Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Dampak Psikologis Fatherless dan Peranan Ayah Menurut Islam Lestari, Yeni
Pro Justicia: Jurnal Hukum dan Sosial Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/projus.v4i1.809

Abstract

Penanganan dan pengasuhan yang baik dari kedua orang tua akan sangat berdampak pada kepribadian anak. Ketika salah satu dari kedua orang tuanya tidak hadir, maka terdapat ketimpangan dalam perkembangan psikologis anak. Kesehatan mental, kepribadian, dan pertahanan diri dari stres akan terasa sulit bagi anak yang mendapat ketimpangan pengasuhan dari kedua orangtuanya. Kurangnya peran orang tua dalam hal ini seorang ayah biasa disebut dengan istilah fatherless. Pemahaman tentang fatherless adalah ketiadaan peran dan figur ayah dalam kehidupan seorang anak. Hal ini terjadi pada anak-anak yatim atau anak-anak yang dalam kehidupan sehari-harinya tidak menjalin hubungan yang dekat dengan sang ayah. Seorang anak yang mengalami fatherless akan berisiko kurang semangat dalam belajar, sehingga terjadi drop-out dari bangku sekolahnya. Penelitian ini ditulis untuk melihat sejauh mana dampak fatherless dalam islam dan dampaknya pada perkembangan psikologis anak. Tujuannya tidak lain ialah untuk membuat perubahan dan antisipasi terkait dengan pengasuhan dan peranan ayah dalam mendidik anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menelaah data kepustakaan berupa literatur terdahulu. Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ketiadaan peran-peran penting tersebut akan berdampak pada rendahnya harga diri, adanya perasaan marah, malu karena merasa berbeda dari teman teman yang memiliki hubungan yang dekat dengan sang ayah. Kehilangan peran ayah juga menyebabkan seorang anak akan merasakan kesepian, kecemburuan, merasa kehilangan, yang disertai pula oleh rendahnya kontrol diri, inisiatif, keberanian mengambil resiko, dan kesejahteraan psikologi, serta kecenderungan memiliki masalah terkait psikologi.
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN BAHAN AJAR BAGI GURU SDN 109 BENGKULU UTARA Heryanto, Debi; Ramadhan Z, Teo; Qona’ah, Liza; Kurniani, Riska; Lestari, Yeni; Rostika, Rince Aida; Siputri, Aulia Dwi
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.3.3.73-80

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang bahan ajar dan pemanfaatan aplikasi canva dalam membuat bahan ajar pembelajaran di Sekolah dasar. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah tahap persiapan, penyampaian materi dan Tanya jawab, pembuatan bahan ajar dan evaluasi dengan tjuan untuk mengukur keberhasilan pengabdian. Adapun hasil yang dapat pada pengabdian ini adalah dengan hasil sebagai yakni: (1) pemahaman guru tentang bahan ajar pretest 70,55 dan posttest 87,25; (2) Hasil pemahaman guru tentang pembuatan bahan ajar dengan memanfaatkan aplikasi canva pretest 75,25 dan posttest 92,50; dan (3) Hasil keterampilan guru dalam pembuatan bahan ajar menggunakan aplikasi canva pretest 70,00 dan posttest 93,75. Kesimpulan pada pengabdian ini adalah dapat meningkatkan pemahaman guru tentang bahan ajar, hasil pemahaman guru tentang pembuatan bahan ajar berbasis canva dan meningkatkan keterampilan guru dalam pembuatan bahan ajar berbasis canva.
Penerapan Model Rasional dalam Pengambilan Keputusan Kepala Sekolah pada Era Kurikulum Merdeka Agung Setiabudi; Nurmalisa; M. Rizki Danuarta; Yeni Lestari
Journal of Education and Culture Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Education and Culture
Publisher : Indra institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the application of the rational model in principal decision-making in the Merdeka Curriculum era, which demands that educational units be more adaptive, contextual, and data-driven. The need to improve the quality of school management through a systematic and objective decision-making process underlies this study. The study aims to explain the concept of the rational model, analyze its relevance to the implementation of the Merdeka Curriculum, and identify its implications for management and educational quality in schools. The method used is a literature review by systematically reviewing scientific sources according to the study's focus. The analysis results indicate that the rational model provides a structured decision-making framework through the stages of problem identification, alternative analysis, priority setting, and selecting the best data-based decision. This model aligns with the principles of the Merdeka Curriculum, which prioritizes the autonomy of educational units and student-centered learning. Furthermore, the literature review illustrates that principals have a strategic role as policy directors to ensure every decision supports the effectiveness of learning and school management. The conclusion indicates that the application of the rational model strengthens accountability, transparency, and the quality of educational management. With a measured and evidence-based approach, schools can establish policies that are consistent, relevant, and aligned with learning needs in the context of the Merdeka Curriculum.
Optimalisasi Ecoliterasi Siswa Sekolah Dasar Negeri Jurangombo 5 Kota Magelang melalui Pemanfaatan Limbah Kertas menjadi Kerajinan Kreatif Palupi, Bening Sri; Maulidia, Eka Nur; Lestari, Yeni; Calwani, Zuhri; Firdaus, Nurul Hidayah
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1904

Abstract

Limbah kertas di lingkungan sekolah dasar maish belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya berakhir sebagai sampah. Kondisi tersebut juga terjadi di SD Negeri Jurangombo 5, Kota Magelang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan ecoliterasi siswa melalui pemanfaatan limbah kertas menjadi kerajinan kreatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang dipadukan dengan pelatihan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada 17-26 November 2025 dengan melibatkan 158 siswa kelas I sampai VI. Siswa diberi pemahaman tentang konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), kemudian dilatih membuat kerajinan dua dimensi menggunakan bubur kertas berwarna pada media karton. Evaluasi dilakukan melalui observasi keaktifan, penilaian, hasil karya, dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 80% siswa mampu menghasilkan karya dengan tingkat kerapian dan kreativitas yang baik serta menunjukkan kesadaran terhadap pemanfaatan limbah kertas. Hasi karya juga dimanfaatkan sebagai dekorasi sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan ecoliterasi, kreativitas, dan sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar.