Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH FIRE SAFETY MANAGEMENT TERHADAP KEHANDALAN BANGUNAN DALAM MENGANTISIPASI BAHAYA KEBAKARAN PADA BANGUNAN RUMAH SUSUN DI MAKASSAR Rahmad, Anwar; Kristiawan, Stefanus Adi; Sambowo, Kusno Adi
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Jurnal Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Fire Safety Management  tidak hanya memahami gedung dan meyakinkan staf pengelola untuk pelatihan dalam masalah penanggulangan kebakaran, tetapi harus dilakukan juga pemeliharaan dan perawatan secara teratur alat-alat kebakaran dengan bantuan mekanikal secara tetap dan tidak tetap. Tidak efektif dan efisien fire safety management mengakibatkan kegagalan penanggulangan bahaya kebakaran. Fire safety management dalam penanggulangan bahaya kebakaran secara efektif dan efisien mampu menanggulangi secara mandiri baik, instalasi proteksi kebakaran langsung maupun oleh petugas gedung, yang bertujuan untuk memperoleh jaminan akan unsur keselamatan jiwa bagi penghuni/pengguna bangunan, keselamatan harta benda, jaminan tidak terganggunya proses produksi dan informasi keselamatan lingkungan, pada realisasinya mencakup tindakan mencegah penyalaan api, membatasi penjalaran api, mendeteksi dan memadamkan api pada tahap awal, mempermudah penyelamatan penghuni dan meminimalisir kerusakan akibat kebakaran.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mendata hasil laporan sistem fire safety management dengan mengisis kuesioner yang telah disusun secara sistematis. Dalam kuesioner tersebut fire safety management mencakup sebelum terjadi kebakaran, saat terjadi kebakaran, dan setelah terjadi kebakaran yang akan dianalisa untuk mencari korelasi terhadap kehandalan bangunan yang diukur dari unsur bangunan atau lama hotel beroperasi di dalam mengantisipasi bahaya kebakaran melalui penggunaan fire safety management dalam bangunan rumah susun di Kota Makassar. Kata Kunci: Fire safety management, kehandalan sarana kebakaran, umur bangunan operasi waduk,
Seismic Damage State Limits of Non-Engineered Buildings Considering the Randomness of Ground Motions Kristiawan, Stefanus Adi; Sangadji, Senot; Purwanto, Edy; Safarizki, Hendramawat Aski; Sulthon, Aufa Hanif Abiyyu; Muflih, Ahadin Banu
Civil Engineering Dimension Vol. 27 No. 2 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/ced.27.2.167-179

Abstract

Earthquake-resistant structures are vital to achieving sustainable buildings as they minimize damage during seismic events and allow for easier repairs. In contrast, non-engineered buildings (NEBs) often suffer severe damage, contributing to waste that burdens the environment. Many residential buildings in Indonesia fall into this NEB category, so evaluating the extent of damage during earthquakes is essential. This study analyzed the seismic response of NEB using Incremental Dynamic Analysis (IDA). The dynamic pushover curves derived from the IDA were further examined to identify the damage limit states pertinent to NEB, considering the randomness of the ground motions. The proposed damage limit states, categorized into various levels (DS1-DS4) and their corresponding uncertainties due to random ground motions, highlight the vulnerability of NEBs to seismic events. The high probability of damage to NEBs makes stakeholders aware of the need to take measures to improve the resilience and, ultimately, the sustainability of residential buildings.
PENGARUH PERKUATAN KEKAKUAN JOINT BALOK-KOLOM BANGUNAN NON-REKAYASA TERHADAP KINERJA SEISMIK DENGAN METODE IDA Yudantoro, Muhtarom; Purwanto, Edy; Kristiawan, Stefanus Adi
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jrrs.v9i2.107972

Abstract

Kabupaten Pacitan adalah salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki aktivitas seismik tinggi akibat berada di antara tiga lempeng tektonik. Aktivitas seismik yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya kerusakan bangunan dan korban jiwa. Namun, sebagian besar rumah tinggal di Indonesia tergolong sebagai bangunan non-rekayasa, yaitu bangunan yang dibangun tanpa perhitungan struktur sesuai standar yang berlaku. Salah satu faktor penting dalam ketahanan struktur terhadap gempa adalah kekakuan pada sambungan balok-kolom serta keberadaan elemen non-struktural seperti dinding pengisi. Joint balok kolom merupakan komponen struktur utama yang berfungsi mengikat beban-beban struktur lainnya yang merupakan beban siklik terhadap joint balok kolom. Adanya bukaan pada dinding juga mempengaruhi perlakuan dari dinding tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kekakuan joint balok kolom dan dinding dengan bukaan terhadap kinerja seismik struktur rumah tinggal non-rekayasa. Evaluasi dilakukan menggunakan metode Incremental Dynamic Analysis dengan software seismostruct yang berfungsi untuk menentukan respon  struktur bangunan terhadap beban gempa. Berdasarkan hasil penelitian, adanya bukaan pada dinding pengisi memberikan reduksi dalam menahan gaya lateral. Kemudian kekakuan hubungan balok kolom tidak menunjukkan dampak yang berarti terhadap peningkatan kinerja seismik bangunan. Hal ini dapat dilihat dari periode struktur dan nilai gaya geser dasar pada setiap kerusakan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Bencana Gempa di Kelurahan Mangkubumen Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Basuki, Achmad; Purwanto, Edy; Saifullah, Halwan Alfisa; Safitri, Endah; Santosa, Bambang; Budi, Agus Setiya; Supriyadi, Agus; Kristiawan, Stefanus Adi
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.56221

Abstract

Kota Surakarta merupakan wilayah yang berdekatan dengan jalur lempeng Eurasia dan Indo-Australia. Ada perkiraaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bahwa jika terjadi gempa megathrust di pertemuan lempeng tersebut akan mengakibatkan gempa dengan kekuatan di atas 8 SR. Guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang terjadi maka diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, para pemangku kepentingan, dan tenaga kerja bidang konstruksi sehingga korban jiwa dan kerugian materi bisa ditekan seminimal mungkin. Waktu terjadinya gempa tidak dapat diperkirakan dengan pasti. Kota Surakarta pernah juga terdampak gempa Yogyakarta tahun 2006. Dari pengalaman tersebut tampak kesiapan mitigasi bencana gempa di beberapa wilayah terdampak sebagian besar masih kurang. Research Group SmartCrete, Program Studi Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret melakukan pengabdian masyarakat di Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta dalam rangka peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya mitigasi bencana gempa. Kegiatan pengabdian diawali dengan penggalian pengetahuan masyarakat tentang mitigasi bencana gempa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian informasi yang berkaitan dengan pengetahuan gempa dan dampaknya pada infrastruktur. Upaya-upaya mitigasi bencana gempa bumi, termasuk penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) gempa pada pembangunan infrastruktur juga disampaikan dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan terjadi perbaikan pola pikir, pola tindak dan pola antisipasi serta aksi sigap dari masyarakat terhadap bahaya gempa bumi.