Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

THE MEANING OF THE PHILOSOPHY WISE (KINAA),BRAVE (BARANI), AND SMART (MANARANG) AS ONE OF THE LOCAL WISDOM OF TORAJA Tadius Tadius; Benyamin Salu
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol 10, No 1 (2021): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/exposure.v10i1.4513

Abstract

Philosophy is defined as the most basic assumptions, ideas and attitudes possessed by a person or society; views of life; (KBBI online). The local philosophy is more identical to the most basic inner attitudes possessed by a person or society. Along with the development of human civilization, science is increasingly advanced. The advancement of science and technology has had a significant impact on the almost fading of local culture and wisdom in society. The purpose of this research is to deeply analyze the meaning of the philosophy of " wise (kinaa), brave (baran)i, and smart (manarang)" as one of the Torajan local wisdoms that must be passed on from generation to generation. This research was conducted in 3 (three) stages. The first stage is to identify and initial interview the research subjects, namely people who are capable in terms of the Toraja language or those who understand the ins and outs of Toraja culture (Customary leaders). The second stage is to collect data through surveys and further interviews with relevant sources in connection with the three the philosophy of kina, barani and manarang of Toraja local wisdom. The third stage is to manage and analyze data sets and to conduct publications obtained from the results of surveys and interviews regarding the philosophy of kina, barani and manarang in Toraja local wisdom. Based on the results of research and discussion, it is concluded that kinaa contains the meaning of being virtuous, having good character, being helpful, not being selfish. Barani has the meaning of being brave in making decisions, ready to bear the risks of every action taken, daring to say wrong if wrong, and right if right, and having high integrity. Meanwhile, manarang means intelligent, clever, skilled, has broad insight, has a purpose in life, has a visionary spirit.
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Di SMK Negeri 1 Pana Kabupaten Mamasa Tadius, M.Pd.
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.701 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMK Negeri 1 Pana di tinjau dari beberapa komponen manajemen pengelolaan sekolah yang dibatasi pada manajemen organisasi, manajemen kesiswaan, dan manajemen keuangan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif yaitu mencari fakta, keadaan serta fenomena yang selanjutnya dideskripsikan, serta dianalisa dalam rangka menjawab pertanyaan. Dalam pengumpulan data, peneliti bertindak selaku instrumen peneitian. Data yang dikumpulkan meliputi: (1) manajemen organisasi, (2) manajemen kesiswaan, dan (3) manajemen keuangan. Adapun teknik penumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Implementasi manajemen berbasis sekolah di SMK Negeri 1 Pana belum terlaksana secara maksimal sesuai dengan yang diharapkan, terutama peran serta masyarakat mendukung sekolah dalam bantuan keuangan.
Penerapan Metode Question Student Have Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 139 Tampapute Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja Tadius, M.Pd.
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : LPPM UKI Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.046 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: “Apakah dengan menggunakan metode pembelajaran Question Student Have dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPA pada materi sumber daya alam, lingkungan dan teknologi? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 139 Tampapute sebanyak 30orang siswa yang terdiri dari 20 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Instrumen ini bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung tentang aktivitas belajar, dan wawancara untuk mengetahui bahwa melalaui penerapan metode pembelajaran Question Student Have siswa merasa senang dan bersemangat dalam belajar, serta tes untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan KKM 70. Hasil penelitian pada siklus I mencapai tingkat ketuntasan 30 % dengan kategori sangat kurang dan nilai siswa pada siklus II meningkat dengan tingkat ketuntasan 86,66% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Question Student Have dapat meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas IV SDN 139 Tampapute.
Penerapan Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN 137 Sampean Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja Topanus Tulak; Tadius Tadius
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2018): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.133 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v1i1.401

Abstract

Penelitian difokuskan pada proses belajar dan hasil belajar siswa. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas V SDN 137 Sampean Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 137 Sampean dengan jumlah siswa 28 yang terdiri dari 14 laki-laki dan 14 perempuan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian tindakan kelas yaitu dengan memberikan tes kepada siswa untuk memperoleh data hasil belajar dan data situasi proses pembelajaran pada saat pelaksanaan tindakan diperoleh melalui lembar observasi yang diamati selama proses pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 57,15% yang masuk dalam kategori cukup. Pada siklus II nilai ketuntasan 89,3% yang masuk dalam kategori sangat baik. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW), hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS mengalami peningkatan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah atau Think Talk Write dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS kelas V SDN 137 Sampean Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL CRITICAL INSIDENT DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SDN 164 TINA’ KABUPATEN TANA TORAJA Tadius Tadius; Grace Feby Leping
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2019): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.877 KB) | DOI: 10.47178/elementary.v2i2.846

Abstract

Keterampilan berpikir kreatif siswa pada mata pembelajaran IPA kelas IV SDN 164Tina’ masih rendah. Hal ini terjadi karena siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu perlu upaya untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa. Salah satunya adalah melalui penggunaan model Critical Insident . Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model Critical Insident dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA kelas IV SDN 164 Tina’? Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa melalui model Critical Insident dalam pembelajaran IPA kelas IV SDN Tina’ Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah Penelitin Tindakan Kelas, yaitu meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data penelitian ini adalah data aktivitas guru dan siswa dalam pembeljaran IPA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 164 Tina’ Kabupaten Tana Toraja dengan jumlah 21 siswa yang terdiri dari 13 laki-laki dan 8 perempuan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan pada setiap siklus dimana siklus I 61,90% meningkat menjadi 76,19% pada siklus II.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara melalui Model Pembelajaran Role Playing berbantuan Media Audio Visual pada Siswa Sekolah Dasar Harmelia Tulak; Tadius; Agustina Lebo
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 2 (2023): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/y3j0dx55

Abstract

This research is classroom action research (PTK). The implementation of this classroom action research is planned to consist of four components, namely: (1) planning (2) implementation (3) observation (4) reflection. Learning activities are carried out using the Role Playing method. The data sources in this research are class teachers and class III students in the first semester of the 2022/2023 academic year with a total of 30 students, 13 boys and 17 girls. This research is based on students' lack of speaking skills which is caused by students' lack of enthusiasm for learning and teachers only using the lecture method in delivering lesson material, and one way to overcome this is by using the Role Playing learning model assisted by audio-visual media. This research consisted of 2 cycles, which consisted of four meetings. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The results of this research show that the Role Playing method assisted by audio-visual media can improve the speaking skills of class III students at SDN 5 Tikala. This can be seen from the improvement in students' speaking skills in cycle 1 with an average score of 54 while in cycle II the average score of students was 85
PERSEPSI GURU TERHADAP KOMPETENSI KEPRIBADIAN KEPALA SEKOLAH DI TANA TORAJA Tadius, Tadius; Lembang, Suri
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 2 (2024): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v14i2.12366

Abstract

The aim of this research is to determine the perceptions of elementary school teachers in Makale District, Tana Toraja regarding the personality competence of school principals.The research method used is quantitative research with a phenomenological approach. This research was carried out at UPT SDN 3 Makale, UPT SDN 5 Makale, UPT SDN 6 Makale, and UPT SD Kristen Makale 2. The research population was all elementary school teachers in Makale District, totaling 209 teachers. Determination of samples using the Slovin formula. The data analysis technique is carried out by processing all data that has been obtained in the field and then testing its validity so that reliable research results are obtained.The results of the research explain that teachers' perceptions of the personality competence of school principals in Tana Toraja, especially in Makale District, are very good. This is shown in the teacher's perception of the principal's personality competency where teacher recognition is at a percentage of 71% - 96% strongly agreeing with the statement given while agreeing at 8.8% - 47%. This means that the personality competency of the school principal is in accordance with the mandate of National Education Ministerial Decree No. 13 of 2017 concerning School/Madrasah Principal Standards.
Toraja Wisdom-Based Principal Training Model for Elementary Schools Tadius Tadius; Arismunandar Arismunandar; Hamsu Abdul Gani
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 4 No 3 (2024): IJHESS DECEMBER 2024
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v4i3.1255

Abstract

The high sensitivity of investors to stock trading activities raises concerns that more and more investors are at risk of not understanding when is the right time to sell and buy stocks. This study introduces a new approach to comprehensively examine how male and female investors in Indonesia make better and more informed decisions by utilizing their understanding in the context of the digital era, especially during bearish and bullish markets. The central role of Gender will play an important role in facilitating the relationship between digital stock trading literacy and capital market discipline. An empirical online survey with a sample of 343 respondents in Indonesia is used as valid data in this study. Using the PLS-MGA model, our findings show the moderating role of Gender significantly found that digital stock trading literacy is able to influence market discipline in male and female investor groups, although male investors show a stronger influence than female investors. Male investors who have higher levels of digital stock trading literacy tend to be more disciplined in the market, while female investors, despite having high literacy, do not show the same market discipline due to other influencing factors
INOVASI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA CAGAR BUDAYA (TONGKONAN TUA SILLANAN DAN BUNTU SURIAK) Tadius, Tadius; Kristanto, Kristanto; Jery, Jery
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1597

Abstract

Innovation in Developing Cultural Heritage Tourism Areas at Tongkonan Tua Sillanan and Buntu Suriak aims to explore, develop, and promote Lembang Sillanan tourism to establish it as a tourist village. The innovation focuses on leveraging local cultural potential and the natural scenic beauty, particularly in the Sillanan area. This research explores various strategies to enhance the appeal of Tongkonan Tua Sillanan and Buntu Suriak, empower the local community, and utilize information technology. The method employed in this community engagement activity is a qualitative descriptive approach. Through qualitative methods and participatory analysis, the study identifies sustainable development opportunities for Lembang Sillanan’s tourist attractions, which could increase visitor numbers, provide economic benefits for the community, and allow people to enjoy the natural beauty of Lembang Sillanan.The findings indicate that the introduction of digital tourist guides, the provision of gazebo locations for relaxation, and the promotion of local culture can serve as key pillars in transforming Lembang Sillanan into an attractive tourist destination. The use of social media and storytelling-based promotion, as well as digital technology, is proposed to enhance visitor engagement through virtual tours and app-based experiences, such as vlogs uploaded to social media platforms
PENINGKATAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN REALISTIK MATHEMATICS EDUCATION (RME) DI KELAS VI SD KRISTEN MAKALE 1 Eddy Parapean; Tadius, Tadius; Weryanti Laen Langi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i10.9875

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan peningkatan keterampilan pemecahan masalah Matematika melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan pemecahan masalah siswa di kelas VI SD Kristen Makale. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VI SD Kristen Makale 1 yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendektan Realistik Matematics Education dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah Matematika. Pada siklus I tingkat keberhasilan siswa mencapai 53,18%. Pada siklus II tingkat keberhasilan mencapai 84,38%.