Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)

Pengembangan LKS Matematika Berbasis Pendekatan Problem Based Learning Vinny Mularahmawati; Annisah Kurniati; Depriwana Rahmi; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1264.7 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i3.13676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada materi aritmatika sosial yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri di Rengat pada tahun ajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah para ahli teknologi pendidikan dan ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru, serta siswa kelas VII SMP Negeri di Rengat sebagai kelompok kecil. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan uji validitas, LKS berbasis pendekatan PBL dinyatakan sangat valid dengan tingkat kevalidan 88,45%. Berdasarkan uji praktikalitas, LKS berbasis pendekatan PBL dinyatakan sangat praktis dengan tingkat kepraktisan kelompok kecil 90,18%. Dengan demikian hasil peneltian ini dapat digunakan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi aritmatika sosial di kelas.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran REACT Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa MTs Darul Hikmah Pekanbaru Siti Marwiyah; Arnida Sari; Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.093 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i1.8902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik.  2) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik ditinjau dari motivasi belajar siswa. 3) Ada atau tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian factorial design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester ganjil MTs Darul Hikmah Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B1 sebagai kelas eksperimen dan VIII B2 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik ditinjau dari motivasi belajar siswa. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Self Efficacy Peserta Didik SMP/MTs Pekanbaru Karlina Karlina; Depi Fitraini; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.425 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i2.9508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diterapkan model pembelajaran Quantum Learning dengan peserta didik yang diterapkan pembelajaran tanpa model Quantum Learning. 2) Ada atau tidaknya interaksi antara model pembelajaran Quantum Learning dan self efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII semester ganjil SMP Islam Abdurrab Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.C sebagai kelas kontrol dan VII.B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diterapkan model Quantum Learning dengan peserta didik yang diterapkan pembelajaran tanpa model Quantum Learning. 2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Quantum Learning dan self efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Kemampuan Representasi Matematis ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Siswa Indah Julia Sari; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.837 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i3.7525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan representasi matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Pair Share dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional berdasarkan kemampuan awal matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Non-equivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Pekanbaru. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, terpilih kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan model pembelajaran Think Pair Share, dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol yang diberikan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalahtes uraian untuk mengukur kemampuan representasi matematis siswa dan kemampuan awal matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji-t dan anova dua arah (two way anova). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran Think Pair Share dengansiswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional; 2) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis antara siswa dengan  kemampuan awal matematika tinggi, sedang dan rendah, dan 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap kemampuan representasi matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Quantum Teaching terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Self-efficacy Siswa Sekolah Menengah Pertama Pekanbaru Syifa Yasmin; Arnida Sari; Depriwana Rahmi
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.988 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i2.12081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis dengan menggunakan model Quantum Teaching berdasarkan Self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain factorial experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 17 Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol yang diambil secara cluster sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji anova dua arah (two way anova). Instrumen penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis, dan angket Self-efficacy siswa. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan anova dua arah dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Quantum Teaching dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki self-efficacy tinggi, sedang dan rendah. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan Self-efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Fahri Riansyah; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.702 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i2.5426

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan belum dilaksanakannya model Think Talk Write di MTs N Danau Bingkuang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki ada tidaknya perbedaan kemampuaan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung yang ditinjau dari kemampuan awal siswa MTs Negeri Danau Bingkuang. Yang mana menyelidiki dengan cara memberikan perlakuan pada salah satu kelas dan membandingkan hasilnya dengan salah satu kelas yang diberikan perlakuan yang berbeda. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 dan kelas VII.2 MTs Negeri Danau Bingkuang dan objek penelitian ini adalah pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW)  dan kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari  kemampuan awal  siswa. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah (two way ANOVA). Instrumen yang digunakan adalah tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan mengukur kemampuan awal siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa; (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa menggunakan model pembelajaran Think Talk Write dengan siswa menggunakan model pembelajaran langsung, (2) Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran langsung jika ditinjau dari kemampuan awal siswa, dan (3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Dengan demikian secara model pembelajaran Think Talk Write berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika yang ditinjau dari kemampuan awal siswa MTs N Danau Bingkuang.
Pengaruh Penerapan Metode IMPROVE terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau dari Pengetahuan Awal Matematika Siswa SMP/MTs Nurul Syafitri; Arnida Sari; Depriwana Rahmi
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.124 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i4.10605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode IMPROVE terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis ditinjau dari pengetahuan awal matematika siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian factorial experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 21 Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cluster Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.8 sebagai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode IMPROVE dan kelas VII.9 sebagai kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen tes yang digunakan adalah soal uraian untuk mengukur pengetahuan awal matematika dan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa setelah perlakuan diberikan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anova dua arah  (two way anova). Berdasarkan hasil analisis data  dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode IMPROVE dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki pengetahuan awal matematika tinggi, sedang, dan rendah. 3) Tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dengan pengetahuan awal matematika terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Instruction terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis ditinjau dari Adversity Quotient Siswa Madrasah Tsanawiyah Susi Haryanti; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.743 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i1.6712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti model Problem Based Instruction dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional jika ditinjau dari  Adversity Quotient tinggi, sedang, dan rendah pada siswa Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperimen. . Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t untuk hipotesis 2 dan 4, uji-t’ untuk hipotesis 1 dan uji Mann Whitney U untuk hipotesis 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mengikuti model Problem Based Instruction dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional jika ditinjau dari Adversity Quotient tinggi, sedang, dan rendah pada siswa Madrasah Tsanawiyah. Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Berbasis Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Operasi Aljabar Nadya Tafari; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.793 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i3.14259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berupa berupa Lembar Kerja Siswa Matematika berbasis pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada materi Operasi Aljabar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 1 Pekanbaru tahun ajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah satu orang ahli instrumen, satu orang ahli teknologi pendidikan dan dua orang ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan juga guru matematika, serta enam orang siswa kelas VII MTs Negeri 1 Pekanbaru sebagai kelompok kecil. Intsrumen pengumpulan data berupa angket dan tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisi dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan uji validitas, LKS berbasis pendekatan PBL dinyatakan kategori sangat valid dengan tingkat  kevalidan 88,29%. Berdasarkan uji kepraktisan, LKS berbasis pendekatan PBL dinyatakan kategori sangat praktis dengan tingkat kepraktissan kelompok kecil 85,52%. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat digunakan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi operasi aljabar di kelas.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa Ayang Kurniati; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.181 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i2.7494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang belajar menggunakan  pembelajaran konvensional pada materi segiempat jika ditinjau dari kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 4 Tualang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.6 sebagai kelas kontrol. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Untuk melihat hasil penelitian tersebut, digunakan rumus Chi Kuadrat untuk menguji normalitas data, kemudian digunakan rumus uji-t (test-t) untuk mengetahui hasil penelitian dan anova dua jalan (two-way anova) untuk melihat interaksi. Berdasarkan hasil analisis data, didapat kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas eksperimen dan kontrol, yaitu antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, 2) Tidak terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dengan kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Secara umum, model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis yang ditinjau dari kemandirian belajar siswa SMP Negeri 4 Tualang.