Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pendampingan Pendidikan Karakter di Pesantren: Pemberdayaan untuk Generasi Unggul dan Beretika Khotijah, Khotijah; Syihab As’ad, Muhammad; Andri Astuti, Sri
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli-Desember 2024
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/bma1f197

Abstract

Artikel ini mengkaji pendampingan implementasi program pendidikan karakter di Pesantren Inklusi Tri Bhakti Al Qudwah Metro sebagai upaya pemberdayaan membentuk generasi unggul dan beretika. Fokus utama dari program ini adalah membentuk karakter santri melalui pendekatan pendidikan inklusif yang mengintegrasikan pendidikan formal dan non-formal, mencakup santri difabel dan non-difabel. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan Partisipatory Action Research dengan melibatkan partisipasi santri, pengajar, dan orang tua untuk mengevaluasi efektivitas program dalam meningkatkan kesadaran terhadap keberagaman, memperkuat nilai-nilai moral dan etika, serta membekali santri dengan keterampilan praktis yang relevan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan empati, toleransi, dan tanggung jawab di kalangan santri. Namun, ditemukan tantangan dalam penyesuaian metode pengajaran dan dukungan kewirausahaan yang memerlukan peningkatan. Artikel ini merekomendasikan penguatan integrasi pendidikan formal dan non-formal, serta peningkatan pelatihan bagi pengajar untuk meningkatkan efektivitas program pendidikan karakter di pesantren.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Pendek Melalui Penerapan Metode Penugasan pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 6 Siak Hulu Khotijah, Khotijah
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 2 No. 1 (2018): Manajemen Pendidikan dan Pelatihan: Inovasi, Tantangan, dan Penguatan Keilmuan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.09 KB) | DOI: 10.35446/diklatreview.v2i1.267

Abstract

Kemampuan menulis menjadi kemampuan yang diharapkan bagi siswa khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Menulis sebagai kemampuan untuk mencurahkan buah pikiran dan bentuk kemampuan dalam menyampaikan ide dan gagasan melalui tulisan. Bagi siswa kemampuan menulis cerita pendek menjadi ajang pelatihan yang mana siswa dapat menyampaikan apa yang mereka pikirkan dan mereka rasakan kepada publik. Artikel ini membahas mengenai upaya meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek melalui metode penugasan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas dengan menerapkan prosedur penelitian dan objek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 6 Siak Hulu Tahun 2016. Teknik analisis data dengan menggunakan tekni deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan metode penugasan yakni siswa diberikan tugas di sekolah dan di rumah untuk menulis atau menuliskan cerita yang mereka alami untuk dijadikan cerita pendek. Hal ini dimaksudkan adalah agar siswa diberikan kebebasan untuk mengekspresikan buah pikir mereka ke dalam bentuk tulisan. Hal ini berdampak kepada kemampuan siswa dalam menghasilkan karangan cerita pendek. Siswa lebih bebas meluahkan dengan bahasa mereka sendiri ke dalam bentuk tulisan dan juga menyampaikan maksud dari tulisan kepada khalayak ramai.
REVIVING THE SCHOLARLY TRADITION: A STUDY OF THE BOOK AL-GHĀYAH WA AT-TAQRĪB BY THE ASSOCIATION OF FEMALE ISLAMIC BOARDING SCHOOL CAREGIVERS AND WOMEN PREACHERS OF LAMPUNG Khotijah, Khotijah; Wahyudin, Wahyudin; Badaruddin, Muhammad; Dedi; Wahyudi, Dedi
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Tarbawiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v9i2.11674

Abstract

This study examines the revitalization of the kitab kuning learning tradition through the practice of studying Al-Ghoyah wa at-Taqrib conducted by the Association of Female Islamic Boarding School Caregivers and Women Preachers (JPPPM) of Lampung. Employing a participatory ethnographic approach, data were collected through five observation sessions (90–120 minutes each), five interviews, and analysis of study-related documents. The findings show that the study sessions integrate the bandongan, sorogan, and muzakarah methods, leading to three main outcomes: (1) the strengthening of kitab kuning literacy, indicated by improved fluency in reading unvowelled texts among beginner participants who had previously struggled with nahwu–sharaf structures; (2) the formation of collective female authority through muzakarah forums that consistently address practical fiqh issues such as thaharah, family zakat, and women’s ritual practices; and (3) instructional innovation in the form of rotating instructors and simple digital documentation, which helps sustain the continuity of the study despite participants’ dual responsibilities as pesantren caregivers and preachers. The main challenges include disparities in participants’ reading abilities, limited access to supporting literature, and a culture of seniority that constrains the participation of younger members. Overall, the findings affirm that JPPPM Lampung has successfully developed an adaptive learning model that strengthens the scholarly capacity of women in pesantren and contributes to the sustainability of Islamic intellectual traditions.
Upgrading pasca panen dan pembibitan kopi menggunakan bed dryer dome di desa Kalibarumanis kabupaten Banyuwangi Saputra, Tri Wahyu; Rosyady, Muhammad Ghufron; Farisi, Oria Alit; Muhlison, Wildan; Khotijah, Khotijah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22124

Abstract

AbstrakDesa Kalibarumanis merupakan daerah penghasil kopi yang terletak di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Permasalahan yang terkait kopi di desa tersebut yaitu metode pengeringan kopi yang masih konvensional dan metode pembibitan kopi yang belum sesuai Good Agricultural Practices (GAP). Adapun tujuan dari Program Pengabdian Masyarakat ini antara lain mengimplementasikan teknologi pengeringan yang tepat berupa Bed Dryer Dome untuk biji kopi dan mengembangkan bibit kopi yang menghasilkan tanaman kopi dengan produktivitas tinggi dan unggul. Metode pelaksanaan program dilakukan dalam beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dimulai pada bulan Juli sampai September 2022. Luaran program berupa pembangunan Bed Dryer Dome yang dapat digunakan oleh mitra untuk mengeringkan biji kopi setelah panen tanpa harus terhalang kondisi lingkungan. Luaran kedua yaitu telah tercapainya transfer knowledge dalam pembibitan kopi dengan bibit dari klon yang unggul dan metode teknik sambung-stek untuk peningkatan produktivitas tanaman dan kualitas buah kopi. Pelaksanaan program ini menjadi sebuah pijakan awal dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui komoditas kopi. Selanjutnya, tim pelaksana berkomunikasi dengan mitra petani kopi yang mempunyai peran utama dalam melanjutkan hasil program ini di masa mendatang saat panen kopi pada tahun-tahun berikutnya. Kata kunci: desa kalibarumanis; kopi; bed dryer dome; bibit unggul; kualitas. Abstract Kalibarumanis Village is a coffee producing area located in Banyuwangi Regency, East Java Province. Problems related to coffee in the village are conventional coffee drying methods and coffee seeding methods that are not in accordance with Good Agricultural Practices (GAP). The objectives of this Community Service Program include implementing appropriate drying technology in the form of a dome Bed Dryer Dome for coffee beans and developing coffee seeds that produce coffee plants with high productivity and superior quality. The program implementation method is carried out in several stages, namely preparation, implementation, and evaluation starting from July to September 2022. The output of the program is the construction of a Bed Dryer Dome which can be used by partners to dry coffee beans after harvest without having to be hindered by environmental conditions. The second output was the achievement of transfer of knowledge in coffee nurseries using seeds from superior clones and the grafting-cutting technique method to increase plant productivity and coffee cherries quality. The implementation of this program is an initial foothold in improving the community's economy through coffee commodities. Furthermore, the implementation team communicates with coffee farmer partners who have a major role in continuing the results of this program in the future during the coffee harvest in the following years. Keywords: kalibarumanis village; coffee; bed dryer dome; quality seeds; quality