Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Holistic Nursing Care Approach

Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Nifas puspita Sari, Ratna Aprilia; khayati, Nikmatul
Holistic Nursing Care Approach Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v4i2.13101

Abstract

Kejadian yang timbul pada ibu yang kesulitan menyusui karena ASInya tidak lancar, terutama melahirkan anak pertama. Selain itu ibu sering mengeluh bayinya menangis, menolak menyusu, atau tidak menyusu karena putingnya sakit. Ini sering diartikan sebagai ASI yang tidak mencukupi atau buruk, dan karena itu memilih untuk tidak menyusui. Terapi non farmakologis yang dapat memperlancar ASI salah satunya dengan Pijat Oksitosin. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan pijat Oksitosin untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu nifas di klinik bidan Delima Bangetayu Kulon. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan pijat oksitosin untuk meningkatkan kelancaran ASI pada ibu nifas yang berjumlah 3 orang subjek studi yang diperoleh dari pre-test yang sesuai kriteria inklusi. kriteria inklusi : ibu nifas hari ke tujuh, ibu melahirkan normal,ibu tidak sedang menjalani pengobatan. Hasil studi kasus pada ketiga responden dengan pengeluaran ASI yang tidak lancar setelah dilakukan pijatan oksitosin selama 3 hari dengan 3x pertemuan dan lama waktu yang digunakan 15 menit terjadi peningkatan jumlah ASI, frekuensi menyusui, frekuensi BAK/BAB bayi. Pijat oksitosin menjadi salah satu terapi non farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI pada ibu nifas.
Aplikasi rolling massage punggung terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas Fatimah, Anis Nur; Rejeki, Sri; Khayati, Nikmatul
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i1.13155

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi alami terbaik untuk bayi karena memiliki kandungan zat dan energi yang dibutuhkan oleh bayi selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. ASI yang tidak lancar diakibatkan karena terhambatnya hormon prolaktin membuat ASI terhambat karena tingginya kadar estrogen saat melahirkan. Terapi non farmakologi yang dapat mempercepat produksi ASI Rolling Massage punggung. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pijat Rolling Massage punggung untuk meningkatkan suplai ASI. Metode yang diterapkan dalam  studi kasus ini adalah penelitian deskriptif studi dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subyek studi adalah 3 orang ibu nifas yang  memenuhi kriteria inklusi antara lain ibu nifas yang dengan ASI tidak lancar, ibu nifas dengan usia 20-35 tahun, ibu nifas hari ke 2-4 hari. Pemberian Rolling Massage dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore selama 3 hari berturut-turut selama dengan gerakan empat gerakan secara berulang selama 10-15 menit,menggunakan alat ukur lembar obervasi BAB dan BAK selama 24 jam. Hasil dari pemijatan Rolling Massage punggung selama 3 hari pada pagi dan sore hari selama 10-15 menit adalah  peningkatan produksi ASI disertai dengan BAB dan BAK bayi yang lebih banyak selama tiga hari dengan rata-rata peningkatan BAK 7 kali dalam 24 jam pada hari ke 3 setelah dilakukan intervensi. Pemijatan Rolling Massage punggung dapat melancarkan dan meningkatkan suplai ASI pada ibu nifas dengan cara memberikan rangsangan pemijatan pada tulang belakang dengan meletakan costae 5-6  tulang rusuk pada scapula dengan gerakan pemijatan memutar. Rangsangan pada Rolling Massage dapat membantu ibu merasa lebih nyaman dan membantu meningkatkan kelancaran suplai ASI. Hasil yang diperoleh dari ketiga respoden setelah dilakukan intervensi berupa terapi Rolling Massage punggung selama 3 hari adalah produksi ASI yang meningkat dapat dilihat dari lembar observasi peningkatan produksi ASI.
Pijat oketani efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui pasca sectio caesarea Zahrotun, Siska; Khayati, Nikmatul
Holistic Nursing Care Approach Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v6i1.15602

Abstract

Persalinan metode sectio caesarea dapat menimbulkan komplikasi berupa kesulitan menyusui akibat keterlambatan ibu dalam melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada jam pertama setelah melahirkan. Kondisi ini menyebabkan kurangnya stimulasi produksi Air Susu Ibu (ASI) sehingga produksi ASI kurang. Upaya untuk mengatasi kondisi ini dengan terapi non farmakologis berupa pijat oketani. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan pijat oketani terhadap peningkatkan produksi ASI pada ibu post partum sectio caesarea di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif melalui pendekatan proses keperawatan pada 3 subjek studi. Pengambilan data dilakukan pada subyek studi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu tidak ada riwayat operasi payudara atau tumor payudara, kehamilan tunggal, usia kehamilan 38-42 minggu (aterm), tidak ada kelainan anatomi pada payudara, bayi bisa menyusu. Intervensi yang dilakukan yaitu pijat oketani selama 3 hari dengan 6 kali pertemuan selama 15 menit pemijatan. Hasil studi kasus menunjukkan 3 subyek studi mengalami peningkatan pada frekuensi menyusui, BAK dan BAB. Pada subjek 1 frekuensi menyusui meningkat sebanyak 4x/hari; BAK 4x/hari; BAB 2x/hari; subyek 2 frekuensi menyusui meningkat sebanyak 3x/hari; BAK 4x/hari; BAB 2x/hari; subyek 3 frekuensi menyusui meningkat sebanyak 7x/hari; BAK 4x/hari; BAB 1x/hari. Pijat oketani efektif dalam meningkatkan produksi ASI karena adanya rangsangan pada alveoli yang dapat merangsang hormon prolaktin.