Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MENANGGULANGI RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN SINJAI Evans Randongkir, Roling; Widodo, Pujo; Maarif, Syamsul; Kurniawan, Lilik; Bangun, Ernalem; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.722-729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat gambaran dari distribusi frekuensi dari masing-masing variabel yang diteliti. Hasil analisis ini akan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi untuk memudahkan interpretasi sebagai temuan penelitian. Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menanggulangi risiko bencana tanah longsor di Kabupaten Sinjai sudah baik, ini terlihat dalam peranan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen bencana yang baik, ini terlihat dari bagaimna pemerintah melakukan kerja sama dengan bebagai instansi yang ada di pemerintahan Kabupaten sinjai dalam melakukan proses penanggulangan bencana yang terjadi di Kabupaten Sinjai yang di dasarkan pada koordinasi yang baik dan saling mendukung. Kerjasama Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan masyarakat dalam menanggulangi risiko bencana tanah longsor sudah baik, sebagaimana diketahui masyarakat ikut berpartisipasi dalam ikut penyuluhan/sosialisi yang dilakukan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ataupun instansi/dinas terkait lainnya, masyarakat juga ikut dalam menjaga pondasi penahan tebing yang telah dibangun sebagai penopang tebing yang curam agar tidak terjadi pengikisan yang dapat menyebabkan terjadinya erosi. Masyarakat juga selalu tanggap dalam menyikapi himbauan dari pemerintah seperti peringatan prabencana dan keikutsertaan dalam pengadaan logistik dan bahan pembuatan pondasi penahan tebing. 
Pneumonia mikotik pada seekor kucing domestik yang disebabkan oleh Mycoleptodiscus indicus memiliki potensi zoonosis dan dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional. Puspitayani, Putu Mira; Maarif, Syamsul; Kurniawan, Lilik; Kurniadi, Anwar; Wilopo; Sukariada, I Putu Juli; Ludji, Sherli Melani
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.4.107-108

Abstract

Environmental conditions play a critical role in disease transmission in companion animals, particularly in humid settings that facilitate pathogen proliferation and spread. Mycoleptodiscus indicus is an opportunistic, saprobic, and endophytic fungus that causes systemic infections in various hosts, including humans. This case report describes a fatal M. indicus infection in a kitten. Diagnosis involves clinical examination, cytology, fungal culture, necropsy, and histopathological analysis. Gross pathology revealed swelling and hemorrhage in the heart, spleen, kidneys, and liver, with pulmonary necrosis and hemorrhage. Histopathological examination revealed the presence of fungal spores in the pulmonary tissue. Cytological and culture analyses confirmed the presence of M. indicus. The kitten's death resulted from respiratory invasion by M. indicus spores, which led to systemic dissemination and sepsis.