Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penerapan Skema Automatic Cell Planning (ACP) untuk Meningkatkan Coverage Area Jaringan 4G-LTE pada Perumahan Bukit Kalibagor Indah Ayuningtyas, Retno Dwi; Praja, Muhammad Panji Kusuma; Romadhona, Shinta; Pradana, Zein Hanni
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v6i1.1188

Abstract

Peningkatan permintaan akses internet telah menyebabkan perkembangan cepat dari teknologi jaringan 4G LTE. Namun, coverage area jaringan masih terbatas, terutama di daerah perumahan, salah satunya perumahan Bukit Kalibagor Indah,Banyumas. Hal ini diperoleh dari simulasi eksisting yang dilakukan dan didapatkan bahwa setiap nilai Key Performance Indicator (KPI) berupa nilai Received Signal Reference Power (RSRP), Signal-to-Noise Ratio (SNR) dan Throughput masih tergolong buruk. Cara yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah optimasi jaringan, salah satunya menggunakan teknik optimasi Automatic Cell Planning (ACP) dengan menggunakan frekuensi 2100 MHz dan Base Transceiver Station (BTS) dengan 3 antena sektoral yang mempunyai nilai azimuth serta tilting yang berbeda. ACP merupakan pendekatan yang berfokus pada peningkatan efisiensi dan cakupan jaringan dengan mempertimbangkan parameter kunci seperti RSRP, SNR, dan Throughput. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ACP skenario 1, nilai RSRP meningkat dari -131,46 dBm menjadi -110,64 dBm, SNR meningkat dari 2,09 dB menjadi 10,35 dB, dan Throughput meningkat dari 6187,74 kbps menjadi 17424,26 kbps. Pada ACP skenario 2, nilai RSRP mencapai -118,64 dBm, SNR mencapai 5,7 dB, dan Throughput mencapai 9190,41 kbps. Sedangkan pada ACP skenario 3, nilai RSRP mencapai -120,09 dBm, SNR mencapai 4,72 dB, dan Throughput mencapai 8346,81 kbps. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan skema ACP secara signifikan meningkatkan cakupan area jaringan 4G-LTE di perumahan Bukit Kalibagor Indah.
Analisis Pola Radiasi dan Gain pada Antena Cassegrain dengan Frekuensi C-Band Munziah, Siti; Muhammadi, Imam; Praja, Muhammad Panji Kusuma
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v6i2.1212

Abstract

Teknologi komunikasi satelit merupakan teknologi telekomunikasi yang memiliki perangkat komunikasi dengan menempatkannya di ruang angkasa. Hal ini pasti membutuhkan alokasi spektrum frekuensi untuk layanan telekomunikasi. Frekuensi yang paling banyak digunakan untuk antena komunikasi satelit adalah frekuensi C-Band. Antena diperlukan untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik sebagai penghubung komunikasi antara stasiun bumi dan satelit. Antena yang banyak digunakan dalam komunikasi satelit adalah antena reflektor parabola karena memiliki nilai gain yang tinggi dan kemampuan pemfokusan yang baik. Pada penelitian ini dirancang antena jenis parabola Cassegrain pada frekuensi kerja 6,15 GHz menggunakan software CST Suite Studio 2019. Feed horn yang digunakan pada perancangan berbeda yaitu piramid dan conical horn, untuk membandingkan kinerja parameter antena. Maka, untuk mendapatkan hasil parameter antenna, dilakukan iterasi pada dimensi dan geometri antena. Hasil pengukuran pola radiasi dan gain antena cassegrain yang dihasilkan oleh feed horn berbeda menunjukkan conical horn menunjukkan hasil yang baik. Pola radiasi yang dihasilkan secara terarah pada arah main lobe 90deg. Nilai sidelobe yang rendah -28,2 dB, beamwidth 0,2°. Hasil pengukuran gain yang dihasilkan oleh feed horn berbeda menunjukkan conical horn menghasilkan gain yang besar pada frekuensi kerja 6,15 GHz sebesar 41 dBi. Nilai return loss yang dihasilkan sebesar -28,16 dB, VSWR sebesar 1,03 dengan polarisasi circular.