Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI DI PROVINSI GORONTALO Hinelo, Alif Mohammad; saman, satar; Trumansyahjaya, Kalih
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i1.76

Abstract

Pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan bangsa, termasuk di bidang kelautan dan perikanan. Di Provinsi Gorontalo, yang kaya akan sumber daya maritim, terdapat kebutuhan mendesak akan institusi pendidikan yang fokus pada kelautan dan perikanan. Politeknik Kelautan dan Perikanan Gorontalo di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan bertujuan untuk menyediakan pendidikan vokasi yang berkualitas, menghasilkan lulusan yang kompeten di sektor kelautan dan perikanan. Tantangan saat ini adalah belum tersedianya desain Politeknik dengan pendekatan Arsitektur Ekologis yang dapat memenuhi kebutuhan ruang hingga 15 tahun mendatang dan mencerminkan karakter lembaga maritim. Tujuan dari kajian ini adalah merancang bangunan Politeknik Kelautan dan Perikanan Gorontalo dengan pendekatan arsitektur ekologi yang mengedepankan keseimbangan antara lingkungan alam dan buatan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah konsep perancangan arsitektur yang diterapkan pada objek perancangan Politeknik Kelautan dan Perikanan dengan menggunakan arsitektur ekologi.
PENERAPAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA KAWASAN PELATIHAN TAKTIS RESERSE KRIMINAL DI GORONTALO Allen, Jansen; Trumansyahjaya, Kalih; Rahmayanti
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Kawasan Pelatihan Taktis Reserse Kriminal di Gorontalo dengan pendekatan arsitektur perilaku. Kawasan ini dirancang dengan tujuan sebagai fasilitas pelatihan yang mendukung pengembangan keterampilan dan bagi anggota Kepolisian yang bertugas sebagai reserse kriminal maupun anggota melalui simulasi berbasis skenario. Pendekatan arsitektur perilaku digunakan untuk menciptakan lingkungan pelatihan berbasis skenario terhadap kebutuhan aktivitas pelatihan, yang mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah di lapangan, dan pengambilan keputusan. Proses perancangan melibatkan analisis kebutuhan ruang berdasarkan perilaku pengguna, studi kasus fasilitas pelatihan serupa, serta wawancara dengan pihak kepolisian dan ahli terkait. Hasilnya adalah konsep desain yang mencakup elemen fungsional, psikologis, dan estetika. Desain ini juga memperhatikan aspek keamanan, juga melatih pemikiran, respon terhadap konflik, pengendalian emosi serta profesionalisme. Dengan pendekatan arsitektur perilaku, fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelatihan anggota, memperkuat koordinasi tim, serta mendukung efektivitas tiap individu yang mengikuti pelatihan untuk menyelesaikan tiap kasus kriminal dengan integritas, transparansi, dan ketegasan dalam penegakan hukum. Konsep ini juga berpotensi menjadi model bagi pengembangan fasilitas serupa di wilayah lain.
AKADEMI SEPAK BOLA DI PROVINSI GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK Julistya, Mohammad Tezhar; Trumansyahjaya, Kalih; Ernawati
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i1.90

Abstract

Akademi sepakbola merupakan fasilitas Pendidikan yang menggabungkan pelatihan sepakbola dan Pendidikan formal bagi anak-anak usia 6 hingga 17 tahun, yang bertujuan mengembangkan kemampuan mereka menjadi pesepakbola professional. Akademi sepakbola memiliki peran penting dalam mempersiapkan para pemain, seperti melalui Pendidikan formal. Model akademi sepakbola di Eropa, seperti Manchester United Academy, La Masia Barcelona dan Juventus Soccer School, menunjukkan pentingnya Pendidikan formal bagi pemain muda. Indonesia memiliki berbagai tantangan dalam pembinaan sepakbola usia dini, seperti kurangnya sarana, pengetahuan dasar sepakbola, serta disiplin dan mental yang kuat. Gorontalo, sebagai salah satu provinsi di Indonesia, juga mengalami kekurangan dalam hal klub sepakbola yang kompetitif di timgkat nasional. Minimnya Pendidikan sepakbola usia dini dan fasilitas pendukung menjadi salah satu factor penghambat. Meskipun demikian, potensi sepakbola di Gorontalo cukup besar dengan hadirnya beberapa klub yang berlaga di liga provinsi dan sekolah sepakbola (SSB). Perancangan sebuah akademi sepakbola di Gorontalo dengan pendekatan arsitektur futuristic diusulkan untuk menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas sepakbola di wilayah tersebut. Akademi ini diharapkan dapat menyediakan fasilitas yang memadai, termasuk asrama, lapangan Latihan, ruang kelas, gym, dan ruang medis, sehingga mampu mengembangkan bakat local dan menghasilkan pemain sepakbola berkualitas yang mampu bersaing di kancah nasional. Kata Kunci: Akademi Sepakbola, Futuristik, Gorontalo
PENERAPAN ARSITEKTUR BIOFILIK PADA LAB SCHOOL (TK, SD, SMP) UNG Herlambang, Anggitha Savitri; saman, satar; Trumansyahjaya, Kalih
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i1.66

Abstract

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) merupakan perguruan tinggi yang ditunjuk pemerintah untuk menyelenggarakan Program Sarjana Pendidikan (PSP) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) guna memenuhi kebutuhan pendidik yang berkompeten di Indonesia. Salah satu upaya menghasilkan calon guru yang berkualitas dan meningkatkan kualitas pendidikan dengan adanya Labschool yang berfungsi sebagai sekolah sekaligus tempat latihan praktik mengajar dan inovasi kependidikan lainnya untuk mahasiswa pendidikan. Labschool sangat penting dalam mendukung LPTK karena tanpa Labschool, LPTK akan sulit meningkatkan keterampilan mengajar dari para calon guru dan menguji cobakan hasil-hasil penelitian. Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sebagai salah satu LPTK yang terintegrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab menghasilkan lulusan calon guru yang berkualitas. Upaya tersebut sudah dilakukan salah satunya dengan adanya Labschool yang menunjang program PPG, yaitu TK Dumhil UNG dan Sekolah Dasar Laboratorium UNG. Tujuan dari perancangan ini yaitu bagaimana membuat kawasan pendidikan binaan UNG dengan fasilitas yang lengkap dan layak serta untuk mendukung program pemerintah pendidikan 9 tahun, mulai dari pendidikan usia dini (TK) dan pendidikan dasar (SD dan SMP). Metode penelitian menggunakan dua cara utama pengumpulan data, yakni data primer dengan melakukan survey lokasi dan wawancara dengan pihak terkait judul tugas akhir. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah arsitektur biofilik karena manfaat integrasi desain biofilik pada bangunan sekolah dapat berdampak positif terhadap kesejahteraan mental, kesehatan fisik, dan fungsi otak. Kata kunci: Perancangan, Labschool, Arsitektur Biofilik
PENILAIAN TERHADAP KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG PADA BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Trumansyahjaya, Kalih
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2013): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v1i2.35

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan UU No. 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung dalam pasal 3 menyatakan bahwa untuk mewujudkan bangunan gedung yang fungsional dan sesuai dengan tata bangunan gedung yang serasi dan selaras dengan lingkungannya, harus menjamin keandalan bangunan gedung dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan. Kondisi yang ada sekarang ini, masih banyak bangunan gedung yang runtuh sebagian atau seluruhnya sebagai dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam seperti angin kencang, gempa bumi, tanah longsor, perubahan fungsi dan lain sebagainya yang akibat oleh kegagalan struktur, oleh karena itu diperlukan adanya pemeriksaan keandalan bangunan gedung baik bertingkat maupun tidak bertingkat. Memperhatikan hal tersebut diatas serta yang disyaratkan dalam UU No. 28 Tahun 2002 dan PP No. 36 tahun 2005 perlu dilakukan tindak lanjut dari kondisi tersebut dalam bentuk pemeriksaan keandalan bangunan gedung untuk mengetahui tingkat keandalan sebagai dasar awal pertimbangan lebih lanjut dalam menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung oleh Pemerintah Daerah Kata Kunci: Keandalan Bangunan Gedung
PEMILIHAN MODEL PERABOT PADA RUANG DALAM RUMAH TINGGAL SEDERHANA (STUDI KASUS RUMAH TYPE 36, 45, 54) Trumansyahjaya, Kalih
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2015): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v3i2.78

Abstract

ABSTRAK A good desainer interior have to involve the space facility to be created, he/she have to can feel the sliceof space, how many minimum requirement have to be reserved for a freedom of move, the traffic, service. First phase, determined of zone for the type of activity to be happened in the space, then reckoned a space requirement from one who will take possession of, because space requirement each differing one another, depended of whom one who will take possession. It is evaluated from education facet, position, experience, etcetera. Therefore in arranging dinky house non easy work. Space limitation become the constraint important is how to make the space in an optimal fashion, and how house have to be balmy fixed taken possession of and can accomodate all activity of the ownerr. Others also how house have to be delicate looked into, non simply place shelter the. Optimal settlement cannot broaden the space. But, arrangedly well, space limited do not become unrelax or narrow, broader and satisfy. Key words : Space Requirement, Interior, Dinky House
EDUKASI DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT MELALUI SOSIALISASI LINGKUNGAN DAN RUMAH SEDERHANA SEHAT DI KELURAHAN TENILO KOTA GORONTALO Heryati, Heryati; Trumansyahjaya, Kalih; Abdul, Nurnaningsih N.
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.248 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i2.20

Abstract

Edukasi mengenai pentingnya budaya bersih kepada masyarakat sudah menjadi kebutuhan mengingat semakin padatnya penduduk terkhusus di wilayah kampung kota. Sangat penting untuk melakukan upaya preventif terhadap dampak sanitasi yang tidak sehat. Oleh karena itu kami melakukan kegiatan edukasi sebagai upaya mewujudkan kesadaran masyarakat hidup bersih melalui sosialisasi lingkungan dan rumah sehat sederhana di Kelurahan Tenilo Kota Gorontalo. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 04 Juli 2022. Kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat bagi masyarakat di Kelurahan Tenilo yaitu mengedukasi masyarakat memahami jenis limbah, sistem pembuangan, perletakan septicktank, persyaratan air bersih, dan bagaimana desain rumah yang sederhana tetapi tetap sehat. Edukasi juga dilakukan dengan memberikan pemahaman bagaimana menata ruang atau perabot rumah pada luasan ruang yang terbatas, serta tata letak bukaan untuk mendapatkan pencahayaan dan pengudaraan yang sehat. Motivasi preventif dilakukan mulai di lingkungan terkecil yaitu rumah sendiri, kemudian lingkungan yang lebih luas yakni lingkungan perumahan. Adanya sinergitas yang terbentuk antara Dinas Perkim Kota dan Kelurahan Tenilo dengan menggandeng pihak akademisi dalam hal ini jurusan arsitektur pada kegiatan sosialisasi memberi harapan untuk secara perlahan memberikan impact yang lebih baik dan membuka peluang untuk keberlanjutan kegiatan-kegiatan serupa kedepannya.   Kata kunci: Lingkungan; Rumah Sehat; Sanitasi; Sederhana
PENILAIAN TERHADAP KEANDALAN BANGUNAN GEDUNG PADA BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Trumansyahjaya, Kalih
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2013): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.643 KB) | DOI: 10.37971/radial.v1i2.35

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan UU No. 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung dalam pasal 3 menyatakan bahwa untuk mewujudkan bangunan gedung yang fungsional dan sesuai dengan tata bangunan gedung yang serasi dan selaras dengan lingkungannya, harus menjamin keandalan bangunan gedung dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan. Kondisi yang ada sekarang ini, masih banyak bangunan gedung yang runtuh sebagian atau seluruhnya sebagai dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam seperti angin kencang, gempa bumi, tanah longsor, perubahan fungsi dan lain sebagainya yang akibat oleh kegagalan struktur, oleh karena itu diperlukan adanya pemeriksaan keandalan bangunan gedung baik bertingkat maupun tidak bertingkat. Memperhatikan hal tersebut diatas serta yang disyaratkan dalam UU No. 28 Tahun 2002 dan PP No. 36 tahun 2005 perlu dilakukan tindak lanjut dari kondisi tersebut dalam bentuk pemeriksaan keandalan bangunan gedung untuk mengetahui tingkat keandalan sebagai dasar awal pertimbangan lebih lanjut dalam menerbitkan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung oleh Pemerintah Daerah Kata Kunci: Keandalan Bangunan Gedung
PEMILIHAN MODEL PERABOT PADA RUANG DALAM RUMAH TINGGAL SEDERHANA (STUDI KASUS RUMAH TYPE 36, 45, 54) Trumansyahjaya, Kalih
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2015): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.139 KB) | DOI: 10.37971/radial.v3i2.78

Abstract

ABSTRAK A good desainer interior have to involve the space facility to be created, he/she have to can feel the sliceof space, how many minimum requirement have to be reserved for a freedom of move, the traffic, service. First phase, determined of zone for the type of activity to be happened in the space, then reckoned a space requirement from one who will take possession of, because space requirement each differing one another, depended of whom one who will take possession. It is evaluated from education facet, position, experience, etcetera. Therefore in arranging dinky house non easy work. Space limitation become the constraint important is how to make the space in an optimal fashion, and how house have to be balmy fixed taken possession of and can accomodate all activity of the ownerr. Others also how house have to be delicate looked into, non simply place shelter the. Optimal settlement cannot broaden the space. But, arrangedly well, space limited do not become unrelax or narrow, broader and satisfy. Key words : Space Requirement, Interior, Dinky House