Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penyesuaian Perpetaan RDTR Perkotaan Sebulu dengan Permen ATR/BPN No. 11 dan 14 Tahun 2021 Savira Djumi Wardhani; Sandy, Aisyah Trees; Hotimah, Oot
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 25 No. 1 (2025): SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.251.001

Abstract

The issuance of Kutai Kartanegara Regional Regulation Number 7 of 2023 for the Spatial Plan (RTRW) of Kutai Kartanegara Regency for 2023-2042 forms the basis for preparing the RDTR for Sebulu Urban Area. The 2019 Kutai Kartanegara Regent Regulation guided the RDTR preparation using earlier regulations. New guidelines in 2021 necessitated RDTR mapping adjustments. This study aims to analyze RDTR mapping before and after improvements, using a qualitative approach and descriptive method. Techniques include overlay and topology analysis, evaluating strategic contents and the mapping database. Strategic content evaluation checks Green Open Space (RTH), forests, Sustainable Food Agricultural Land (LP2B), administrative boundaries, and national policies. Mapping database evaluation checks topology, database naming, attribute tables, element classification, geometry, and map presentation. Findings show RDTR mapping needed adjustments per Ministerial Regulations No. 11 and 14 of 2021, specifically RTH, LP2B, and spatial structure plans for hazardous materials. This research aims to guide improvements in Sebulu Urban Area's RDTR mapping.
LEARNING LOSS IN GEOGRAPHY LEARNING: IMPLEMENTATION OF NATURAL DISASTER SIMULATION IN STATE SENIOR HIGH SCHOOL 60 JAKARTA Nabilla, Lyzia; Hotimah, Oot; Sucahyanto, Sucahyanto
Jurnal Samudra Geografi Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v7i1.12065

Abstract

The COVID-19 pandemic forced changes in learning. Circular Letter of the Minister of Education and Culture No. 4/2020 emphasized that all activities, including learning, must be carried out from home to prevent the spread of the virus in schools. Online learning faces obstacles, especially in the implementation of practicums. This study aims to identify learning loss in grade XI IPS students at SMA Negeri 60 Jakarta during the COVID-19 pandemic through interviews and questionnaires. The results showed that disaster simulations in schools, especially in disaster-prone areas, play an important role in increasing student preparedness. The COVID-19 pandemic affected the implementation, but after the pandemic, the simulations were full again. Students, both online and offline, agreed that simulations should continue to be carried out. Students' high interest in simulations, both during and after the pandemic, showed a positive impact on understanding and enthusiasm for learning. In conclusion, disaster simulations in schools have a significant positive impact.
The Relationship Between Disaster Communication Through @bpbddkijakarta Instagram Account on Gen Z's Preparedness Attitudes in Facing Potential Floods in DKI Jakarta Hotimah, Oot; Sitanggang, Natasya Ananda Rheta
Journal of Digital Marketing and Communication Volume 5 - Issue 1 - 2025
Publisher : Tecno Scientifica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53623/jdmc.v5i1.641

Abstract

Floods are a common disaster in Jakarta due to its lowland topography and the presence of 13 major rivers, which are further exacerbated by land subsidence and climate change. Effective disaster communication is essential to enhance public preparedness and mitigate flood impacts. This study examines the relationship between disaster communication through the official Instagram account of BPBD DKI Jakarta (@bpbddkijakarta) and the preparedness attitudes of Gen Z in facing potential floods in Jakarta. The study employed a quantitative approach with a survey method, involving 99 respondents aged 18–25 years who are active Instagram users and have viewed the @bpbddkijakarta reel posted on January 26, 2025. Data were collected using a structured questionnaire with 38 items measuring disaster communication and 21 items measuring preparedness attitudes, analyzed using Pearson’s Product-Moment correlation test. The results show a significant positive relationship between disaster communication and preparedness attitudes (r = 0.769, p < 0.01), with disaster communication explaining 59% of the variance in preparedness attitudes. The findings suggest that improving content quality and fostering two-way interaction on social media could further strengthen disaster preparedness among young people in Jakarta. 
Analisis Strategi Adaptasi Banjir di Jakarta dan Singapura Nandita, Nisrina Arfa; Fauzi, Ridwan Rizky; Saripudin; Hotimah, Oot
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v6i1.4867

Abstract

Banjir menjadi tantangan signifikan bagi kota pesisir seperti Jakarta dan Singapura. Penelitian ini menganalisis efektivitas strategi adaptasi banjir di kedua kota berdasarkan kebijakan, infrastruktur, teknologi, dan peran masyarakat. Menggunakan metode deskriptif-komparatif berbasis data sekunder, studi ini mengintegrasikan pendekatan geografi lingkungan untuk menilai bagaimana faktor spasial mempengaruhi kerentanan serta respons adaptif masyarakat. Singapura mengelola banjir melalui sistem drainase canggih, perencanaan ruang terintegrasi, dan teknologi seperti Stamford Detention Tank serta aplikasi peringatan dini. Sementara itu, Jakarta mengembangkan waduk, normalisasi sungai, dan aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Hasil studi menunjukkan bahwa strategi Singapura lebih efektif karena koordinasi antar lembaga dan investasi berkelanjutan. Jakarta perlu memperkuat implementasi kebijakan dan kolaborasi lintas sektor. Kajian ini memberikan kontribusi geografis melalui analisis adaptasi banjir yang dapat diadopsi kota lain dalam pengelolaan risiko bencana hidrometeorologi.
PERAN BUDAYA DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS REGIONAL DI ASIA TENGGARA Hotimah, Oot; Rahmawati, Sri; Walidah, Ziyanah; Veviani, Amelia
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.45284

Abstract

Asia Tenggara merupakan kawasan yang kaya akan keberagaman budaya yang terbentuk dari interaksi berbagai suku, ras, dan pengaruh peradaban luar. Artikel ini membahas peran budaya dalam pembentukan identitas regional di Asia Tenggara, dengan menyoroti aspek bahasa, kepercayaan, kuliner, seni, arsitektur, serta nilai sosial yang menjadi ciri khas kawasan ini. Berdasarkan studi literatur, ditemukan bahwa budaya Melayu menjadi akar utama budaya di Asia Tenggara, dengan pengaruh kuat dari Tiongkok, India, dan Islam. Identitas regional yang terbentuk dari kesamaan budaya ini berperan dalam memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di antara negara-negara ASEAN. Pemahaman mendalam mengenai budaya di kawasan ini diharapkan dapat memperkuat integrasi sosial dan menjaga keberagaman sebagai aset penting dalam dinamika global.
Fenomena Urban Heat Island dalam Perspektif Geografi Regional: Studi Perbandingan Jakarta dan Kuala Lumpur Hotimah, Oot; Zaini, Nella; Putri, Orcita Fitriani; Husniya, Safira Asma
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i2.29926

Abstract

Urban Heat Island (UHI) merupakan fenomena yang marak terjadi di kota-kota besar dengan arus urbanisasi yang tinggi. Jakarta dan Kuala Lumpur sebagai ibu kota dua negara tropis besar yaitu Indonesia dan Malaysia, pastinya pernah menghadapi fenomena UHI. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan faktor penyebab dan dampak UHI di Jakarta dan Kuala Lumpur, serta strategi mitigasi UHI dalam perspektif geografi regional dengan harapan menghasilkan rekomendasi kebijakan pengelolaan lingkungan dan tata ruang yang efektif untuk mengatasi UHI pada kawasan perkotaan. Artikel ditulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk mencari ide atau sumber referensi dalam penelitian serta analisis deskriptif-komparatif dalam membandingkan kondisi dua kota tersebut. Hasil penelusuran ditemukan bahwa penyebab UHI di Jakarta dan Kuala Lumpur karena urbanisasi yang pesat, Jakarta masih jauh dari target ideal RTH, serta Kuala Lumpur yang sebagian besar polusi udara berasal dari pembakaran di daerah sekitarnya. Hal tersebut berdampak pada risiko kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Upaya mitigasi UHI di Jakarta mencakup peningkatan ruang terbuka hijau melalui pembangunan taman kota dan revitalisasi kanal, serta penerapan kebijakan bangunan hijau meskipun masih terbatas. Sementara itu, Kuala Lumpur menerapkan strategi yang lebih terstruktur seperti integrasi prinsip ramah lingkungan dalam perencanaan kota dan proyek River of Life, serta penerapan Green Building Index secara luas.
Dinamika Produksi Padi di Pulau Jawa: Identifikasi Faktor Penyebab Penurunan dan Implikasinya Suliandini, Indah; Nazhiiroh, Naadiyah Nuhaa; Hotimah, Oot; Apriliani, Preccilia Intan
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika produksi padi di Pulau Jawa, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penurunan, serta memberikan rekomendasi solusi untuk meningkatkan produksi padi. Data sekunder yang digunakan adalah data Time Series produksi padi dari Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan fluktuasi produksi padi di enam provinsi di Pulau Jawa, dengan penurunan signifikan pada tahun 2023 dan 2024. Faktor penyebab penurunan produksi padi meliputi cuaca ekstrem, perubahan pola curah hujan, peningkatan suhu global, penurunan kesuburan tanah, distribusi hama dan penyakit tanaman, peralihan penggunaan lahan untuk non-pertanian, tantangan kebijakan dan teknologi pertanian, serta peningkatan biaya produksi dan akses pasar. Penurunan produksi padi berdampak negatif terhadap ekonomi, ketahanan pangan, dan stabilitas sosial masyarakat, yang berpotensi meningkatkan kemiskinan dan urbanisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengamanan produksi untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan meningkatkan efisiensi pertanian. Rekomendasi mencakup peningkatan penggunaan alat dan mesin pertanian serta pengelolaan sumber daya yang lebih baik untuk mendukung petani dan menjamin ketahanan pangan di Indonesia.
PENGARUH AKTIVITAS PERTAMBANGAN BATUBARA TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN DAN SOSIAL DI KALIMANTAN TIMUR Yustia Wiranti; Uswatunhasanah, Retno Dewi; Hotimah, Oot; Adilah, Nazhirah
Jurnal Samudra Geografi Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v8i2.11232

Abstract

Coal mining activities in East Kalimantan have had a significant impact on the environmental and social conditions of the local community. Although this industry contributes significantly to the regional economy, various problems such as land degradation, water pollution, and socio-economic changes cannot be ignored. This study aims to analyze the impact of coal mining on the environment and social life of the community in East Kalimantan. The research methods used are literature review and secondary data analysis from various reliable sources. The results show that coal mining activities cause deforestation, decreased water quality due to mining waste, and changes in the economic structure and livelihoods of the community. To overcome these negative impacts, stricter policies on environmental management are needed, as well as community empowerment so that they can adapt to the social changes that occur. This study is expected to provide insights for policymakers and academics in developing more sustainable mining impact mitigation strategies.
FLOOD FACTORS AND HANDLING: CASE STUDY OF INDONESIA AND THE PHILIPPINES Hotimah, Oot; Adelia, Edies; Musoffa, Maulida; Debora, Shinta
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.855

Abstract

Flooding is a natural phenomenon that can cause disasters for humans, especially in Indonesia and the Philippines, which often experience significant impacts on the economy, transportation, and social life. This research aims to analyze the factors that cause flooding in both countries, compare the management policies implemented, and provide recommendations for improved mitigation. The method used is a literature review to collect and analyze various scientific sources. The results show that in Indonesia, factors causing flooding include land subsidence, land use change, and climate change, while in the Philippines, flooding is often triggered by tropical storms and extreme rainfall. Indonesia's response strategy focuses on river normalization and drainage infrastructure, while the Philippines implements a National Disaster Risk Reduction and Management Plan that covers prevention, preparedness, and rehabilitation. Despite these efforts, challenges such as urbanization and land acquisition still hamper the effectiveness of flood management. Recommendations include improving infrastructure, sustainable spatial planning, and community education.
THE PLASTIC WASTE CRISIS IN INDONESIA AND THAILAND: CHALLENGES, ENVIRONMENTAL IMPACTS, AND SUSTAINABLE SOLUTIONS Nurhanifah, Aulia; Hotimah, Oot; Agustine, Elma Amalia; Febianto, Bunga
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.945

Abstract

The plastic waste crisis in Indonesia and Thailand is one of the biggest environmentalchallenges in Southeast Asia, triggered by increased plastic consumption due to urbanization,economic growth and modern lifestyles. This study aims to analyze the challenges,environmental impacts, and sustainable solutions related to plastic waste management in bothcountries. The method used is qualitative analysis based on secondary data from scientificliterature, reports of international institutions. The results show that Indonesia faces seriousproblems in plastic waste management that cause marine pollution to other countries, whileThailand struggles with the high volume of domestic and imported plastic waste. Theresulting environmental impacts include damage to marine ecosystems, threats tobiodiversity, and human health risks from microplastics. Recommended solutions include theimplementation of national regulations that support sustainability principles, 3R (Reduce,Reuse, Recycle) strategies, promotion of eco-friendly packaging, and public education toreduce the use of single-use plastics. The study concludes that regional collaboration amongASEAN countries is needed to effectively address the plastic waste crisis to protectecosystems and human health in the long term.
Co-Authors Abdul Muin Adelia, Edies Adilah, Nazhirah Agustine, Elma Amalia Alhadin, Muhammad Amalien, Juanita Faza Apriliani, Preccilia Intan Ardiansyah, Mursyid Ari, Dwi Aris Munandar Aris Munandar Aruyan Suharsih Kurniasih Awalliyah, Syahru Putri Badaruddin Mataburu, Ilham Debora, Shinta Dewi Lestari Dwi Sukanti Lestariningsih Faisal Respatiadi Fauzi Ramadhoan A'Rachman Fauzi, Ridwan Rizky Febianto, Bunga Firdaus, Salwaa Aulia Fitriana, Maulida Berlin Heryanti Husniya, Safira Asma Ilham Ali Ilham B. Mataburu Imas Gandasari Indri Apriliani jellyta dwi agustin Justa Yijreal Situmorang Khoirida Rahma Lina Herlina Mieke Miarsyah Muhammad Zid Muhammad Zid Muhammad Zid Musoffa, Maulida N. Nurjanah Nabilla, Lyzia Nandita, Nisrina Arfa Narulita, Indhy Nazhiiroh, Naadiyah Nuhaa Nurhanifah, Aulia Nurjanah, Ula Ode Sofyan Hardi Panjaitan, Antonius Prastari, Dita Pratiwi, Rantian Virta Eka Purwaningtyas, Maria A. Putri Haviarini, Cynthia Putri, Dinda Putri, Orcita Fitriani Putri, Salsabila Putri, Silva Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadhita, Novia Putri Ramdhana, Surya Dinar Rani Septianti Putri Ratu Husmiati Rizka Hidayanti Rizqi Annisha Rudi Iskandar Rudi Iskandar Sabitha, Talitha Sahrani, Sarah Samadi Samadi Samadi Samadi Sandy, Aisyah Trees Saputra, Cahya Dwi Saripudin Saripudin Savira Djumi Wardhani Shafira Adelia Pratiwi Shalsadila, Azritamara Silviani Silviani Sitanggang, Natasya Ananda Rheta Siti Habibah Sucahyanto Suhardjo Suhardjo Hardjo Suliandini, Indah Sya, Ahman Trisnawati, Maria Uswatunhasanah, Retno Dewi Veviani, Amelia Vira Fitriani Walidah, Ziyanah Yustia Wiranti Zain, Alya Nisrina Zaini, Nella