Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS FRAMING PAN DAN KOSICKI PADA BERITA PEMBUNUHAN PEREMPUAN DI Pos-kupang.com Jari, Maria Petronela; Mikhael Rajamuda Bataona; Donna Isra Silaban; Hendrikus Saku Bouk
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i1.595

Abstract

Konsep framing telah lama digunakan oleh media untuk memandu proses pemilihan topik khususnya dalam berita. Model analisis framing Pan dan Kosicki didefinisikan sebagai proses membuat sebuah berita menjadi lebih menarik dan memikat sehingga khalayak lebih memperhatikan informasi yang disajikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui framing yang dilakukan oleh Pos-kupang.com pada berita pembunuhan dengan model Pan dan Kosicki. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan  metode yang digunakan adalah framing. Adapun total berita yang dianalisis sebanyak 5 berita. Hasil penelitian menunjukan Pos-kupang.com  menggunakan judul sesuai dengan informasi terbaru, memuat berita sesuai dengan kelengkapan unsur berita dan menggunakan foto untuk setiap berita yang diposisikan dibagian headline. Hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan empat perangkat analisis framing Pan dan Kosicki dapat disimpulkan bahwa berita tentang pembunuhan seorang ibu di Desa Sone, Kabupaten TTU yakni Pos-kupang.com dalam pemberitaannya tidak menunjukan adanya solidaritas terhadap korban (perempuan). Dari berita ini ditemukan bahwa Pos-kupang.com hanya menggunakan momen untuk mendapatkan pembaca tanpa melihat subjek yang menjadi korban/dibunuh. Inilah yang menjadi kelemahan Pos-kupang.com yakni berita yang diterbitkan terlalu teknis, karena tidak mengungkapkan latar belakang korban untuk memberikan pembelaan.
MODEL KOMUNIKASI TERAPEUTIK PSIKOANALISIS DAN INTERPERSONAL PERAWAT DENGAN PASIEN GANGGUAN JIWA Bajo, Angelina; Bataona, Mikhael Rajamuda; Saku Bouk, Hendrikus
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i1.624

Abstract

Komunikasi dengan orang gangguan jiwa membutuhkan pengetahuan dasar tentang ilmu komunikasi yang benar.  Komunikasi terapeutik adalah bentuk khusus komunikasi yang digunakan dalam dunia kesehatan guna mendukung dan dengan efektif mampu mengatasi masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah model komunikasi terapeutik perawat dengan pasien gangguan jiwa. Untuk membahas kajian ini penulis menggunakan metode penelitian studi kasus dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penulis memperoleh data penelitian melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan psikoanalisis mendukung perawat untuk melakukan pengkajian terhadap pengalaman masa lalu pasien yang signifikan secara emosional, didukung dengan kolaborasi perawat bersama keluarga pasien.  Pendekatan interpersonal yang dikembangkan dari teori Sullivan dan Peplau terbukti efektif dalam membangun hubungan saling percaya antara perawat dan pasien sehingga mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian jangka panjang, serta mengeksplorasi model komunikasi terapeutik perawat dengan pasien gangguan jiwa yang lain.
The Affinity of Local Political Branding Toward The Distinction of Constituent Taste in NTT Bataona, Mikhael Rajamuda; Silaban, Donna Isra; Riang, Yoseph; Leuape, Emanuel Sowe; Vaz, Benjamin Laurentino
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 9 No. 1 (2025): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v9i1.45376

Abstract

This study examines the relationship between candidates’ branding politic and the political preferences (selera) of voter groups during the 2024 Nusa Tenggara Timur (NTT) gubernatorial election. The research is grounded in the strong influence of local political culture in shaping political orientation, both among elites and the general public. The main objectives of this study are: (1) to identify the distingsi of political selera among the public based on their ideal leadership qualifications, and (2) to analyze the alignment between candidates’ branding politik and those political selera. This research employs a critical approach with a single-case study design. The findings reveal three categories of voter selera politik: Legitimate Taste (upper class), Middle-Brow Taste (middle class), and Popular Taste (lower class). The three gubernatorial candidate pairs presented distinct branding: Lema–Natalia portrayed a millennial-opposition figure; Lena–Asadoma emphasized political networks and accommodative communication; Kamlasi–Garu highlighted local Timorese identity. All candidates capitalized on symbolic capital to reach middle- and lower-class voters. The study concludes that political preference in NTT is not entirely shaped by rationality, but rather by culturally and symbolically embedded selera. This research underscores that the hegemony of local political culture remains highly dominant in the dynamics of political contestation and strategy in NTT
Pelatihan Jurnalistik Untuk Warga Desa Liwulangang dalam Merekam Peristiwa di Desa Charles De Albert Tamelab; Mikhael Rajamuda Bataona
Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): September: Kajian Administrasi Publik dan ilmu Komunikasi
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/kajian.v2i3.510

Abstract

The digital media era is marked by a major shift in how information is accessed, produced, and disseminated. The internet and electronic devices such as smartphones enable anyone to become an information producer through social media, blogs, and other digital platforms. Media is no longer dominated by large institutions but also by ordinary individuals, creating a more democratic communication space. Digital communication enables the two-way exchange of messages in the form of text, images, audio, and video, accelerating the dissemination of information and strengthening collaboration across distances. However, challenges such as the spread of hoaxes and the ethical use of digital media still require attention. One form of active community participation is citizen journalism, where individuals cover and share local issues through digital media. This was evident in the OMK Week activities at Liwulagang Parish, which were documented by the OMK team through photos and videos. This documentation aims to preserve archives, serve as material for reflection, and expand publications to the congregation through social media, especially Facebook. The content shared emphasizes the spirituality, solidarity, and creativity of OMK, while also motivating the younger generation to become active in church life. To support citizens' ability to utilize digital media appropriately, journalism training was conducted to increase public understanding of the wise use of social media. The research methods used in this activity included data collection, outreach, and interviews, with results demonstrating the importance of open communication, feedback between presenters and participants, and active community participation.
Peran Media Sosial Facebook dalam Mempromosikan Makanan Lokal Jagung Titi di Desa Laranwutun Kabupaten Lembata Ronaldo T. G. Panggo; Mikhael Rajamuda Bataona; Urbanus Ola
Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/filosofi.v2i3.876

Abstract

Information technology plays a crucial role in supporting the growth of the digital economy, including in the micro and traditional business sectors. One example is the use of digital technology to increase sales of titi corn in Laranwutun Village, Lembata Regency. Titi corn is a traditional food from East Nusa Tenggara, particularly in the eastern Flores region of Solor, Adonara, and Lembata. However, this specialty food is not yet widely known due to minimal promotion and marketing, particularly on social media. This has resulted in limited market share and low incomes for local communities. This study used qualitative methods through direct interviews with titi corn entrepreneurs. The research process was divided into three stages: planning, preparation, and implementation. The theory used refers to the concept of digital marketing, specifically the use of Facebook as a promotional tool. This study examines the extent to which Facebook can increase marketing reach, expand the market, and facilitate the promotion of titi corn. The results show that Facebook plays a significant role in promoting and increasing titi corn sales. This social media platform facilitates the delivery of product information, reaches a wider consumer base, and builds brand awareness. Furthermore, Facebook enables direct interaction between producers and consumers, thereby increasing customer trust and loyalty to local products. This digital promotion strategy also opens up opportunities for collaboration with traditional culinary communities and local MSMEs, which can strengthen marketing networks. These findings emphasize the importance of preserving local food through an integrated digital approach. By optimizing social media, titi corn will not only gain wider recognition but also have the potential to become a superior regional product that supports sustainable and inclusive community economic empowerment.
ANALISIS FRAMING ROBERT ENTMAN PADA BERITA MENGENAI KELOMPOK LGBT OLEH MEDIA CNNIndonesia.com Nope, Daren Samson; Bataona, Mikhael Rajamuda
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.789

Abstract

Penelitian ini menganalisis framing berita mengenai kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) oleh media online CNNIndonesia.com pada periode Agustus-Desember 2023. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan model analisis framing Robert N. Entman, penelitian ini meneliti tujuh berita terpilih dari total 36 artikel. Analisis berfokus pada empat elemen framing: pendefinisian masalah, penentuan penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNNIndonesia.com cenderung membingkai isu LGBT dengan narasi yang selaras dengan nilai-nilai konservatif masyarakat Indonesia, baik dari aspek agama, budaya, maupun sosial. Berita lebih banyak menonjolkan perspektif institusi formal seperti ITB, UGM, KUA, dan tokoh otoritas, sementara suara kelompok LGBT dan aktivis HAM cenderung diabaikan. Hal ini membatasi wacana inklusif dan memperkuat norma dominan. Pemberitaan juga menekankan solusi administratif untuk menjaga ketertiban sosial, menghindari polarisasi, namun kurang memberikan ruang pembelaan bagi kelompok LGBT. Penelitian ini merekomendasikan agar media lebih seimbang dalam menyajikan perspektif dan menyarankan penggunaan teori framing lain untuk penelitian mendatang guna pemahaman yang lebih komprehensif.
Analisis Elemen Jurnalisme Bill Kovach Pada Pemberitaan Geothermal Poco Leok Di Floresa.co Yolisputra, Hyasintus Alfan; Bataona, Mikhael Rajamuda
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i2.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan lima elemen jurnalisme Bill Kovach dalam pemberitaan pembangunan proyek geothermal di Poco Leok pada portal berita online Floresa.co. Media memiliki peran penting dalam menyajikan kebenaran, mengawal kepentingan publik, serta menjadi forum kritik terhadap kebijakan pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi berita. Data diperoleh melalui triangulasi berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis difokuskan pada lima elemen jurnalisme, yakni kebenaran, loyalitas, disiplin verifikasi, independensi, serta pemantau kekuasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun media tersebut telah memenuhi fungsi dasar jurnalistik seperti prinsip kebenaran, loyalitas kepada masyarakat, dan pemantauan kekuasaan, tetapi masih terdapat sejumlah kelemahan signifikan. Kelemahan utama terletak pada kedalaman verifikasi, ketimpangan narasi, dan kegagalan mengungkap jaringan kepentingan di balik proyek. Secara keseluruhan, temuan ini merefleksikan tantangan jurnalisme di Indonesia dalam meliput isu pembangunan yang kompleks. Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang lebih investigatif, berimbang, dan kolaboratif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghasilkan pemberitaan yang tidak hanya kritis tetapi juga solutif, sehingga dapat memperkuat peran jurnalisme sebagai pilar demokrasi.
Pelatihan Pelatihan Public Speaking Pada Siswa SDK Witihama Kabupaten Flores Timur Silaban, Donna Isra; Bataona, Mikhael Rajamuda; Riang, Yoseph; Kewa Florida Duan, Chrisdayanti Antonia; Constantina Bria, Novinsia; Bili, Sintia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan kepercayaan diri siswa Sekolah Dasar Katolik Witihama melalui pelatihan yang dilakukan menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Metode ini melibatkan partisipasi aktif dari guru dan siswa dalam proses pelatihan yang berlangsung selama 4 bulan, dari September hingga Desember, dengan melibatkan sekitar 150 siswa. Tahapan pelatihan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi program, serta pemeriksaan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung seperti mic, pointer, komputer/laptop, proyektor, dan software. Tahap pelaksanaan meliputi pemberian materi, praktik public speaking, dan umpan balik kepada siswa. Pelatihan dilakukan secara luring untuk memastikan efektivitas dalam kondisi psikologi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan public speaking siswa meningkat signifikan setelah mengikuti pelatihan. Siswa yang awalnya pasif menjadi lebih berani tampil di depan umum, dan kualitas presentasi mereka mengalami peningkatan dalam hal kejelasan, intonasi, dan penggunaan bahasa tubuh. Metode luring terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Keunggulan pelatihan ini termasuk peningkatan partisipasi aktif siswa dan dukungan kuat dari pihak sekolah, meskipun terdapat tantangan dalam hal kebutuhan sumber daya dan beberapa siswa yang masih merasa gugup. Melalui penyesuaian dan pengembangan lebih lanjut, program ini memiliki potensi untuk memberikan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan bagi siswa di Sekolah Dasar Katolik Witihama dan sekolah lainnya.
Pelatihan Pembuatan Produk Kerajinan Tangan Dari Barang Bekas Di Desa Watoone Kecamtan Witihama Kabupaten Flores Timur Trifina Balukh, Tety; Riang, Yoseph; Muda Bataona, Mikhael Raja
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3744

Abstract

Di era globalisasi seperti saat ini masalah lingkungan yang paling utama, adalah meningkatnya jumlah sampah dan Limbah yang dihasilkan oleh masyarakat sehingga menjadi tantangan yang serius, Namun dengan kreativitas dan kemampuan kita dapat mengubah barang bekas menjadi barang yang bermanfaat. Pengabdian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana memanfaatkan barang bekas dalam pembuatan kerajinan tangan dan meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar di Desa Watoone. Sebab di jaman ekarang ini sampah menjadi salah satu permasalahan yang cukup sulit ditangani, hal ini terjadi dikarenakan kebiasaan masyarakat yang cenderung mengkonsumsi dan menghasilkan sampah terutama plastik pada setiap pemakaian produk. Sampah menjadi permasalahan lingkungan karena dapat menggangu kelangsungan makhluk hidup oleh karena itu dengan mengubah barang bekas menjadi barang yang dapat digunakan kembali, dapat mengatasi masalah pencemaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah analisis literatur dan penelitian lapangan. Melalui analisis literatur, penulis mempelajari berbagai teknik dan metode yang digunakan dalam kerajinan tangan dari barang bekas, seperti daur ulang botol plastik, kain bekas, pipet bekas dan botol alumunium bekas. Penulis juga menganalisis dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan oleh kerajinan tangan dari barang bekas, termasuk pengurangan limbah, penghematan sumber daya, dan pendidikan keberlanjutan. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Watoone dalam memanfaatkan barang bekas menjadi produk kerajinan tangan yang bernilai ekonomi. Pelatihan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi limbah dan meningkatkan pendapatan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktek langsung. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam membuat berbagai produk kerajinan tangan dari barang bekas serta peningkatan kesadaran akan pentingnya daur ulang.
Implementasi Kampanye Digital dalam Meningkatkan Kesadaran tentang Mental Health pada Siswa Siswi SMPN 3 Nubatukan Satap Paubokol Odja, Natersia Hermina; Bataona, Mikhael Rajamuda; Welin, Elisabeth Date Masan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9766

Abstract

Permasalahan kesehatan mental pada remaja semakin meningkat, termasuk di wilayah terpencil seperti SMPN 3 Nubatukan Satap Paubokol. Rendahnya pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental menjadi dasar dilaksanakannya kampanye digital untuk meningkatkan kesadaran siswa. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi siswa melalui sosialisasi berbasis kampanye digital dengan pendekatan visual storytelling, interaksi dua arah, dan pemanfaatan media sosial. Metode kegiatan mencakup perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan sosialisasi yang dilaksanakan di aula sekolah pada tanggal 03 Mei 2025. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa serta peningkatan pemahaman mereka terhadap isu kesehatan mental. Kampanye digital terbukti efektif sebagai media penyampaian pesan kesehatan mental yang relevan dan menarik bagi remaja. Hasil ini penting sebagai model edukasi di era digital, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan mental.