Ary Woro Kurniasih
Universitas Negeri Semarang

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

IDENTIFIKASI TAHAP BERPIKIR KREATIF MENGGUNAKAN MODEL PBL DENGAN TUGAS PENGAJUAN MASALAH Fathiya, Rina Nurul; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3440

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik adalah berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahap berpikir kreatif menggunakan model PBL dengan tugas pengajuan masalah matematika. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-5 di SMA Negeri 2 Semarang. Prosedur pengumpulan data meliputi validasi, pembelajaran di kelas, tes TPM, analisis tes TPM, wawancara, analisis hasil wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini sebagai berikut, pada tahap mensintesis ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 mendapatkan ide dari pengetahuan yang dimiliki. TKBK 0 mendapatkan ide dari pemikiran sendiri. Tahap membangun ide, peserta didik TKBK 3 dan TKBK 2 mengalami kesulitan saat membentuk ide menjadi soal. Peserta didik pada TKBK 1 dan TKBK 0 tidak kesulitan. Tahap merencanakan penerapan ide, peserta didik TKBK 3 sampai TKBK 1 lancar dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 3 produktif dalam memunculkan ide, ada peserta didik TKBK 2 produktif memunculkan ide. TKBK 1 dan TKBK 0 tidak produktif memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 2 dan TKBK 1 sudah cukup lancar, tetapi tidak produktif dalam memunculkan ide. Peserta didik pada TKBK 0 tidak lancar dan tidak produktif memunculkan ide. Pada tahap menerapkan ide, ada peserta didik TKBK 3 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang baru. Peserta didik pada TKBK 2 sampai TKBK 0 menerapkan ide berdasarkan cara, konsep atau prosedur yang sudah ada. Perlu dilakukan penelitian lanjutan sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang masih rendah berdasarkan karakteristik tahap berpikir  peserta didik pada penelitian ini.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN SSCS BERBANTUAN KARTU MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Rahmawati, Nurlalili Tri; Junaedi, Iwan; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat ketuntasan secara individual dan klasikal kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berbantuan kartu masalah; (2) perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) berbantuan kartu masalah dan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas kontrol dan tidak diterapkan model SSCS berbantuan kartu masalah. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Wiradesa tahun pelajaran 2012/2013. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan desain posttest only control design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan  model pembelajaran SSCS berbantuan kartu masalah mencapai kriteria ketuntasan; (2) kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan penerapan model pembelajaran  SSCS berbantuan kartu masalah lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas kontrol.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS PROYEK MODEL BANGUN RUANG SECARA MODULAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERUANGAN SISWA SMK PENERBANGAN Yahya, Arnalis; Suhito, Suhito; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i2.4468

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pembelajaran kooperatif berbasis proyek model bangun ruang secara modular yang dapat meningkatkan kemampuan keruangan siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa SMK Penerbangan Bina Dhirgantara kelas XI jurusan penerbangan tahun pelajaran 2012/2013. Materi pokok pembelajaran pada penelitian ini adalah ruang dimensi tiga. Kemampuan keruangan pada penelitian disini meliputi persepsi keruangan, visualisasi keruangan, rotasi mental, hubungan keruangan, orientasi keruangan. Penelitian ini terdiri dari tahap uji coba dan tahap implementasi. Kelas uji coba merupakan kelas untuk melakukan uji coba model pembelajaran sampai hasil belajar siswa mencapai ketuntasan. Kelas Implementasi diberikan perlakuan model pembelajaran yang sudah diuji cobakan pada kelas uji coba hingga efektif. Hasil dari penelitian ini adalah model pembelajaran yang diterapkan dapat mengahasilkan ketuntasan belajar setelah 3 kali uji coba. Pada tahap implementasi model pembelajaran yang diterapkan dapat meningkatkan kemampuan keruangan siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif berbasis proyek model bangun ruang modular dapat meningkatkan kemampuan keruangan dengan memberikan penguatan pada kegiatan guru member motivasi siswa, kegiatan guru melatih kemampuan keruangan dan model bangun ruang modular yang bersifat umum.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN STRATEGI TTW BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS VII MATERI SEGITIGA Atikasari, Gias; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7447

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Think-Talk-Write berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII materi segitiga. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri Kendal tahun pelajaran 2013/ 2014. Pemilihan sampel menggunakan metode cluster random sampling, diperoleh siswa kelas VII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sebagai kelas kontrol. Pada kelas eskperimen diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan strategi Think-Talk-Write (TTW) berbantuan GeoGebra, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan pembelajaran ekspositori. Pengambilan data dilakukan dengan metode dokumentasi untuk mendapatkan data nilai ulangan tengah semester genap tahun pelajaran 2013/ 2014 mata pelajaran matematika dan metode tes untuk mendapatkan data nilai berpikir kreatif siswa yang kemudian dianalisis dengan uji ketuntasan dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian adalah (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra dapat mencapai ketuntasan belajar; dan (2) rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra lebih baik daripada rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada kelas kontrol. Dengan melihat hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII pada materi segitiga efektif. Disarankan agar model pembelajaran kooperatif dengan strategi TTW berbantuan GeoGebra dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa
KOMPARASI PEMBELAJARAN MEA DAN PBL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI SPLDV Miranti, Nawang Kusuma; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i3.9061

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis pada pembelajaran MEA lebih baik dari  kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa pada pembelajaran PBL, dan (2) apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mempunyai disposisi matematis rendah, sedang dan tinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Donorojo. Melalui teknik Random Sampling terpilih kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode analisis data menggunakan uji kesamaan dua rata-rata, uji ANAVA, dan uji lanjut Tukey-Kramer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematis siswa pada pembelajaran MEA lebih baik dari pembelajaran PBL. Kemudian terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mempunyai disposisi matematis rendah, sedang, dan tinggi. Hasil uji lanjut menyatakan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa dengan disposisi matematis sedang dan tinggi. Selanjutnya dapat dilakukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa dengan disposisi matematis sedang dan tinggi.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS X DALAM PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA Rofiqoh, Zeni; Rochmad, Rochmad; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i1.9344

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X berdasarkan gaya belajar siswa dalam pembelajaran discovery learning. Subjek penelitian deskriptif kualitatif ini adalah siswa kelas X MIA 3 MAN 2 Kudus. Pengumpulan data dilakukan melalui angket gaya belajar menurut Kolb, tes kemampuan pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Analisis seluruh data dilakukan dengan langkah-langkah: reduksi data, penyajian data, verifikasi, triangulasi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) siswa converger paling banyak jumlahnya di kelas X MIA 3, 2) siswa converger, diverger, accommodator, dan assimilator memahami masalah dengan mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan serta menjelaskan masalah dengan kalimat sendiri. Mereka membuat rencana dengan menyederhanakan masalah, mencari subtujuan, membuat eksperimen dan simulasi, serta mengurutkan informasi. Mereka melaksanakan rencana dengan mengartikan masalah dalam bentuk matematika dan melaksanakan strategi selama penghitungan berlangsung. Siswa converger dan assimilator melihat kembali tanpa mengecek penghitungan yang terlibat, siswa diverger tidak melihat alternatif penyelesaian yang lain dan tidak mengecek penghitungan yang terlibat, siswa accommodator mempertimbangkan bahwa solusi yang diperoleh logis, bertanya kepada diri sendiri apakah pertanyaan sudah terjawab, mengecek penghitungan yang dilakukan, membaca kembali pertanyaan, dan menggunakan alternatif penyelesaian yang lain
KEEFEKTIFAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN CRH BERBANTUAN KARTU MASALAH DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN DISPOSISI MATEMATIK SISWA SMP KELAS VII Ardiani, Tika Eko; Waluya, Stevanus Budi; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 2 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i2.11402

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan implementasi pembelajaran CRH berbantuan kartu masalah dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematik siswa. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kedawung tahun pelajaran 2014/2015. Dengan teknik cluster random sampling terpilih dua kelas sampel yaitu kelas VII G sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran CRH berbantuan kartu masalah dan kelas VII F sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Analisis data akhir menggunakan uji ketuntasan ratarata, uji proporsi, uji kesamaan dua rata-rata, uji gain, dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) siswa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal; dan (2) rata-rata dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol; (3) tingkat disposisi matematik siswa pada kelas eksperimen lebih baik daripada siswa pada kelas kontrol; (4) tingkat disposisi matematik mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah sebesar 73,6%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran CRH berbantuan kartu masalah efektif dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan disposisi matematik siswa SMP kelas VII.
Analysis Critical Thinking Stage of Eighth Grade in PBL-Scaffolding Setting To Solve Mathematical Problems Isti, Nur Aisyah; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v6i1.12593

Abstract

The purpose of this research was described critical thinking stage of students grade VIII in setting PBL and scaffolding to solve mathematics problems. Critical thinking stage consists of clarification, assesment, inference, and strategy/tactics. The subject were teo students in the level of capacity to think critical (uncritical, less critical, quite critical, and critical). So that this research subject was 8 students in VIII A One State Junior High School of Temanggung. The result showed a description (1) critical thinking stage of students in setting PBL, in clarification the higher level of capacity to think critical students, students can identification information from question fully, can identificatio problem became detailed, and can explored the relationship among the information; (2) a strategy of scaffolding were given by critical thinking stage and TKBK, in assesment, scaffolding had given was given hint/key classically; and (3) transformation characteristic of the critical thinking stage of students after given scaffolding, it because of habituation in setting PBL and scaffolding.
Enhancement of Lecturer Professionalism using Lesson Study Approach for Curriculum Review of Mathematics 1 Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro; Zahid, Muhammad Zuhair; Mulyono, Mulyono
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 3 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v6i3.19506

Abstract

The purpose of this research is to know the improvement of lecturer professionalism through the approach of lesson study, to see the increase of student interaction (with the students, teaching materials, lecturer), and to know whether the student learning result of the lesson study approach reaches the completeness. This research is a research of mixed method based on lesson study. Activities performed for each cycle consists of three stages: planning, execution, and reflection. The qualitative data is the description of the lectures professionality improvement with the quantitative is the increase of student interaction (with students, teaching materials, lecturers), and the result of studying Curriculum Review of Mathematics 1. The subject of this research was the students of Curriculum Review of Mathematics 1 in Mathematics Department UNNES year academic 2016/2017. The research instruments are a test, observation sheet, and questionnaire. The result of the research is the improvement of professionalism of lecturers of KBK Mathematics Education through lesson study approach for Mathematics Curriculum Mathematics 1 course, student interaction (with students, teaching materials, lecturers) increases, and learning achieves mastery.
The students’ critical thinking ability through problem posing learning model viewed from the students’ curiosity Permanawati, Fitra Inda; Agoestanto, Arief; Kurniasih, Ary Woro
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 3 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v7i3.25025

Abstract

Critical thinking is an embodiment of high level thinking. The purposes of this research were to know that the critical thinking ability of class VIII SMP Negeri 1 Wangon on Problem Posing passes the learning completeness grade, the critical thinking ability of class VIII SMP Negeri 1 Wangon on Problem Posing is better than Direct Instruction, and to describe the students’ critical thinking ability through Problem Posing seen from the students’ curiosity. The results showed that: 1) critical thinking ability of class VIII SMP Negeri 1 Wangon on Problem Posing pass the learning completeness grade; 2) critical thinking ability of class VIII SMP Negeri 1 Wangon on Problem Posing is better than Direct Instruction; 3) subject with high curiosity are able to accomplish 6 indikators, while the subject with medium curiosity are able to accomplish 5 indikators, and subject with low curiosity are able to accomplish 3 indikators.