Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SAINSTEK

Evaluasi Kuat Tekan Beton Menggunakan UPV Dan Hammer Test Hanif, Ardian; Kurniawandy, Alex; Yusa, Muhamad
SAINSTEK Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i1.247

Abstract

Evaluasi kuat tekan beton sangat penting dalam memastikan keandalan dan keamanan struktur bangunan. Berbagai metode, seperti Hammer Test (Rebound Hammer Test) dan Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), umumnya digunakan dalam industri konstruksi untuk menilai kekuatan beton. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kuat tekan beton bangunan di Kota Pekanbaru dengan menggunakan metode Hammer Test dan UPV. Kurangnya data spesifik tentang kekuatan beton di wilayah ini memerlukan pemahaman yang lebih dalam tentang kualitas beton dalam konstruksi dalam iklim dan kondisi lingkungan yang unik di Pekanbaru. Metode: Metodologi penelitian berfokus pada evaluasi kekuatan beton Bangunan Gedung di Kota Pekanbaru dengan metode pengujian non-destruktif, termasuk Uji humer test dari bacaan rebound dikonversi ke kuat tekan beton dan uji ultrasonic pulse velocity (UPV) dengan membaca kecepatan gelombang ultrasonik kemudian dikonversi ke kuat tekan beton kemudian membanding hasil pengujian kedua metode tersebut. Hasil: Hasil evaluasi mutu beton menggunakan metode Hammer Test menunjukkan bahwa kuat tekan beton rata-rata adalah fc’ 56 Mpa, sedangkan dengan metode Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) adalah fc’ 32 Mpa.  Meskipun demikian, baik hasil Hammer Test maupun UPV menunjukkan bahwa kekuatan beton secara keseluruhan memenuhi atau bahkan melebihi mutu yang direncanakan, yang sebelumnya ditetapkan pada fc’ 29.05 Mpa,  Berdasarkan perbandingan deviasi antara hasil pengujian NDT dengan mutu rencana menunujkan bahwa UPV mempunyai deviasi yang lebih kecil yakni 10,37% sementara untuk hummer test mempunyai deviasi yang sangat besar hingga mencapai 103,1%. Hasil ini memberikan keyakinan yang kuat bahwa pengujian NDT dengan menggunakan alat UPV memberikan keakuaratan yang cukup tinggi dubandingkan dengan hummer test.
Analisis Keruntuhan Pada Portal Beton Bertulang Fela, Chrisfela Wulandari; Ridwan; Alex Kurniawandy
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.253

Abstract

Kondisi geologis di Indonesia menyebabkan tingkat kerawanan yang tinggi terhadap gempa bumi hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Untuk mengurangi dampak kerusakan tersebut bangunan dirancang sesuai standar perencanaan tahan gempa. Namun, biasanya bangunan beton bertulang dirancang tanpa mempertimbangkan pengaruh dinding pengisi/dinding bata dan hanya dianggap sebagai keperluan arsitektural. Pada penelitian ini perilaku portal akibat gempa diteliti pada bangunan eksisting yang bisa menjadi prosedur dalam mempertimbangkan pengaruh dinding/dinding bata pada portal yang dibangun kedepannya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis keruntuhan yang terjadi pada portal beton bertulang. Model struktur dibuat menggunakan Software Seismostruct. Model struktur portal yang dianalisis terdiri dari portal terbuka (tanpa dinding) dan portal dengan dinding bata. Struktur portal terdiri dari 3 lantai dan memiliki 2 bentang pada arah x dan y. Drift ratio yang digunakan pada penelitian ini adalah 0.20%, 0.25%, 0.35%, 0.50%, 0.75%, 1%, 1.40%, 1.75%, 2.20%, 2.75%, 3.50%, 4.25%, 5%, 5.75%, 6.5%, dan 7.25%. Portal-portal ini mengalami beberapa siklus pembebanan hingga mengalami kelelehan atau keruntuhan melalui Software Seismostruct. Portal ini dianalisis interaksi dinding pengisi dan struktur beton bertulang dalam menerima beban siklik yang terjadi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis static time-history. Hasil penelitian menunjukkan dinding pengisi batu bata pada struktur portal beton bertulang dapat meningkatkan kapasitas penahan beban secara signifikan. Dinding pengisi berupa batu bata juga dapat meningkatkan kekakuan yang sangat signifikan pada pembebanan arah x dan y, portal dengan dinding bata mengalami peningkatan kekakuan secara berurutan sebesar 1407.23% dan 1331.51% atau 15 kali lipat dan 14 kali lipat besarnya dibandingkan dengan portal terbuka (tanpa dinding).
Analisis Numerik Dan Eksperimental Struktur Menara Transmisi Berdasarkan Riwayat Waktu Beban Dinamik Simamora, Idris David Fernando; Suryanita, Reni; Kurniawandy, Alex
SAINSTEK Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v12i2.274

Abstract

Gempa bumi adalah beban dinamik yang sangat mempengaruhi keadaan struktur bangunan. Jika kekuatan bangunan tidak dapat menahan beban dinamik, maka bangunan akan rusak bahkan akan runtuh. Pemahaman terhadap beban dinamik dan respon struktur diperlukan untuk meningkatkan kualitas bangunan yang berada di daerah rawan gempa. Untuk mengetahui perilaku struktur terhadap gempa perlu dilakukan analisis. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan metode riwayat waktu pada sebuah menara transmisi di Binjai. Respon struktur tersebut berupa perpindahan dan percepatan suatu menara bila dikenai beban gempa. Respon struktur menara dapat diketahui dengan pengujian skala penuh dan juga menggunakan software elemen hingga. Pengujian skala penuh dari struktur besar memakan waktu dan biaya yang mahal, sehingga dicari alternatif lain yaitu dengan pengujian struktur yang diperkecil. Pengujian beban dinamik dilakukan menggunakan alat yaitu meja getar, sedangkan untuk merancang struktur yang diperkecil, menggunakan metode similitude law untuk memastikan kesamaan antara struktur skala penuh dan modelnya yang diperkecil. Perbandingan frekuensi fungsi respon dari struktur skala penuh dan modelnya yang diperkecil dapat memverifikasi kesamaan antara dua skala. Penelitian ini menggunakan model yang terbuat dari besi tulangan yang memiliki perbandingan ukuran 1:40. Meja getar menggerakkan model menggunakan dengan variasi frekuensi 6,5 hz, 12,5 hz dan 25 hz disertai peletakan sensor pada 3 titik pengamatan. Hasil eksperimen dari meja getar dimasukkan ke dalam software elemen hingga, sehingga diperoleh perbandingan hasil numerik dan eksperimental. Hasil perpindahan terbesar terdapat pada titik puncak menara. Perpindahan pada pengujian laboratorium memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan hasil dari software elemen hingga.
Pemanfaatan Struktur Space Frame pada Rangka Atap Gedung Kurniawandy, Alex; Syafikri, Muhammad Afdal; Darmawan, Igeny Dwiana
SAINSTEK Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i2.214

Abstract

Gedung yang berfungsi sebagai sarana gedung pertemuan dan arena olaraga pada umumnya mempunya bentangan rangka atap yang besar. Pada bentang atap dengan ukuran 34 m x 39 m sebagai studi kasus yang ditinjau dibutuhkan sistem struktur bentang lebar yang cocok untuk diterapkan. Oleh karena itu, teknologi struktural seperti space frame atau struktur baja yang kuat sering digunakan untuk mencapai bentang lebar yang diinginkan dalam bangunan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan perancangan dimensi batang-batang space frame yang cocok untuk digunakan dan melihat kemampuan struktur space frame tersebut mampu menahan beban dengan kombinasi pembebanan. Perhitungan struktur space frame mengacu pada peraturan LRFD dengan SNI 1729: 2020, peraturan gempa menggunakan SNI 1726: 2019, dan pembebanan menggunakan SNI 1727: 2020. Optimasi perancangan dilakukan dengan mengecilkan dimensi batang pipa dari keadaan perancangan awal. Hasil optimasi didapatkan diameter 2,5 inci dapat dijadikan 2 inci; diameter 3 inci menjadi 2,5 inci; diameter 4 inci menjadi 3 inci; dan diameter 6 inci menjadi 5 inci. Hasil analisis menunjukan bahwa semua diameter yang dirancang telah memenuhi syarat kekuatan batang tarik dan/atau batang tekan terhadap gaya dalam atau beban ultimate yang terjadi pada struktur space frame.
Co-Authors Afrianda, Yogi Alfadhella Ridwan Andy Hendri, MT, Andy Ardison Gutama Arie Putra Arita, Deri Arita, Deri Azhari Azhari Azmi Firnanda Benny Hamdi Rhoma Putra Benny urzikri Rahim Biefanza Rama Darmawan, Igeny Dwiana Djauhari, Dzulfikar Edi Yusuf Adiman Emiral Akbara Eral Lidansyah Ermiyanti Ermiyanti Ermiyati Ermiyati Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Fachrurrozi Yusyaf Fela, Chrisfela Wulandari Garcya, Muhammad Gala Gussyafri Haekal, Muhammad Halim Kasuma Hanif, Ardian Hendra Taufik Heru Nurcahyo Iskandar Romey Sitompul Ismeddyanto, Ismeddiyanto Istighfar, Irfan Jamil, Hafizd Ahmed Juhariadi Juhariadi Kamaldi, Alfian Kasuma, Halim Khairunnas Lita Darmayanti M Edwar Hidayat Mardani Sebayang Mizam, Ibnu Munawar Muhamad Yusa Muhammad Refi Muhammad Rizky Muhammad Shalahuddin Muhardi Muhardi Muhardi Nakazawa, Shoji Novan, Andre Nugraha, Rendi Adi Nur Alfikri Ockto Perry P Harahap Panjaitan, Aprizal R Arianto Rahman, Rezky Rahmatul Firdaus Rahmatul Firdaus, Rahmatul Ramadhan, Rian Randi Yuzti Ramadhan Reni Suryanita Rezky Rendra Rezky Rendra, Rezky Rian Trikomara Iriana Ridwan Ridwan Rizqy Ridho Prakasa Ronaldi Zulkifli S Siswanto s, Pirmadona Shoji Nakazawa Simamora, Idris David Fernando Siswanto Syafikri, Muhammad Afdal Tarigan, Filemon Tengku Tantoni Yahya Trifad Mochd Khaidir, Trifad Mochd Ucok H Pulungan Vasha Hotmaris Parulian Vomania, Vomania Wahyu Setiawan Wahyu Setiawan Warman Fatra, Warman Wirma, Rizki Yaren, Rezha Yayi Suryo Prabandari Yonna Rosianda Yose Inanda Yuri Khairizal Zikri, Raudatul Zulfikar Djauhari Zulfikar Djauhari Zulfikar Djauhari