Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Tanam dan Pelihara Pohon Pada Rumah Tinggal Oot Hotimah; Rudi Iskandar; Dwi Sukanti Lestariningsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.873 KB)

Abstract

Abstract The increasing temperature of the earth's surface is a problem faced by almost all countries in the world. Rising earth surface temperature or soil surface temperature is always a problem. On average every day major cities in Indonesia have experienced the negative impact of global warming. The city of Depok, West Java is no exception. So it is very important to hold back the promotion of socialization related to the importance of planting and caring for trees in the environment where we live in society, especially urban communities. The results of this socialization resulted in increased knowledge in children aged 3 to 6 in elementary school about the importance of planting and maintaining trees in a residential house. Abstrak Meningkatnya suhu permukaan bumi merupakan masalah yang dihadapi hampir seluruh negara di dunia. Naiknya suhu permukaan bumi atau suhu permukaan tanah selalu menjadi masalah. Rata-rata setiap harinya kota-kota besar di Indonesia telah mengalami dampak negatif dari pemanasan global. Tidak terkecuali Kota Depok, Jawa Barat terkena dampaknya. Sehingga penting sekali diadakan kembali penggalakkan sosialisasi terkait pentingnya menanam dan merawat pohon pada lingkungan tempat tinggal kita pada masyarakat, khususnya masyarakat perkotaan. Hasil dari Sosialisasi ini menghasilkan bertambahnya pengetahuan pada anak-anak berusia kelas 4 hingga kelas 6 SD tentang pentingnya menanam dan memelihara pohon pada rumah tinggal.
PEMANFAATAN RUANG TERBUKA KAMPUS SEBAGAI POTENSI MENJAGA LINGKUNGAN Imas Gandasari; Oot Hotimah; Mieke Miarsyah
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.871 KB) | DOI: 10.21009/JGG.092.04

Abstract

Ruang terbuka hijau kini bukan hanya sekadar peraturan yang dicanangkan pemerintah akan tetapi sudah menjadi kebutuhan di perkotaan. Kampus-kampus kini sudah banyak menerapkan konsep ruang terbuka hijau untuk menciptakan kenyamanan dalam kegiatan belajar mngajar. Pola pemanfaatan dan pengembangan ruang terbuka hijau di kampus kini makin beragam. Penelitian ini untuk mengetahui fungsi dan manfaat ruang terbuka hijau di kampus dan arahan yang tepat dalam penerapan konsep ruang terbuka hijau di kampus. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur yaitu dengan membahas beberapa jurnal dan penelitian tentang ruang terbuka hijau di kampus yang ada di Indonesia. Dari pembahasan jurnal dan penelitian yang ada dapat diambil kesimpulan bahwa konsep ruang terbuka hijau memiliki banyak manfaat terutama memberikan keindahan dan kenyamanan di kampus selain manfaat jangka panjangnya yaitu sebagai taman obat, penyerap udara kotor, memelihara ketersediaan air dan melestarikan ragam flora dan fauna.
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG PUSAT PERBELANJAAN DEPOK JAYA SEBELUM DAN SESUDAH ADANYA SISTEM SATU ARAH DI KOTA DEPOK JAWA BARAT Vira Fitriani; Oot Hotimah; Aris Munandar
Jurnal Ekonomi-Qu Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Ekonomi-Qu
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jequ.v12i2.17499

Abstract

The goal of this study is to see how income and location differed before and afterimplemented a one-way system. The population in this study consisted of all traders in the Depok Jaya Shopping Center, with 61 samples based on purposive sampling criteria. A descriptive quantitative method was applied in this research. The difference income before and after the oneway system was implemented at the Depok Jaya Shopping Center was determined using descriptive percentages and a paired T-test in this study. The paired t-test findings reveal that for gross income, the t-count value (23,463) is more than the t table (2,00030) with a decrease in gross income of Rp. 1,155,737.705 for net income, the t-count value (15,957) is greater than the t table (2,00030) with a decrease in net income of Rp. 346,721.331, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted, indicating a difference. the average income in Depok Jaya Shopping Center before and after the oneway system was implemented.
ANALYSIS OF THE NEED FOR LABOR MIGRATION POLICY IN SINGAPORE Aruyan Suharsih Kurniasih; Muhammad Zid; Oot Hotimah
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol 20 No 02 (2022): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/dia.v20i02.6655

Abstract

Singapore is categorized as a Developed Country because of its developed trading industry among Southeast Asian countries. The existence of Singapore is inseparable from the presence of residents. As is known, most residents of Singapore are the result of migration policies due to the lack of population. Singapura recorded a record decline in people over the past year. The government's annual brief report revealed that the restrictions and conditions of the Covid-19 pandemic were one of the leading causes. Singaporean population also fell 0.7% to 3.5 million, while permanent residents (PR) fell 6.2% to 0.49 million. This is the first drop from YoY, both in population and population since data was collected in 1970. Migration is the movement of people from one area to another aimed at living sedentary, which goes beyond the administrative/political boundaries. The move made by a resident is usually immigrant because he has the desire to live a sedentary life for a long time. This research uses a qualitative descriptive method with literature review research. The results showed that one of the factors driving migration from Indonesia to Singapore was the lack of labor in Singapore. The process of self-formation into a Singaporean identity through migration, adaptation, and integration stages. Singapore has a policy toward migrant workers. The policy is specifically related to skills and age. If workers’ skills do not meet the criteria, the Government applies a policy to upgrade skills by conducting certified training. The Basic Skill Certificate (BSC) and Skill Evaluation Certificate (SEC) have been implemented since 1998.
Implementation A Caring and Environmentally Cultured School in Jakarta Oot Hotimah; Sucahyanto Sucahyanto; Samadi Samadi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.942 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.68976

Abstract

Kerusakan lingkungan terjadi di sekitar lingkungan rumah tinggal, sekolah juga di sekitar tempat kita bekerja. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perilaku manusia menjadi temuan yang lebih besar angka kasusnya jika dibandingkan dengan kerusakan lingkungan akibat faktor alam.  Oleh karena itu perlu diseriuskan untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terutama pada jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi dari sekolah dasar dalam upaya mengimplementasikan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2022 di SD Negeri 014 Pondok Labu, Jakarta Selatan. Informan dalam riset ini adalah guru. Wawancara mendalam kepada para informan berpedoman pada parameter Program Adiwiyata. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dari 11 parameter perilaku berbudaya lingkungan, sebagian besar parameter telah diupayakan dengan baik oleh pihak sekolah namun ada parameter yang dalam hal merealisasikannya menemukan hambatan.
Tingkat Kepuasan Wisatawan Terhadap Penerapan Sapta Pesona di Perkampungan Budaya Betawi Jakarta Selatan Rizka Hidayanti; Oot Hotimah; Suhardjo
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Bulan Juli
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/jgel.v4i2.4926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan wisatawan dan mengetahui indeks kepuasan wisatawan terhadap penerapan Sapta Pesona di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Rengseng Sawah Jakarta Selatan. Analisis tersebut dapat memudahkan Unit Pengelola Kawasan PBB dalam upaya pengembangan dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Data primer diperoleh melalui pengisian angket dengan 33 item pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat 5 item yang masuk ke dalam Kuadran I (Prioritas Utama) menjadi prioritas perbaikan, 11 item dalam Kuadran II (Pertahankan Prestasi) dengan tingkat kepuasan relatif tinggi, 12 item dalam Kuadran III (Prioritas Rendah) yang artinya dirasa kurang berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung dan pada kenyataannya tidak terlalu diperhatikan, dan 5 item dalam Kuadran IV (Berlebihan) yang artinya peningkatan pada item ini perlu dipertimbangkan kembali karena pengaruh terhadap manfaat yang dirasakan oleh wisatawan sangat kecil. Berdasarkan Customer Satisfation Indeks, dapat diketahui nilai CSI secara keseluruhan sebesar 88%. Nilai tersebut berada pada interval 81% - 100% yang berarti wisatawan merasa "Sangat Puas” terhadap penerapan Sapta Pesona di PBB Jakarta Selatan.
Konflik Perdagangan Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia dalam Menghadapi Kebijakan Uni Eropa (EU) Justa Yijreal Situmorang; Silviani Silviani; Khoirida Rahma; Oot Hotimah
Jurnal Social Science Vol. 11 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem discussed in this research is how the Indonesian and Malaysian Palm Oil Trade Conflict is Facing European Union Policy. Where the conflict that occurred also involved international organizations, namely the European Union (EU), not a conflict between countries. This is certainly interesting considering the good position of Indonesia and the European Union (EU) in the Paris Agreement and the good relations between Indonesia and Malaysia with the European Union (EU), which then gives rise to conflict and has an impact on the environment. The aim of this research is to find out and explain how the conflict between Indonesia and Malaysia with the European Union (EU) occurred and what policies were taken by Indonesia and Malaysia in facing the European Union (EU). Therefore, the researcher took the title, namely the Indonesian and Malaysian Palm Oil Trade Conflict in Facing European Union Policy. With the objectives to be achieved and expected to be able to explain using the research method used, namely method library research. Where this research will use two data collection techniques, namely literature research and sites on the Internet (Websites)
Perbedaan Hasil Belajar Kognitif Geografi Siswa Menggunakan Media Pembelajaran Kahoot! dengan PowerPoint Rani Septianti Putri; Muhammad Zid; Oot Hotimah
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v2i2.3633

Abstract

This study aims to analyze the difference in cognitive learning outcomes of tenth-grade geography students using Kahoot! and PowerPoint learning media at SMAN 113 Jakarta. The research adopts a quantitative design employing a quasi-experimental method with Pre-test and Post-test. The research sample was selected using purposive sampling, where samples were chosen based on specific considerations and criteria, such as the average scores of the first-semester PAS (School-Based Assessment) with an equal number of students. The samples used in this study were Class X-2 as the experimental group using Kahoot! learning media and Class X-1 as the control group using PowerPoint learning media. Data analysis techniques included instrument testing, analysis of prerequisite tests, N-Gain tests, and hypothesis testing. The test results indicated that the instruments were valid and reliable, and the data were normally distributed and homogeneous. The test of two means (Independent Sample T-test) showed that the Post-test results of the experimental and control groups obtained a significant level of 0.003, meaning that H0 was rejected and Ha was accepted as it met the testing criteria, i.e., Sig. < 0.05. This indicates that there is a difference in cognitive learning outcomes among students using Kahoot! and PowerPoint media during the geography learning process. This difference can be observed from the increase in the Post-test scores of the experimental group by 31% and the control group by 21%, supported by N-Gain test data showing the effectiveness percentage of Kahoot! media at 60% (sufficiently effective) and PowerPoint media at 39.5% (ineffective).
IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR PADA SEKTOR PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN ASIA TENGGARA Sahrani, Sarah; Hotimah, Oot; Habibah, Siti; Sabitha, Talitha
Jurnal Geografi Vol 20 No 1 (2024): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jgeo.v20i1.16952

Abstract

Countries in Southeast Asia tend to still use a linear economic system, where the economic system continues to experience losses. This has made countries in Southeast Asia start planning to change their linear economic system to a circular economy. A circular economic system has the principle of sustainably maintaining the value of products, materials and resources in the economy, thereby generating economic growth. The research method used is literature review or literature study, namely by searching for data related to the discussion in the research title that the researcher took. The research results show that countries in Southeast Asia such as Thailand, the Philippines, Indonesia, Singapore and Malaysia are starting to plan and implement a circular economy system in the waste management sector to ensure waste reduction and sustainable waste management.
Potensi Indonesia dalam Upaya Transisi Ekonomi Hijau di Kawasan Asia Tenggara Putri, Dinda; Hotimah, Oot; Ari, Dwi; Alhadin, Muhammad
Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Vol 4, No 2 (2023): September
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/uniplan.v4i2.70958

Abstract

Negara-negara Asia Tenggara melalui KTT ASEAN ke-38 bersepakat untuk mempercepat transisi ekonomi hijau di kawasan sebagai upaya mengatasi perubahan iklim dan degradasi lingkungan hidup. Sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam percepatan transisi ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Indonesia dalam upaya transisi ekonomi hijau di Asia Tenggara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 poin indikator dari 15 indikator ekonomi hijau (GEI) yaitu pendapatan nasional bruto (PNB), tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, tutupan lahan, dan energi terbarukan. Hasilnya adalah pada pilar sosial, pemerintah perlu memberikan fokus yang lebih karena meskipun angka kemiskinan cenderung memperlihatan penurunan, jumlahnya masih terbilang besar. Pada pilar ekonomi, PNB per kapita Indonesia memiliki angka yang cenderung naik dari tahun 2011-2022. Pada pilar lingkungan, Indonesia memiliki tutupan lahan yang sangat baik
Co-Authors Abdul Muin Adelia, Edies Adilah, Nazhirah Agustine, Elma Amalia Alhadin, Muhammad Amalien, Juanita Faza Apriliani, Preccilia Intan Ardiansyah, Mursyid Ari, Dwi Aris Munandar Aris Munandar Aruyan Suharsih Kurniasih Awalliyah, Syahru Putri Badaruddin Mataburu, Ilham Debora, Shinta Dewi Lestari Dwi Sukanti Lestariningsih Faisal Respatiadi Fauzi Ramadhoan A'Rachman Fauzi, Ridwan Rizky Febianto, Bunga Firdaus, Salwaa Aulia Fitriana, Maulida Berlin Heryanti Husniya, Safira Asma Ilham Ali Ilham B. Mataburu Imas Gandasari Indri Apriliani jellyta dwi agustin Justa Yijreal Situmorang Khoirida Rahma Lina Herlina Mieke Miarsyah Muhammad Zid Muhammad Zid Muhammad Zid Musoffa, Maulida N. Nurjanah Nabilla, Lyzia Nandita, Nisrina Arfa Narulita, Indhy Nazhiiroh, Naadiyah Nuhaa Nurhanifah, Aulia Nurjanah, Ula Ode Sofyan Hardi Panjaitan, Antonius Prastari, Dita Pratiwi, Rantian Virta Eka Purwaningtyas, Maria A. Putri Haviarini, Cynthia Putri, Dinda Putri, Orcita Fitriani Putri, Salsabila Putri, Silva Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadhita, Novia Putri Ramdhana, Surya Dinar Rani Septianti Putri Ratu Husmiati Rizka Hidayanti Rizqi Annisha Rudi Iskandar Rudi Iskandar Sabitha, Talitha Sahrani, Sarah Samadi Samadi Samadi Samadi Sandy, Aisyah Trees Saputra, Cahya Dwi Saripudin Saripudin Savira Djumi Wardhani Shafira Adelia Pratiwi Shalsadila, Azritamara Silviani Silviani Sitanggang, Natasya Ananda Rheta Siti Habibah Sucahyanto Suhardjo Suhardjo Hardjo Suliandini, Indah Sya, Ahman Trisnawati, Maria Uswatunhasanah, Retno Dewi Veviani, Amelia Vira Fitriani Walidah, Ziyanah Yustia Wiranti Zain, Alya Nisrina Zaini, Nella