Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Kesetaraan Gender Pegawai Dinas Pertanian Hidayah Quraisy; Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.843 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i1.518

Abstract

Setiap masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan pada dasarnya berhak memperoleh keadilan gender terutama kepada kaum perempuan. Keadilan gender yang dimaksud adalah adanya derajat dan posisi yang setara antara laki-laki dan perempuan di dalam masyarakat untuk melakukan aktivitas diberbagai bidang seperti bidang pekerjaan khususnya. Tujuan penelitian adalah (i) Mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender. (ii) Mengetahui mengapa kesetaraan gender di Dinas Pertanian Kabupaten Takalar belum terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik Purposive Sampling.Teknik penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi.Kategori yang digunakan yaitu informan kunci dan informan umum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (i) Persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender adalah perempuan dapat memperoleh kebebasan untuk beraktivitas di luar rumah seperti menuntut ilmu, bekerja sebagai pegawai kantoran tanpa adanya tekanan sehingga perempuan akan memiliki derajat yang sama dengan laki-laki dan tidak terjadi lagi penindasan terhadap perempuan. (ii) Kesetaraan gender pada Dinas Pertanian belum terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor akses,  faktor partisipasi, faktor manfaat, dan faktor  kontrol. Serta peran dan pembagian kerja antara kaum laki-laki dan kaum perempuan masih kaum laki-laki yang mendominasi. Kata Kunci: Kesetaraan Gender, Pegawai Dinas, Pertanian
Pemberdayaan Masyarakat Desa Yang Buta Huruf Hidayah Quraisy; Rosleny Babo
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.616 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.446

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif kualitatif dan teknik Purposive Sampling.ditunjang pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, teknik dokumentasi dari hasil foto dan arsip yang dimiliki pemerintah setempat. Dalam penelitian ini Pemerintah setempat, pengelolah, tutor atau pengajar, dan masyarakat yang buta huruf di desa Bontomarannu yang dianggap bisa memberikan informasi atau data yang sesuai dengan penelitian.Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa apa yang diharapkan oleh pemerintah dengan diselenggarakannya program Pemberdayaan masyarakat desa yang buta huruf telah tercapai, yaitu adanya kemajuan warga belajar dalam bidang sosial maupun ekonomi. Secara  sosial, masyarakat yang dulunya buta huruf sekarang mampu membaca, menulis, dan berhitung. Sedangkan secara ekonomi, masyarakat mampu berwirausaha secara mandiri dengan menerapkan materi keterampilan fungsional yang  telah  diberikan  pada waktu proses pembelajaran program pengentasan buta huruf yang dilaksanakan oleh  PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Satria Galesong.  Kata Kunci : Pemberdayaan, Masyarakat, Buta Huruf. 
Eksistensi Majelis Ta`lim Asyifah di Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar Hidayah Quraisy; Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.365 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v5i2.1165

Abstract

Majelis Ta'lim is a non-formal Islamic educational institution that can give a considerable contribution in the formation of morals and personal Muslims in accordance with the guidance of Rasulullah SAW. This study aims to determine the factors causing no successor Assembly Ta'lim Asyifah In Pattalassang District Takalar regency, to know the process of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah In Pattallassang District Takalar District. The type of research used is descriptive qualitative research method by way of determining the sample through Purposive Sampling technique by selecting some informants who have criteria that have been determined by the researcher who knows about the Assembly Ta'lim Assyifah. This research is supported by data collection is done by observation, interview, documentation of the photo. The results showed that in general the factors causing the absence of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah were the lack of socialization about the activities of Majelis Ta'lim, the absence of other people's interest in joining Majelis Ta'lim Asyifah, the absence of spare time to follow the activities of Majelis Ta'lim Asyiah. The process of the creation of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah is to increase the socialization of the existence of Majelis Ta'lim's activities.Keywords: Majelis Ta'lim, Socialization, Society
Kemiskinan dan Putus Sekolah Hidayah Quraisy; Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.379 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.498

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah faktor-faktor  yang menyebabkan putus sekolah pada anak petani di Desa Kampung Beru Kabupaten Takalar dan bagaimana bentuk peran sosial anak putus sekolah dalam membantu ekonomi keluarga. Penelitian bertujuan mengetahui faktor- faktor penyebab putus sekolah pada anak petani dan bentuk peran sosial anak putus sekolah dalam membantu ekonomi keluarga. Penelitian ini adalah  jenis penelitian kualitatif deskriftif, melalui pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor yang menyebabkan anak petani di Desa Kampung Beru putus sekolah karena tidak mampu membiayai anaknya, ada juga anak yang memang tidak mau sekolah, kurangnya perhatian orang tua, hal demikian terjadi karena penghasilan yang tidak menentu. (2) Peranan anak dalam membantu ekonomi keluarga di Desa Kampung Beru Kabupaten Takalar dapat dilihat dari keberadaan anak dalam keluarga, peranan anak sangat berpengaruh, sebab tingkat pendapatan keluarga ada perubahan jika dibandingkan dari sebelumnya, karena sebelum anak bekerja pendapatan keluarga sangat minim. Maka dari itu pula anak putus sekolah karena faktor ekonomi rendah dan tidak ada biaya, sehingga anak memutuskan putus sekolah dan punya inisiatif untuk membantu orang tua dan mencari kerja. Dalam hal ini membantu dan menutupi kekurangan ekonomi keluarga menunjukkan kondisi keluarga petani rata-rata serba kekurangan dengan melihat penghasilan yang didapatnya sehingga membutuhkan peran anak.Kata Kunci :  Kemiskian, Putus Sekolah, Anak petani.