Claim Missing Document
Check
Articles

PENYIMPANAN ARSIP DIGITAL DALAM PENGELOLAAN DOKUMEN DI GRAHA SUCOFINDO PERSERO KOTA BANDUNG Thamrin, Janadi Rammelsbergi; Al Zannah, Nabila Noor; Martini, Tini; Kurniasih, Sri
Jurnal Digitalisasi Administrasi Bisnis Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Digitalisasi Administrasi Bisnis
Publisher : INSTITUT DIGITAL EKONOMI LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsip memiliki peran penting sebagai sumber informasi dan bukti kegiatan dalam mendukung proses administrasi dan pengambilan keputusan organisasi. Namun, pengelolaan arsip secara manual masih menghadapi berbagai kendala, seperti lamanya proses pencarian dokumen, keterbatasan ruang penyimpanan, serta risiko kerusakan fisik arsip. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan penyimpanan arsip digital menggunakan Google Drive pada Bagian Komoditas dan Solusi Perdagangan (KSP) PT Sucofindo Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dengan petugas administrasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengarsipan manual di KSP memiliki berbagai kelemahan, di antaranya kerusakan fisik arsip dan ketidakefisienan dalam pencarian dokumen. Penerapan arsip digital berbasis Google Drive mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip melalui penyimpanan yang lebih terstruktur, kemudahan akses, serta tersedianya cadangan data digital. Dengan demikian, digitalisasi arsip menggunakan Google Drive dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung pengelolaan dokumen yang lebih aman, cepat, dan efisien.
sri, bpi OPTIMALISASI PROSES BISNIS PUBLIKASI DIGITAL BIDANG HUMAS DKPP JABAR MELALUI ANALISIS FMEA DAN PENDEKATAN BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT (BPI) KURNIASIH, SRI; S, amanda margaretha; MM, Muhtarudin; MM, Tini Martini; MM, Janadi Thamrin
Jurnal Teknologi Informasi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : INSTITUT DIGITAL EKONOMI LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimalisasi proses bisnis merupakan faktor kritis dalam mendukung kinerja organisasi pemerintah. Studi ini berfokus pada proses bisnis di Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat (DKPP Jabar), yang menghadapi kendala inkonsistensi dan ketidakteraturan dalam pengelolaan publikasi digital. Permasalahan utama disebabkan oleh belum adanya Standard Operating Procedure (SOP) tertulis, sehingga alur kerja mulai dari pengumpulan materi, verifikasi, hingga monitoring konten menjadi tidak terstandarisasi. Akibatnya, perencanaan konten tidak berjalan secara optimal, kualitas tampilan media menurun sehingga unggahan seringkali tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko dalam proses bisnis yang ada dan merancang usulan perbaikan proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mendukung pengelolaan informasi di Humas DKPP Jawa Barat melalui pemanfaatan teknologi digital secara optimal dan memperkuat fungsi publikasi. Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan potensi kegagalan beserta risikonya secara sistematis. Selanjutnya, pendekatan Business Process Improvement (BPI) pada fase streamlining diterapkan dalam penyusunan rekomendasi perbaikan /merancang ulang proses bisnis yang lebih optimal. Hasil analisis dan pengujian menunjukan bahwa usulan proses bisnis mampu meningkatkan proses bisnis yang adadi tandai dengan berkurangknya waktu aktivitas tertentu dan tersedianya alur kerja (SOP) yang lebih terstruktur. Diharapkan implementasi usulan ini dapat menciptakan tata kelola informasi kehumasan yang lebih terintegrasi, terukur, dan mampu mendukung pencapaian tujuan publikasi di Humas DKPP Jawa Barat.
EFEKTIVITAS KEGIATAN MERONCE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI RUMAH AUTIS KARAWANG Sri Kurniasih; Arif Rahman Hakim; Regi Ramadan
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 2 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v5i2.1584

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of merging activities on the fine motor development of children with special needs (ASD and ADHD) at Rumah Autis Karawang. The activity itself involves arranging materials such as beads and seeds arranged by color, shape, and size, so that it can train children's fine motor skills. To achieve these objectives, this study used a quasi-experimental method with a one group pretest-posttest design. The sample in this study consisted of 5 children, who were selected using the total sampling technique, where the entire population was used as a sample. Furthermore The measurement instrument used was the PDMS-2 (Peabody Development Motoric Scale-2), especially in the dimension of grasping and visual motor integration, which are relevant in assessing fine motor development. The data obtained were then analyzed using paired sample t-test with the help of JASP software version 0.18.1.0. Based on the results of the analysis, it was found that the tying activity had a significant effect on children's fine motor development, with a p value = 0.001 (<0.05). Therefore, it can be concluded that the activity is effective in improving the fine motor skills of children with special needs, especially children with ASD and ADHD classifications. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan meronce terhadap perkembangan motorik halus anak berkebutuhan khusus (ASD dan ADHD) di Rumah Autis Karawang. Kegiatan meronce sendiri melibatkan penyusunan bahan seperti manik-manik dan biji-bijian yang disusun berdasarkan warna, bentuk, dan ukuran, sehingga dapat melatih keterampilan motorik halus anak. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain one group pretest-posttest. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari 5 anak, yang dipilih menggunakan teknik total sampling, di mana seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Selanjutnya, instrumen pengukuran yang digunakan adalah PDMS-2 (Peabody Development Motoric Scale-2), khususnya pada dimensi grasping dan visual motor integration, yang relevan dalam menilai perkembangan motorik halus. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan software JASP versi 0.18.1.0. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kegiatan meronce efektif dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak, dengan nilai p = 0,001 (< 0,05). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan klasifikasi ASD dan ADHD.
Pemberdayaan DKM melalui pendampingan desain dan gambar kerja renovasi fasilitas penunjang ibadah di Masjid Al Hidayah Jakarta Timur Dyah S., Anggraeni; Kurniasih, Sri; Laksana, Eka Purwa; Setyawan, Mohammad Bagus; Pramana, Muhammad Raihan Agus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35348

Abstract

AbstrakMasjid Al Hidayah yang berlokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, merupakan pusat kegiatan ibadah dan sosial masyarakat dengan jumlah jamaah yang terus meningkat. Namun, fasilitas penunjang masjid belum sepenuhnya memadai, seperti belum adanya kanopi pada tangga utama, ketiadaan tempat wudhu di lantai 2, serta kebutuhan ruang sekretariat dan marbot. Kondisi ini mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kapasitas Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dalam merencanakan dan menyiapkan dokumen teknis renovasi fasilitas masjid secara lebih terencana dan berkelanjutan. Mitra kegiatan adalah DKM Al Hidayah dengan partisipasi aktif sebanyak 10 pengurus inti dan didukung oleh jamaah sekitar. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, FGD, penyusunan desain dan gambar kerja, visualisasi 2D/3D, presentasi, serta pelatihan teknis bagi pengurus DKM. Hasil kegiatan menghasilkan dokumen gambar kerja renovasi yang mencakup desain ramp dan kanopi pada tangga utama, ruang sekretariat dan marbot, area bermain anak, serta tambahan toilet dan tempat wudhu di lantai 2. Secara kualitatif, kegiatan ini meningkatkan pemahaman DKM mengenai pentingnya gambar kerja sebagai acuan renovasi, sedangkan secara kuantitatif luaran yang dihasilkan meliputi empat paket gambar kerja, satu draft artikel ilmiah, satu publikasi media massa, satu HKI karya cipta, dan satu video kegiatan. Program ini memberikan solusi nyata bagi peningkatan kualitas fasilitas masjid sekaligus menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi akademisi dan mitra lokal. Kata kunci: pengabdian; desain arsitektur; renovasi masjid; gambar kerja; pemberdayaan masyarakat. AbstractAl Hidayah Mosque, located in Duren Sawit, East Jakarta, serves as a center for worship and social activities with a growing number of congregants. However, its supporting facilities are not yet adequate, such as the absence of a canopy on the main staircase, the lack of ablution areas on the second floor, and the need for a secretariat and caretaker’s room. This condition prompted a community service program aimed at strengthening the capacity of the Mosque Prosperity Council (DKM) in planning and preparing technical renovation documents in a more systematic and sustainable way. The program involved Al Hidayah Mosque DKM as the main partner with active participation from 10 core administrators and support from the local community. The implementation method included field observation, focus group discussions, preparation of architectural and technical drawings, 2D/3D visualizations, presentations, and technical training for DKM members. The results of the program produced complete renovation working drawings covering the ramp and canopy on the main staircase, secretariat and caretaker’s room, children’s playground, and additional ablution and toilet facilities on the second floor. Qualitatively, the program enhanced DKM’s understanding of the importance of technical drawings as renovation references, while quantitatively, the outputs included four packages of working drawings, one draft scientific article, one mass media publication, one registered copyright, and one activity video. This program provides practical solutions for improving mosque facilities and serves as a model of community empowerment through collaboration between academia and local partners. Keywords: community service; architectural design; mosque renovation; working drawing; community empowerment.