Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PROGRAM HOMESTAY DAN IMPLIKASI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI HUTA LANGAT DESA SIMANINDO Adenita Turnip; Sulian Ekomila
Jurnal Antropologi Sumatera Vol. 22 No. 2 (2025): Vol 22, No 2 (2025): Jurnal Antropologi Sumatera, Juni 2025
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jas.v22i2.67229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai implikasi sosial budaya dan ekonomi yang muncul di Huta Langat akibat adanya program pembangunan homestay. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan deksriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat Huta Langat mengalami implikasi sosial budaya sesudah mengalami interaksi dengan tamu, serta mengalami peningkatan ekonomi dengan adanya program homestay yang sudah dijalankan. Adapun implikasi sosial budaya positif yang muncul adalah perubahan lahan pekerjaan masyarakat, adanya interaksi yang terjadi antara tuan rumah dan tamu, munculnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, adanya peningkatan pendidikan masyarakat, pelestarian budaya lokal melalui acara adat pernikahan, penggunaan teknologi, pelestarian budaya melalui acara pegelaran budaya, perubahan cara berpakaian yang lebih rapi serta memunculkan rasa kebersamaan antara masyarakat. Masyarakat dalam pengelolaan homestay tentunya mengalami tantangan sebagai pemilik homestay. Adapun tantangan tersebut adalah tantangan yang bersifat internal yaitu dari masyarakat sendiri dan tantangan yang bersifat eksternal, yaitu dari tamu. Kata Kunci: homestay, masyarakat, implikasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN JARINGAN SOSIAL MELALUI PROGRAM PENANAMAN POHON DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA RONGGUR NIHUTA KABUPATEN SAMOSIR Sulian Ekomila; Waston Malau; Supsiloani Supsiloani; Zanrison Naibaho; Natalia Sihombing; Nabila Safira
Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Abdi Inovatif : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jai.v2i2.458

Abstract

The people of Ronggur Nihuta village often experience drought, which causes the soil structure to become barren and the number of trees decrease significantly. It is due to land or forest degradation in the Ronggur Nihuta Village area. These problems form the basis for implementing a community service program based on research results by a team of lecturers and students from the Anthropology Education Study Program, at Medan State University. The method of service activities is carried out by socializing and assisting in tree planting and educating the public on the importance of tree planting. Tree seeds planted include red shoots (Syzygium oleana), mahogany (Swietenia macrophylla), laban/anti-api (Vitex pinnata), and suren/surian (Toona ciliata). The activity results in the formation of village community empowerment through social networks in collaborative activities between academics and the community. Tree planting activities are a form of action to improve and anticipate land and forest degradation in the Ronggur Nihuta village area to preserve the local community's economic, social, and cultural life. The impact of activities can be seen in the preservation of nature with the growth of lush trees to support the ecological resilience of the region. Keywords: Social Networking, Empowerment, Tree Planting Abstrak Masyarakat Desa Ronggur Nihuta sering mengalami kekeringan yang mempengaruhi struktur tanah menjadi gersang dan berkurangnya jumlah pepohonan secara signifikan. Hal ini dikarenakan terjadinya degradasi lahan (land degradation) atau degaradasi hutan di wilayah Desa Ronggur Nihuta. Permasalahan tersebut menjadikan dasar pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berbasis hasil penelitian oleh tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Antropologi, Universitas Negeri Medan. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan sosialisasi dan pendampingan penanaman pohon serta mengedukasi masyarakat pentingnya penanaman pohon. Bibit pohon yang ditanam antara lain pucuk merah (Syzygium oleana), mahoni (Swietenia macrophylla), laban/anti api (Vitex pinnata), dan suren/surian (Toona ciliata). Hasil kegiatan yaitu terbentuknya pemberdayaan masyarakat desa melalui jaringan sosial dalam kegiatan kerja sama antara akademisi dengan masyarakat. Kegiatan penanaman pohon merupakan salah satu bentuk tindakan dalam memperbaiki dan mengantisispasi degradasi lahan dan hutan di wilayah Desa Ronggur Nihuta, untuk kelestarian kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat setempat. Dampak kegiatan tampak dari terjaganya kelestarian alam dengan tumbuhnya pepohonan yang subur untuk mendukung ketahanan ekologis wilayah. Kata Kunci: Jaringan Sosial, Pemberdayaan, Penanaman Pohon