Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

The Effectiveness of Audiovisual Media in Laboratory Learning on Improving Student Learning Outcomes during the Covid-19 Pandemic Heryningsih, Wiwin Priyantari; Kuswanti, Ina; lubis, Dina putri utami
International Journal on ObGyn and Health Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): November: ObGyn Health Sciences
Publisher : Trigin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/obgyn.v3i1.90

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic has spread since the end of 2019 until now throughout the world. Educational institutions inevitably innovate face-to-face conventional learning into online distance learning. Online learning on cognitive achievement can be done, but a solution is needed for learning clinical skills both in the laboratory and in practice. This study aims to determine "The Effectiveness of Audiovisual Media in Laboratory Learning on Improving Student Learning Outcomes during the Covid-19 Pandemic". Research Methods: This type of quantitative research uses a quasi-experimental design method and uses a pretest–posttest one group design. The population involved were all active students of Stikes Yogyakarta Academic Year 2020/2021 totaling 164 people. The sampling technique used purposive random sampling. To find out the difference after and before treatment on the sample using Non Parametric analysis with the Wilcoxon Signed Rank Test technique. Results: There is an effect of audiovisual media in laboratory learning on improving student learning outcomes during the Covid-19 pandemic with Tcount -3.464> Ttabe1, 1.697 with a probability of 0.002. Conclusion: There is an effect of audiovisual media in laboratory learning on improving student learning outcomes during the Covid-19 pandemic
Hubungan pendidikan ibu dan pendapatan dengan kejadian stunting pada balita Kuswanti, Ina; Handayani, Fitri; Rochmawati, Lusa
Avicenna : Journal of Health Research Vol 7, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v7i2.1209

Abstract

EFEKTIFITAS MEDIA PROMOSI KESEHATAN VIDEO DENGAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK Rochmawati, Lusa; Kuswanti, Ina; Prabawati, Sulistyaningsih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 12, No 2 (2021): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v12i2.495

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMENUHAN GIZI SEIMBANG DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Kuswanti, Ina; Khairani Azzahra, Salsabila
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 13, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v13i1.560

Abstract

Latar Belakang: Secara global, 155 juta (22,9%) balita mengalami stunting. Prevalensi stunting balita di Indonesia urutan ke - 5 terbesar di dunia. Angka kejadian stunting pada balita di DIY sebesar 14,36% dan kejadian tertinggi terdapat di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta dengan prevalensi sebesar (14,70%).Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita.Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi ibu balita yang ada di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta (90 ibu balita). Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah 73 responden. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik Kendall-Tau.Hasil: Pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang pada balita berada di kategori cukup sebanyak 30 orang (41,1%), perilaku ibu dalam pencegahan stunting pada balita berada di kategori perilaku negatif sebanyak 41 orang (56,2%), pengetahuan tentang pemenuhan gizi seimbang pada balita dengan perilaku pencegahan stunting pada balita sama-sama memiliki berada di kategori cukup dengan perilaku negatif yaitu sebanyak 18 ibu dengan persentase (44%) dan dengan kategori pengetahuan rendah dan perilaku negatif sebanyak 23 ibu dengan persentase (56%). Hasil uji Kendall-Tau dengan < α= 0,723, diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemantauan Kesehatan, Edukasi, dan Pendampingan pada Ibu Hamil di Wilayah Bintaran dan Surokarsan Yogyakarta Lusa Rochmawati; Kuswanti, Ina; Prabawati, Sulistyaningsih; Melina, Fitria; Wulandari, Setyo Retno
JOURNAL OF PHILANTHROPY: The Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Philanthropy, January 2024
Publisher : Samodra Ilmu: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58353/jop.v2i1.179

Abstract

Stunting is a condition where children under five fail to thrive due to chronic malnutrition and recurrent infections during the First 1000 Days of Life (HPK). Assistance for pregnant women can increase family understanding and be an effective strategy to empower families to increase readiness, especially in preventing stunting. The aim of community service activities is to carry out health monitoring and provide education to pregnant women regarding the results of examinations as an effort to prevent stunting through assisting pregnant women. The target of the activity is pregnant women in the Surokarsan and Bintaran areas, Wirogunan Village, Mergangsan Kemantren. The number of pregnant women recorded in September – December 2023 was 4 people. The method used is home visits by carrying out health monitoring and providing education through assistance to pregnant women. The results of activities in the form of health monitoring showed that all pregnant women were detected to be at high risk. The highest risk factors for pregnancy are anemia and pregnancy at too old an age (> 35 years). Education provided when assisting pregnant women about pregnancy anemia and high risk  pregnancies. After receiving education, pregnant women understand the importance of preventing anemia during pregnancy and are willing to consume blood supplement tablets regularly and fulfill balanced nutrition. Pregnant women understand that high-risk pregnancies are also a risk factor for stunting.
Pengaruh Edukasi Berbasis Leaflet Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pembuatan Makanan Pendamping Air Susu Ibu di Puskesmas Antang Perumnas Tahun 2024 Karlina, Nini; Sumarni; Yakob, Asmirati; Melina, Fitria; Kuswanti, Ina
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2025): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v4i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh edukasi berbasis leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai pembuatan makanan pendamping ASI (MPASI) di Puskesmas Antang Perumnas pada tahun 2024. MPASI merupakan elemen penting dalam memastikan gizi yang cukup bagi bayi yang telah berusia 6 bulan setelah ASI eksklusif. Kekurangan pengetahuan ibu dalam pembuatan MPASI dapat menyebabkan pemberian yang tidak tepat, yang berisiko terhadap gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one group pre-test post-test design, melibatkan 36 ibu dengan bayi yang mengalami kekurangan gizi di Puskesmas Antang Perumnas pada Agustus hingga Oktober 2023. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan ibu tentang pembuatan MPASI. Sebelum edukasi, sebagian besar ibu menunjukkan pengetahuan yang kurang, namun setelah diberikan edukasi berbasis leaflet, pengetahuan mereka meningkat secara signifikan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), menandakan pengaruh yang signifikan dari edukasi terhadap pengetahuan ibu. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pembuatan MPASI, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pemberian MPASI dan mendukung pertumbuhan optimal bayi, serta mengurangi risiko gizi buruk dan stunting.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG ANTENATAL CARE TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN II BANTUL Nisa, Hayatun; Melina, Fitria; Kuswanti, Ina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v9i1.149

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan ibu erat kaitannya dengan ibu hamil, yang banyak memberikan kontribusi terhadap angka kematian ibu saat ini, kematian ibu hamil dapat dicegah bila ibu hamil mendapatkan kualitas pelayanan antenatal yang baik kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai antenatal care atau pemeriksaan kehamilan mengakibatkan kurang pedulinya ibu hamil tentang kesehatan dirinya dan bayi yang di kandungnya.Menurut data yang di peroleh pada bulan januari 2016 Puskesmas Banguntapan II K4 kurang dari target capaian 95%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang antenatal care dan mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang antenatal care serta menganalisa pengaruh pendidikan kesehatantentang antenatal care terhadap pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care di Puskesmas Banguntapan II Bantul. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimental design) dengan rancangan the one group pre-posttest design.Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil primi yang periksa di Puskesmas Banguntapan II Bantul sebanyak 45 responden. Hasil:Menunjukkan nilai pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori kurang berjumlah 34 ibu hamil (75,56%) dan kategori cukup berjumlah 11 ibu hamil (24,44%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan dalam kategori baik berjumlah 15 ibu hamil (33,33%) dan kategori cukup berjumlah 30 ibu hamil (66,67%). Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan lebihkecil dari 0,05 (p=0,000<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang antenatal care terhadap pengetahuan ibu hamil tentang antenatal care di Puskesmas Banguntapan II Bantul. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Antenatal Care