Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Peningkatan Ketrampilan Pengelola Kantin melalui Pelatihan Pembuatan Makanan Jajanan Sehat di SD Tiyaran 1 dan 3 Sukoharjo Endang Nur Widiyaningsih; M Muwakhidah; Eni Purwani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2259.163 KB)

Abstract

Semakin banyak jenis jajanan di sekolah akan tetapipihak sekolah masih memiliki keterbatasan melakukan pengawasanmakanan jajanan yang beredar di lingkungan sekolah. Keadaan inijuga terjadi di SDN Tiyaran 1 dan 3, dimana sekolah belum memilikikemampuan untuk memproteksi siswanya terhadap jajanan yang tidakaman. Salah satu sarana untuk memenuhi makanan jajanan bagi anaksekolah yaitu kantin sehingga perlu diperhatikan pengetahuan danketrampilan pengelola kantin.Tujuan: Pengelola kantin memilikipemahaman tentang jajanan dan bisa membuat jajanan yang sehatsehingga mampu menyediakan jenis-jenis jajanan yang sehat untukdikonsumsi siswa di sekolah. Metode :Pelaksanaan kegiatan di SDTiyaran 3 Sukoharjo.Edukasi kepada pengelola kantin tentangmakanan jajanan yang sehat dan diberikan contoh-contoh makananjajanan yang sehat. Demonstrasi pembuatan tahu bakso, jamur krispidan es kucir buah dan tutorial perhitungan biaya produksi sertakeuntungan penjualan. Setelah mengikuti demonstrasi dan tutorialpengelola kantin melakukan praktek pembuatan makanan jajanansehat. Hasil : Semua pengelola kantin bisa mempraktekkan pembuatanmakanan jajanan yang sehat.
Korelasi Pengetahuan, Kebiasaan Sarapan, Asupan Protein, Zat Besi, Dan Status Gizi Dengan Status Anemia Pada Remaja Putri Di Sman 1 Weru Sukoharjo Muwakhidah Muwakhidah; Asri Arum Sari; Intan Nur Fauziyah; Nais Volum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.922 KB)

Abstract

Remaja putri menjadi tonggak awal untuk melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Permasalahan gizi yang sering terjadi pada remaja putri adalah anemia gizi. Hal ini disebabkan faktor pola makan yang salah dan adanya penyakit infeksi. Disamping itu penyebab lain anemia gizi meliputi pengetahuan asupan protein zat besi, asam folat, vitamin C dll. Berdasarkan hasil survei Dinas Kesehatan Sukoharjo tahun 2014 diketahui prevalensi anemia gizi pada remaja di Kecamatan Weru sebesar 48 %. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui korelasi pengetahuan tentang anemia, asupan protein dan zat besi, kebiasaan sarapan dan status gizi dengan status anemia pada remaja putri di SMAN 1 Weru Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan crossectional studi dengan menggunakan sampel 65 remaja putri di SMAN 1 Weru Sukoharjo. Variabel dalam penelitian ini meliputi pengetahuan, asupan protein dan zat besi, status gizi dan status anemia. Pengetahuan tentang anemia diukur menggunakan kuesioner, asupan protein dan zat besi diukur menggunakan metode recall 24 jam selama 3 hari, dan status gizi menggunakan IMT/U. Kadar Hemoglobin diukur dengan metode cyanmethemoglobin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Remaja putri yang mengalami anemia sebesar 38,5 %. Remaja putri yang berstatus gizi kurus sebesar 13,8 % dan gemuk sebesar 7,7 %, Tidak mempunyai kebiasaan sarapan pagi sebesar 38,5 %, mempunyai pengetahuan tentang anemia kurang sebesar 63, 1 % dan yang mempunyai asupan protein dan zat besi kurang sebsar 93,8 % dan 98,5 %. Hasil uji statistik diketahui tidak ada hubungan antara asupan protein, zat besi, dan status gizi dengan status anemia remaja putri, Ada hubungan antara kebiasaan sarapan pagi, pengetahuan tentang anemia dengan status anemia pada remaja putri. Bagi remaja putri diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan guna memperbaiki pola makan sehari-hari.
Efekvitas Pendidikan Dengan Media Boklet, Leaflet Dan Poster Terhadap Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri M Muwakhidah; Fadzilla Dzurrul Fatih; Teguh Primadani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.138 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan tahap pertumbuhan dan pekembangan yang penting dalam siklus kehidupan. Remaja putri adalah kelompok yang rentan dengan masalah anemia gizi. Faktor yang mempengaruhi anemia gizi diantaranya adalah pengetahuan tentang anemia yang masih rendah, pola makan dan gaya hidup yang kurang baik. Media pendidikan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan tentang anemia remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas media booklet, poster dan leaflet terhadap pengetahuan tentang anemia pada remaja putri . Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pre test-post test design. Penelitian terdiri dari 4 kelompok yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan media booklet ,poster dan leaflet serta kelompok kontrol hanya metode ceramah tanpa media.Total Sampel yang digunakan dalam penelitian 158 remaja putri. Penelitian dilakukan di SMK 1.2,3 dan 4 Sukoharjo. Uji statistik yang digunakan adalah uji Kruskall Wallis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan remaja putri meningkat setelah dilakukan pendidikan dengan semua media dan tanpa media.pada kelompok yang diberikan media poster meningkat 11,9, pada media leaflet 9,7, media booklet 24,7, dan kelompok tanpa media meningkat 11,2. Media booklet memberikan skor nilai dengan kategori baik lebih tinggi dibandingkan dengan media poster, leaflet dan tanpa media yaitu sebesar 87,5 % sedangkan terendah yaitu media leaflet sebesar 30,8 %. Hasil Uji statistik menunjukkan ada perbedaan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri setelah pendidikan dengan media booklet, leaflet dan poster dengan nilai p sebesar 0,000. Efektivitas media booklet lebih tinggi dibandingkan dengan media poster, leaflet dan tanpa media dalam meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri.
Body Image And Nutrition Knowledge With Fast Food Consumption Habits for Student During A Pandemic Evania Sekar Arumdani; Muwakhidah Muwakhidah; Pramudya Kurnia; Zulia Setyaningrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.372 KB)

Abstract

During the Pandemic Period, social restrictions were imposed so that student activities were carried out online which led to a decrease in physical activity. In addition, today's youth lifestyle is often consuming fast food because it is fast, practical and there are many fast food restaurants available around them. Knowledge of low nutrition can affect the habit of consuming fast food without paying attention to the nutritional content contained in it. The impact of excessive consumption of fast food can cause various nutritional problems, one of which is being overweight. Being overweight in adolescent girls causes adolescents to feel dissatisfied with their physical appearance and will lead to negative perceptions of their own bodies. This study aims to determine the relationship between body image (body image) and nutritional knowledge with fast food consumption habits in students of the Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Surakarta. The design of this research is observational with a cross sectional approach. The sampling technique used is Simple Random Sampling with a total sample of 113 people. Body image data was obtained from a body image questionnaire with the MBSRQ (Multidimensional Body-Self Relation Questionnaire) with a total of 32 questions and nutrition knowledge data obtained from a balanced nutrition knowledge questionnaire with a total of 20 questions, and data on fast food consumption habits obtained from the Food form. Frequency Questionnaire (FFQ) for the last 3 months. This research was conducted online using a Google form that was distributed through Whatsapp groups. Analysis of the relationship between variables using the Spearman Rank test. The perception of body image is included in the negative category, namely 92.9%, the level of nutritional knowledge is included in the good category, namely 72.6% and fast food consumption habits are included in the low category, namely 59.3%. Research subjects who have a negative body image and have fast food consumption habits in the high category are 41%, and research subjects who have good knowledge and have high fast food consumption habits are 41.5%. The results of this study indicate that there is no relationship between body image (p = 0.220) and nutritional knowledge (p = 0.740) with fast food consumption habits in students of the Faculty of Health Sciences, Muhammadiyah University, Surakarta.
Relationship between Exclusive Breastfeeding and Stunting in Children Under Five: Critical Review Putri Lutffiah Islamiyati; M Mutalazimah; M Muwakhidah; Zulia Setiyaningrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.396 KB)

Abstract

Prevalence of stunting in children under five in the world in 2019, which was 23.1% and in Indonesia in 2018, which was 30.8%. Exclusive breastfeeding is one of the factors that causes stunting in children under five. Breast milk contains nutrients that are in accordance with the growth and development of toddlers which can prevent stunting in children under five. This critical review design was aimed to review the articles related to exclusive breastfeeding and stunting in children under five. Articles were searched using the Google Scholar database source with a publication year of at least the last 10 years from national repute journal indexed by SINTA. This study reviewed 10 articles related to exclusive breastfeeding and stunting in children under five. This study found that most of the articles (7 articles) were showed a relationship between exclusive breastfeeding and stunting in children under five. According to these results, it is necessary to carry out promotive and preventive activities in the form of education related to exclusive breastfeeding to prevent and reduce the percentage of stunting in children under five.
Hubungan Status Gizi dan Usia Menarche Dengan Kejadian Dismenore Pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan Marisa Puri Afiya; M Muwakhidah; Listyani Hidayati; Luluk Ria Rakhma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore sering terjadi pada wanita usia produktif salah satunya yaitu remaja. Hasil survei pendahuluan terdapat 80% remaja putri yang mengalami dismenore. Faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab dismenore yaitu status gizi dan usia menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status gizi dan usia menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Ushuludin. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis observasional analitik. Desain penelitian cross sectional. Total Sampel 87 responden remaja putri di Pondok Pesantresn Ushuludin Lampung Selatan. Pengambilan data dengan teknik systematic random sampling. Instrumen yang digunakan untuk dismenore yaitu WaLIDD score, status gizi diukur menggunakan indeks IMT/U, dan usia menarche dengan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji spearman dan chi square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini yaitu responden paling banyak dengan usia remaja akhir 15-18 tahun (59,8%). Sebanyak 77% reponden mengalami dismenore. Responden dengan status gizi normal (72,4%) dan usia menarche dini (58,6%). Terdapat hubungan antara status gizi (p= 0,017; r=0,255) dan usia menarche (p=0,029; PR 2,631; 95% CI 1,1660-5,937) dengan kejadian dismenore pada remaja putri di Pondok Pesantren Ushuludin Lampung Selatan. Remaja putri sebaiknya selalu menjaga kondisi kesehatan dan diharapkan agar dapat memahami perawatan nyeri untuk mengurangi dismenore.