Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Vegetalika

Pemberian Berbagai Level Air dan Pengaruhnya Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merr) Varietas Grobogan Yusthian Hendra Mahardika; Bistok Hasiholan Simanjuntak
Vegetalika Vol 11, No 4 (2022): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.76102

Abstract

Faktor ketersediaan air tanah menjadi faktor pembatas pertumbuhan dan hasil kedelai. Oleh karena itu tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian berbagai level kadar air tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas Grobogan. Tata letak penelitian dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri atas 4 perlakuan pemberian air sebanyak kadar air tanah 25% kapasitas lapang (P1), kadar air tanah 50% kapasitas lapang (P2), kadar air tanah 75% kapasitas lapang (P3), kadar air tanah 100% kapasitas lapang (P4). Masing-masing perlakuan diulang 6 kali. Data penelitian terdiri atas prolin daun, stress index (SI), tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah polong per tanaman dan berat biji per hektar. Data dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata (BNJ) dengan taraf kepercayaan 95%. Pemberian air mempengaruhi produksi prolin, pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas Grobogan. Akumulasi prolin dalam tanaman semakin meningkat ketika tingkat cekaman kekurangan air semakin tinggi.  Pemberian air 75% kapasitas lapang mengakibatkan cekaman kekeringan tanaman kelas rendah, sedangkan tinggi tanaman kedelai, bahan kering tanaman, jumlah polong, dan berat gabah tidak berbeda nyata dengan pemberian air 100% kapasitas lapang. Pemberian air 50% kapasitas lapang mengakibatkan cekaman kekeringan tanaman kelas sedang dan secara nyata menurunkan tinggi tanaman. Pemberian air 25% kapasitas lapang mengakibatkan cekaman kekeringan tanaman kelas tinggi dan pada kondisi demikian terjadi penurunan secara nyata pada tinggi tanaman, berat kering tanaman,  jumlah polong dan berat biji per hektar serta terjadi penurunan hasil hingga 69% jika dibandingkan dengan pemberian air 100% kapasitas lapang.
Kandungan Klorofil, Pertumbuhan dan Hasil Vertikultur Padi (Oryza sativa L.) Varietas Situ Bagendit Nugraheni Widyawati; Maria Marina Herawati; Theresa Dwi Kurnia; Djoko Murdono; Bistok Hasiholan Simanjuntak; Andree Wijaya Setiawan
Vegetalika Vol 12, No 3 (2023): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.83196

Abstract

Salah satu cara menyiasati produksi padi efisien lahan adalah menerapkan vertikultur menggunakan rak bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan posisi tanaman pada rak vertikal terhadap kandungan klorofil dan beberapa komponen pertumbuhan maupun hasil tanaman padi varietas Situ Bagendit dan menentukan posisi tanaman pada rak vertikal yang memberikan hasil tertinggi. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW di kota Salatiga, terletak pada ketinggian 455 meter dpl. Perlakuan posisi tanaman pada rak vertikal terdiri atas 3 posisi yaitu posisi dasar (lantai 1), tengah (lantai 2) dan teratas (lantai 3) diletakkan di ruang terbuka (open field), masing-masing diulang sembilan kali. Tanaman padi dibudidayakan dalam ember plastik menggunakan media dari tanah sawah. Parameter pengamatan meliputi intensitas radiasi matahari, kandungan klorofil daun, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah malai, panjang malai, jumlah biji, berat biji per malai dan berat gabah bernas.  Data hasil percobaan dianalisis menggunakan ANOVA, standar deviasi, korelasi dan BNT 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam penerimaan intensitas radiasi matahari, kandungan klorofil, karakter pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada vertikultur, kecuali parameter panjang malai. Hasil tanaman padi terbaik terdapat pada tanaman di posisi teratas yaitu lantai 3 dari rak vertikal.