Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH METODE PROYEK SPIN WATER TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS ANAK USIA 5-6 TAHUN Kurnia Agustina; Sri Setyowati; Mallevi Agustin Ningrum; Melia Dwi Widayanti
Kumara Cendekia Vol 12, No 4 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i4.90135

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan proses sains yang meliputi keterampilan dalam mengamati, membandingkan, mengklasifikasikan, mengukur, dan mengkomunikasikan. keterampilan proses sains penting dilakukan anak agar memiliki kemampuan mengamati berbagai perubahan yang terjadi. Metode proyek spin water memberikan pengetahuan dan keterampilan anak dalam bereksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya pengaruh metode proyek spin water terhadap keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun yang dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan jenis one group pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun dengan sampel berjumlah 23 anak. Instrumen penelitian yang diamati ada empat, yakni kemampuan mengetahui cara mengamati suatu benda, kemampuan mengetahui cara bereksperimen, kemampuan mengetahui cara mengukur suatu benda, dan kemampuan mengetahui cara mengkomunikasikan hasil proyek. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Match and Pairs melalui program komputer IBM SPSS 25. Hasil analisis penelitian sangat signifikan yaitu diketahui Asymp. Sig (2- tailed) sebesar 0,001 bahwa nilai tersebut lebih kecil dari nilai 0,05, (0,001 <0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode proyek spin water terhadap keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN KOING TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL ANAK 4-5 TAHUN Shofiatul Amaliyah; Nurhenti Dorlina Simatupang; Yes Matheos Lasarus Malaikosa; Melia Dwi Widayanti
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.102146

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia 4–5 tahun di lembaga TK, yang masih bergantung pada media konvensional seperti buku ejaan dan LKPD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan, mengetahui kelayakan, dan menguji efektivitas media permainan Koing dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A usia 4–5 tahun. Hasil uji validitas menunjukkan media permainan memperoleh persentase kelayakan sebesar 100% dari ahli materi dan 89,29% dari ahli media. Persentase ini mengindikasikan media tersebut sangat layak digunakan sebagai alat pembelajaran untuk mengenalkan huruf vokal kepada anak usia 4–5 tahun. Efektivitas media diuji menggunakan uji N-gain melalui SPSS versi 25. Rata-rata skor N-gain sebesar 0,8167 (81,67%) menunjukkan media permainan Koing efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak usia 4–5 tahun.
Pelatihan Guru PAUD Berbasis Experiental-Deep Learning Kemaritiman untuk Menumbuhkan Ecoliteracy di Pesisir Pantai Kenjeran Dhian Gowinda Luh Safitri; Melia Dwi Widayanti; Dyah Permata Sari; Isabel Wisnain; Maulidya Ryscha Amelya
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29500

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program Pelatihan Guru PAUD Berbasis Experiential-Deep Learning Kemaritiman untuk Menumbuhkan Ecoliteracy di Pesisir Pantai Kenjeran, Surabaya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berfokus pada isu lingkungan pesisir, seperti pencemaran pantai dan kerusakan ekosistem laut. Sebelum pelatihan, mayoritas guru belum memahami konsep-konsep tersebut. Pelatihan ini telah diikuti oleh 40 guru PAUD di lingkup IGTKI Kenjeran.  Setelah mengikuti pelatihan intensif, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman guru, dengan skor post-test yang lebih tinggi dalam hal penguasaan topik seperti ecoliteracy, perancangan RPP berbasis lingkungan, serta pembuatan media pembelajaran kreatif. Terdapat kenaikan pemahaman peserta dengan rerata 54,2%. Program ini menunjukkan bahwa pendidikan berbasis pengalaman efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak usia dini, serta berkontribusi pada pengembangan kompetensi guru PAUD di kawasan pesisir Kenjeran.