Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pembuatan Hand Sanitizer Dan Sabun Cuci Tangan Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Puskemas Penawangan Grobogan Kurniasari, Laeli; Maharani, Farikha; Syafa’at, Imam; Dzulfikar, Muhammad; Hartati, Indah
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v1i1.7037

Abstract

Penggunaan hand sanitizer serta penerapan pola hidup bersih dan sehat merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19. Salah satu intansi yang memiliki tugas untuk mensosialisasikan dan menggalakkan upaya tersebut adalah Puskesmas. Personil di Puskesmas memerlukan wawasan mengenai komposisi dan cara pembuatan hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan proses produksi hand sanitizer dan sabun cuci tangan kepada personil Puskesmas Penawangan Grobogan. Kegiatan dilakukan melalui tahapan uji coba proses produksi di kampus, dilanjutkan dengan proses pelatihan di puskesmas serta diakhiri dengan penyerahan produk hand sanitizer dan sabun cuci tangan kepada Puskesmas Penawangan Grobogan. Uji coba proses produksi hand sanitizer dan sabun cuci dilakukan dengan menggunakan komposisi sebagaimana tercantum dalam ketentuan WHO. Proses pelatihan telah berhasil memberikan wawasan bagi personil di Puskesmas mengenai cara produksi hand sanitizer dan sabun cuci tangan. Produk yang dihasilkan telah diserahkan kepada Puskesmas Penawangan Grobogan guna mendukung upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19. Kata Kunci: Covid-19, Hand Sanitizer, Sabun cuci tangan.Abstract. The use of hand sanitizer as well as the healty lifestyle are parts of Covid-19 prevention and transmission chain breaking. Public health center (Puskesmas) is one of health institution having responsibility in informing and promoting of those efforts.  Public health centers need to be supported by the continous supply of hand sanitizers and handsoaps while the health workers should be sthrengthened by providing outlook on the chemical compostion and the procedure of the hand sanitized and handsoap production process. This paper reports the strenghtening efforts of public health center of Penawangan Grobogan by provide training to the health workers on the  chemical compostion and the procedure of the hand sanitized and handsoap production process as well as handover of the hand sanitizers and handsoaps to the public health center of Penawangan Grobogan. This community service was initially performed by producing hand sanitizers and handsoaps based on product compositions suggested by WHO. The service was followed by the training to the health workers on the  chemical compostion and the procedure of the hand sanitized and handsoap production process. The hand sanitizers and handsoaps were handed over to the public health center of Penawangan Grobogan.  Keywords: Covid-19, Hand Sanitizer, handsoap.
Sosialisasi Pengajuan Sertifikasi Halal Produk melalui Self Declare di Kelurahan Mangunsari Hastuti, Dewi; Maharani, Farikha; Husna, Asma'ul; Purwono, Andi
Palawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/palawa.v2i1.8709

Abstract

Sertifikasi halal untuk produk merupakan salah satu hal yang penting bagi pelaku usaha dan konsumen. Pelaku usaha akan mendapatkan kepercayaan masyarakat jika produk yang dijual sudah memiliki label halal dan konsumen akan mendapatkan jaminan keamanan saat mengkonsumsinya. Oleh karena itu, kegiatan sosialisai yang dilakukan oleh Pusat Kajian Halal Universitas Wahid Hasyim Semarang ini diharapkan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat khususnya pelaku usaha yang ada di daerah kelurahan Mangunsari. Selain kegiatan sosialisasi, juga dilakukan diskusi secara langsung dengan peserta yang hadir. Hasil diskusi menjelaskan bahwa masih perlu dilakukan sosialisasi serupa dan dibarengi dengan kegiatan pendampingan bagi pelaku usaha. Masyarakat kelurahan Mangunsari memberikan respon positif dari kegiatan sosialisasi ini dan berharap kedepan akan ada kegiatan serupa
Cassava Peel Starch–Hibiscus rosa-sinensis Leaf Extract: A Plant-Based Alternative Composite for Soft Capsule Shells Annisa Risdiany; Farikha Maharani; Indah Hartati
Journal of Chemical Process and Material Technology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jcpmt.v5i1.15396

Abstract

Capsule dosage forms are widely used in pharmaceuticals, with soft capsules offering advantages for liquid and semi-solid formulations. However, conventional gelatin-based shells raise sustainability and halal compliance concerns, prompting the search for plant-based alternatives. This study investigates the development of environmentally friendly soft capsule shells using cassava peel starch, hibiscus leaf gel extract, carrageenan, and glycerin. Hibiscus gel extract was obtained via maceration with 70% ethanol for five days, yielding 40.8%, which meets the Indonesian Herbal Pharmacopoeia standard. Four formulations with varying ratios of starch, gel extract, carrageenan, and glycerin were prepared and tested for disintegration in distilled water and 0.1 N HCl. Results showed that the 1:1:1 formulation with 25% glycerin exhibited the most favorable performance, with disintegration times of 15 minutes in water and 17 minutes, 25 seconds in acidic medium, aligning with pharmacopeial requirements. These findings highlight cassava peel starch and hibiscus gel extract as promising raw materials for sustainable, halal-compliant soft capsule shells, offering an effective alternative to gelatin.
Pengabdian Masyarakat Kolaboratif di Gubug Lanceng, UKM Produsen Madu Lanceng: Identifikasi Potensi Produk Turunan Hartati, Indah; Buclatin, Willie C; Penaflorida, Veronica P; Khanifah, Khanifah; Maharani, Farikha; Nugroho, Agung; Astuti, Ernawati Budi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.19440

Abstract

Background: Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam skema " Enhancing Quality in Higher Education through Guest Lecture Series and Collaborative Community Services" antara Universitas Wahid Hasyim dan Cavite State University adalah kolaborasi pengabdian masyarakat di Usaha Kecil Menengah (UKM) Gubug Lanceng. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi dalam menciptakan produk turunan dari budidaya lebah lanceng. Metode: Aktivitas pengabdian masyarakat dilakukan dengan alur sebagai berikut: (i) identifikasi profil usaha UKM Gubug Lanceng, (ii) penentuan potensi produksi produk turunan dari lebah lanceng, dan (iii) pemberian edukasi kepada UKM Gubug Lanceng terkait potensi produksi produk turunan lebah lanceng. Hasil: Selama pelaksanaan, kegiatan ini berhasil mengumpulkan informasi mengenai profil usaha Gubug Lanceng. Kegiatan layanan masyarakat ini juga mengidentifikasi berbagai produk turunan yang dapat dihasilkan dari budidaya lebah, termasuk madu, propolis, royal jelly, pollen lebah, lilin lebah, dan roti lebah. Selain itu, madu serta produk sampingan lainnya dapat dijadikan bahan baku untuk berbagai produk turunan. Kesimpulan: Edukasi dan sosialiasi yang diberikan mengenai potensi produk turunan ini memberikan wawasan dan informasi penting mengenai berbagai jenis produk yang dapat dihasilkan dari budidaya lebah.
Penyuluhan Titik Kritis Halal pada Proses Produksi Selai Dan Acar di Silan Agrifarm Philipina Maharani, Farikha; Hartati, Indah; Kurniasari, Laeli; Khanifah, Khanifah; Pratama, Fandy Indra; Hidayat, Arief; Buclatin, Willie C; Penaflorida, Veronica P
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.19441

Abstract

Background: Titik kritis kehalalan produk merupakan suatu tahapan produksi yang menjadikan suatu produk menjadi tidak halal. Identifikasi titik kritis halal harus dipahami dan dilaksanakan jika produk akan diajukan sertifikasi halal. Selain pengenalan tentang titik kritis juga dilakukan pengenalan tentang system jaminan produk halal dan manajemen rantai pasok halal. Metode: Tim dosen Unwahas memberikan Edukasi kepada pegawai Silan Agrifarm dan Tim Dosen cavite University tentang Titik kritis halal produk.  bersama antara Tim Dosen Unwahas, dan Pegawai Silan Agrifarm. Hasil: Pegawai di Silan Agrifarm mengetahui pentingnya pengetahuan tentang titik kritis halal produk selai dan acar sehingga mereka tertarik dan menganggap perlu melakukan sertifikasi halal produknya terutama untuk produk – produk yang akan di ekspor ke mancanegara . Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan ini mendapat apresiasi yang bagus dan membuat mitra memahami pentingnya mengetahui titik kritis halal sebelum mengajukan sertifikasi halal produknya. Kegiatan berikutnya yang bisa dilakukan adalah pendampingan proses sertifikasi halal produk yang sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku di Negara Philipina.