Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Effect of Local Culture-based Nutrition Education on Compliance with Iron and Folic Acid Supplementation in Female Adolescent Rahmiwati, Anita; Djokosujono, Kusharisupeni; Krianto, Tri; Utari, Diah Mulyawati; Djuwita, Ratna; Setiarini, Asih; Besral, Besral; Purnama, Dadang Hikmah; Dwiriani, Cesilia Meti; Mulyana, Nana
Kesmas Vol. 18, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The non-compliance of female adolescents with the consumption of iron and folic acid supplementation (IFAS) poses a challenge to reducing the incidence of anemia. Therefore, this study aimed to determine the effect of nutrition education using the local culture-based approach on the level of knowledge and attitudes regarding awareness, interest, evaluation, trial, and adoption dimensions, as well as compliance of female adolescents in consuming IFAS. The intervention was conducted using a quantitative quasi-experimental design approach. The sample comprised 68 and 58 senior high school girls in the control and intervention groups. The intervention group received IFAS and local culture-based nutrition education for 12 weeks and followed up after four weeks; while, the control group was given a leaflet and IFAS. Univariate analysis was conducted to analyze the participants’ characteristics; while, bivariate analysis used an independent T-test. The multivariate analysis was carried out using multiple linear and logistic regression analyses. The study showed a statistically significant increase in knowledge and attitudes scores in the intervention group (p-value<0.01) compared to the control group. In conclusion, the compliance with IFAS in the intervention group was 82.8%.
Nutrition Education Effect on Anemia Incidence in Female Adolescents: Meta-Analysis for Future Health Post-COVID-19 Pandemic Rahmiwati, Anita; Djokosujono, Kusharisupeni; Krianto, Tri; Utari, Diah Mulyawati; Djuwita, Ratna; Utama, Feranita
Kesmas Vol. 18, No. 5
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Female adolescents are at a heightened risk of anemia due to inadequate iron intake and absorption, blood loss during menstruation, and an escalated need for iron to support rapid growth. This study examined the impact of nutrition education on the incidence of anemia in adolescent girls. The investigation was conducted through a systematic review and meta-analysis, employing articles from reputable sources such as Google Scholar, JAMA Network, PubMed, ScienceDirect, The New England Journal of Medicine, Lancet, and ProQuest, published between 2013 and 2021. The keywords for data retrieval were"nutrition education" and "adolescent anemia girls." Furthermore, the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses guideline was used to select and organize publications for this study. Using Review Manager 5.3 Software, full-text articles meeting meta-analysis criteria were selected, resulting in 7 out of the 257 retrieved articles being included. The findings suggested that nutrition education indeed impacts the incidence of anemia in adolescent girls (p-value
Determinan Perilaku Merokok pada Sopir Angkutan Umum Terminal Depok Kota Depok Tahun 2024 Nurdiena, Ihyani; Krianto, Tri; Rachmawati, Faika; Lestari, Puji; Darwati, Darwati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada sopir angkutan umum di Terminal Depok. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya prevalensi merokok di Indonesia, yang berdampak pada masalah kesehatan serius, termasuk Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti kanker paru-paru dan penyakit jantung. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan desain cross-sectional, penelitian ini mengumpulkan data dari 30 sopir angkutan umum melalui wawancara dan pengukuran kadar karbonmonoksida (CO) menggunakan alat BEDFONT Smokerlyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,7% sopir merokok setiap hari, dengan faktor-faktor seperti stres kerja dan kebiasaan sosial menjadi pendorong utama perilaku merokok. Selain itu, hasil pemeriksaan CO menunjukkan bahwa 50% sopir memiliki kadar CO yang masuk dalam kategori "sangat buruk". Terdapat hubungan signifikan antara perilaku merokok dan kadar CO (p-value < 0,05), yang menunjukkan dampak merokok terhadap kesehatan paru-paru. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya edukasi dan intervensi yang lebih kuat untuk mengurangi perilaku merokok di kalangan sopir angkutan umum, serta implementasi lebih ketat kawasan tanpa rokok di tempat-tempat umum, termasuk terminal.
FAKTOR PASIEN DROP OUT PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIK Sari, Suci Kurnia; Krianto, Tri
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i2.902

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang belum dapat diatasi. Pasien dengan tuberkulosis memerlukan perawatan ulang jika mereka gagal atau gagal dari pengobatan awal atau jika mereka kambuh setelah keberhasilan pengobatan awal. Pasien yang drop out berkontribusi menyebarkan virus kepada orang lain lebih dari sebelum mereka mendapatkan perawatan. Oleh karena itu penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor putus dari kejadian pengobatan tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis tentang Tuberkulosis terkait publikasi dan penelitian yang ada di Indonesia. Penelitian dilakukan berdasarkan data yang dipublikasikan dan tidak dipublikasikan (literatur abu-abu) selama 2009-2019. Publikasikan data dari mesin pencari seperti google scholar, neliti, repositori online universitas di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 11 publikasi penelitian, 8 di antaranya dalam penelitian kuantitatif dan 3 di antaranya penelitian kualitatif semua penelitian merupakan data primer. Sebagian besar penelitian menggunakan desain cross sectional dan case control. Hasil: Beberapa faktor utama yang keluar dari pengobatan Tuberkulosis di Indonesia diidentifikasi, termasuk efek samping obat, Pengawas Menelan Obat (PMO), pengetahuan, motivasi dan dukungan keluarga. Saran Pengawasan diperlukan tidak hanya dari PMO dan keluarga tetapi juga dari layanan kesehatan terkait pengobatan sehingga motivasi pasien selama perawatan tetap terjaga.