Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search
Journal : JTM

IMPLEMENTASI METODE PDCA SEVEN STEP UNTUK MENEKAN FREKUENSI GANGGUAN MISSALIGNMENT PADA MESIN COOLER TUBAN-2 DI PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK Hari Surijanto; Margianto Margianto; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 5, No 01 (2015): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.58 KB)

Abstract

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang industri persemenan. PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., saat ini merupakan market leader yang menguasai sekitar 45% market share, dari total pasar semen di Indonesia. Persaingan dalam industri semen di Indonesia semakin kompetitif, maka perlu bagi para pelaku usaha dalam industri ini (semen) untuk selalu melakukan berbagai inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi bagi perusahaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi downtime peralatan/mesin. Cooler merupakan salah satu alat utama (critical machine) yang mempunyai downtime cukup tinggi. Dalam menganalisa faktor dominan yang menyebabkan downtime mesin Cooler ini, penulis menggunakan metode PDCA seven step. Hasil evaluasi yang membandingkan downtime sebelum dan sesudah perbaikan membuktikan bahwa proses pemecahan masalah berhasil dan memberi dampak frekuensi downtime menurun dari 9 (Sembilan) kali menjadi 1 (satu) kali, durasi downtime dari 181.66 Jam menjadi 91.36 Jam, Loss Production karena downtime Cooler berkurang dari Rp.181.328.830.000,00 menjadi Rp.8.982.430.000,00, serta total saving cost sebesar Rp.39.063.667.426,13. Proses pengolahan data dalam pemecahan masalah dengan metode PDCA seven step akan lebih mudah dilakukan dengan adanya dukungan beberapa alat dari QC seven tools dan brainstorming. Dalam penelitian ini disarankan agar sebaiknya perusahaan menerapkan metode PDCA seven step sebagai salah satu metode inovasi dalam upaya peningkatan efektivitas performance peralatan, serta melakukan penerapan metode PDCA seven step pada peralatan yang lain, agar timbul keselarasan dalam upaya mencapai produktivitas perusahaan. Dan melakukan penerapan PDCA secara terus-menerus (continuous improvement) bagi pengembangan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. di masa mendatang.
Analisis Perbandingan Kekasaran Permukaan Pada Proses Turning Muhammad Anshori; Priyagung Hartono; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 11, No 01 (2018): Jurnal Teknk Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu karakteristik geometris yang ideal dari suatu komponen adalah permukaan yang halus. Untuk mendapatkan produk berkualitas maka harus dilakukan proses pemesinan yang baik. Kekasaran permukaan adalah salah satu akibat yang disebabkan oleh kondisi pemotongan dari proses pemesinan. Beberapa parameter yang berpengaruh terhadap kekasaran permukaan proses bubut seperti: jenis material dan kecepatan benda kerja. Dengan tujuan mengetahui kekasaran permukaan proses bubut, dilakukan pengujian dengan material ST. 42 dan ST. 60 dalam menghasilkan suatu produk. Pengujian dilakukan untuk menganalisa pengaruh jenis material dan kecepatan benda kerja, dengan parameter pemesinan yang ditentukan dan konstan, diantaranya kecepatan benda kerja, gerak makan, kedalaman potong. Pengujian tersebut dilakukan berulang kali, bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh jenis material dan kecepatan benda kerja secara teoritis dan empiris. Dengan menggunakan Surftest 301 untuk mendapatkan data kekasaran permukaan hasil proses pembubutan. Dari hasil penelitian, nilai kekasaran terendah adalah 4,26 terdapat pada  jenis material ST. 42 dengan kecepatan 224 rpm. Ditinjau dari perhitungan teori analysis of variance two way  dengan interaksi maka didapatkan hasil Fhitung = 11,7826 > Ftabel = 5,32 maka dapat disimpulkan bahwa jenis material dan kecepatan berinteraksi dalam menentukan kekasaran permukaan. Jadi perlakuan terhadap jenis material memberikan pengaruh yang berbeda terhadap nilai kekasaran permukaan dengan kecepatan benda kerja yang berbeda. Kata kunci: kekasaran permukaan, material, putaran.
ANALISA PENGARUH PERBANDINGAN ELEKTRODA RB. 3.2 MM DAN RB. 4.0 MM TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PADA BAJA AISI 4340 Afian Nur; Abdul Wahab; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 02 (2014): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.755 KB)

Abstract

Baja merupakan paduan besi berbagai macam elemen dengan komposisi karbon yang mempunyai pengaruh sangat kuat terhadap sifat-sifatnya, sehingga paduan yang banyak digunakan sangat luas, maka bebagai industri berusaha secara terus-menerus berubah atau memperbaiki sifat mekanik dari besi tersebut. Luasnya penggunaan baja karbon menyebabkan banyak perusahaan berusaha memperbaiki sifat mekanik dari baja ini. Dalam memperbaiki sifat mekanik sering ditemui retak-retak pada las yang sangat mempengaruhi pada kekuatan tarik bahan baja tersebut. perumusan masalah dalam hal ini adalah untuk mengetahui bagaimana sifat mekanik baja AISI 4340 terhadap kekuatan tarik dan kekerasan dengan menggunakan eletroda RB 3,2 mm dan RB 4 mm. Hasil penelitian uji tarik dengan elektroda RB 3.2 mm adalah 813,9155(MPa) dan elektroda RB 4.0 mm adalah 875,10755(MPa), jadi dapat disimpulkan penggunaan pada pengelasan terhadap nilai kekuatan tarik(MPa) menggunakan elektroda RB 4 mm lebih besar nilai kekuatan tarik dengan penggunaan elektroda RB 3,2 mm. Pengujian kekerasan(HVN) terhadap baja AISI 4340 dengan menggunakan elektroda RB 3,2 mm adalah 365,4(HVN) dan elektroda RB 4 mm adalah 444,8(HVN), jadi dapat disimpulkan penggunaan pada pengelasan terhadap nilai kekerasan(HVN) pada baja AISI 4340 lebih besar nilai kekerasan dengan penggunaan elektroda RB 4 mm.
ANALISIS SISTEM JARINGAN PIPA AIR PDAM KOTA MALANG DI JALAN BOROBUDUR AGUNG Habibul Halim; Abdul Wahab; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 11, No 01 (2018): Jurnal Teknk Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya air adalah sumber daya berupa air yang berguna atau potensial bagi manusia. PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) yaitu sebuah perusahaan yang mengelola dan mensuplai air bersih. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan total head loses,dari sitem jaringan pipa air dan pompa pada PDAM Kota Malang. Persamaan yang digunakan untuk mencari nilai total head losses menggunakan persamaan bernoulli. Hasil yang didapat kan head Loses pada awal masuk air pipa isap 0,2511 m + Loses pada percabangan 21,9712 m + Loses karena perubahan diameter pipa 5 cm ke 10 (0,402998 m) 10 cm ke 15 cm (0,141169m) + Loses karena gesekan dinding pipa berdiameter 5 cm (3133,8051768 m), 10 cm (480,6329304 m), 15 cm (63,0478027m). Head pompa 4975,5568273 m,. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis sisteminstalasi di simpulkan bahwa head loses yang terjadi di titik A sebesar 3700,2523769 m titik B sebesar 3006,9040032 m  dan titik C sebesar 4974,0293475 m, Head pompa yang terjadi di titik A 3716,7798567 m, titik B 3023,4315012 m dan titik C 4990,5568273 m Dari perhitungan 3 titik di atas, bahwa head loses dan head pompa yang paling besar terjadi di titik C. Kata Kunci : Air, PDAM, Jaringan Pipa, Persamaan Bernoulli, Head losses, Head Pompa
29PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI KOIL TERHADAP DAYA MESIN PADA MOTOR YAMAHA MIO SOUL TAHUN 2011 Aulia Febryan; Abdul Wahab; Unung Lesmanah
Jurnal Teknik Mesin Vol 3, No 02 (2014): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.088 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggantian variasi Coil terhadap daya mesin pada sepeda motor Yamaha Mio Soul tahun 2011, tanpa mengatur celah dari busi yaitu masih sesuai standart pabrikkan dengan celah pada yaitu 0,6 mm sampai 0,8 mm. dan untuk mengungkit rumor yang beredar dikalangan anak muda dan orang awam yang ingin meningkatkan daya mesin motor. apakah benar dengan memvariasi coil akan meningkatkan daya mesin motor, maka dari itu peneliti melakukan penelitian tentang variasi coil. Dengan menggunakan coil standard didapat hasil rata-rata daya (HP) sebesar 10,867, terjadi penurunan pada coil imitation didapat hasil rata-rata daya (HP) 10,6 dan pada coil racing terjadi penurunan yang signifikan pada hasil rata-rata daya (HP) sebesar 10,367. Jadi dapat disimpulkan kalau penggunaan coil Standard, coil imitation dan coil racing terdapat pengaruh yang signifikan terhadap daya (HP) pada motor bensin 4 langkah 1 silinder Yamaha Mio Soul Tahun 2011. Kata
Co-Authors Abdul Wafi Abdul Wafi, Abdul Abdul Wahab Abdurrahman Baihaqy Adnan Abdul Kholik Afian Nur Agus Tri Al-Hadist, Vidia Anshori, Mohammad Arief Budi Laksono Artono Rahardjo Artono Raharjo Aulia Febryan Aunur Rofiq Azizah, Kholidatul Bambang Hariyanto Bayu Priambodo Beni Miftahul Khoir Dharmawan, Yawan Fauzy Diki Candra Prastiyo Eko Marsyahyo Eko Noerhayati Ela Mufarrokhah Fadila Ficky Ali Murfiqin Fitra Ainur Rosyid Habibul Halim Harada Purwanto Hardianti, Winda Hari Surijanto Hari, Mat Hayat Hayat Ilham Dwi Prastio Irawan Irawan Irawan Irawan Irisianur Indahsari Khalim, M. Nur Khumaira, Sabikah Zaura Kristianto, Dwi Kurnia Wahyudi kurniawan, randy Laila, Maria Ulfa Nur Linia, Khofifah Putri Lutfi M. Nur Khalim M.Rizqi Al Fajar Margianto Margianto Misbahudin Misbahudin Moch. Habib Zain Moh Shadeki Roiyan Moh. Hidayatur Rohman Mohammad Jasa Afroni Muhammad Aditya Yanuar Muhammad Al Rizki Muhammad Rafli Nabilah Ilmi Hakimah Nasoikhul Ibad Norma Iswati Trie Wulandari Nur Robbi Nurul Humaidah Prastio, Ilham Dwi Prastiyo, Diki Candra Prima Vitasari Priyagung Hartono Purwanto, Harada Putra, Mega Ari Rafli, Muhammad Rizki, Muhammad Al Rohman, Moh. Hidayatur Rosyid, Fitra Ainur Salman Alfarisi Sofia Datun Hikmah Solihin, Moh Sudiyono Sudiyono Sugiono Sugiono Sugiono Sugiono Sugiono Sugiono Supriyono Supriyono Sutikno, Hadi Syahrul, Mochammad Syukri, Shofan Tri, Agus Wahfuddin Nur Arif Yanuar, Muhammad Aditya Yawan Fauzy Dharmawan Yazirin, Cepi Zain, Moch. Habib Zerlinda, Fidela Clarissa