahanggi, Muhammad Rizal; Trumansyahjaya, Kalih
JAMBURA Journal of Architecture Vol 4, No 2 (2022): JJoA : Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v4i2.15797

Abstract

As a source of literacy, a library plays an essential role in developing the quality of human resources. Complete facilities and infrastructures will aid in the improvement of the quality of the human resources in an area. Gorontalo has a regional library, yet the facilities and infrastructures are poor and not in accordance with applicable standards under government regulations regarding National Standards for Provincial Libraries. This library’s planning aimed to obtain a design that complies with the mentioned standards and adequate facilities and infrastructure. The data collection method employed in this design was through field observation, which entails reviewing fields condition and collecting the data by interviewing relevant parties. The data was also collected by identifying aspects the could be applied in the design, including technical aspects and structuring design aspects under the criteria. The outcome was analyzed to develop a design concept based on the theme of Modern Architecture. The final step of design was a regional library that met all applicable criteria and was equiooed with infrastructures to support the needs of Gorontalo’s communities. The reports result was in the form of a design and its implementation towards the design of the Regional Library of Gorontalo Province.
PUSAT KREATIVITAS REMAJA DI BOLAANG MONGONDOW UTARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Paputungan, Elsi Firstanianda; Trumansyahjaya, Kalih; Heryati, Heryati
Journal Of Building Architecture Vol. 2 No. 2 (2024): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v2i2.38

Abstract

Bolaang Mongondow Utara memiliki beberapa bentuk kreativitas yang telah jarang dikembangkan. Sebagian besar  banyaknya kreativitas yang ada di daerah Bolaang Mongondow Utara hampir punah disebabkan kurangnya perhatian yang diberikan oleh masyarakat setempat dan juga kurangnya dukungan berupa ekonomi di kalangan masyarakat. Munculnya tujuan untuk terwujudnya desain atau rancangan Pusat Kreativitas Remaja di Bolaang Mongondow Utara dengan pendekatan Arsitektur Perilaku, untuk metode yang digunakan dalam proses mendesain yaitu menggunakan metode pengumpulan data, kemudian dari metode ini mendukung untuk perancangan awal yaitu dalam analisis data, kemudian dijadikan rujukan untuk proses desain Pusat Kreativitas Remaja di Bolaang Mongondow Utara. Hasil dari penelitian ini mendapatkan fasilitas pusat kreativitas, bagian kantor, wisma dan area servis, dalam perancangan ini menerapkan konsep arsitektur perilaku yang  menjelaskan bahwa desain arsitektur dapat digunakan untuk membentuk perilaku manusia dan begitu juga sebaliknya. Adanya Pusat Kreativitas Remaja di Daerah Bolaang Mongondow Utara dengan pendekatan arsitektur perilaku ini bisa menjadi wadah bagi para remaja tersebut sebagai tempat pelatihan yang berada di daerah Bolaang Mongondow dalam mengembangkan kreativitas mereka.  
PENERAPAN ARSITEKTUR TROPIS PADA PERANCANGAN SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO DI KOTA GORONTALO Lantu, Nur Khalifa; Idji, Berni; Trumansyahjaya, Kalih
Journal Of Building Architecture Vol. 2 No. 2 (2024): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (OKTOBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v2i2.44

Abstract

Pembangunan infrastruktur pada tahun 2010 hingga 2017 yang dilakukan pada Kawasan Kampus 1 Universitas Negeri Gorontalo dapat dikatakan sebagian bangunannya masih dianggap tertinggal, salah satunya yaitu Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo yang dinilai tidak dapat mengimbangi eksistensi kampus yang terus berkembang. Adapun permasalahan yang diangkat yaitu dengan bertambahnya program studi menyebabkan tingkat kebutuhan fasilitas bertambah, melihat kondisi bangunan Sekolah Pascasarjana tidak memungkinkan untuk adanya penambahan fasilitas yang dibutuhkan. Salah satu solusi yang dilakukan yaitu dengan merancang gedung Sekolah Pascasarjana berdasarkan dengan standar sarana dan prasarana yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Perancangan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas yang dapat mendukung aktivitas akademik. Konsep perancangan ini dimulai dengan metode pengumpulan data primer dengan cara observasi lokasi dan melakukan wawancara dengan pihak terkait. Selain itu, menggunakan studi literatur dan studi banding terkait dengan judul perancangan. Hasil analisis dari data yang didapat akan diterapkan pada rancangan dan disesuaikan dengan kondisi tapak dan disesuaikan dengan prinsip-prinsip Arsitektur Tropis yang merupakan tema dari perancangan. Penerapan Arsitektur Tropis pada racangan yaitu bertujuan untuk menciptakan bangunan yang dapat merespon terhadap iklim sekitar, sehingga tercipta kenyamanan bagi pengguna di dalamnya. Hasil laporan berupa konsep perancangan dengan penerapan tema Arsitektur Tropis pada objek sebagai pedoman untuk melanjutkan rancangan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo. Kata kunci: Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Gorontalo, Arsitektur Tropis
PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KHUSUS NARKOTIKA DI PROVINSI GORONTALO Dalu, Murni; Kalih Trumansyahjaya; Abdi Gunawan Djafar
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i1.57

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kondisi Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia telah terjadi kelebihan kapasitas dimana jumlah penghuni lebih banyak dibanding jumlah kapasitas yang disediakan oleh Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Indonesia. Kelebihan kapasitas juga terjadi pada Lembaga Pemasyarakatan di Provinsi Gorontalo. Jumlah kasus yang tinggi dan tidak adanya Lembaga Pemasyarakatan Khusus Narkotika di Gorontalo mengakibatkan para narapidana kejahatan narkoba ditahan di Lembaga pemasyarakatan umum yang mengakibatkan kelebihan kapasitas di beberapa Lembaga Pemasyarakatan. Dampak yang ditimbulkan karena akibat tidak adanya pemisahan narapidana narkotika adalah interaksi sesama narapidana yang tidak dapat ditahan dan akibat dari interaksi tersebut dapat menimbulkan hal negatif seperti saling mengajarkan cara melakukan kejahatan antar sesama narapidana. Rancangan lembaga pemasyarakatan ini bertujuan untuk mewujudkan desain lembaga pemasyarakatan yang mampu secara optimal menaungi dan membina narapidana khusus narkotika di Provinsi Gorontalo. Proses pengerjaan tugas akhir yang meliputi akar permasalahan/latar belakang hingga penentuan konsep perancangan nantinya akan diterapkan dalam proses perancangan pada Tugas akhir mendatang yang meliputi gambar desain rancangan. Metode Perancangan yang digunakan mencakup tiga poin penting yaitu pengumpulan data, analisis dan konsep perancangan. Hasil perancangan lembaga pemasyarakatan ini berlokasi di jalan Sude Kau, kelurahan Hutuo, Kec. Limboto, Kab. Gorontalo, Provinsi Gorontalo yang menerapkan tema arsitektur perilaku dalam denah bangunan hunian yang memudahkan petugas dalam penjagaan, menerapkan prinsip arsitektur perilaku yang mampu berkomunikasi dengan manusia pada fasad bangunan dan penegasan teritori dalam penataan layout secara kasawan.