Articles
Pengembangan Modul Matematika Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman melalui Pendekatan Realistic Mathematics Education di Propinsi Riau
Suci Yuniati;
Arnida Sari
Jurnal Analisa Vol 4, No 1 (2018): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/ja.v4i1.1588
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul matematika yang terintegrasi nilai-nilai keislaman melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada mata pelajaran matematika untuk Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Munawwarah Pekanbaru dan MTs Negeri Danau Bingkuang Kampar. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yaitu: (A)nalysis, meliputi analisis kurikulum dan analisis kebutuhan; (D)esign, meliputi penyusunan Modul; (D)evelopment, dilakukan pengembangan Modul matematika terintegrasi nilai-nilai keislaman dengan RME; (I)mplementation, dilakukan untuk mendapatkan data praktikalitas; (E)valuation, dilakukan untuk menganalisis data berdasarkan tahap implementation. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner atau angket. Hasil perhitungan data hasil uji validitas oleh ahli teknologi pendidikan memperoleh Persentasi keidealan 85,19% dan oleh ahli materi pembelajaran memperoleh 86,42%, serta penilaian praktikalitas pada saat uji coba memperoleh 84,14%. Data tersebut menunjukkan bahwa modul matematika yang terintegrasi nilai-nilai keislaman melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) yang dikembangkan layak dan praktis untuk digunakan oleh siswa.
Pengembangan Modul Berbasis Kontekstual Terintegrasi Nilai Keislaman untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Suhandri Suhandri;
Arnida Sari
Suska Journal of mathematics Education Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v5i2.8255
Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis tahap awal dalam mengembangkan modul berbasis kontekstual terintegrasi nilai keislaman untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan kategori minimal valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan desain ADDIE yang terdiri dari lima tahap. Tahapan ADDIE yang dimaksud meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan dengan teknik angket menggunakan instrumen angket validasi dan praktikalitas. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan perhitungan rata-rata dan persentase serta menggolongkan hasil berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid dan praktis untuk digunakan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat mengasah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang berkarakter sesuai dengan kurikulum 2013, guru membutuhkan perangkat pembelajaran yang dapat membantu memfasilitasi siswa untuk menumbuh dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematisnya sekaligus menumbuhkan karakter positif yang islami. Melalui modul yang dilandaskan atau didasarkan atas salah satu strategi atau pendekatan yang telah terbukti untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yaitu kontekstual yang terintegrasi nilai keislaman, maka diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan pemecahan masalahnya.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Matematika Berbasis Saintifik Terintegrasi Nilai Keislaman untuk SMP/MTs di Provinsi Riau
Arnida Sari;
Rena Revita;
Suhandri Suhandri
Suska Journal of mathematics Education Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v6i2.11309
Tujuan penelitian ini adalah dalam mengembangkan LKS berbasis saintifik terintegrasi nilai keislaman untuk SMP/MTs di Provinsi Riau. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap. Untuk tahap pertama yaitu tahap awal penelitian dilakukan analisis kinerja dan kebutuhan siswa, lalu berdasarkan analisis tersebut dirancang sebuah bahan ajar LKS yang kemudian dikembangkan dan diimplementasikan lalu terakhir diujikan. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh kesimpulan bahwa untuk dapat mengasah kemampuan siswa yang berkarakter sesuai dengan kurikulum 2013, guru membutuhkan perangkat pembelajaran yang dapat membantu memfasilitasi siswa untuk menumbuh dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematisnya sekaligus menumbuhkan karakter positif yang islami. Melalui LKS yang dilandaskan atau didasarkan atas salah satu strategi atau pendekatan yang telah terbukti untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah yaitu saintifik yang terintegrasi nilai keislaman, maka diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan pemecahan masalahnya.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD
S. Suraji;
Arnida Sari
Suska Journal of mathematics Education Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/sjme.v3i2.4043
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SD Negeri 136 Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah kelas V.B yang berjumlah 35 orang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga siklus, yang masing-masing terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data dan refleksi. Pada siklus I, diperoleh hasil belajar siswa rata-rata 20% dan siklus II sebesar 60%. Sedangkan pada siklus III terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis menjadi 80%. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan suatu peningkatan dari siklus pertama ke siklus selanjutnya, baik dari segi proses pembelajaran maupun kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TSTS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V.B SD Negeri 136 Pekanbaru.
SEMI KUASA TITIK TERHADAP ELIPS
Arnida . Sari;
Mashadi . .;
Kartini . .
KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah, Informatika, Statistik, Matematika dan Aplikasi Vol 1, No 2 (2015): Karismatika
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jmk.v1i2.8671
ABSTRAKKuasa titik tidak hanya dibahas pada lingkaran, tetapi kuasa titik juga dapat ditentukan dari irisan kerucut lain, yaitu elips. Pada tulisan ini dibahas mengenai cara menentukan semi kuasa titik terhadap elips khususnya semi kuasa titik yang berada di luar elips..Kata kunci: Semi kuasa titik, elipsABSTRACTThe power of point not only discussed in the circle, but it can also be determined from other conic sections, namely elips. In this paper discussed on how to determine the semi power of point on the elips especially in outside of elips.Keywords: Semi power of point, elips
Pengembangan LKS Matematika Berbasis Pendekatan Problem Based Learning
Vinny Mularahmawati;
Annisah Kurniati;
Depriwana Rahmi;
Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1264.7 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v4i3.13676
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada materi aritmatika sosial yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri di Rengat pada tahun ajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah para ahli teknologi pendidikan dan ahli materi pembelajaran yang berasal dari dosen dan guru, serta siswa kelas VII SMP Negeri di Rengat sebagai kelompok kecil. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan uji validitas, LKS berbasis pendekatan PBL dinyatakan sangat valid dengan tingkat kevalidan 88,45%. Berdasarkan uji praktikalitas, LKS berbasis pendekatan PBL dinyatakan sangat praktis dengan tingkat kepraktisan kelompok kecil 90,18%. Dengan demikian hasil peneltian ini dapat digunakan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi aritmatika sosial di kelas.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran REACT Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa MTs Darul Hikmah Pekanbaru
Siti Marwiyah;
Arnida Sari;
Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (90.093 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v3i1.8902
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik. 2) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik ditinjau dari motivasi belajar siswa. 3) Ada atau tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian factorial design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester ganjil MTs Darul Hikmah Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B1 sebagai kelas eksperimen dan VIII B2 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik ditinjau dari motivasi belajar siswa. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Self Efficacy Peserta Didik SMP/MTs Pekanbaru
Karlina Karlina;
Depi Fitraini;
Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.425 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v3i2.9508
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diterapkan model pembelajaran Quantum Learning dengan peserta didik yang diterapkan pembelajaran tanpa model Quantum Learning. 2) Ada atau tidaknya interaksi antara model pembelajaran Quantum Learning dan self efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII semester ganjil SMP Islam Abdurrab Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.C sebagai kelas kontrol dan VII.B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diterapkan model Quantum Learning dengan peserta didik yang diterapkan pembelajaran tanpa model Quantum Learning. 2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Quantum Learning dan self efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share terhadap Kemampuan Representasi Matematis ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Siswa
Indah Julia Sari;
Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.837 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v2i3.7525
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan representasi matematis antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Think Pair Share dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional berdasarkan kemampuan awal matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Non-equivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Pekanbaru. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling, terpilih kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan model pembelajaran Think Pair Share, dan kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol yang diberikan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalahtes uraian untuk mengukur kemampuan representasi matematis siswa dan kemampuan awal matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji-t dan anova dua arah (two way anova). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran Think Pair Share dengansiswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional; 2) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis antara siswa dengan kemampuan awal matematika tinggi, sedang dan rendah, dan 3) Tidak terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran dan kemampuan awal matematika terhadap kemampuan representasi matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Quantum Teaching terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Self-efficacy Siswa Sekolah Menengah Pertama Pekanbaru
Syifa Yasmin;
Arnida Sari;
Depriwana Rahmi
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.988 KB)
|
DOI: 10.24014/juring.v4i2.12081
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis dengan menggunakan model Quantum Teaching berdasarkan Self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain factorial experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 17 Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol yang diambil secara cluster sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji anova dua arah (two way anova). Instrumen penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis, dan angket Self-efficacy siswa. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan anova dua arah dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran model Quantum Teaching dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang memiliki self-efficacy tinggi, sedang dan rendah. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan Self-efficacy terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.