Claim Missing Document
Check
Articles

BENTUK DAN TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP BANJIR SUNGAI BUNTUNG DI KECAMATAN WARU Mahfudlotur Rohmaniyah; Linda Dwi Rohmadiani
WAKTU Vol 18 No 1 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i1.2347

Abstract

Kecamatan Waru termasuk dalam kawasan rawan bencana banjir karena dilalui oleh Sungai Buntung. Sungai Buntung merupakan anak sungai dari Sungai Brantas memiliki panjang ± 34 km, melewati hampir seluruh desa di Kecamatan Waru. Genangan air yang terjadi pada daerah tersebut mencapai ketinggian 0,05 m sampai 0,5 m dan berlangsung selama 1 sampai 2 hari selama musim penghujan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk partisipasi tiap tahapan penanggulangan dan tingkat partisipasi masyarakat dalam menanggulangi banjir Sungai Buntung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis persentase dan skoring. Hasil analisis persentase menunjukkan bahwa bentuk partisipasi terbanyak pada sebelum banjir (41%), saat banjir (58%), dan setelah banjir (40%) berupa tenaga. Berdasarkan analisis skoring, tingkat partisipasi masyarakat di Kecamatan Waru kategori degrees of tokenisme adalah Desa Berbek (informing), Desa Kedungrejo, Kureksari, Bungurasih, dan Medaeng (consultation), Desa Tambak Rejo dan Ngingas (placation). Kategori degrees of citizen power adalah Desa Waru dan Wedoro (partnership), dan Desa Kepuh Kiriman (delegated power).
Penguatan Kapasitas Desa Melalui Penyusunan Masterplan Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Suning Suning; Linda Dwi Rohmadiani; Siti Nuurlaily Rukmana; Moch. Shofwan; Annisa B Tribhuwaneswari
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan Masterplan Desa Bligo sebagai pedoman dalam penyusunan pembangunan desa yang mencakup seluruh kebutuhan pembangunan dan penataan ruang desa mengacu pada orientasi masa depan desa. Produk Masterplan desa yang diharapkan berupa Profil Desa peta dan data spasial, Desain tata desa, Program desa, Branding dan Festival, Peraturan Desa, Gambar kerja desa dan juga E – desa. Penyusunan masterplan desa melalui pendekatan penentuan tujuan yang akan dicapai dan menetapkan tahapan yang akan dilakukan sehingga dengan begitu dapat memilih arah terbaik dan langkah terbaik dalam memajukan desa. Proses penyusunan masterplan desa di mulai dengan survey dan verifikasi kondisi kewilayahan desa dengan berbagai pengambilan data, Penyusunan rencana strategis pembangunan desa, koridor desa, potensi desa dan visi misi dari masterplan serta rembug desa melalui musyawarah dengan masyarakat desa
Tingkat Kesesuaian Sarana dan Prasarana Perumahan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Linda Dwi Rohmadiani; Rosita Nuur Aini
Jurnal Plano Buana Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2020)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v1i1.2669

Abstract

Abstrak Setiap perumahan menurut peraturan minimal harus tersedia ruang terbuka hijau, sarana sosial, taman kanak – kanak, jaringan jalan, jaringan air bersih, saluran drainase, sanitasi, jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kesesuaian sarana dan prasarana perumahan di Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif evaluatif antara kondisi eksisting dengan Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat perumaha-perumahan di Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Taman yang belum sesuai dengan peraturan yang berlaku mengenai penyediaan sarana dan prasarana umum. Kata Kunci : Kesesuaian, Peraturan Pemerintah, Sarana Prasarana Perumahan
Potensi dan Zonasi Kawasan Cagar Budaya Di Kabupaten Sumenep Linda Dwi Rohmadiani; Mu'tashim Billah
Jurnal Plano Buana Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v2i1.4420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan kelemahan kawasan cagar budaya di Kabupaten Sumenep. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan survey instansi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis expert judgement serta analisis delineasi software GIS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima kategori potensi kawasan cagar budaya meliputi sangat berpotensi (Masjid Jamik), berpotensi (Keraton Sumenep), cukup berpotensi (Asta Tinggi), kurang berpotensi (Asta Pangeran Lor dan Wetan, Kota Tua Kalianget), serta sangat kurang berpotensi (Benteng Kalimook dan Asta Panembahan Blingi Sepudi). Zonasi kawasan cagar budaya terbagi atas zona inti (Keraton Sumenep, Masjid Jamiik, dan Asta Tinggi), zona pendukung (Kota Tua Kalianget, Asta Panembahan Blingi Sapudi, serta Asta Pangeran Lor dan Wetan), dan zona penyangga (Benteng Kalimook). Kelemahannya rata-rata berupa atraksi wisata dan fasilitas pendukung.
POLA SPASIAL KONDISI DAERAH RESAPAN AIR WILAYAH KABUPATEN GRESIK Iqbal Tawaqal Choironis; Linda Dwi Rohmadiani
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.784 KB)

Abstract

Wilayah Kabupaten Gresik berdasarkan data badan penanggulangan bencana Kabupaten Gresik menunjukkan 97% merupakan wilayah dengan kerentanan banjir sangat tinggi. Penurunan luas lahan pertanian dari Tahun 2008-2012 sebesar 12%, yang berakibat pada tingginnya tingkat resiko bencana banji. Berdasarkan permasalahan dapat ditentukan tujuan penelitian yaitu menganalisis pola spasial daerah potensi resapan air. Metode penelitian menggunakan analisis overlay union. Teknik pengumpulan data berupa survei instansi. Hasil penelitian ini adalah analisis spasial daerah potensi resapan air pada wilayah Kabupaten Gresik Tahun 2020, berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan No. 32/MENHUT-II/2009 dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 kelas kondisi resapan air yaitu kondisi baik, kondisi normal alami dan kondisi mulai kritis. Kondisi baik seluas 43.599 Ha (41,9%) tersebar pada Kecamatan Wringinanom, Driyorejo, Kedamaian, Menganti, Cerme, Benjeng, Balongpanggang Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sedayu, Dukun, Panceng, Ujungpangkah. Kondisi normal alami seluas 19.257 Ha (18,5%) tersebar pada Kecamatan Wringinanom, Driyorejo, Kedamaian, Menganti, Cerme, Benjeng, Balongpanggang Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sedayu, Dukun, Panceng, Ujungpangkah Kondisi mulai kritis 41.176 Ha (39,6%) tersebar pada Kecamatan Wringinanom, Driyorejo, Kedamaian, Menganti, Cerme, Benjeng, Balongpanggang Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sedayu, Dukun, Panceng, Ujungpangkah
PENERAPAN BUDIKDAMBER DALAM UPAYA KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI ERA PANDEMI COVID –19 Anak Agung Sagung Alit Widyastuti; suning suning; linda Dwi Rohmadiani; Siti Nuurlaily Rukmana; Moch. Shofwan; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a5348

Abstract

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi penularan virus Covid – 19 mempengaruhi kegiatan perekonomian masyarakat. Penetapan kebijakan berupa pengurangan kegiatan masyarakat menimbulkan beberapa kekhawatiran, yaitu kelangkaan bahan pangan dan harga pangan yang tinggi. Kelurahan Dukuh Menanggal, salah satu kelurahan di kota Surabaya yang berdampak dengan adanya PSBB. Sebagian besar jenis mata pencaharian masyarakat kelurahan adalah dibidang jasa yaitu membuka rumah kost – kostan (untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan warung makanan serta minuman. Program Work from Home (WFH) dan Study From Home (SFH) menyebabkan banyak mahasiswa yang tidak lagi kost sehingga pendapatan masyarakat turun secara signifikan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah dengan penerapan Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) dalam upaya ketahanan pangan keluarga di era Pandemi Covid – 19. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan sempitnya lahan pekarang setiap rumah yang ada di kelurahan Dukuh Menangga. Terdapat beberapa permasalahan dihadapi terkait penerapan Budikdamber, yaitu sebagian besar masyarakat belum mengerti tentang pembuatan budikdamber dan proses penerapan Budikdamber. Metode pelaksanaan pengabdian ini berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terhadap perwakilan masyarakat sebagai pilot project pengabdian. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat adalah masyarakat di Kelurahan Dukuh Menanggal bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan akan pangan sehingga terbentuk ketahanan pangan di masa Pandemi Covid 19
Circular Economy Policy of Shrimp Waste as an Effort to Implement Green Economy Suning Suning; Djoko Adi Walujo; Linda Dwi Rohmadiani; Prihono Prihono
Jurnal Kawistara Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.68866

Abstract

This study aims at determining the conditions and characteristics of shrimp waste, the economic value of the potential for shrimp waste, as well as the policy direction for implementing the Circular Economy of Shrimp Waste as a Green Economy Alternative in the Bulak Banteng Kenjeran Coastal Area, Surabaya City. The research method used is descriptive qualitative and quantitative with the process hierarchy analysis technique (AHP). The data collection method was carried out by distributing questionnaires and in-depth interviews with selected respondents. The results showed that the characteristics of shrimp waste in the form of shrimp heads and shells were still not used for economic value activities, and people dumped them in gutters around homes and at sea. The priority policy directions that can be applied to the Circular Economy of Shrimp Waste as an Alternative to a Green Economy are; 1) providing innovation and technology for economic-based shrimp waste processing with a total CR (consistency ratio) value of 1.878; 2) to improve environmental health by not disposing of shrimp waste around the house, the total value of CR is 1.127; and, 3) the government provides a shrimp processing industry for fishermen with a total CR value of 0.094. Each policy priority can be carried out in synergy so that shrimp waste can be handled properly.
Pemanfaatan Sistem Informasi Spasial untuk Pengelolaan Aset di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Linda Dwi Rohmadiani; Suning Suning; Siti Nuurlaily Rukmana; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 4 (2022): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i4.239

Abstract

Bligo Village is a village located in Candi District, Sidoarjo Regency. Utilization of the village spatial information system is highly expected for the realization of village asset data collection that is able to support the Bligo Village Government which is good governance and competitive. The purpose of this study is to provide training on Village Spatial Information Systems for Village Asset Management. The method used is divided into two stages of data collection, namely primary data collection consisting of observation and documentation. Subsequent data collection is carried out on a secondary basis by being obliged to fill in the data that has been distributed into the questionnaire. As a result, it is known that the SWOT value in this analysis is located in quadrant I, meaning that it is able to improve the quality of human resources in village officials regarding the use of spatial information systems for asset management in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency.
Rancangan Taman Rekreasi Dan Olahraga Di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Siti Nuurlaily Rukmana Rukmana; Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuti; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari1; Suning Suning; linda Dwi Rohmadiani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i02.a6029

Abstract

Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo diketahui bahwa fasilitas umum berupa ruang publik/taman kota belum dimiliki oleh desa Bligo. Namun untuk lapangan olahraga telah dituliskan sebesar 2,94 Ha dan keberadaannya saat ini juga belum optimal. Hal ini tentu menjadi tugas Bersama baik aparatur desa dan masyarakat untuk membangung ruang public yang ada di desa tersebut. Sesuai dengan peraturan PU No 5 Tahun 2008 fasilitas umum berupa taman rekreasi dan olahraga bagian dari RTH yang harus dimiliki di perkotaan dengan presentase 20% ruang terbuka publik dan 10% ruang terbuka privat. Tujuan dari PKM ini adalah pembuatan rancangan siteplan taman rekriasi dan olahraga di desa Bligo. Solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi perancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Hasil yang dicapai dari PkM ini adalah tersedianya gambar rancangan siteplan Taman Rekreasi dan Olahraga di Desa Bligo. Pemahaman masyarakat dan apparat Desa juga meningkat khususnya pentingnya keberadaan RTH serta metode pembuatan rancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di desa Bligo, yaitu dari 30% menjadi 70% Kata Kunci: Desain, Ruang Terbuka Hijau, Taman Olahraga Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency has not had public facilities in the form of public spaces/city parks. However, this village has a sports field of 2.94 hectares and its current existence is also not optimal. This is of course the duty of the village apparatus and the community to build public spaces in the village. Under PU regulation No. 5 of 2008, public facilities in the form of recreation and sports parks are part of the green open space that must be owned in urban areas with a percentage of 20% public open space and 10% private open space. This PKM aims to design a recreational and sports park site plan in Bligo village. The solution offered is the socialization of the design of the recreation and sports park site plan in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency. The results achieved from this PKM are the availability of a design drawing of the Recreation and Sports Park site plan in Bligo Village. The understanding of the community and village officials has also increased, especially the importance of the existence of green open space and the method of designing a recreation and sports park site plan in Bligo village, from 30% to 70%. Keywords: Design, Public space, Sport Parks
Design For Longevity and Design For X: Concepts, Applications, and Perspectives Yunia Dwie Nurcahyanie; Linda Dwi Rohmadiani
Tibuana Vol 6 No 1 (2023): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/tibuana.6.1.6596.58-64

Abstract

The scientific development of Design For X is very rapid. The definition of Design For X in question is Design for specific purposes. Starting from Design For Manufacture, Design For Sustainability developed into Design For Longevity. The goal of Design For Longevity is design to extend product lifetime.Design For Longevity is a concept where products with a short lifespan are strived for a longer life. As a new concept that develops in a fast-paced era and products shift with short trends, the DfL application is indispensable.This study used a bibliometric study approach using NVIVO analysis and combined with a descriptive qualitative study the relationship between Design For Longevity and Design For X.