p-Index From 2021 - 2026
8.442
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA VISIKES Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) WARTA Jurnal Kesehatan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education The Indonesian Journal of Public Health Public Health of Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal SOLMA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Global PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Jurnal Pengabdian UNDIKMA Lontara: Journal of Health Science and Technology Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Urecol Journal. Part C: Health Sciences Prosiding University Research Colloquium Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Warta LPM Jurnal Kesehatan Lontara Journal Of Health Science And Technology Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Berkawan KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Health Belief Model pada Perilaku Mahasiswi Kesehatan Masyarakat dalam Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Nurlainiyah Kartika Sari
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v11i2.7595

Abstract

Jumlah kasus kanker payudara di Surakarta masih menjadi perhatian. SADARI perlu dilakukan pada wanita usia 20 tahun atau lebih (termasuk mahasiswi) untuk mendeteksi kanker payudara secara dini.  Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan persepsi keseriusan, kerentanan, manfaat, hambatan, self efficacy, dan isyarat bertindak dengan perilaku SADARI pada mahasiswi kesehatan masyarakat di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah 106 mahasiswi kesehatan masyarakat yang diambil dengan proportional random sampling. Hasil penelitian ini didapat bahwa ada hubungan antara persepsi manfaat (p value = 0,002), persepsi hambatan (p value = 0,003), dan self efficacy (p value = 0,000) dengan perilaku SADARI namun tidak ada hubungan persepsi keseriusan (p value =0,565),  persepsi kerentanan (p value = 0,148), dan isyarat bertindak (p value = 0,108) dengan perilaku SADARI. Mahasiswi kesehatan masyarakat akan melakukan SADARI jika merasa bahwa SADARI memiliki manfaat yang lebih dari hambatan serta memiliki rasa mampu untuk melakukan SADARI.Kata kunci : health belief model, persepsi, self efficacy, isyarat bertindak, Perilaku SADARI ABSTRACT The number of cases of breast cancer in Surakarta is still a concern. Breast Self Exam (BSE) needs to be done in women aged 20 years or older (including co-ed)  to detect breast cancer early.  The purpose of this research was to analyze the relationship of perception of the seriousness, the vulnerability, the benefits, barriers, self efficacy, and cues act with BSE on public health student at Muhammadiyah University of Surakarta. This type of research was observational cross sectional design. The research sample were 106 student public health were taken with proportional random sampling. The results of this research were obtained that there were relationship between the perception of benefits (p value = 0.002), barriers (p value = 0.003), and self efficacy (p value = 0.000) and BSE but no relationship perceptions of seriousness (p value = 0.565),  vulnerability (p value = 0.148), and cues Act (p value = 0.108) with BSE. Student public health will do BSE if it feels that it is aware of the benefits of having more than the barriers and have a sense of being able to do BSE.Keywords: health belief model, perception, self efficacy, cues to act, breast self exam
Faktor– Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Akseptor KB Di Puskesmas Purwosarikota Surakarta Ratnasari Hasibuan; Izzatul Arifah; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i1.9215

Abstract

MKJP merupakan metode kontrasepsi cost efficien untuk mencegah kehamilan dan secara program efektif dalam menurunkan TFR serta menekan laju pertumbuhan penduduk. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan jumlah anak yang diinginkan, dukungan suami, dan efek samping dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Akseptor KB di Puskesmas Purwosari KotaSurakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2019. Populasi penelitan 1.502 PUS usia 17-49 tahun akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Purwosari. Jumlah sampel penelitian sebanyak 282 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Pengambilan data dengan cara wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel. Hasil analisis data berdasarkan uji Chi Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara jumlah anak yang diinginkan (p=0,012), dukungan suami (p=0,045), dan efek samping (p=0,001) dengan pemilihan MKJP. Kesimpulannya adalah responden dengan jumlah anak yang diinginkan terpenuhi, mendapatkan dukungan suami, dan tidak mengalami efek samping cenderung memilih menggunakan MKJP.Disarankan bagi Bidan untuk memberikan Informed Choice kepada calon akseptor KB, sehingga dapat memilih kontrasepsi karena tahu kelebihan dan kekurangan dalam hal ini efek samping dari setiap metode kontrasepsi. Kemudian apabila ada efek samping yang dirasakan, PUS paham tentang cara mengatasinya.
Hubungan Norma Sosial Dan Dukungan Teman Sebaya Terhadap Niat Pantang Perilaku Seksual (Sexual Abstinence) Pada Remaja Muhammad Luthfi Abdul Ghaffar; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Berkala (JIKeMB) - Mei 2021
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v3i1.1615

Abstract

Remaja berisiko tinggi untuk melakukan perilaku seksual berisiko sehingga perlu mengetahui adanya niat untuk melakukan pantang seksual / sexual abstinence. Niat untuk menerapkan sexual abstinence kemungkinan dapat dipengaruhi oleh norma sosial yang berlaku dan juga dukungan teman sebaya .Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan norma sosial dan dukungan teman sebaya terhadap niat sexual abstinence pada remaja di salah satu SMP Surakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah populasi sebanyak 574,dengan 264  siswa dari kelas 8 dan 9 sebagai sampel penelitian. Pengambilan responden menggunakan metode proportional  random sampling dan instrumen penelitian berupa kuesioner yang dibagikan secara daring. Hasil menunjukkan ada hubungan antara norma sosial (p=0,011), dan tidak ada hubungan antara dukungan teman sebaya  dengan niat pantang perilaku seksual/sexual abstinence (p=0,704). Disarankan perlunya pendidikan seksualitas  dan kesehatan reproduksi serta sexual abstinence pada remaja dan bagaimana cara negosiasi menolak ketika ada ajakan untuk melakukan perilaku seksual berisiko.
Relationship of Self-Confidence, Perception of Barriers, and Partner Support with Providing Reproductive Health and Sexuality Information from Parents to Adolescents Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Diah Laras Suci; Dini Wulandari
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 11, No 4: December 2022
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v11i4.21440

Abstract

Adolescence is a period of searching for identity that requires information on reproductive health and sexuality so as not to fall into premarital sexual behavior. Parents play an important role in providing reproductive health information to adolescents, but parents are often reluctant to provide this information due to lack of support, and lack of confidence in providing reproductive health information. The purpose of this study was to determine the most influential factors between partner support, perceived barriers, and self-confidence in adolescent reproductive health education. The research method used analytical observation with a cross sectional approach which was conducted online in June-August 2020 to 300 parents who have teenagers aged 15-19 years in Surakarta. The sampling technique is Double Sampling using a self-confidence, partner support, perceived barriers and behavior in providing reproductive health information questionnaire that has been tested for validity. Bivariate analysis was performed using chi square and multivariate analysis was performed using logistic regression test. The results showed that parents' self-confidence was the most influential factor in reproductive health education for adolescents (OR=3.052, CI=1.534-6.071). Parents who have low self-confidence tend not to provide comprehensive reproductive health information to adolescents. Lack of skills to explain the topic of sexuality to teenagers is one of the things that affects parents' self-confidence. The lack of knowledge of the material that will be given and the shame when conveying sexuality material also affects the self-confidence of the parents. Training efforts are needed for parents on how to provide information on reproductive health to adolescents.
IMPLEMENTASI PROGRAM TES INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) DI PUSKESMAS SUKOHARJO Ilmia Nur Maghfiroh; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.446 KB)

Abstract

Tes IVA merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk deteksi dini kanker serviks. Pada tahun 2016 cakupan pemeriksaan tes IVA di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo merupakan yang terendah di Kabupaten Sukoharjo dan belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan content analysis. Subyek penelitian dipilih menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 3 informan utama yaitu provider tes IVA dan 6 informan triangulasi yang terdiri dari 5 WUS dan Kepala Puskemas Sukoharjo. Hasil penelitian mengenai implementasi program deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo menunjukkan bahwa komponen input yang meliputi tenaga pelaksana, pendanaan, sarana prasarana sudah dilaksanakan sesuai dengan PERMENKES RI No. 34 Tahun 2015, sedangkan pada aspek metode belum dilaksanakan sesuai dengan peraturan. Pada komponen proses yang meliputi proses awal pelaksanaan, pencatatan pelaporan dan pengawasan program tes IVA belum dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN SELF EFFICACY DENGAN SEXUAL ABSTINENCE PADA REMAJA Nisariati Nisariati; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Kesehatan Vol 15, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v15i2.14985

Abstract

Remaja rentan terhadap perilaku seksual berisiko sehingga remaja perlu untuk berpikir untuk melakukan sexual abstinence. Sexual abstinence kemungkinan dapat dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan self efficacy seseorang mengenai perilaku seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan self efficacy terhadap sexual abstinence pada remaja di salah satu SMP di Surakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP di Surakarta dengan sampel sebanyak 117 siswa dari kelas 8 dan 9  dan pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan google form. Hasil penelitian menggunakan fixer exact menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p0,327), sikap (p0,166), dan ada hubungan antara self efficacy (p0,001) dengan sexual abstinence. Disarankan perlunya pendidikan seksualitas  dan kesehatan reproduksi serta sexual abstinence pada remaja dan bagaimana cara negosiasi atau menolak ketika ada ajakan untuk melakukan perilaku seksual berisiko.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Niat Remaja untuk Berdiskusi Kesehatan Reproduksi dengan Orang Tua Aulia Putri Handriyani; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Kesehatan Global Vol 6, No 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v6i1.5427

Abstract

Salah satu masalah kesehatan reproduksi bagi remaja yakni masalah seks pranikah yang mengakibatkan remaja rentan terkena infeksi menular seksual (IMS) serta kehamilan tidak diinginkan, maupun aborsi. Salah satu sumber yang tepat bagi remaja untuk berbicara seputar kehidupan remaja termasuk tentang seksualitasnya adalah orang tua karena dianggap kredibel oleh remaja sehingga dapat memengaruhi niat remaja untuk berkomunikasi dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan niat remaja untuk berdiskusi kesehatan reproduksi dengan orang tua. Jenis penelitian observasional analitik menggunakan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada pertengahan tahun 2022 di Kecamatan Grogol, Sukoharjo dengan populasi remaja usia 15-19 tahun sebanyak 9.167 jiwa. Sampel penelitian berjumlah 377 remaja berusia 15-19 tahun dengan teknik pengambilan sampel yaitu convenience sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diisi secara offline oleh responden dengan mematuhi protokol kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara variabel pengetahuan (p 0,05 0,138), sikap (p 0,05 0,831), norma subyektif (p 0,05 0,947), perceived behavioral control (p 0,05 0,057) dan kedekatan remaja dengan orang tua (p 0,05 1,0) dengan niat remaja untuk berdiskusi kesehatan reproduksi dengan orang tua. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara variabel pengetahuan, sikap, norma subyektif, perceived behavioral control dan kedekatan remaja dengan orang tua dengan niat remaja untuk berdiskusi kesehatan reproduksi dengan orang tua. Disarankan remaja perlu aktif membuka diri kepada orang tua untuk berkomunikasi terkait kesehatan reproduksi dan orang tua juga perlu memiliki waktu dan terbuka untuk diajak berdiskusi oleh remaja sehingga orang tua bisa lebih memahami pendapat remaja mengenai kesehatan reproduksinya.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Persepsi Orang Tua Mengenai Pendidikan Seksualitas Kepada Anak Usia Sekolah Dasar di Desa Karangnongko Retno Listyorini; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 17, No 4 (2022): Volume 17. No. 4 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.17.4.2022.20-28

Abstract

Latar Belakang: Banyaknya pandangan masyarakat yang menganggap pendidikan seksualitas adalah hal yang tabu, membuat orang tua tidak mengajarkan pendidikan seksualitas untuk anaknya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan pengalaman mendapat pendidikan seksualitas dengan persepsi orang tua mengenai pendidikan seksualitas pada anak usia sekolah dasar di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Klaten. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 109 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dengan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendidikan (p = 0,032) dan pengetahuan (p = < 0,001) dengan dengan persepsi orang tua mengenai pendidikan seksualitas pada anak usia sekolah dasar. Tidak ada hubungan antara pengalaman mendapat pendidikan seksualitas (p = 0,205) dengan persepsi orang tua mengenai pendidikan seksualitas pada anak usia sekolah dasar di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Klaten. Kesimpulan: Orang tua harus menghilangkan persepsi negatif terhadap pendidikan seksualitas pada anak usia sekolah dasar yang mana dapat dijadikan sebagai pengetahuan, pengenalan, pembelajaran yang sehat dan anak mampu menjaga diri pada saat anak telah tumbuh remaja nanti.
Efektifkah Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja oleh Teman Sebaya? Sebuah Kajian Literatur Toni Indriawan; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Vol. 1 No. 1 (2021): Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health
Publisher : Nur Science Institute and Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.702 KB) | DOI: 10.53088/griyawidya.v1i1.247

Abstract

Background: Adolescence is a period of rapid growth and development both physically, psychologically and intellectually. Some of the health problems that can be experienced by adolescents, one of which is about risky behavior from premarital sex to HIV, factors that can cause adolescents to engage in risky sexual behavior include lack of education or knowledge and attitudes of adolescents about the importance of maintaining reproductive health. This literature review aims to determine the effect of providing adolescent reproductive health education by peers on knowledge and attitudes about adolescent reproductive health and HIV. Method: The articles used in this literature review is 5 articles with searches conducted through Google Schoolar, PubMed, and Garuda using the keywords 'adolescent reproductive health education', 'adolescent HIV health education', and health education by peers'. The inclusion criteria of this literature review are the articles used indexed by SINTA, Scopus, Scimago or having ISSN, Full text, published in 2011-2021, and using themethod quasi-experimental. The method used is to summarize the five selected journals, analyze, and draw conclusions. Results: The results in research journals show value < 0.05 and value = 0.0001 < which means that there is an effect of providing reproductive health education by peers on knowledge and attitudes about adolescent reproductive health and HIV. Conclusion: There is an influence of adolescent reproductive health education by peers on knowledge and attitudes about adolescent reproductive health and HIV. Suggestions for future research are expected to pay more attention to procedures and measurement of research results using health education methods by peer educators.
Pengaruh Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur dalam Pemilihan Kontrasepsi IUD Iin Istiqomah; Giat Purwoatmodjo; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health Vol. 1 No. 2 (2022): Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive Health
Publisher : Nur Science Institute and Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.825 KB) | DOI: 10.53088/griyawidya.v1i2.580

Abstract

Background: Users contraception IUD Still more low compared contraception lay Included hearts non LTM. Low use IUD contraception is caused by different factors, praying only is the low level of knowledge. Interest research and testing singer is developing a leaflet as a medium that health promotion efforts to improve knowledge about hearts Intra Uterine Device (IUD) contraceptive at woman of fertile age Sawit subdistrict Tegalrejo In Boyolali. Method: The experimental research study design using design of experiments with the Quasi Experimental Design approach with a pretest-posttest control group. The population research is a women in fertile age aged 20-49 amounted to 495 people. Sampling technique purposive sampling. The number of research samples 35 samples for the the treatment group and 35 samples for the control group. Research instruments used questionnaire. Statistical analysis using t test. Result: The results showed: (1) There is no significant difference in the level of knowledge women in fertile age about IUD contraceptive before and after administration of health education in the control group (p = 0.058 >0.05). (2) There is a significant difference in the level of knowledge women in fertile age about the IUD contraceptive after WUS provided education in the treatment group (p = 0.000<0.05).
Co-Authors Adib, Abdul Afif Iqbal Hibatullah Afifah Zakiyatul Aulia Alichwan, Muhamad Almayda, Mutiara Bahi Amanda, Mutiara Sabta Ameilia Nurhidayastuti Ana Triasari Anaelia Syakilla Maharatna Ananda, Afara Tri Anggi Rachma Syahdina Anggita, Galuh Cahya Ayu Anisa Catur Wijayanti Anisa Hasna Zakiyya Anisa Wiwit Oktatrisyani Anita Puspitasari Annisa Rizka Damayanti Anny Fauziyah Antono Suryoputro Ardhana Yusfranda Ardira Uswatun Khasanah Ari Noviana Putri Arif Pristianto Arifin, Muhammad Alexandria Husen Arsyi, Andin Salfina Arum Setyanandini Athaya, Muhamad Rivandi Atika Rianti Utami Aufanadea Laela Liswanti Augustine, Venanda Clariza Aulia Isna Salsabila Aulia Kusuma Dewi Aulia Putri Handriyani Aura Putri Kristyantya Ayu Khoirotul Umaroh Az-Zahra, Qoonitah Azka Hayyina Azza Rohidatus Soleha Bayu Anggara Aji Brilliyanti, Aulia Suffah Cahya, Annisa Dewi CAHYO NUGROHO Cahyo Nugroho, Cahyo Chemita Andien Prahasti Cynthia Agustina Cynthia Agustina Dedik Sulistiawan Denny Saptono Fahrurodzi Devi Rifqi Ayuningtyas Devi Usdiana Rosyidah Devina Putri Yuniardi Dewangga, Mahendra Wahyu Dewanti, Ririn Cahya Dhea Destiana Diah Laras Suci Dian Purworini Diana Fatmasari Dicha Febriyanti Dini Wulandari Dwi Astuti Dwi Astuti Dwinita, Diah Ahdianingsih Endang Nur Widiyaningsih Erlina Nafisyasyari Estu Werdani, Kusuma Fadillah, Muhamad Faiz Fathul Wahid Ilmuddin Fatikhah, Hasna Aghnia Faturohit Rois Imron Santoso Fauzia, Zenitha Nururriski Fauziana, Eny Febriani Azzahra Fitri Aulia Naufal Ghina Kamila Giat Purwoatmodjo Had, Fairus El Hafizhah, Nur Happy Kusuma Mulya Helfi Agustin Henny Puspitosari Utami Herlambang, Alfino Daiva Hibatullah, Afif Iqbal Hidayatus Sufyan Husna Ruwaida Iin Istiqomah Ilmia Nur Maghfiroh Imron Santoso, Faturohit Rois Indah Sulistyowati Indriyana, Rizka Amalia Isnaini Herawati Izzatul Arifah Jenita Berlian Nindyasari Jihan Fadhila Kamilatunnuha, Fathya Rahma Khansa Nuriashinta Nabila Khoirunnisa’ Ramadhan Mahfiroh Khoyriani, Nadila Anti Nur Kumalasari, Nadiyah Kurniawati, Nurdika Laili, Ramadani Nur Larasati, Dwi Intan Lintang Kusuma, Devinta Lintang Martha Sari Lisetya Maya Nurcahyanti Livia, Wardhatul Madona, Ade Maftahul Hamida Maghfiroh, Ilmia Nur Mahatma Dewi Masandra Maydiana Putri Maulina Dita Amelia Mayang Widya Saputri Mayang Widya Saputri Mayang Widya Saputri Meisya, Melly Merlin Anugraheni Meyzwari, Fioriska Putri Mochamad Bagoes Nata Samudra Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Irfan Zahran Muhammad Luthfi Abdul Ghaffar Muhammad Nizar Siddiq Muhammad Rafly Nugroho Mutiara Anggraeni Mutiara Sabta Amanda Muzakhi, Mika Tata Nabila, Khansa Nuriashinta Nabila, Nurjihan Luthfia Nabilla, Nur Jihan Luthfia Nafian, Imas NAJMII, MUHAMMAD FIROOS ‘ALLAM Nanda Hani Nur Pertiwi Nike Indah Arodah Nisariati Nisariati Noor Alis Setiyadi Novita Ariesta Novyanti Setiyo Rini Nugroho, Purwo Setiyo Nur Hafizhah Nur Lathifah Mardiyati Nurcahyanti, Lisetya Maya Nurhasanah, Titi Nurhayani Nurlainiyah Kartika Sari Nurul Haliza Nurul Latifatul Inayati Nuzilul Munawaroh Oktaviani Fitriyah Okti Sri Purwanti Paramita, Evi Kusuma Pertiwi, Nanda Hani Nur Pinasti, Dini Ayu Pradhana Satria Pinandhita Pratiwi, Betty Intan Pratiwi, Handini Pratiwi, Puspita Intan Priska, Maria Alna Putik Firdiani Kamila Rahmawati Setyaningrum Raniawati, Ruri Arifah Nor Ratnasari Hasibuan Ratri, Yoka Risma Mustika Retno Listyorini Retno Sintowati Riandini Aisyah Rima Firantika Rini, Novyanti Setiyo Rochmadina Suci Bestari Rossida Kusuma Dewi Rudisty, Bunga Cintantya Sabrina Cantika Putri Sandrana Sadiah, Halima Tus Sahr, Liyasda Amalis Salma Khoirunnisa Salsabilla Nurmadina Samiyem Samiyem Samiyem, Samiyem Sandrana, Sabrina Cantika Putri Santosa, Talitha Ulima Santoso, Talitha Ulima Saputra, Oktavian Reno Saputri, Mayang Widya Sari, Nurlainiyah Kartika Sawitri, Riski Resti Serin Izzatut Taqiyah Setia Asyanti Setiyaningsih, Rita Setyawati, Anisa Seviani, Kiky Firda Shafa Maulidya Shofiana, Friska Siddiq, Muhammad Nizar Siswa Oktaviani Pratiwi Siti Nur Rofiatul Hidayah Siti Soekiswati Soleha, Azza Rhohidatus Solikhah Solikhah Sonia Pebrianti Sonia Pebrianti Sri Utami Sri Wahyuni Suwadi, Fatrisya Fia Syifa, Asy Talitha Ulima Santoso Tasya Aulianisa Hidayat Titik Haryanti Titis Setyandari Tolibin, Restu Triwulandani Toni Indriawan Toni Indriawan Triasari, Ana Trijaya Trijaya Trijaya Trixie Salawati Ulvana, Sukma Utomo, Hasbi Dwi Wahyuni, Apriliyna Dwi Wahyuningsih Wahyuningsih Widyantoro, Claristha Kristya Winarko, Julian Bramantya Wisnu Sri Hertinjung Wulansih, Rahmaniati Yeni Indriyani Yuli Kusumawati Yuyun Novita Zahran, Muhammad Irfan Zahroh Shaluhiyah Zakiyya, Anisa Hasna Zavier Ferodova Al Fitroh Zulfiana Nurlaili Zulia Setiyaningrum